Paragon Raih Desain Pembelajaran Terbaik di Program Magang Kampus Merdeka

JAKARTA(Jurnalislam.com) PT Paragon Technology and Innovation (Paragon) dinobatkan sebagai Mitra dengan Desain Pembelajaran Terbaik dalam Program Magang Kampus Merdeka 2021 Batch 1. Penghargaan ini Paragon dapatkan dalam ajang Anugerah Diktiristek 2021 yang diselenggarakan pada 13 Januari 2022 oleh Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Adapun penghargaan ini diberikan atas pencapaian Paragon dalam menciptakan kurikulum magang yang praktikal, mendalam, serta menyeluruh dalam Program Magang Kampus Merdeka.

 

Program Magang Kampus Merdeka merupakan salah satu program unggulan dari program utama Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kemendikbud-Ristek sejak tahun 2021. Adapun program ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar dapat belajar di luar kelas serta menguasai berbagai keilmuan untuk meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja. Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen untuk memajukan pendidikan di Indonesia, Paragon turut serta dalam program MBKM lewat Paragon Internship Program (PIP). “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang didapatkan oleh Paragon lewat Paragon Internship Program. Kami berharap bisa turut memajukan ekosistem dan kualitas pendidikan di Indonesia lewat program magang kami,” ujar Saniy Shabrina (Head of Paragon University), dalam ajang Anugerah Diktiristek 2021.

 

Menjunjung tinggi budaya inovasi, Paragon memastikan bahwa iklim kerja di PIP mampu mendorong ide-ide luar biasa dari setiap peserta magang. Paragon juga menjamin bahwa setiap peserta PIP mendapatkan kesempatan yang luas untuk bereksplorasi dan menciptakan gebrakan besar tanpa melihat siapa dia dan apa posisinya. “Salah satu yang membedakan Paragon dengan perusahaan kosmetik lainnya adalah innovation mindset yang sudah menjadi nafas Paragon dan diinternalisasikan oleh setiap Paragonian agar selalu memiliki jiwa intrapreneurial,” ujar Hana Putri (Peserta PIP Batch 2).

Setelah sukses dengan meluluskan 64 peserta magang PIP Batch 1, Paragon kembali memberikan kesempatan kepada lebih banyak mahasiswa untuk belajar dan menjadi bagian dari Paragon melalui PIP Batch 2 yang akan berlangsung dari 14 Februari hingga 13 Juli 2022. Selama seleksi berlangsung, Paragon menerima hampir 59 ribu lamaran masuk. Setelah melalui serangkaian seleksi, terpilihlah 154 mahasiswa dari 39 universitas di seluruh Indonesia untuk mengikuti PIP Batch 2. Setiap mahasiswa terpilih akan ditempatkan ke dalam 10 direktorat yang berbeda untuk mendapatkan pelatihan dan tantangan nyata untuk mengasah inovasi dan kreativitas.

 

PIP menjadi perwujudan dari transformasi pendidikan tinggi melalui pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning). Pada program ini, mahasiswa peserta PIP diberikan tantangan untuk berinovasi, mengembangkan kreativitas, kapasitas, kepribadian, hingga kebutuhannya di luar kelas formal. Peserta PIP diberikan pembekalan hard-skill dan soft-skill melalui kelas maupun pengerjaan proyek selama satu semester penuh yang dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman. “Paragon percaya bahwa pendidikan adalah fondasi dalam membangun suatu bangsa. Untuk memajukan pendidikan di Indonesia diperlukan kolaborasi antara berbagai pihak, seperti keterlibatan Paragon dan program ini,” ujar Saniy.

 

 

 

Walau Ganti Logo, Posisi MUI Semakin Kuat Karena Berwenang Memberi Fatwa Halal

JAKARTA(Jurnalslam.com)— Ketua Dewan Pengawas LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sholahuddin Al Aiyub menegaskan bahwa penetapan fatwa halal bagi suatu produk tetap berada di institusinya. Meskipun, label halal MUI digantikan dengan Label Halal Indonesia sesuai Keputusan Kepala BPJPH Nomor 40/2022 soal Penetapan Label Halal.

Ia menyatakan kewenangan fatwa halal bagi suatu produk sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

“UU telah mengatur, fatwa halal tetap ada di MUI. Pemerintah hanya masuk pada wilayah administratif. Sedangkan, substansi penetapan halal ada di MUI,” ujar Sholahuddin kepada CNNIndonesia.com, Minggu (13/3).

Diketahui, Pasal 33 UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang JPH mengamanatkan bahwa penetapan kehalalan produk dilakukan oleh MUI.

Sholahuddin turut membenarkan bahwa label halal milik MUI sebetulnya masih bisa digunakan hingga 2026 mendatang.

Sebab, PP Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal pasal 169 mengatur bentuk logo halal yang ditetapkan oleh MUI, tetap dapat digunakan dalam jangka waktu paling lama 5 tahun terhitung sejak peraturan pemerintah ini diundangkan.

“Betul (label halal MUI masih bisa digunakan hingga 2026) sesuai aturan di atas,” terang Sholahuddin.
Meski demikian, Shalahuddin masih belum mau berkomentar banyak terkait label halal MUI yang digantikan oleh label Halal Indonesia yang diterbitkan Kemenag. Ia menilai kebijakan BPJPH soal label masih berubah-ubah belakangan ini.

“Kita lihat nanti saja. Ini dari BPJPH juga berubah-ubah. Belum lama BPJPH telah merilis logo baru Halal Indonesia yg katanya sudah dipatenkan. Tapi ternyata saat ini berubah lagi,” imbuh dia.

Sebelumnya, Sekretaris BPJPH Kemenag Muhammad Arfi Hatim mengatakan label Halal Indonesia menjadi tanda suatu produk telah terjamin kehalalannya dan memiliki sertifikat halal yang diterbitkan BPJPH.

Karenanya, label halal itu wajib dicantumkan pada kemasan produk, bagian tertentu dari produk, dan/atau tempat tertentu pada produk.

“Label Halal Indonesia ini selanjutnya wajib dicantumkan pada kemasan produk, bagian tertentu dari produk, dan/atau tempat tertentu pada produk,” ucap Arfi.

sumber: cnnindonesia

Dosen Fakultas Tarbiyah Diminta Bimbing Mahasiswa Jadi Pemimpin

KALTENG(Jurnalislam.com) — Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi meingatkan semua tenaga pendidik untuk menghasilkan lulusan dan sumber daya yang dapat memenuhi kepentingan nasional dan berperan aktif menjadi pemimpin perubahan.

Hal ini disampaikan Wamenag saat membuka kegiatan Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah Senin (14/2/2022).

Dikatakan Wamenag, perguruan tinggi keagamaan harus dapat mempersiapkan mahasiswa yang berperan aktif menjadi pemimpin perubahan, mampu membaca tanda-tanda zaman.

“Kehati-hatian, ketelitian dan objektifitas adalah karakter pokok bagi bapak ibu selaku akademisi dan pendidik untuk mencermati fakta dan kondisi sekarang ini,” jelas Zainut.

“Kita juga dituntut untuk dapat mengatasi sisi lain dari akselerasi penggunaan teknologi informasi. Sisi lain itu adalah masalah literasi informasi, termasuk validasi informasi, juga etika berkomunikasi agar penyakit seperti misinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian dapat diminimalisir,” imbuhnya.

Senada dengan Wamenag, ketua FORDETAK Sururin mengatakan bahwa para Dekan Tarbiyah dan Keguruan Se Indonesia ini sepakat untuk mewujudkan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat regional dal global.

“FORDETAK juga merancang program-program yang bersifat strategis, seperti merancang roadmap pendidikan Islam Indonesia menyongsong Indonesia Emas 2045, menghidupkan kembali konsorsium nasional pendidikan Islam hingga melakukan advokasi terkait RUU Sisdiknas agar berbagai pihak terkait dilibatkan dalam perumusan RUU Sisdiknas,” terang Sururin.

Tampak hadir, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah Noor Fahmi, Rektor IAKN Palangkaraya Telhalia, Rektor IAHN Tampung Penyang Palangkaraya I Ketut Subagiasta dan Kepala Kan Kemenag Kota Palangkaraya Nur Widiantoro.

 

Innalillahi, Guru Besar Hukum Unpar Prof. Asep Warlan Meninggal Dunia

BANDUNG(Jurnalislam.com)-Inalillahi Wainna ilaihi rajiuun. Guru besar Universitas Parahyangan (Unpar) Asep Warlan Yusuf meninggal dunia di ICU RSHS Bandung, Selasa (15/3/2022).

Informasi yang dihimpun MPI, Asep Warlan meninggal diduga karena Covid-19. Asep Warlan telah mengalami perawatan sejak beberapa pekan terakhir di RSHS

Rektor Unpar Mangadar Situmorang mengkonfirmasi bahwa benar Prof. Asep Warlan Yusuf telah berpulang. Dia mengungkapkan dukacitanya atas kepulangan Prof. Asep Warlan. Rektor menuturkan, UNPAR kehilangan besar atas kepergian Prof. Asep Warlan Yusuf.

“Prof. Asep merupakan seorang guru besar, intelektual, dan cendekiawan ilmu hukum yang sangat cerdas, piawai, sekaligus sangat bersahabat. Beliau merupakan figur cendekiawan yang tidak saja berkutat dengan tugas pengajaran dan pendidikan,” tutur Rektor dalam keterangan resminya.

Prof. Asep Warlan dikenal sebagai sosok yang kritis. Beliau juga tercatat sebagai Dewan Pakar Aliani Nasional Anti Syiah (ANNAS)

sumber: okezone.com

Sidang Itsbat Akan Digelar Jumat 1 April 2022

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) Awal Ramadan 1443 Hijriah secara hybrid, pada Jumat, 1 April 2022 atau bertepatan dengan 29 Syakban 1443 Hijriah.

“Karena masih pandemi, sidang akan kembali digelar secara hybrid, dalam arti gabungan antara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (14/3/2022).

Kamaruddin menjelaskan, secara luring sidang isbat akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi Kemenag, Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Jumlah peserta yang hadir dibatasi sesuai ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.  Sementara, sebagian peserta lainnya, akan berpartisipasi melalui telekonferensi melalui jaringan internet.

“Meski lebih longgar dari ketentuan tahun sebelumnya, kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Misalnya, ruang sidang telah disemprot disinfektan dan tempat duduk diatur berjarak. Peserta juga akan diperiksa suhu tubuh dan harus menggunakan masker,” jelasnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib menambahkan, sidang isbat digelar sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sidang isbat selalu digelar pada tanggal 29 bulan sebelumnya pada kalender hijriah.

Sidang isbat akan melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, duta besar negara sahabat, dan perwakilan ormas Islam. Sidang ini juga akan melibatkan perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan undangan lainnya.

“Kami juga mengundang pimpinan MUI dan Komisi VIII DPR RI untuk hadir dalam sidang,” katanya.

Adib menerangkan, sidang isbat akan dibagi menjadi tiga tahap. Pertama, pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1443 H berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi). Pemaparan dilakukan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag mulai pukul 17.00 WIB. “Sesi ini terbuka dan akan disiarkan melalui live streaming,” ujar Adib.

Kedua, pelaksanaan Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1443 Hijriah. Sesi ini digelar secara tertutup setelah Salat Magrib. Selain data hisab (informasi), sidang isbat juga akan merujuk pada hasil rukyatul hilal (konfirmasi) yang dilakukan Tim Kemenag pada 78 lokasi di seluruh Indonesia.

“Tahap ketiga, telekonferensi pers hasil sidang isbat akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media sosial Kemenag,” tambahnya.

 

Afghanistan Perkuat Hubungan dengan Turki

TURKI(Jurnalislam.com)-– Menteri luar negeri Afghanistan pada hari Sabtu (12/03/2022) bertemu dengan diplomat tinggi Turki di sela-sela Forum Diplomasi Antalya.

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan bilateralnya dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, Amir Khan Muttaqi mengatakan negaranya berusaha untuk meningkatkan dan memperkuat hubungannya dengan Ankara.

Muttaqi berterima kasih kepada Ankara karena “memberi kesempatan” untuk berpartisipasi dalam acara tersebut, yang diadakan di provinsi resor selatan Antalya, serta atas “bantuan kemanusiaan” yang diberikan Turki kepada Afghanistan.

Turki telah mengirim tiga kereta khusus ke Afghanistan tahun ini yang membawa pasokan darurat.

Di bawah payung Otoritas Manajemen Bencana dan Emergensi (AFAD) yang dikelola negara, setidaknya 11 organisasi kemanusiaan dari Turki berkontribusi pada pengiriman bantuan kemanusiaan ke Afghanistan, yang menghadapi krisis pangan ekstrem dan sangat membutuhkan bantuan.

“Pesan kami di forum ini adalah bahwa diplomasi harus digunakan untuk kerja sama satu sama lain, dan bukan untuk menguji kekuatan satu sama lain,” tegas Muttaqi.

Seraya menggambarkan forum itu “sangat sukses,” pejabat Afghanistan itu mengatakan dia memberi pesan bahwa “diplomasi seharusnya tidak menjadi kebutuhan negara-negara lemah. Diplomasi juga harus digunakan oleh kekuatan besar untuk kerjasama satu sama lain,” katanya.

“Kami juga menyampaikan pesan kami kepada dunia, terutama Amerika Serikat, bahwa kami harus mengakhiri penggunaan opsi taktik tekanan terhadap Afghanistan dan marilah kami menggunakan opsi kerja sama antara satu sama lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan situasi saat ini di negaranya,
“Setelah empat dekade perang, Afghanistan saat ini memiliki perdamaian yang bagus, kami memiliki pemerintah pusat, ancaman Daesh telah dihilangkan.” katanya.

“Ini terkendali dan damai.” sambungnya.

Dia juga mengatakan ada sekitar “10 juta siswa menghadiri pendidikan dasar dan menengah dan 442.000 pria dan wanita menghadiri dan mencapai pendidikan tinggi.” terangnya.

“Kami ingin hubungan positif dengan dunia,” kata Muttaqi, menggarisbawahi niat Afghanistan juga untuk menjadi pusat ekonomi bagi dunia.

Sebagaimana telah diketahui, Taliban mendapatkan kembali kekuasaannya pada Agustus 2021 di tengah penarikan pasukan asing dan runtuhnya pemerintah yang didukung AS. Pemerintahan sementara, bagaimanapun, belum mendapatkan pengakuan internasional.

Sementara pendanaan internasional sebagian besar masih ditangguhkan, miliaran dolar aset negara di luar negeri yang sebagian besar di AS juga dibekukan.

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), separuh populasi sekarang menghadapi kelaparan akut, lebih dari 9 juta orang kehilangan tempat tinggal, dan jutaan anak putus sekolah. (Bahri)

Sumber: Anadolu Agency

Kemenag Klaim Logo Halal Tidak Berbudaya Jawa

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Label Halal Indonesia banyak mendapat perhatian dari masyarakat. Beberapa pihak menilai kalau label baru ini jawa sentris karena berbentuk gunungan wayang dan motif batik lurik atau surjan.

Kapala Pusat Registrasi Sertifikasi Halal pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag, Mastuki, mengatakan bahwa pemilihan bentuk gunungan dan batik lurik dalam label Halal Indonesia bukan berarti jawa sentris.

“Pemilihan label halal yang menggunakan media gunungan wayang dan batik lurik itu tidak benar kalau dikatakan jawa sentris,” tegasnya di Jakarta, Senin (14/3/2022).

Ada tiga penjelasan yang disampaikan Mastuki terkait hal ini. Pertama, baik wayang maupun batik sudah menjadi warisan Indonesia yang diakui dunia. Keduanya ditetapkan Unesco sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya non bendawi (intangible heritage of humanity). “Wayang ditetapkan pada 2003, sedang batik ditetapkan enam tahun kemudian, yaitu pada 2009,” ujar Mastuki.

“Karenanya, baik batik maupun wayang, keduanya adalah representasi budaya Indonesia yang bersumber dari tradisi, persilangan budaya, dan hasil peradaban yang berkembang di wilayah nusantara,” sambungnya.

 

Kedua, penetapan label halal Indonesia dilakukan melalui riset yang cukup lama dan melibatkan ahli. BPJPH tidak serta merta menetapkan label halal ini hanya pada satu pertimbangan, tapi banyak sekali pertimbangan. Pertimbangan besarnya adalah bagaimana label yang akan menjadi brand untuk produk yang beredar di Indonesia maupun luar megeri dan bersertifikat halal itu memiliki makna, diferensiasi, konsistensi, dan distingsi (keberbedaan).

“Distingsi ini bukan asal berbeda, tapi keberbedaan yang menjadi ciri khas dari Indonesia, sekaligus menghubungkan antara keindonesiaan dan keislaman. Keduanya sudah menyatu dalam peradaban kita beratus tahun, sehingga penggunaan elemen bentuk, elemen warna dari budaya yang berkembang di Indonesia sangat sah dan dapat dipertangungjawabkan,” paparnya.

Ramuan dari berbagai elemen bentuk, corak, dan warna itulah yang menjadi dasar desain label halal. Ditambah dengan studi elemen visual bentuk logo/label yang digunakan Badan/Lembaga Sertifikasi Halal seluruh dunia. “Ada 12 (duabelas) opsi/alternatif desain label halal yang disodorkan ke BPJPH dengan berbagai bentuk yang sangat kaya merepresentasikan kekayaan budaya Islam dan Indonesia”, tambahnya.

Ketiga, gunungan wayang, tidak hanya digunakan di Jawa. Dalam sejumlah tradisi masyarakat yang lekat dengan wayang, juga menggunakan gunungan.  Misalnya, wayang Bali dan wayang Sasak. “Wayang Golek yang berkembang di Sunda juga menggunakan gunungan,” tandasnya

 

Arab Saudi Eksekusi Mati 81 Orang dalam Sehari, Termasuk Anggota ISIS dan Syiah Houthi

RIYADH(Ju – Arab Saudi mengeksekusi 81 pria termasuk tujuh warga Yaman dan satu warga Suriah pada Sabtu (12/03/2022), kata kementerian dalam negeri, saat eksekusi massal terbesar kerajaan itu dalam beberapa dekade.

Jumlah tersebut mengalahkan eksekusi masal yang pernah terjadi di sana, 67 eksekusi pada tahun 2021 dan 27 eksekusi pada tahun 2020.

Pelanggaran meliputi dari bergabung dengan kelompok-kelompok militan hingga penganut aliran sesat, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Orang-orang ini, berjumlah 81 orang, dihukum karena berbagai kejahatan termasuk membunuh pria, wanita dan anak-anak yang tidak bersalah,” bunyi pernyataan itu.

“Kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang ini juga termasuk berjanji setia kepada organisasi teroris asing, seperti ISIS (Islamic State), al-Qaeda dan Houthi,” tambahnya.

Pihak kementerian tidak menjelaskan bagaimana proses eksekusi dilakukan.

Orang-orang itu termasuk 37 warga negara Saudi yang dinyatakan bersalah dalam satu kasus karena mencoba membunuh petugas keamanan dan menargetkan kantor polisi dan konvoi, tambah pernyataan itu.

Eksekusi massal itu kemungkinan akan membawa kembali perhatian dunia pada catatan hak asasi manusia Arab Saudi disaat kekuatan dunia terfokus pada invasi Rusia ke Ukraina.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh Arab Saudi memberlakukan undang-undang yang membatasi ekspresi politik dan agama, dan mengkritiknya karena menggunakan hukuman mati, termasuk untuk terdakwa yang ditangkap ketika mereka masih di bawah umur.

“Ada tahanan karena keyakinan di hukuman mati Saudi, dan yang lainnya ditangkap sebagai anak-anak atau didakwa dengan kejahatan tanpa kekerasan,” kata Soraya Bauwens, wakil direktur badan amal anti hukuman mati Reprieve.

“Kami mengkhawatirkan setiap orang dari mereka yang mengikuti aksi impunitas yang brutal ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Arab Saudi membantah tuduhan adanya pelanggaran hak asasi manusia dan menegaskan bahwa mereka melindungi keamanan negara melalui undang-undangnya.

Kantor berita negara SPA mengatakan terdakwa diberikan hak untuk mendapatkan pengacara dan dijamin hak penuh mereka di bawah hukum Saudi selama proses peradilan.

Kerajaan itu pernah mengeksekusi 63 orang dalam satu hari pada tahun 1980, setahun setelah pemberontak merebut Masjidil Haram di Mekah, menurut laporan media pemerintah.

Sebanyak 47 orang, termasuk ulama terkemuka Muslim Syiah Nimr al-Nimr, dieksekusi dalam satu hari pada tahun 2016. (Bahri)

Sumber: Reuters

Asrama Haji Ingin Dimanfaatkan untuk Kegiatan Sosial dan Ekonomi

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief ingin mengoptimalkan fungsi layanan asrama haji. Hilman berharap asrama tidak hanya digunakan untuk fungsi layanan jemaah semata, tapi dapat memainkan peran kebermanfaatan bagi masyarakat yang lebih holistik.

Hal ini disampaikan Hilman sebagai respon atas semakin baiknya fasilitas sarana prasarana asrama haji di berbagai daerah. “Sarana prasarana asrama haji sudah sangat baik, setara hotel bintang tiga. Fungsinya akan kami optimalkan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya usai meresmikan Asrama Haji Aceh di Banda Aceh, Sabtu (12/3/2022).

“Kita akan perkuat hajj-preneurship, jaringan kerjasama dan kemitraan, Aset yang kita memiliki cukup besar sehingga harus bisa menjadi income generating,” sambungnya.

Hilman mengakui bahwa selain sebagai tempat bimbingan manasik haji, asrama juga sudah digunakan masyarakat untuk berkegiatan. Misalnya, asrama digunakan untuk menggelar rapat-rapat kerja organisasi massa dan juga untuk hajatan.

“Saya berharap optimalisasi fungsi asrama haji bisa lebih dari itu. Sebab, potensinya memang sangat besar dan juga kompetitif,” jelas Hilman.

“Saya harap ke depan, asrama haji bisa dimodifikasi menjadi tempat pendidikan dan pelatihan, olahraga, pesantren kilat, bahkan kegiatan ekonomi semisal bazar dan lainnya,” sambungnya.

Optimalisasi peran asrama haji ini, lanjut Hilman, akan menambah nilai manfaat asrama. Semakin bermanfaat, akan tumbuh juga rasa memiliki masyarakat.

“Inisiatif ini juga akan menambah pemasukan bagi negara sebagai PNBP,” jelasnya.

Hilman berkomitmen agar proses optimalisasi asrama haji ini bisa dilakukan pada tahun ini.

 

Hanya di Bulan Maret, Enam Pemuda Palestina Telah Dibunuh Tentara Israel

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Ratusan warga Palestina mengambil bagian pada hari Rabu (09/03/2022) dalam pemakaman Ahmad Seif (23 tahun), yang ditembak oleh pasukan Israel di desa Burqa, sebelah barat Nablus, di Tepi Barat yang diduduki.

Seif meninggal karena luka yang dideritanya setelah ditembak oleh pasukan Israel di pintu masuk desa pada 1 Maret. Dia berada di bawah perawatan intensif di rumah sakit Al-Najah di kota Nablus, dan dinyatakan meninggal pada Selasa malam.

Direktur unit perawatan intensif di rumah sakit Al-Najah mengatakan kepada The New Arab, bahwa Seif telah terkena empat peluru tajam, tiga di antaranya di dada dan perutnya, menghancurkan organ dalam, dan satu di kakinya, memotong arteri utama.

Menurut media Israel, tentara Israel mengatakan bahwa tentaranya merespon dengan tembakan setelah bom molotov dilemparkan ke arah mereka.

Kematian Seif “memiliki dampak besar di seluruh desa”, kata sepupunya, Imad Seif, kepada The New Arab. “Dia dihargai dan dihormati oleh semua orang”, sambungnya.

“Ahmed bekerja di konstruksi dan adalah seorang pemuda pekerja keras,” kata Imad Seif, “dia menabung untuk pernikahannya yang seharusnya dilakukan dalam beberapa pekan lagi, dan tunangannya adalah perawat yang magang di rumah sakit Al-Najah, tahu bahwa dia telah terluka ketika dia dibawa sebagai kasus darurat”.

Desa Burqa telah menjadi pusat bentrokan kekerasan antara warga Palestina dan pemukim Israel serta pasukan sejak Desember.

“Pada akhir Desember, pemukim Israel datang ke Burqa dalam jumlah besar dan menyerang rumah dan lahan pertanian,” kata Dhirar Abu Amr, seorang penduduk Burqa dan aktivis setempat, kepada The New Arab.

“Pemuda desa bentrok dengan mereka, dan kemudian dengan tentara Israel, yang datang untuk melindungi para pemukim, dan sejak itu bentrokan tidak berhenti”, katanya.

“Ahmed berada di garis depan bentrokan sejak awal,” kata Abu Amr, “dia meninggal pada saat ketegangan dan kemarahan tinggi di desa, dan kematiannya akan meningkatkan kemarahan ini.”

Ahmad Seif adalah pemuda Palestina keenam yang dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal Maret. Pada hari pertama bulan itu, pasukan Israel membunuh seorang warga Palestina berusia 22 tahun dan 18 tahun di kamp pengungsi Jenin, utara Tepi Barat, dan seorang anak berusia 19 tahun di desa Beit Fajjar, dekat Betlehem.

Pekan lalu, pasukan Israel membunuh seorang anak berusia 19 tahun di kota tua Yerusalem setelah dia menikam dua perwira Israel dan seorang anak berusia 16 tahun selama bentrokan di kota Abu Dis, selatan Yerusalem. (Bahri)

Sumber: The New Arab