Tanggap Bencana, Laznas BMH Kirim Bantuan Untuk Korban Banjir Probolinggo

PROBOLINGGO(Jurnalislam.com)–Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan Jawa Timur bergerak cepat dalam melaksakan misi kemanusiaan dengan membantu masyarakat korban bencana banjir di Desa Dringu, Probolinggo. Selasa, (9/3/21)

Bantuan berupa paket sembako, yang diberikan langsung oleh relawan BMH kepada warga yang membutuhkan.

Ketua Divisi Program & Pemberdayaan BMH Perwakilan Jawa Timur, Imam Muslim mengatakan,

“Bantuan kemanusiaan ini disalurkan untuk masyarakat korban bencana banjir di Desa Dringu. Bantuan tahap awal ini kami salurkan melalui BMH di Probolinggo dengan memberikan bantuan berupa bahan pokok, telur, Pampers, air mineral & makanan instan lainnya.”ujar Muslim.

Muslim mengatakan, bantuan yang disalurkan Laznas BMH ini, semoga bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.

“Laznas BMH berkolaborasi dengan sejumlah pihak terutama para donatur & dermawan yang ikut berpartisipasi & peduli korban banjir ini.”imbuh Muslim

Selain itu, Laznas BMH juga bekerjasama dengan BPBD Probolinggo dalam misi kemanusiaan tersebut, pihak BPBD berharap ada sinergi tahap selanjutnya dan mengapresiasi langkah Laznas BMH yang tanggap bencana.

Empat Prioritas Kemenag di Bidang Kepustakaan

BOGOR(Jurnalislam.com)– Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI, Moh. Agus Salim mengatakan ada empat program kepustakaan Islam tahun 2021 yang fokus pada penguatan moderasi beragama.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada acara kegiatan Temu Konsultasi Kepustakaan Islam yang bertema “Peningkatan Akses Literasi Pustaka Keagamaan Islam Berbasis Moderasi Beragama” di Swiss-Belhotel, Kota Bogor, Jawa Barat. Pada Senin (08/3) malam.
Keempat program itu adalah sosialisasi dan pendataan kepustakaan Islam, yang kedua penguatan SDM, sistem dan regulasi kepustakaan Islam, yang ketiga bantuan buku dan perpustakaan masjid, dan keempat diseminasi kepustakaan Islam.
“Sosialisasi dan pendataan kepustakaan Islam, kami akan menargetkan kegiatan pendataan kepustakaan Islam, juga monitoring dan evaluasi kegiatan kepustakaan Islam di 34 provinsi dan kabupaten. Kalau dari data SIMAS 2021 ada 23.000 direktori perpustakaan masjid  dan 600 Penerbit IKAPI 2021 direktori penerbit buku keislaman yang akan ditargetkan,” paparnya.
Kemudian yang kedua, lanjutnya, penguatan SDM, sistem dan regulasi kepustakaan Islam dengan diadakannya lomba penulisan “Essay For Millenial” berbingkai moderasi beragama, kemudian bimbingan tekhnis kepustakaan Islam, dan penilaian buku umum keagamaan Islam berwawasan moderasi beragama.
“Ketiga ada bantuan buku dan perpustakaan masjid, bantuan perpustakaan masjid tingkat provinsi akan kami fokuskan ke daerah 3T di empat lokasi, yaitu Papua Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau. Dan terakhir bantuan buku umum keagamaan Islam,” ungkapnya.
Agus melanjutkan, yang terakhir program diseminasi kepustakaan Islam, program itu akan meliputi penggandaan direktori perpustakaan masjid, penggandaan buku kepustakaan Islam, dan aplikasi pustaka digital Bimas Islam.

MUI Kritik Nadiem Soal Visi Pendidikan Indonesia 2035

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim lantaran ‘agama’ tak ada dalam Visi Pendidikan Indonesia 2035.

 

Anwar menyebut draf peta jalan pendidikan Indonesia itu bertentangan dengan Pasal 29 ayat (1) Undang-undang Dasar 1945. Pasal 29 ayat (1) UUD ’45 menyatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan yang Maha Esa.

 

Menurut Anwar, sesuai dengan ketentuan dalam pasal tersebut, negara berjalan berdasarkan ketentuan agama-agama yang diakui. Sehingga, seluruh aspek kehidupan dalam negara harus menyertakan agama.

“Kalau ada yang bilang agama jangan dibawa-bawa ke politik itu orang telah bertindak inkonstitusional,” ujarnya.

Anwar kemudian mempertanyakan kecerdasan seperti apa yang coba dibangun oleh Nadiem Makarim lewat Visi Pendidikan Indonesia 2035.

Ia mengingatkan dalam Islam terdapat keyakinan kehidupan setelah mati. Sehingga, terdapat dua jenis kecerdasan, yakni kecerdasan duniawi dan kecerdasan ukhrowi.

“Kalo seandainya kita tidak memiliki kecerdasan ukhrowi kita bisa masuk neraka,” kata Anwar.

Menurutnya dua jenis kecerdasan tersebut tidak bisa dipisahkan. Kesukesan di akhirat, kata Anwar, ditentukan kesuksean di dunia. Sementara, tanpa kecerdasan dunia hidup akan sulit.

Sumber: cnnindonesia

 

Waspada Long Covid Bagi Anak Muda 

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan saat ini tengah ramai dibicarakan terkait dengan long covid . Dia menjelaskan bahwa long covid merupakan gejala sakit berkepanjangan yang diderita setelah tes covid-19 menunjukkan hasil negatif.

“Menurut penelitian yg dilakukan oleh WHO sebagian besar orang yang menderita COVID-19, ini mengalami gejala ringan sampai sedang. Sedangkan sekitar 10-15% kasus ini berujung pada gejala berat. Dan sekitar 5% menderita penyakit yang kritis,” katanya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (10/3/2021).

Wiku menjelaskan bahwa secara umum penderita COVID-19 akan sembuh dalam waktu dua sampai dengan enam minggu. Namun untuk sebagian orang akan mengalami beberapa gejala setelah beberapa minggu dinyatakan pulih.

“Inilah yang disebut sebagai long covid . Hal ini dapat terjadi juga kepada mereka yang menderita gejala ringan, mereka yang berusia muda atau anak-anak dan juga tidak memiliki komorbit,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menguraikan bahwa dari sampel yang berumur 18 hingga 34 tahun yang sebelumnya sehat, 20% atau 1 di antara 5 kasus melaporkan menderita beberapa gejala yg berkepanjangan setelah menderita COVID-19. Namun Wiku mengatakan bahwa orang menderita long covid tidak akan menularkan gejala yang sama atau pun virus COVID-19 kepada sekitarnya.

Dia pun menguraikan beberapa gejala long covid. Di antaranya kelelahan, kesulitan bernapas, batuk, sakit persendian dan sakit dada. Sedangkan gejala lain yang juga mungkin ditemui adalah kesulitan berpikir dan berkonsentrasi atau sering disebut sebagai brain fog. Kemudian depresi, sakit pada otot, sakit kepala, demam dan jantung berdebar.

Sumber: sindonews.com

 

IDI: Angka Kematian Nakes Februari 2021 Turun 63 Persen

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menyatakan bahwa angka kematian tenaga kesehatan pada Februari 2021 menurun 63 persen.

 

“Memang di Bulan Desember 2020 hingga Januari 2021 cukup tinggi, tetapi di bulan Februari sudah kelihatan menurun sebesar 63 persen,” kata Daeng Faqih di Jakarta, Selasa (9/3). Daeng membandingkan data tersebut pada Januari 2021, di mana angka kematian tenaga kesehatan mencapai 167 orang.

Sementara pada Februari angka kematian tenaga kesehatan menurun menjadi sebanyak 61 orang.

 

Daeng menyebut IDI tengah menggencarkan kampanye penanganan tenaga kesehatan dalam rangka perlindungan dengan metode one step ahead early invention, dan melalui layanan panggilan darurat nomor 117 ekstension 3. Dia memaparkan data dari 105 tenaga medis yang terbantu, sembilan di antaranya tidak tertolong.

sumber: jpnn.com

 

 

 

700 Dosen UIN Syarif Hidayatulllah Sudah Divaksin

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Sebanyak 700 dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dikabarkan telah mengikuti program vaksinasi covid-19.

“UIN Jakarta merespon cepat program pemerintah dalam menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19. Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, UIN Jakarta menjadi PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) pertama yang melaksanakan vaksinasi,” ujar Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, Senin (8/3/2021).

Bertempat di Gedung Fakultas Kedokteran (FK) dan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari, 6-8 Maret 2021. Dari pantauan di lapangan, tampak juga para Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah yang mengikuti program vaksinasi covid-19.

Sebut saja Prof Dr Komaruddin Hidayat MA (Rektor UIN Jakarta 2006-2010), Prof Dr Dede Rosyada MA (Rektor UIN Jakarta 2015-2019), Prof Dr Murodi MA (Wakil Rektor 205-2019), Prof Dr Abdul Mujib MA (Guru Besar Fakultas Psikologi), Prof Dr Syukron Kamil MA (Guru Besar Fakultas Adab), serta sejumlah guru besar lainnya.

Tim Vaksinasi UIN Jakarta Abdul Halim melaporkan, selama tiga hari vaksinasi sebenarnya terdapat sekitar 1200 dosen yang terdata berdasarkan pengumpulan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun, hanya 700 dosen yang memenuhi syarat untuk bisa langsung diberikan vaksin.

“Dari jumlah tersebut, tidak semua dosen bisa diberikan vaksin karena ada kondisi tertentu yang menyebabkan dosen tersebut tidak diberikan vaksin atau ditunda pemberian vaksinnya,” ujar Halim.

Dosen yang ditunda vaksinasinya, sambung Halim, akan dijadwalkan kemudian bersama dengan vaksinasi Tenaga Kependidikan. Sementara, lanjutnya, untuk dosen yang sudah divaksin mereka mendapatkan cetak surat keterangan sudah divaksin dari aplikasi PCare dan dapat mengunduh sertifikat vaksin di PeduliLindungi.

“Dengan sertifikat ini, dosen bisa melanjutkan pelaksanaan vaksinasi tahap dua setelah 14 hari dari vaksin tahap pertama,” imbuh Halim.

Usai pelaksanaan vaksinasi dosen, tambahnya, akan segara dijadwalkan vaksinasi Tenaga Kependidikan (Tendik) untuk 900 orang selama dua hari yang direncanakan pada Selasa-Rabu depan.

“Penjadwalan ini untuk Tendik yang NIKnya valid saat daftar. Untuk dosen yang ditunda, akan dijadwalkan bersama Tendik,” pungkasnya

UEA Akan Bangun Infrasturktur Pariwisata di Aceh Rp 7, 15 Triliun

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Uni Emirat Arab akan membangun beberapa proyek infrastruktur di Indonesia, termasuk resor pariwisata senilai jutaan dolar di Aceh. Serangkaian perjanjian juga telah ditandatangani oleh kedua belah pihak saat Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Al-Mazroui berkunjung ke Jakarta, Jumat (5/3) lalu.

Kerjasama tersebut merupakan kelanjutan dari kesepakatan senilai 22.9 miliar USD (Rp. 327 triliun) yang telah ditandatangani Presiden Indonesia Joko Widodo di Abu Dhabi pada Januari tahun lalu. Kesepakatan investasi ini mencangkup pengembangan bidang energi, infrastruktur, dan pertambangan, yang dianggap sebagai potensi terbesar Indonesia.

Proyek pengembangan resor pariwisata, yang menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan bernilai antara $ 300 juta dan $ 500 juta (Rp. 4,3 triliun hingga Rp. 7,15 triliun), diharapkan akan dimulai di kabupaten Aceh Singkil pada bulan Mei 2021 mendatang. “Saya pikir dalam waktu dua bulan, kita bisa melihat kemajuan proyek ini di kawasan Singkil,” kata Pandjaitan saat konferensi bersama dengan Al-Mazroui yang dikutip di Arab News, Rabu (10/3).

Sementara itu, meski belum mengungkapkan secara lebih rinci, Al-Mazroui mengatakan bahwa beberapa pulau di lepas pantai utama Aceh telah diidentifikasi untuk resor tersebut. “Mudah-mudahan tim bisa merampungkannya dan selanjutnya kita akan melangkah ke tahap selanjutnya untuk mendapatkan kesepakatan yang pasti,” katanya.

Perjanjian proyek tersebut juga telah ditandatangani oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Amine Abide, direktur eksekutif Murban Energy, sebuah perusahaan UEA yang portofolio investasinya mencakup pengembangan resor mewah di Maladewa dan Seychelles. Menurut pernyataan Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis, salah satu pertimbangan untuk mengembangkan proyek di Aceh adalah hanya berjarak lima jam dari UEA dengan menggunakan pesawat. Dia mengatakan Abide telah mengunjungi sembilan pulau di Kabupaten Aceh Singkil yang masuk dalam daftar proyek.

Di antara perjanjian yang ditandatangani di Jakarta, yang menurut Al-Mazroui merupakan tindak lanjut dari yang ditandatangani di Abu Dhabi tahun lalu, adalah kesepakatan $1,2 miliar antara perusahaan logistik UEA Dubai Port (DP) World dan kelompok Maspion Indonesia untuk mengembangkan pelabuhan dan kawasan industri di Gresik, Jawa Timur.

Sumber: republika.co.id

Menag: Kepastian Haji Tunggu Info Resmi dari Saudi

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Menag Yaqut Cholil Qoumas memastikan pihaknya terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Penyiapan dokumen jemaah tetap dilakukan bertahap, pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) juga mulai dilakukan dengan Komisi VIII DPR.

Tim manajemen krisis yang dibentuk Menag pada akhir Desember 2020 juga terus bekerja mempersiapkan beragam skenario. Demikian juga koordinasi dengan pihak Saudi, terus dilakukan melalui Konsul Haji KJRI Jeddah.

“Kepastian tunggu info resmi dari Saudi. Sampai hari ini, belum ada info resmi dari Saudi terkait kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M,” tegas Menag di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Disinggung tentang kabar bahwa Kementerian Kesehatan Saudi mensyaratkan vaksin bagi jemaah haji, Gus Menteri mengaku mendengar berita tersebut. Namun, Gus Menteri belum tahu apakah info tersebut bersifat internal Saudi atau juga untuk negara lain. Berita yang beredar itu juga tidak bisa dijadikan dasar karena belum ada surat atau pemberitahuan resmi dari Saudi.

“Dalam berita, kan, tidak ada penegasan syarat vaksin itu apakah untuk persiapan internal Saudi, ataukah juga merupakan pesan buat negara pengirim jemaah lainnya. Tidak ada keterangan tentang itu,” tegas Menag.

Bareskrim Akan Gelar Perkara Kasus Dugaan Unlawful Killing Laskar FPI Rabu Ini

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Bareskrim Polri bakal melakukan gelar perkara kasus dugaan unlawful killing tiga anggota Polda Metro Jaya terhadap empat laskar Front Pembela Islam (FPI). Gelar perkara bakal dilakukan Rabu ini.

 

“Rencananya begitu. Rabu tanggal 10 (Maret 2021),” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, Selasa (9/3/2021).

Bareskrim Polri mulai menyelidiki dugaan pembunuhan yang terjadi di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat orang laskar FPI. Menurut polisi, gelar perkara ini masih dalam konteks penyelidikan.

 

Peristiwa ‘KM 50’ ini terus didalami polisi. Ada tiga oknum polisi yang diduga melakukan tindakan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing terhadap laskar FPI pada peristiwa itu.

 

Awalnya, pihak Bareskrim Polri menyatakan penyidik telah membuat laporan polisi (LP) soal dugaan unlawful killing yang dilakukan oleh anggota Polri. Selanjutnya, bukti permulaan dicari penyidik.

 

“LP kan sudah dibuat, tentu jaksa menunggu. Kita lakukan penyelidikan dulu untuk temukan bukti permulaan. Kan permulaan dulu baru bisa ditentukan naik sidik (penyidikan),” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi beberapa waktu lalu.

TP3 Laskar FPI Bertemu Presiden Jokowi, Desak Tuntaskan Kasus Km 50

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan tujuh orang anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam laskar FPI, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (09/03/2021).

“Ini tadi jam sepuluh, baru saja Presiden Republik Indonesia yang didampingi oleh Menko Polhukam (saya) dan Mensesneg menerima tujuh orang anggota TP3 yang kedatangannya dipimpin oleh Pak Amien Rais, tapi pimpinan TP3-nya itu sendiri adalah Abdullah Hehamahua,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam keterangan persnya, di Kantor Presiden, Jakarta, usai pertemuan.

Disampaikan Mahfud, dalam pertemuan yang berlangsung singkat tersebut anggota TP3 menyampaikan keyakinannya bahwa telah terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat pada peristiwa tewasnya enam laskar FPI dan meminta supaya perkara ini dibawa ke pengadilan HAM.

“Hanya itu yang disampaikan oleh mereka, bahwa mereka yakin telah terjadi pembunuhan yang dilakukan dengan cara melanggar HAM berat, bukan pelanggaran HAM biasa, sehingga enam laskar FPI itu meninggal,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, terang Menko Polhukam, Presiden menyatakan sudah meminta Komisi Nasional (Komnas) HAM bekerja dengan penuh independen dan menyampaikan laporan apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah.

“Komnas HAM itu sudah memberikan laporan dan empat rekomendasi. Empat rekomendasi itu sepenuhnya sudah disampaikan kepada Presiden agar diproses secara transparan, adil, dan bisa dinilai oleh publik,” ungkap Mahfud.

Berdasarkan temuan Komnas HAM, Menko Polhukam mengatakan, peristiwa yang terjadi di Tol Cikampek KM50 yang mengakibatkan tewasnya enam laskar FPI adalah pelanggaran HAM biasa.

Menanggapi keyakinan TP3 yang disampaikan dalam pertemuan bahwa telah terjadi pelanggaran HAM berat, Mahfud menyatakan, pemerintah terbuka jika memang terdapat bukti adanya pelanggaran HAM berat dalam peristiwa tersebut. Ditambahkannya, suatu peristiwa dikatakan sebagai pelanggaran HAM berat jika memenuhi tiga unsur, yaitu sistematis, terstruktur, dan masif.

“Kita minta ke TP3 atau siapapun yang punya bukti-bukti lain dikemukakan di proses persidangan. Sampaikan melalui Komnas HAM, kalau ragu terhadap polisi atau kejaksaan, sampaikan di sana. Tapi kami melihat yang dari Komnas HAM itu sudah cukup lengkap,” pungkasnya.

Dalam pertemuan Presiden didampingi oleh Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Hadir pada pertemuan Amien Rais, Abdullah Hehamahua, Muhyiddin Junaidi, Marwan Batubara, Firdaus Syam, Ahmad Wirawan Adnan, Mursalim, dan Ansufri Id Sambo.

Seusai pertemuan, Presiden Jokowi mengantar Amien Rais dan rombongan sampai ke pintu depan Istana Merdeka.