Jaysh al-Islam Bunuh Puluhan Pasukan IS di Dekat Damaskus

dht_0SURIAH (Jurnalislam.com) – Jaysh al-Islam mengumumkan terbunuhnya puluhan militan Islamic State (IS) pada hari Ahad (14/08/2016) di wilayah “al-Hajar al-Aswad” dekat kamp pengungsi “Yarmouk” Damaskus.

Koresponden ElDorar AlShamia mengatakan para pejuang Jaysh al-Islam melancarkan operasi mmendadak terhadap bangunan yang dikuasai IS di wilayah Zein, distrik al-Hajar al-Aswad dan menyatakan puluhan pasukan musuh yang terbunuh dan terluka di tengah pertempuran.

Selain mengalahkan pasukan rezim Syiah Assad, faksi-faksi perlawanan Suriah menggagalkan rencana serangan IS dan faksi sekutunya di Damaskus, saat berupaya menjangkau wilayah tersebut.

Sepekan sebelumnya Jaysh al-Islam mengumumkan terbunuhnya 28 pasukan Syiah Nushairiyah Assad dan melukai puluhan lainnya, serta menyita berbagai senjata dan amunisi dalam operasi militer “Zat al-Reqa” di daerah Ghouta timur, Senin lalu.

 

Deddy | Al Shamia | Jurnalislam

Tokoh Islam Banyuwangi: Beredarnya MIRAS Berarti Merelakan Ummat Menanggung Azab


IMG-20160815-WA000BANYUWANGI (Jurnalislam.com)
– Menyikapi maraknya peredaran minuman keras di Banyuwangi Gus Ihsan, salah satu tokoh Islam di Rogojampi menyatakan bahwa pihak Petugas Keamanan harus tanggap dan waspada akan bahaya peredaran miras.

“Jangan remehkan bahaya miras sebagai induk dari berbagai kejahatan. Lengah dengan miras beredar berarti merelakan ummat untuk menanggung azab” tegasnya saat ditemui Jurniscom jum’at, (12/8/2016).

Sebelumnya diberitakan berdasarkan laporan warga, penyelundupan miras dari Bali ke Banyuwangi, berhasil digagalkan.

Seorang pengepul miras asal Dusun Amerthasari, Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi, Ketut ND berhasil diamankan aparat Polsek Rogojampi di lampu merah Lincing, kurang lebih 20 meter selatan mapolsek.

Ketut ND bersama istrinya pada kamis pagi (11/8/2016) dihentikan kendaraannya oleh sejumlah Petugas Keamanan. Sebanyak 41 botol arak Bali yang dikemas dalam botol bekas air mineral ukuran 500 mililiter ditemukan aparat dan disita.

Saat dihubungi sejumlah awak media, Kapolsek Rogojampi Kompol Toha Khoiri menyatakan, miras itu ternyata dipasok dari Karangasem, Bali, melalui jalur darat.

Ketut-ND-dan-istri-bersama-BB-arak-Bali (1)

Pelaku yang kini berdomisili di kediaman istrinya di wilayah Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, mendapat kiriman miras berkadar alkohol tinggi dalam kemasan jerigen.

“Per jerigen dibeli seharga Rp 700-750 ribu. Volumenya 30 liter,” tandas Kompol Toha Khoiri.

Setiba di kediamannya, miras itu kemudian dikemas ulang dalam botol bekas air mineral ukuran setengah liter. Miras dalam kemasan botol itu selanjutnya dipasarkan ke sejumlah pedagang dengan sistem titip. Perbotol ukuran 500 mililiter dibandrol Rp 15 ribu.

Reporter: Budi | Editor: Irfan Yusuf | Jurnalislam

Pasukan Kurdi Irak Lancarkan Serangan Baru ke Mosul

epaselect epa05483794 Peshmerga forces leave a base as they take part in an operation to liberate several villages currently under the control of the Islamic State southeast of Mosul, north Iraq, 14 August 2016. The operation aims to recapture 11 villages, according to sources thus far six were successfully retaken with the help of US-led air support. The liberation of the villages from Islamic State forces serves as a buffer zone to protect Kurdish held-cities from IS attacks and is a stepping stone to eventually recapture the city of Mosul itself.  EPA/ANDREA DICENZO

IRAK (Jurnalislam.com) – Pasukan Peshmerga Kurdi meluncurkan serangan baru terhadap posisi Islamic State (IS) awal hari Ahad (14/08/2016), sebagai bagian dari operasi untuk merebut ibukota de facto IS, Mosul, kata seorang pejabat Kurdi, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad.

Serangan diawali penembakan berat dan serangan udara koalisi pimpinan AS terhadap pasukan IS, seorang koresponden Reuters melaporkan dari Wardak, 30 km (19 mil) dari sebelah tenggara Mosul.

Pasukan IS melawan dengan menembakkan mortir ke pasukan yang maju dan meledakkan sedikitnya satu bom mobil. Kepulan asap hitam terlihat naik dari lokasi.

Seorang komandan Peshmerga mengklaim enam desa telah direbut dari kelompok IS pada tengah hari.

Militer Irak dan pasukan Peshmerga dari wilayah pemerintahan Kurdi secara bertahap mengambil posisi di sekitar Mosul, 400 km (250 mil) utara Baghdad.

Pemimpin IS Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan “khalifah” sepihak mencakup wilayah Irak dan Suriah dari Masjid Agung Mosul pada tahun 2014.

Mosul adalah pusat perkotaan terbesar di bawah kendali IS, dan sebelum perang memiliki populasi hampir 2 juta penduduk.

Kejatuhan Mosul akan menandai kekalahan efektif IS di Irak, menurut Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, yang mengatakan ia bertujuan merebut kembali Mosul tahun ini.

Operasi yang dimulai pada hari Ahad adalah bagian dari persiapan untuk serangan ke kota Mosul, kata seorang pejabat Kurdi yang menolak untuk diidentifikasi.

Militer Irak berusaha untuk maju dari selatan. Pada bulan Juli mereka menguasai lapangan terbang Qayyara, 60 km (35 mil) selatan Mosul, yang akan berfungsi sebagai pos utama serangan.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Imam Masjid Jami Al-Furqan New York Dibunuh di Ozone Park

newyorkimam

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Seorang imam dan seorang laki-laki ditembak di kepala hingga tewas di New York Sabtu (13/08/2016), kata polisi, dalam serangan dengan motif yang tidak jelas.

Tembakan terdengar sebelum pukul 14:00 (1800 GMT) di dekat sebuah Masjid di lingkungan Ozone Park, Queens.

Kedua orang itu dibawa ke Rumah Sakit terdekat Jamaica Hospital, di mana imam Maulama Akonjee, 55, dinyatakan meninggal, juru bicara dari Kantor Wakil Komisaris dan Informasi Publik New York mengatakan kepada AFP.

Laki-laki tak dikenal yang berusia 64 tahun tersebut juga kemudian menyerah pada luka-lukanya, kata juru bicara itu.

Polisi mengatakan motif serangan tidak diketahui.

“Tidak ada bukti dalam penyelidikan awal yang menunjukkan bahwa mereka menjadi sasaran karena iman keyakinan) mereka,” kata polisi kepada wartawan.

Kedua orang itu didekati dari belakang oleh tersangka, yang saksi lihat melarikan diri dari tempat kejadian dengan pistol setelah penembakan, menurut polisi.

Imam Maulama Akonjee, 55 tahun, dan rekannya yang berusia 64 tahun, Thara Uddin, ditembak di bagian belakang kepala saat mereka meninggalkan Masjid Jami Al-Furqan di wilayah Ozone Park, Queens sesaat sebelum pukul 14:00 waktu setempat.

 

Deddy | AFP | Jurnalislam

Pakistan Persembahkan Hari Kemerdekaannya untuk Muslim Kashmir

pakistanindependenceday

ISLAMABAD (Jurnalislam.com) – Pakistan merayakan hari kemerdekaan ke-70 pada hari Ahad (14/08/2016) dengan aksi unjuk rasa, upacara pengibaran bendera dan kembang api di seluruh negeri, World Bulletin melaporkan, Ahad.

Perdana Menteri Nawaz Sharif mendedikasikan perayaan untuk wilayah Kashmir, yang terbagi antara Pakistan dan India dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sedikitnya 58 warga Muslim Kashmir tewas akibat tembakan oleh pasukan India selama bentrokan selama bulan lalu.

“Saya mendedikasikan 14 Agustus tahun ini untuk kebebasan Muslim Kashmir (yang dikuasai India). Saya mendedikasikannya untuk orang-orang yang telah berani menghadapi penindasan negara tapi terus menghidupkan semangat kebebasan,” kata Sharif dalam pesan kemerdekaannya.

Dia juga mengenang 70 orang yang tewas akibat ledakan baru-baru ini di sebuah rumah sakit di kota barat daya Quetta, menyatakan pujian kepada pasukan keamanan “yang mengorbankan hidup mereka untuk melindungi kemerdekaan ini.”

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

FPI Gelar Mukernas Ke – 3 di Lebak Banten

IMG-20160814-WA0018

LEBAK (Jurnalislam.com) – Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) menggelar pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-3 di Markaz FPI Banten, bertempat di Ponpes Al-Futuhiyah Islamiyah Lebak Banten, Ahad (14/8/2016).

Berdasarkan informasi yang diterima Jurnalislam.com, Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, hadir dalam pembukaan Mukernas beserta jajaran pengurus dan Dewan Syuro DPP FPI, para Imam Daerah dari berbagai provinsi, serta jajaran pengurus DPD dan DPW dari berbagai cabang seluruh Indonesia.

Selain itu, nampak hadir pula para ulama dan habaib dari Banten dan kota-kota lainnya. Dari aparat hadir Kapolda Banten dan jajarannya.

Imam FPI Banten, Buya Ahmad Qurthubi Jaelani menyambut baik segenap keluarga besar FPI dan bahagia karena dipercaya menjadi tuan rumah Mukernas FPI kali ini.

“Saya merasa sangat bahagia dan bangga Banten dipercaya sebagai tuan rumah Mukernas FPI,” katanya di hadapan ribuan peserta Mukernas FPI, Ahad (14/8) di Masjid Pondok Pesantren Al Futuhiyah Cipanas Lebak Rangkasbitung, Banten.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Ahmad Dofiri ikut memberi sambutan, ia mengatakan bahwa dirinya sudah mengenal FPI sejak lama dan sudah pernah bertemu dan berkunjung ke Markaz Besar FPI di Jakarta beberapa tahun silam. Kapolda yang baru beberapa bulan serah – terima jabatan itu menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara ulama dan umara.

Pembukaan Mukernas ditutup dengan doa oleh Ketua Dewan Syuro DPP FPI, KH. Misbahul Anam.

Mukernas dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, mulai ahad (14/8) hingga selasa (16/8).

 

Reporter: Muhammad Fajar & Findra | Editor: Deddy | Jurnalislam

 

Inilah Alasan Mahasiswa Palestina Urungkan Bom Syahid di dalam Bus Israel

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Situs Walla Israel menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan intelijen zionis terhadap pelaku aksi bus di Al-Quds yang sebelumnya akan melakukan aksi bom syahid di dalam bus dan pada detik-detik terakhir ia membatalkanya dan berujung pada ditangkapnya oleh pasukan Zionis.

Abu Hasan (20 tahun) mengungkapkan tentang gagalnya operasi mati syahid di dalam kenndaraan umum Israel di kota Al-Quds.

Sebagaimana disebutkan Walla yang diterjemahkan oleh pusat infopalestina, Sabtu (13/08/2016) menyebutkan, tadinya ia berniat meledakan dirinya di sebuah bis, namun aksinya itu diurungkan mengingat terdapat sejumlah anak-anak.

“Tadinya saya akan meledakan bus tersebut mengingat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para pemukim Zionis yang hampir tiap hari dilakukannya ke Al-Aqsha,” kata Abu Hasan, seorang mahasiswa fakultas teknik universitas Hebron.

“Saya tidak menyesal mengurungkan niat tersebut. Yang kami inginkan adalah melindungi bumi ini dari penjajahan zionis, lanjut Abu Hasan, keputusan menggagalkan bom syahidnya bersumber dari hasil pemikiran pribadinya

Abu Hasan tinggal bersama ibunya di distrik Bet Awala. Ia juga menjelaskan salah seorang pendukung gerakan Hamas, ia telah merencanakan aksinya sejak hari-hari terakhir di bulan Ramadhan yang lalu. Ia telah belajar bagaimana cara membuat bom melalui youtube dan berbagai situs di internet. Ia juga telah mengadakan beberapa kali uji coba dengan bom pipanya sebelum aksinya di wilayah Hebron, bahkan ia juga telah menuliskan surat wasiat sesaaat sebelum melakukan aksinya.

Ia menjelaskan, dirinya telah merencanakan aksinya pada Kamis, 14 Juli, namum ia membatalkanya dan memutuskan untuk kembali ke ladang zaitun yang digunakanya untuk tidur saat malam tiba.

Pada besok harinya ia menggunakan baju olah raga agar tidak dicurigai. Saat ia naik sebuh bis, ternyata terdapat sejumlah anak-anak kecil. Lalu ia turun lagi untuk mencari target baru. Sebelumnya juga berencana akan melakukan aksi syahidnya di sebuah rumah makan di jalan Yava, setelah ia menggagalkanya di bis tersebut. Kemudian ia memutuskan untuk menunggu hingga banyak orang sambil makan di rumah makan tersebut yang kebetulan masih kosong. Beberapa lamanya ia menunggu ternyata rumah makan tersebut masih saja kosong sehingga penantianya sia-sia. Akhirnya ia kembali ke setasiun kereta api ringan untuk mencari target baru, namun rencana tersebut keburu diketahui oleh polisi stasiun dan langsung ditangkap.

Sejumlah aksi heroic yang dilakukan para pahlawan Palestina gagal dilakukan oleh sebab anak-anak dan wanita yang akan menjadi korbanya. Hal ini menunjukan moralitas tinggi para pahlawan tersebut dan sangat beradabnya perang yang dilancarkan Palestina terhadap Israel. Berbeda 180 derajat dengan aksi-aksi Zionis yang tak pernah memperhitungkan korban, tak memperhartikan nilai-nilai kemanusiaan bahkan tak bermoral sama sekali.

 

Infopalestina

Serangan Udara Rezim dan Rusia Tetap Targetkan Rumah Sakit dan Pasar, Puluhan Tewas

In this image made from video and posted online from Validated UGC, a Civil Defense worker carries a child after airstrikes hit Aleppo, Syria, Thursday, April 28, 2016. A Syrian monitoring group and a first-responders team say new airstrikes on the rebel-held part of the contested city of Aleppo have killed over a dozen people and brought down at least one residential building. The new violence on Thursday brings the death toll in the past 24-hours in the deeply divided city to at least 61 killed. (Validated UGC via AP video)

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 90 orang tewas dalam serangan udara malam Sabtu oleh rezim Syiah Suriah dan pasukan Rusia di Suriah, menurut monitor dan aktivis oposisi, lansir Aljazeera Sabtu (13/08/2016).

Kebanyakan orang tewas di seluruh provinsi Aleppo, di mana lebih dari 300.000 warga sipil tinggal di wilayah yang dikuasai pejuang Suriah.

Serangan udara menghantam satu-satunya rumah sakit untuk wanita dan anak-anak di kota Kafr Hamra, menewaskan dua staf, termasuk perawat, sementara 10 orang diselamatkan dari puing-puing, kata Pertahanan Sipil Suriah (the Syrian Civil Defence).

Serangan udara juga menghantam sebuah pasar di kota terdekat Urem al-Kubra, menewaskan sedikitnya enam orang, menurut Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR).

Urem al-Kubra terletak di jalan yang menghubungkan Aleppo ke provinsi utara Idlib yang dikuasai mujahidin Suriah, yang juga mengalami pemboman intens.

“Ini adalah salah satu korban tewas tertinggi yang telah kita lihat dalam beberapa hari terakhir,” kata reporter Al Jazeera Reza Sayah, melaporkan dari Gaziantep di sisi Turki perbatasan Suriah-Turki.

Militer Rusia mengumumkan penghentian serangan udara tiga jam per hari di Aleppo untuk memungkinkan konvoi kemanusiaan masuk pada hari Kamis, namun serangan rezim dan Rusia tetap berlangsung, PBB mengatakan bahwa tiga jam per hari tidak cukup untuk membantu warga sipil yang terperangkap. (baca juga: Rusia Tetap Gempur Aleppo Walaupun Sebelumnya Umumkan Jeda)

“Statistik suram terlihat, dan PBB serta masyarakat internasional kembali menuntut jeda dalam pertempuran untuk menyalurkan beberapa bantuan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan,” kata wartawan kami.

“Statistik ini, meningkatnya korban tewas, merupakan indikasi bahwa rezim dan Rusia tidak mendengar seruan ini.”

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Rusia Gelar Sistem Pertahanan Udara S-400 di Crimea

0b25cba8b49042c6b5a64123d1a0076a_18

CRIMEA (Jurnalislam.com) – Rusia mengatakan telah mengerahkan sistem rudal jarak jauh S-400 di Crimea di tengah ketegangan yang meningkat dengan Ukraina, Aljazeera melaporkan Sabtu (13/08/2016).

Kantor berita negara Rusia TASS mengutip distrik militer selatan Moskow yang mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pasukan di Crimea telah “menerima sistem pertahanan udara modern S-400 Triumph.”

Sistem rudal surface-to-air yang dapat mencapai target hingga 400 km dengan ketinggian hingga 30 km tersebut adalah salah satu persenjataan Rusia yang paling maju.

Militer Rusia berencana untuk mendemonstrasikan sistem tersebut selama serangkaian latihan bernama Caucasus 2016, yang dijadwalkan bulan depan.

Awal pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji menjamin keamanan Crimea dari dugaan bahwa pasukan militer Ukraina berencana meledakkan infrastruktur penting di semenanjung itu.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko secara tegas membantah tuduhan tersebut dengan menyebutnya “tidak masuk akal” dan menempatkan militer negaranya siaga tempur.

Pada hari Jumat Ukraina menuduh Rusia merencanakan kerusuhan lebih lanjut saat masyarakat internasional berusaha meredakan ketegangan setelah kedua belah pihak memperketat keamanan di sekitar semenanjung Krimea.

Federica Mogherini, kepala urusan luar negeri Uni Eropa, menegaskan kembali dukungan Uni Eropa untuk Ukraina, mengatakan bahwa mereka tidak mengakui “pencaplokan ilegal Crimea”, sementara mendesak kedua belah pihak untuk menghindari tindakan lanjutan yang dapat meningkatkan ketegangan.

Layanan keamanan FSB Rusia mengatakan pihaknya menggagalkan “serangan militer” di Krimea akhir pekan lalu yang dilakukan oleh intelijen militer Ukraina dan memukul mundur serangan bersenjata, klaim yang dibantah keras Kiev, Ukraina.

Kedua belah pihak merespon dengan meningkatkan keamanan di sekitar wilayah saat perseteruan atas Crimea tiba-tiba berkobar lagi, mendorong kekhawatiran konflik yang lebih luas.

f7407b5c20024a52b616600625283def_18Pasukan Ukraina dekat semenanjung dan sepanjang garis depanyang berhadapan dengan separatis pro-Rusia di dua daerah timur lainnya telah ditempatkan pada siaga tinggi.

Intelijen militer Ukraina mengatakan “musuh merencanakan tindakan provokatif skala besar.”

Pemerintah Ukraina juga menuduh Rusia meningkatkan pasukannya, mengisi amunisi dan membangun perangkat militer keras di timur Ukraina.

Dmitry Medvedev, Perdana Menteri Rusia, mengikuti tuduhan marah dari Presiden Vladimir Putin dengan mencap dugaan serangan Kiev di Crimea sebagai “kejahatan terhadap negara dan orang-orang Rusia.”

Dia memperingatkan bahwa Putin bisa memutuskan hubungan diplomatik dengan Ukraina jika “tetap tidak ada cara lain untuk mempengaruhi situasi,” kabel berita Rusia melaporkan.

Rusia menduduki dan mencaplok Crimea dua tahun lalu untuk membalas Ukraina yang menjatuhkan presiden pro-Rusia mereka di tengah protes massa yang menyerukan hubungan yang lebih erat dengan Barat.

 

DeddY | Aljaeera | Jurnalislam

PYD Rebut Kota Manbij dari IS atas Dukungan AS

mnbj_6SURIAH (Jurnalislam.com) – Milisi Kurdi yang didukung AS dan PYD (kelompok ekstremis PKK cabang Suriah) merebut kota strategis Manbij dari kelompok Islamic State (IS) Jumat, menurut sumber-sumber lokal.

Kota, yang terletak di provinsi Aleppo di barat laut Suriah, jatuh ke dua kelompok – keduanya bertarung di bawah payung kekuatan Demokrat Suriah (the Syrian Democratic forces-SDF) – setelah bertempur sekitar dua setengah bulan.

Sumber, yang berbicara secara anonim karena masalah keamanan, mengatakan kepada Anadolu Agency, Sabtu (13/08/2016) bahwa SDF telah meluncurkan serangan sengit di distrik Al-Sirb dan Tariq Jarabulus, yang dianggap sebagai benteng terakhir IS di bagian utara kota.

Pasukan IS kemudian terpaksa mundur ke arah kota Jarabulus dekat perbatasan Turki, memaksa ratusan warga sipil untuk menemani mereka dalam konvoi kendaraan, menurut sumber-sumber lokal.

Sumber yang sama mengatakan sedikitnya 20 warga sipil telah tewas milisi Kurdi yang didukung AS menargetkan konvoi.

Sekitar 10 minggu yang lalu, SDF – didukung oleh kekuatan udara koalisi pimpinan AS – melancarkan operasi dari barat Sungai Efrat yang bertujuan untuk merebut kembali Manbij.

Kota itu terkepung selama lebih dari dua bulan, di mana ratusan warga sipil dilaporkan tewas dalam pertempuran itu.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam