Oposisi Moderat: Saatnya Kembalikan Suriah kepada Rakyat Suriah

JENEWA (Jurnalislam.com) – Sekarang saatnya untuk memberikan Suriah kembali kepada Suriah, juru bicara kelompok oposisi moderat utama Suriah mengatakan di Jenewa, di mana pembicaraan sedang diadakan untuk menyelesaikan konflik panjang lima tahun.

Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency pada hari Selasa (15/03/2016), juru bicara Komite Nasional Tinggi (High National Committee) Suriah Salim al-Muslat mengatakan pengungsi Suriah sangat bersemangat untuk kembali ke negara mereka, tetapi mereka tidak melakukan pengorbanan hanya untuk melihat rezim Bashar al-Assad lagi.

"Rakyat Suriah membayar harga tinggi tidak untuk melihat Assad lagi, tetapi untuk Suriah yang demokratis dan mereka bersedia membayar lebih untuk kebebasan dan martabat mereka," kata al-Muslet.

"Mereka mulai [perang] ini lima tahun yang lalu dan sekarang kita memasuki tahun keenam. Kami berharap bahwa tahun ini akan berbeda untuk semua warga Suriah. Sudah saatnya untuk membawa Suriah kembali ke Suriah itu sebabnya kami di sini untuk melawan. Kami tidak melawan dengan senapan mesin, kami akan berunding sampai kita mencapai kesepakatan," tambahnya.

Tentang kemungkinan struktur federal di Suriah, dia mengatakan: "Keputusan ini harus dilakukan oleh rakyat Suriah. Bagi kami, penting untuk melihat satu negara bersatu. Kami tidak ingin memecah Suriah menjadi bagian-bagian. Saya tidak berpikir Suriah akan menerima ini. Kita berbicara tentang berbagai bentuk pemerintah untuk masa depan Suriah ".

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Rusia Mulai Tarik Mundur Pasukannya

JENEWA (Jurnalislam.com) – Utusan khusus PBB untuk Suriah menyatakan penarikan mundur pasukan Rusia dari negara yang dilanda perang tersebut sebagai "perkembangan yang signifikan", mengatakan hal itu menambah "momentum" atas pembicaraan yang sedang berlangsung di Jenewa, lansir Aljazeera Selasa (15/03/2016).

"Saya merasa bahwa ada perbedaan dalam pembicaraan ini," katanya ketika ditanya mengapa ia berpikir negosiasi di Jenewa akan berhasil.

Dia mengatakan keterlibatan beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Rusia, dan "bersatunya Dewan Keamanan" juga membuatnya percaya bahwa saat ada "jalan berbatu" di depan, pembicaraan akan "menghasilkan momentum".

Namun, de Mistura mengatakan ada beberapa isu utama yang dapat menimbulkan hambatan untuk proses, termasuk pembebasan tahanan kelompok oposisi di penjara rezim Suriah, dan pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga Daraya di luar Damaskus.

Pada awal pertemuan, negosiator mengheningkan diri satu menit untuk korban perang, yang memasuki tahun kelima pada hari Selasa.

Bassma Kodmani, negosiator oposisi dan anggota Komite Tinggi Negosiasi (the High Negotiations Committee), juga menyebut sesi hari ini sebagai "pembicaraan yang konstruktif".

"Ada beberapa sukacita dan kebanggaan bagi awal kebebasan rakyat Suriah," kata Kodmani.

Tapi dia juga mengakui bahwa belum ada hasil untuk masalah pembebasan tahanan, yang katanya "tidak untuk negosiasi".

Dia mengatakan sedikitnya "eksekusi mati harian" 50 tahanan terus berlangsung di penjara-penjara yang berbeda di Suriah.

Gencatan senjata yang dibentuk oleh Moskow dan Washington ini disepakati oleh pasukan rezim Assad, kelompok oposisi moderat dan pendukung internasional mereka, namun tidak termasuk seluruh Afiliasi al Qaeda seperti Jabhah Nusrah dan sekutunya, serta kelompok IS.

Konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 400.000 orang dan menelantarkan hampir setengah dari populasi 23 juta sejak dimulai pada Maret 2011.

Perang juga telah menyebabkan gelombang pengungsi di Eropa.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

Hadapi Koalisi Salibis dan Rafidhoh, Tiga Faksi Jihad Suriah Bentuk Koalisi Baru “Jaisy Al Fusthoth”

SURIAH (Jurnalislam.com) –  Ditengah berlangsungnya gencatan senjata parsial Suriah, tiga faksi jihad, Jabhah Nusrah, Ahrar Syam dan Fajrul Ummah pada hari Selasa (15/03/2016) membuat pernyataan bersama  di Ghuthoh Timur dalam menghadapi koalisi Salibis dan Syiah Rafidhoh yang semakin mengganas, mengenyampingkan perbedaan masalah manhajiyah dan fokus terhadap masalah amal askari untuk menghadapi masalah darurat dan mengusir agresor dari bumi Syam. Dan untuk menegakkan pemerintahan Islam yang lurus di dalamnya, pernyatan tersebut adalah sebagai berikut:

Bismillahirrahmannirahim

Segala puji atas Allah serta sholawat dan salam tercurah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan sahabatnya serta mereka yang senantiasa mengikutinya.

Berfirman Allah yang Maha Benar tabaraka wa ta ala :

" Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri. Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah amat besar kekuatan dan amat keras siksaan(Nya)." ( An- Nisaa 84)

Sungguh apa yang terjadi hari ini atas bumi Syam, adalah babak baru peperangan yakni berupa turut  sertanya bagian dari pemuda umat islam ini dalam wajah koalisi salibis dan syiah Rofidhoh untuk mengarahkan penyerahan bumi Syam kepada Rofidhoh setelah mereka berhasil menyerahkan Baghdad kepada mereka.

Dan dalam menghadapi koalisi yang hendak melakukan serangan ganas ini, Maka kelompok  sunni haruslah melakukan penggabungan secara sempurna, mengenyampingkan perbedaan perbedaan masalah manhajiyah dan fokus terhadap masalah amal askari untuk menghadapi masalah darurat dan mengusir agresor dari bumi Syam. Dan menegakkan pemerintahan Islam yang lurus di dalamnya.

Maka dalam memenuhi perintah Allah untuk bersatu dan menghindari perpecahan dan persengketaan dan memperhatikan kelompok-kelompok muslimin di Ghutoh Timur yang terkepung untuk bersatu dalam satu pasukan dengan satu bendera dan satu gugus komando, Maka sesungguhnya kami dari faksi berikut :

– Jabhatun Nusroh

– Ahrarus Syam

– Fajrul Ummah

Didaerah Ghuthoh Timur mengumumkan :

Pembentukan Jaisy Al Fusthoth

Pasukan yang mengumpulkan mujahidin dan memadukan semua kemampuan dan kemungkinan/perencanaan untuk membebaskan Damaskus dari agresor perampas.

Kami memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar menyatukan hati dan mengokohkan langkah dan menepatkan sasaran tembak dan akal.

Dan segala puji bagi Robb semesta alam.

Dan tidak ada permusuhan kecuali bagi orang yang zholim.

Dikeluarkan pada :8 jumadil akhir 1437, bertepatan dengan 15 Maret 2016

Penerjemah: Abu Umair, Abu Ikrimah

Editor: Deddy | Jurnalislam

KONAS: 118 Orang Dibunuh Densus 88 Diluar Proses Peradilan

SOLO (Jurnalislam.com) – Komunitas Amar Maruf Nahi Munkar Surakarta (KONAS) mengungkapkan, Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri telah melakukan pembunuhan diluar proses peradilan (extra judicial killing) terhadap 118 orang yang diduga teroris.

Hal tersebut diungkapkan Humas KONAS, Endro Sudarsono dalam aksi unjuk rasa yang digelar di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, Selasa (15/3/2016) siang.

"Berdasarkan data dari Komnas HAM, ada 118 orang yang telah meninggal dunia di tangan Densus 88. Pembunuhan tanpa didasari putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, termasuk pelanggaran HAM berat dan itu sering dilakukan oleh Densus 88," ungkapnya.

“Ada yang ditembak waktu shalat, disiksa dan dipersulit ketika mau memilih penasehat hukum,” sambungnya.

Aksi unjuk rasa ribuan umat Islam Solo itu digelar menyusul tewasnya Siyono, seorang guru TPA ditangkap Densus 88 dengan tuduhan teroris kemudian meninggal dalam proses penyidikan.

Reporter: Ridho | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam 

Ribuan Umat Islam Soloraya Tuntut Pembubaran Densus 88

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Kematian Siyono, pria asal Klaten yang tewas dalam penyidikan Densus 88 menuai simpati ribuan umat Islam Soloraya. Mereka berunjuk rasa menuntut pembubaran satuan elit milik Mabes Polri itu di Bundaran Gladak Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, Selasa (15/3/2016). Ribuan umat Islam dari berbagai elemen masyarakat dan ormas Islam itu tergabung dalam Komunitas Nahi Munkar Surakarta (KONAS).

Selain menuntut pembubaran, Abu Daud, korlap aksi juga mendesak pemerintah untuk mengaudit para pejabat Densus 88 yang telah membunuh ratusan aktifis Islam sejak 2004. Daud mengatakan, sebanyak 118 orang dibunuh Densus 88 tanpa melalui proses hukum.

"Hari ini, atas nama rakyat, Densus 88 akan melindungi rakyat dari teror-teror, tapi nyatanya justru Densus 88 sendiri setiap kegiatannya meneror umat Islam dan masyarakat, dan itu nyata-nyata tidak akan tuntas walaupun diusut, untuk itu kita minta kepada presiden Jokowi untuk membubarkan Densus 88, dan mengaudit pejabatnya," tegasnya

Dalam aksinya, KONAS juga menggelar aksi teatrikal penangkapan Siyono, oleh Densus 88. Dalam aksi itu diperlihatkan bagaimana sang guru TPA itu diculik kemudian disiksa dan ditendang.

Reporter: Arif, Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Wartawan New York Serang Balik Donald Trump

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Brandon Stanton, wartawan foto penggagas Humans of New York, menyebarkan sebuah surat terbuka untuk kandidat terdepan partai Republik Donald Trump pada halaman Facebook-nya, lansir World Bulletin, Senin (14/03/2016).

Dalam surat itu, Brandon membahas alasan untuk menolak Trump, yang ia percaya, Trump telah menyebarkan kekerasan dan kebencian .

Surat Terbuka untuk Donald Trump:

Mr Trump,

Saya berusaha sekuat tenaga untuk tidak politis. Saya menolak untuk mewawancarai beberapa calon rekan Anda. Saya tidak ingin mengambil risiko apapun melalui keinginan pribadi dengan tampil untuk berpihak dalam pemilihan kontroversial ini.

Saya berpikir: "Mungkin waktunya tidak tepat." Tapi saya sadar sekarang bahwa tidak ada waktu yang tepat untuk menentang kekerasan dan prasangka. Waktunya selalu sekarang. Karena bersama dengan jutaan orang Amerika, saya sadar bahwa menentang Anda bukan lagi keputusan politik. Tapi merupakan sebuah gerakan moral.

Saya telah menyaksikan Anda me-retweet gambar rasis. Saya telah menyaksikan Anda me-retweet kebohongan rasis. Saya telah menyaksikan Anda menunggu 48 jam untuk mengingkari supremasi kulit putih. Saya telah menyaksikan Anda dengan sukacita mendorong kekerasan, dan berjanji untuk 'membayar biaya hukum' untuk orang-orang yang melakukan kekerasan atas nama Anda.

Saya telah menyaksikan Anda menganjurkan penyiksaan dan pembunuhan keluarga teroris. Saya telah menyaksikan Anda gembira menceritakan kisah eksekusi Muslim dengan peluru yang dicelupkan ke dalam darah babi. Saya telah menyaksikan Anda membandingkan pengungsi dengan 'ular,' dan melontarkan tuduhan bahwa Islam membenci kita."

Saya seorang wartawan, Mr Trump. Dan selama dua tahun terakhir saya telah melakukan wawancara ekstensif dengan ratusan Muslim, yang dipilih secara acak, di jalan-jalan kota-kota negeri mayoritas muslim. Saya juga mewawancarai ratusan pengungsi Suriah dan Irak di tujuh Negara eropa yang berbeda. Dan aku bisa memastikan bahwa yang penuh kebencian adalah Anda.

Mereka yang memperhatikan tidak akan mengizinkan Anda untuk mengubah citra diri Anda. Anda bukan pemersatu. "Anda bukan presiden." Anda bukan 'korban', kemarahan yang Anda sudah kobarkan selama berbulan-bulan dengan penuh sukacita. Anda adalah orang yang telah mendorong prasangka dan kekerasan dalam mengejar kekuasaan pribadi.

Dan meskipun kata-kata Anda tidak diragukan lagi akan berubah selama beberapa bulan ke depan, Anda akan tetap selalu menjadi siapa Anda.

Hormat kami,

Brandon Stanton

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Palestina Memenangkan Festival Guru Terbaik di Dunia, Hanan Al-Hroub

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pada Ahad malam (13/03/2016), guru Palestina Hanan Al-Hroub memenangkan satu juta dolar Global Teacher Prize (Penghargaan Global bagi Guru) di antara sepuluh nominasi guru dari seluruh dunia, Palestine News Network melaporkan, Senin (14/03/2016).

Sekitar sebulan lalu, penghargaan yang diselenggarakan oleh Varkey Foundation, telah memilih sepuluh finalis dari negara-negara di seluruh dunia termasuk Kenya, India, Pakistan, Amerika Serikat, Jepang, Finlandia, Australia dan Inggris.

Hanan, guru sekolah dasar dari SMA Samiha Khalil, Al-Bireh, Palestina, diumumkan sebagai pemenang dalam sebuah video yang disajikan oleh Paus Francis.

Dia dibesarkan di pengungsi kamp Bethlehem di mana ia secara teratur menjadi korban tindak kekerasan pasukan dan pemukim yahudi Israel. Dia mengajar di sekolah dasar setelah anak-anaknya mengalami trauma parah setelah menyaksikan insiden penembakan suaminya oleh serdadu zionis dengan kejam saat perjalanan pulang dari sekolah. Dia mengkhususkan diri dalam mendukung anak-anak yang trauma dengan kekerasan.

Dengan begitu banyak anak-anak yang bermasalah di kawasan itu, ruang kelas di Palestina bisa berubah menjadi lingkungan yang tegang. Hanan merangkul anak-anak dengan slogan ‘Tidak Ada Tindak Kekerasan (No Violence)' dan menggunakan pendekatan spesialis yang dia kembangkan berdasarkan pengalaman sendiri, yang ia rinci dalam bukunya , 'Kami Bermain dan Belajar'.

Setelah ia diumumkan sebagai pemenang, Hanan merayakan dengan mengatakan "Saya berhasil, Palestina menang!"

Deddy | PNN | Jurnalislam

Clinton dan Sanders Salahkan Donald Trump atas Bentrokan dalam Unjuk Rasa di AS

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Kandidat partai Demokrat Hillary Clinton dan Bernie Sanders hari Ahad (13/03/2016) menyalahkan kandidat terdepan Partai Republik, Donald Trump, karena menghasut kekerasan yang mengguncang aksi unjuk rasa di Chicago dan Kansas City, lansir Anadolu Agency, Senin (14/03/2016).

Komentar Demokrat tersebut muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan pada pertemuan balai kota di Ohio State University di Columbus yang disiarkan di televisi oleh CNN.

Clinton menyebut Trump "fanatik" dan menyatakan bahwa miliarder tersebut telah melakukan "pembakaran politik" dengan memicu perpecahan di negeri ini.

"Jelas bahwa Donald Trump menjalankan kampanye yang sangat sinis mengadu kelompok orang Amerika terhadap satu sama lain. Dia menyebarkan kebencian dan ketakutan," kata mantan Sekretaris Negara tersebut.

"Dia benar-benar menghasut kekerasan dengan cara mendesak para pendengarnya, berbicara tentang meninju orang, menawarkan untuk membayar tagihan hukum," tambahnya. "Anda tidak dapat membuat Amerika menjadi besar dengan menghancurkan segala sesuatu yang membuat Amerika besar".

Saingan Clinton, Senator Vermont Sanders, menyebut Trump seorang "patologis pembohong" dalam menanggapi tuduhan bahwa penyebab kekerasan dalam unjuk rasa Chicago adalah para pendukung Sanders.

"Saya sebenarnya ragu-ragu untuk mengatakan ini karena saya benar-benar tidak ingin meremehkan pejabat publik, namun Donald Trump adalah pembohong patologis," kata Sanders menambahkan bahwa orang memiliki hak untuk protes.

"Trump harus berbicara di TV dan memberitahu pendukungnya bahwa kekerasan dalam proses politik di Amerika tidak dapat diterima, titik," tambahnya.

Dia membanting kandidat terdepan partai Republik tersebut karena bersumpah untuk membayar biaya hukum dari seorang pria yang dituduh meninju pengunjuk rasa dalam unjuk rasa tersebut.

Sanders mencatat bahwa hal tersebut sama dengan "menghasut kekerasan".

Aksi Trump di Chicago pada hari Jumat, dan di Kansas City pada hari Sabtu terganggu akibat bentrokan. Trump terpaksa membatalkan pawai-nya di Chicago pada Jumat malam.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

 

 

 

Penyergapan Taliban Bunuh 2 Komandan Terkenal Kejam di Helmand dan Ghazni

HELMAND (Jurnalislam.com) – Laporan Al Emarah News dari ibukota Lashkar Gah mengatakan bahwa seorang komandan di 2 pos pemeriksaan yang terkenal, bernama Mujahid, tewas dan penjaganya juga terluka setelah diserang oleh Mujahidin dekat wilayah Sisak tengah hari Senin (14/03/2016).

Mujahidin juga menyita sejumlah senapan dan tabung mortir milik musuh.

Kemudian di provinsi Ghazni, Kamal Khan, seorang komandan Arbaki yang terkenal kejamnya tewas dalam serangan bom di distrik Waghiz, Senin.

Target terlibat dalam serangkaian kejahatan yang tidak manusiawi mulai dari pelecehan, perampokan, penculikan, pembunuhan dan sebagainya.

Secara terpisah, seorang milisi Arbaki menyerah kepada Mujahidin dengan menyerahkan senjata di distrik Dayak provinsi Ghazni pada hari Senin.

 

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

Dua Pilot Pesawat Tempur UAE Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Koalisi Arab mengatakan pada hari Senin bahwa dua pilot Emirat tewas setelah jet mereka jatuh di Yaman, Al Arabiya News Channel melaporkan, Senin (14/03/2016).

Kantor berita negara Saudi SPA mengatakan bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh "kesalahan  teknis."

Sebelumnya di hari yang sama UEA mengatakan bahwa jet tempur mereka telah hilang selama misi tempur Yaman.

"Mahkamah Agung Komando Angkatan Bersenjata hari ini mengumumkan bahwa jet tempur kami yang ikut dalam koalisi Arab pimpinan Arab Saudi … di Yaman hilang," kata sebuah pernyataan di kantor berita resmi WAM.

UAE adalah pendukung utama pertempuran koalisi yang dipimpin Arab atas nama pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melawan milisi Syiah Houthi yang merebut ibukota Sana'a dan sebagian wilayah Yaman lainnya.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam