Ika Unair Sidoarjo dan Natura Residences Gelar Donor Plasma dan Donor Darah

SIDOARJO(Jurnalislam.com)– Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair) Sidoarjo menggelar kegiatan donor plasma konvalesen dan donor darah umum. Kegiatan ini digelar di Sekolah Nurul Hikmah, Natura Residences, Jalan Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo, Sabtu, 27 Maret 2021.

Dalam kegiatan ini, Ika Unair Sidoarjo tidak sendiri. Namun menggandeng Natura Residences dan PMI Cabang Sidoarjo. Selain donor plasma dan donor darah umum, digelar pula beberapa talks show dan lomba-lomba lainnya.

“Kami ingin membantu pasien Covid-19 yang sedang membutuhkan plasma konvalesen maupun yang membutuhkan darah ketika sakit,” ungkap Ketua Panitia dr Berlian Aniek Herlina, di sela-sela acara.

Kegiatan ini juga untuk membantu menurunkan angka kematian akibat Covid-19. Selain itu, juga mempercepat penurunan kasus Covid-19 di Sidoarjo dan sekitarnya.

Menurut dokter Berlian, ditargetkan ada 150 pendonor, baik donor plasma maupun donor umum. Kegiatan ini juga merupakan implementasi pengabdikan masyarakat dari Ika Unair Sidoarjo dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Selain itu, kami ingin menjembatani orang-orang yang mendonorkan plasma atau darahnya. Mereka ini adalah pahlawan kesehatan karena membantu menyelamatkan jiwa sesama anak bangsa,” tukas Berlian.

Dia berharap kegiatan donor plasma dan donor darah ini bisa berkesinambungan. Pasalnya, Covid-19 masih belum diketahui kapan berakhirnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Ika Unair Jatim Prof Hendy Hendarto mengungkapkan, pihaknya salut atas kerja sama Ika Unair Sidoarjo dengan Natura Residences.

“Saya salut atas apa yang dilakukan Ika Unair Sidoarjo. Luar biasa acara ini sehingga bisa berjalan sukses,” ungkapnya.

Di sela-sela kegiatan kemanusiaan ini, juga digelar lomba-lomba dan beberapa talk show. Untuk hari Sabtu, 27 Maret 2021, diadakan Lomba Kolase Tingkat TK, Lomba Mewarnai Tingkat TK, Lomba Dongeng Tingkat TK, dan Lomba Keserasian Ibu dan Anak pada Sabtu dan Minggu, 27-28 Maret 2021.

Sedangkan tema talk show yang digelar Sabtu, 27 Maret 2021 adalah “Wujudkan Mimpi dengan Emas Bersama Pegadaian” oleh Nurhayanto S.Pd., M.Si, Deputi Bisnis Area Surabaya 2; “Cara Mengatasi Kulit Kering dan Treatment Anti Aging” oleh dr Erlina Krisdianita Novitasari, konsultan medis Azqiara Klinik; “Rumah Solusi UMKM Kadin Sidoarjo” oleh Dr Sigit Hermawan SE., M.Si., CIRaR, Wakil Ketua Kadin Sidoarjo Bidang Etika Usaha.

Untuk lomba hari Minggu, 28 Maret 2021, adalah Lomba Poster Tingkat SD, Lomba Dongeng Tingkat SD, Lomba Mewarnai Tingkat SD. Sedangkan talk show-nya adalah “Wujudkan Mimpi dengan Emas Bersama Pegadaian” oleh Nurhayanto S.Pd., M.Si, Deputi Bisnis Area Surabaya 2; dan “Tanaman di Lahan Terbatas” oleh Suyanto Asmara dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo.

Kemudian, talk show bertema “Menjaga Kesehatan Matan di Era Pandemi” oleh dr Danang Prasetya Kurniawan, Sp.M, spesialis mata Klinik Utama Mata JEC-Java Surabaya dan “Perilaku Kesehatan Era Covid bagi UKM” oleh Miming Merina S.Sos., SH., MM, ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Jawa Timur.

Mosipena Ikut Hadir di Arisan Ilmu Nol Rupiah Tulungagung

TULUNGAGUNG(Jurnalislam.com) – Arisan Ilmu Nol Rupiah yang digelar Sekretariat Bersama Relawan Penanggulangan Bencana Jawa Timur (SRPB Jatim), kali ini agak beda. Pasalnya, Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) ikut hadir dalam kegiatan ini, Sabtu (27/3).

Arisan Ilmu Nol Rupiah diadakan di Markas Barisan SAR Tulungagung (Basarta), di Kelurahan Sembung, Kabupaten Tulungagung. Bagi Mosipena, kegiatan ini merupakan yang kedua kali diikuti. Sebelumnya, Mosipena nimbrung di Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) yang berada di Jalan Raya Desa Turi, Kecamatan Turi, Lamongan, Sabtu (27/2) lalu.

Acara ini dihadiri oleh Basarnas Trenggalek yang sekaligus membawakan materi water rescue. Sebanyak 70 peserta hadir dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari organisasi relawan di Jawa Timur. Di antaranya dari Nganjuk, Madiun, Kediri, Surabaya, Blitar, Trenggalek, Ponorogo, dan tuan rumah Tulungagung.

“Arisan Ilmu Nol Rupiah ini merupakan kesempatan amat berharga. Di sini, Basarnas punya kesempatan menyosialisasikan pengetahuan dan peningkatan skill dari potensi relawan,” ungkap Fitra Adma, dari Basarnas Pos Trenggalek.

Sedangkan Wakil Koordinator SRPB Jatim Wawan Kimiawan menyatakan, kegiatan ini bersifat eduksi terhadap peserta relawan Search and Rescue (SAR).

“Arisan Ilmu Nol Rupiah di sini tanpa memungut biaya dari peserta atau relawan. Namun memberikan edukasi tanggap darurat, cepat, dan sigap dalam menolong korban,” jelas Wawan.

Sementara, Ketua Basarta Tulungagung Edy mengatakan, kegiatan ini untuk membangun semangat kebersamaan dalam mewujudkan program Arisan Ilmu Nol Rupiah kepada peserta atau relawan .
”Hari ini kita akan menggelar berbagai simulasi kegiatan. Bagaimana cara menolong korban dengan tandu, cara memakai perahu karet, serta edukasi Mosipena,” ungkap Edy.

Fitra Adma menjelaskan teknik dan cara dalam menolong korban. Baik secara vertical rescue atau di water rescue. Setelah pemaparan teknik dan cara menolong korban, peserta mengikuti simulasi dengan perahu karet di Kali Ngrowo, depan markas Basarta.

Di akhir acara, peserta dikenalkan dengan Mosipena. Mosipena adalah sebuah unit kendaraan untuk melakukan edukasi kebencanaan kepada masyarakat yang bisa dioperasionalkan keliling dan mendekati sasaran. Di dalamnya terdapat berbagai alat canggih dan lengkap. Di antaranya videotron, komputer, mobile sound system komplet, buku-buku, banner, dan kelengkapan unit lainnya

PA 212 Karanganyar: Bebaskan HRS, Usut Pembunuhan Laskar FPI!

KARANGANYAR (Jurnalislam.com)- Persaudaraan Alumni (PA) 212 Karanganyar bersama sejumlah pimpinan Pondok Pesantren dan ormas serta tokoh masyarakat mendatangi Kejaksaan Negeri Karanganyar pada jum’at, (26/3/2021).

 

Kedatangan massa guna memberikan dukungan kepada Imam Besar (IB) Habib Rizieq Shihab (HRS) yang saat ini sedang menjalani sidang kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim).

 

Perwakilan dari elemen umat Islam kemudian melakukan audensi dengan perwakilan Kejaksaan Negeri Karanganyar, dalam kesempatan tersebut, ketua PA 212 ustadz Fadlun Ali meminta untuk diberhentikannya proses hukum yang dijalani HRS.

 

Menurutnya, kasus yang didakwakan kepada HRS tentang kekarantinaan kesehatan dipaksakan kepada HRS.

 

“Menuntut untuk diberhentikan proses hukum terhadap Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan para ulama yang saat ini berlangsung,” ungkapnya.

 

“Menuntut pembebasan Imam Besar Habib Rizieq Shihab Eks Pimpinan Pusat Front Pembela Islam dan PAM ulama tanpa syarat,” imbuh ustadz Fadlun.

 

Ustadz Fadlun juga memberikan dukungan untuk proses hukum kasus dugaan penembakan yang dilakukan aparat yang menewaskan 6 anggota laskar FPI di KM 50 tol Cikampek beberapa waktu yang lalu.

 

“Tindak tegas dan usut tuntas secara terbuka eksekutor dan aktor intelektual pelaku dibalik gugurnya 6 syuhada,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, massa juga membentangkan spanduk dukungan terhadap HRS di depan Kejaksaan Negeri Karanganyar.

Bergerak: Meraih Berkah dan Istiqamah

Oleh: Hamzah Baya

تحرك فإن في الحركة بركة وكثرة الجلوس تقصر العمر

Bergeraklah, sesungguhnya di dalam pergerakan itu terdapat berkah. Sedangkan banyak duduk ( diam ) memperpendek umur

Keberkahan ada dalam gerakan karena orientasi dari gerakan tersebut adalah untuk kebaikan, mencari ridha Allah, lillahi ta’ala. Sementara ketika kita diam akan banyak penyakit hati dan jasmani yang akan merusak

Saling bersinergi membangun dan merapikan gerak langkah umat Islam ibarat bangunan yang kokoh dan satu tubuh, masing masing anggota badan saling melengkapi jika ada yang lemah atau tidak berfungsi, sedangkan yang memiliki kekuatan bisa menopang dan membantu melaksanakan tugas serta perannya untuk melakukan upaya agar bisa terus bergerak dan kuat berjalan

Begitulah jika saling bersinergi Umat Islam sudah selayaknya menjadi Dinamisator berperan untuk mengajak umat agar terus berjuang membela Ulama’ dan tegaknya Islam jika ada yang lemah saling memberi Motivasi agar istiqomah, menjadi Stabilisator mengajak umat untuk bertahan di jalan Allah tetap dalam barisan bersama umat meskipun banyak fitnah yang mengadu domba untuk memecah belah persatuan, dan menjadi Navigator menjalankan amanah mensejahterakan masyarakat berbangsa dan bernegara dengan petunjuk Allah menuju kepada keadilan dan persatuan ummat sehingga terwujudlah kepemimpinan umat Islam dari para ulama’ sebagai pewaris nabi yang menunjukkan kejalan yang benar

Kita ibarat air, yang memiliki potensi sangat besar. Bila bergerak, maka akan menghidupkan,menyuburkan, membersihkan, dan memberik manfaat. Namun, sebaliknya bila air menggenang akan membahayakan, berubah warna dan akan menjadi sumber penyakit.

Air merupakan salah satu rahasia Allah yang tak ada habisnya. sumber dari segala kehidupan. Allah berfirman:

وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ

“Sesungguhnya telah Kami jadikan dari air segala sesuatu itu hidup”. (Q.S Al Anbiya’:30)

Air memiliki potensi “raksasa”, menjadi kekuatan dahsyat yang deras tersimpan dalam sebuah bendungan. Akan tetapi derasnya aliran tidak boleh dibiarkan mengalir tanpa arah, misalnya seperti air bah atau banjir

Seperti halnya air, kita juga memiliki potensi “raksasa” atau “dahsyat” yang akan muncul apabila kita bergerak dan terus bergerak. Potensi kita juga hendaknya diarahkan untuk memiliki arah, tujuan, visi, dan misi yang jelas sehingga menjadi sebuah kekuatan yang sangat dahsyat.

Bergerak dan terus bergeraklah ! karena dengan bergerak segalanya akan menjadi hidup, indah, membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain.

Sudahkah kita terus bergerak?

Ramadhan Ini Saatnya Berbagi Lagi, Dompet Dhuafa Targetkan 120 Miliar

 JAKARTA(Jurnalislam.com) – Menjelang Ramadan 1442 H, pandemi Covid-19 masih masih melanda tanah air. Berbagai kebijakan diberlakukan oleh pemerintah demi menjaga seluruh masyarakat dari penyebaran virus Covid-19. Ada sebuah spekulasi menggelitik muncul di tengah masyarakat: “Setelah pandemi melanda selama setahun, bagaimana jika Ramadan tahun ini masyarakat justru enggan berbagi?”

 

Di Ramadhan 1442 H ini, Dompet Dhuafa menggagas seruan gerakan “RAMADAN INI SAATNYA BERBAGI LAGI,” pada Jumat (26/3/2021). Gerakan tersebut mengajak masyarakat untuk lebih peduli kepada sesama, terutama yang terdampak secara langsung dari lesunya ekonomi di tengah pandemi. Yaitu dengan menguatkan sendi-sendi ekonomi dalam kehidupan masyarakat untuk melanjutkan keberlangsungan hidup melalui dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan tentunya Wakaf.

 

“Pada fase awal Covid- 19, banyak masyarakat terketuk dan terpupuk kepeduliannya terhadap masyarakat lainnya yang terdampak. Hal tersebut membuat Dompet Dhuafa berupaya untuk meningkatkan rasa kepedulian tersebut, supaya mampu menciptakan solusi-solusi dari permasalahan yang ada. Dompet Dhuafa menargetkan dapat menghimpun dan mengelola zakat sebesar Rp 120 miliar pada Ramadan tahun ini,” ucap Ahmad Faqih Syarafaddin, Selaku ketua pelaksana Ramadan 1442 H Dompet Dhuafa.

 

Persebaran Covid-19 di Indonesia yang masih mewabah, mengharuskan Dompet Dhuafa untuk lebih maksimal dalam mengoptimalkan jaringannya di 34 provinsi dan 200 zona layanan di nusantara. Kemudian juga mengoptimalkan jaringan global Dompet Dhuafa di 30 negara.

 

Penghimpunan dengan platform digital menjadi salah satu lini utama yang dipersiapkan, lantaran menjadi penyumbang donasi terbesar. Hal tersebut menandakan perubahan perilaku donatur yang semakin mudah dan instan, karena tidak perlu keluar rumah. Rasa yakin dan optimis tercapainya target penghimpunan tersebut sebagaimana Ramadan 1441 H lalu, Dompet Dhuafa berhasil menghimpun dana sebesar Rp 105 Miliar.

 

Selain itu, Dompet Dhuafa juga akan meningkatkan berbagai program yang terstruktur guna memulihkan perekonomian yang menjadi sendi kehidupan masyarakat berbasis digital seperti Sedekah Beras, Indonesia Siap Siaga, Sedekah Quran, Wakaf Alat Kesehatan RS Hasyim Asyari, Bersama Ciptakan Generasi Qur’an, Traktir Makan Saudaramu, Bayar Fidyahmu, Sedekah Subuh, Ramadan Karem Untuk Pengungsi Muslim. Sedangkan untuk program unggulan seperti Tebar Zakat Fitrah, Parsel Ramadan, Parsel Untuk Tenaga Kesehatan dan Parsel Untuk Yatim, akan tetap bergulir sebagai penyemangat aktivitas di tengah pendemi.

 

“Dompet Dhuafa mengajak seluruh lapisan masyarakat saling berbagi dan berkolaborasi untuk memulihkan dampak ekonomi di masyarakat akibat pandemi. Beragam perangkat edukasi sosial pun disiapkan guna membangun empati publik dari yang mampu terhadap yang lemah. Harapan kami, keadaan di mana kita semua mengalami dampak pandemi, akan semakin menjadikan kita solid. Ukhuwah islamiyah dan jalinan kepedulian sosial semakin membuat kita lebih dekat. Rasa saling bantu terhadap yang membutuhkan akan semakin besar,” ujar Nasyith Majidi, selalu Ketua Yayasan Dompet Dhuafa.

 

Menjelang usia ke-28, Dompet Dhuafa berkomitmen menunjukkan sebuah pola pengelolaan zakat yang holistik integralistik dalam memberantas kemiskinan berdasarkan masalah paling mendasar. Di Ramadan 1442 H ini, selain program pemberdayaan masyarakat di sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan dan pengembangan sosial, Dompet Dhuafa juga menjalankan beberapa program intensif seperti sosialisasi zakat, layanan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta tak luput juga respon kebencanaan. Mari berkolaborasi untuk ringankan efek pandemi. Ramadan ini saatnya berbagi lagi, sehingga roda ekonomi kembali berputar seperti sedia kala.

Relawan Kemanusiaan Banten Gelar Baksos dan Pelayanan Kesehatan Gratis

SERANG(Jurnalislam.com) – Relawan kemanusiaan dari berbagai elemen seperti Yayasan Nusa Karya Insani, Pelayanan masyarakat (Yanmas)  Jamaah Ansharusy Syariah Banten, Forum Me-Dan Banten dan Praktek Bidan Aya menghelat bakti sosial dan pelayanan kesehatan gratis di Pondok pesantren  Miftahul Huda Kp. Kepuh, Desa Bantar waru,kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Provinsi Banten, Ahad (28/03/2021).

Rangkaian kegiatan terdiri atas pembagian sembako, pembagian pakaian layak pakai, serta pelayanan kesehatan gratis. Kegiatan ini di mulai dari jam 09.30 pagi dengan di awali  sambutan dari Ustadz Ridwan tokoh Kp. Kepuh, Iswadi Kordinator Forum Me-dan wilayah Banten dan dilanjut dengan Tausiah dari Ustadz Bahar. 

“Saya menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya kepada para Relawan yang begitu peduli ketika di masa pandemi ini. Masyarakat disini aktivitasnya terbatas karena adanya pandemi Covid-19 sehingga  sangat berpengaruh kepada menurunnya perekonomian Masyarakat kp kepuh. Semoga Allah balas kebaikan para relawan dengan pahala yang berlimpah. ” kata Eman, Tokoh Kp. Kepuh dalam sambutannya. 

Iswadi, koordinator acara menyampaikan apresiasi kepada warga  yang menyambut baik para relawan. “Mudah-mudahan apa yang kami berikan bermanfaat untuk warga,” tambahnya.

Sembako yang  dibagikan berupa makanan pokok untuk 60 KK beserta para santri. Layanan Kesehatan juga diberikan seperti pengecekan kesehatan diantara lain adalah pengecekan kehamilan, pengecekan darah dan edukasi tentang reproduksi. 

“Harapan dari pelayanan kesehatan ini yaitu untuk memberi wawasan kepada para warga khususnya remaja agar memiliki kesehatan tubuh yang baik sehingga kelak keturunan nya memiliki fisik yang sehat, bugar serta cerdas dalam hal apapun,” kata bidan Aya kepada Jurnalislam.com.

Warga pun menyampaikan terima kasih kepada para relawan. Salah satu pihak, Ketua yayasan Nusa Karya Insani Tian Munggaran berharap acara ini menjadi ajang silaturahim dan membantu sesama.

Reporter: Muhammad Dyan

Gubernur Sumbar Ajak ASN Pemprov Jadi Penggerak Shalat Subuh Berjamaah

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Buya Mahyeldi, mengajak seluruh aparat sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar yang muslim untuk menjadi penggerak shalat Subuh berjamaah di tempat tinggalnya masing-masing.

Himbauan ini disampaikan Buya Mahyeldi saat memberikan sambutan usai subuh berjamaah di Masjid Raya Sumbar, Padang, dalam rangkaian acara Subuh Madani bersama Ustad Abdul Somad (UAS), Jumat (26/3).

“Silakan menjadi motor untuk shalat Subuh berjamaah di tempat tinggal masing-masing. Dimanapun kita tinggal, jadilah inisiator dan motivator Subuh berjamaah,” kata Mahyeldi.

Mantan walikota Padang ini juga tidak lupa mengingatkan agar ASN tetap mematuhi protokol kesehatan. “Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang telah mengeluarkan petunjuk tentang shalat berjamaah di masjid telah boleh dilaksanakan dengan shaf rapat, tapi harus tetap menjaga jarak sebelum dan setelah shalat,” ujarnya.

Sementara itu, UAS dalam tausiahnya sangat mengapresiasi program Subuh Madani yang dilakukan Pemprov Sumbar. Menurutnya, ada tiga poin utama yang menjadi ciri madani, yaitu sholat berjamaah di masjid, peduli ekonomi masyarakat dan hidup bersama dalam semangat gotong-royong.

Ustadz Abdul Somad juga menyinggung ajakan Subuh berjamaah oleh beberapa kepala daerah yang saat ini menjadi isu negatif. Menurut UAS ajakan pemimpin atau kepala daerah kepada ASN itu sah sah saja, karena itu sudah menjadi bagian tugas dari seorang pemimpin dan himbauan itu hanya untuk yang muslim saja.

Sumber: republika.co.id

Larangan Mudik 2021 Berlaku untuk Seluruh Warga Indonesia, Tak Hanya PNS

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Larangan mudik Lebaran 2021 berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia, tidak hanya untuk pegawai pemerintahan.

Keputusan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Jumat (26/3/2021). “Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat,” ujar Muhadjir dalam konfernesi pers secara virtual, usai rapat.

 

Muhadjir mengatakan, larangan mudik tersebut akan berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

 

Kemudian sebelum dan sesudah waktu tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak pergi kemana-mana.

 

“Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan keluar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu,” kata dia.

 

Adapun pemerintah mengambil keputusan untuk melarang mudik Lebaran 2021 mengingat tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang.

sumber: kompas.com

 

Pemerintah Resmi Larang Mudik Lebaran 2021

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Pemerintah melarang mudik Lebaran 2021 yang berlaku bagi semua pihak. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Jumat (26/3/2021).

 

“Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat,” ujar Muhadjir dalam konferensi pers secara virtual, usai rapat.

 

Keputusan tersebut diambil mengingat tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan Tahun Baru.

 

Dengan demikian, kata dia, salah satu upaya pemerintah yang sedang dilakukan dalam penanganan Covid-19, yakni vaksinasi bisa berjalan maksimal. Muhadjir mengatakan, larangan mudik tersebut akan berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

 

Kemudian, sebelum dan sesudah waktu tersebut, masyarakat diimbau tidak pergi ke mana-mana.

 

“Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu,” kata dia.

sumber: kompas.com

 

Ini Daftar Juara Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadis 13

JAKARTA(Jurnaislam.com)–Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menutup rangkaian Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadis (MHQH)Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud  Tingkat Nasional ke-13 Tahun 2021, Kamis (25/3/2021).

Event tahunan ini berlangsung di Jakarta sejak 22 Maret 2021, dan diikuti 250 penghafal Qur’an dan Hadis dari seluruh penjuru Indonesia.

Dalam seremoni penutupan tersebut, Ketua Dewan Hakim MHQH Said Agil Husun Al-Munawar mengumumkan nama-nama pemenang sesuai Surat Keputusan nomor  01/Kep.DH/MHQH.PS-NAS/XIII/2021.

“Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan bahwa keputusan Dewan Hakim tidak dapat diganggu gugat,” ungkap Said Agil.

Berikut daftar lengkap juara MHQH Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional ke-13 Tahun 2021.

HAFALAN AL-QUR’AN

Kategori: Putri

Cabang 30 Juz
1. Rifdah Farnidah, Banten
2. Istiqomah, Kepulauan Riau
3. Indana Zulfa, DKI Jakarta

Cabang 20 Juz
1. Sri Rahayu Lestari Putri, Kepulauan Riau
2. Qurrota A’yun, Jawa Timur
3. Fitriani, Banten

Cabang 15 Juz
1. Norma, Kalimantan Barat
2. Nabilah Suharso, Sumatera Utara
3. Nur Fadhilah Wahid, Sulawesi Selatan

Cabang 10 Juz
1. Nurul Iffah Khumaira, Sulawesi Tenggara
2. Musta Dewi Indriyani, Kepulauan Riau
3. Fatihah Az-Zahra, Papua

Kategori: Putra

Cabang 30 Juz
1. Yazid Fadhilah, Lampung
2. Bambang Alfino Adi Utomo, Jambi
3. Muhammad Juaini, Nusa Tengggara Barat

Cabang 20 Juz
1. Wildan Syukrillah, Banten
2. Muhammad Adzim Fadlan, Sulawesi Selatan
3. Alfin Firkhan Maulana, DKI Jakarta

Cabang 15 Juz

1. Andi Rahmat Yusuf Ihraja, Sulawesi Selatan
2. Ahmad Faiz Fikri, Sulawesi Tenggara
3. Khairullah, Kepulauan Riau

Cabang 10 Juz

1. Bayu Wibisono Damanik, Riau
2. Uli Satria, Aceh
3. Ali Hamzah Al-Fansuri, Kepulauan Riau

HAFALAN HADIS KITAB UMDATUL AHKAM

Kategori Putra
1. Rozin Nashrullah, Sulawesi Selatan
2. Za’im At-Thory, DKI Jakarta
3. Mohammad Alunk, Jawa Timur