Ahrar al Syam Gagalkan Upaya Pasukan Assad Rebut Air Force Technical College Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Faksi-faksi jihad Suriah pada hari Senin (22/08/2016) menggagalkan upaya pasukan rezim Nushairiyah dengan dukungan serangan pesawat tempur Assad dan sekutunya (Rusia) untuk maju ke Air Force Technical College, di sebelah barat daya Aleppo, ElDorar AlShamia melaporkan Senin.

Ahrar al Syam mengumumkan bahwa pasukannya mampu membunuh sejumlah tentara Assad dan menggagalkan upaya pasukan rezim masuk ke dalam Technical College.

Faksi Al-Fawj al-Awal dan Jabhat Fath al Syam juga mengumumkan hancurnya sebuah kendaraan lapis baja di pintu masuk perguruan tinggi yang menewaskan seluruh awaknya. (baca juga: Jabhat Fath al Syam: 150 Pasukan Assad dan Sekutunya Tewas pada Pertempuran Terbaru di Aleppo)

Pasukan rezim Assad selama dua hari terakhir terus-menerus berusaha untuk masuk ke Air Force Technical College setelah mereka berada di bukit strategis al-Aqra di atasnya, namun berkali-kali mengalami kegagalan.

 

 

Anshar Dine Akui Sejumlah Serangan pada Pasukan Perancis di Seluruh Mali

Anshar Dine Akui Sejumlah Serangan pada Pasukan Perancis di Seluruh Mali

MALI (Jurnalislam.com) – Mujahidin Anshar Dine, kelompok jihad Tuareg, al Qaeda di Maghreb Islam (AQIM), mengakui telah melancarkan beberapa serangan baru-baru ini di beberapa daerah di seluruh Mali. Tiga serangan itu menargetkan pasukan Prancis di bagian utara negara itu. Namun, Kementerian Pertahanan Perancis (Ministry of Defense-MoD) belum berkomentar atas pengakuan mujahidin Anshar Dine ini, lansir The Long War Journal, Ahad (21/08/2016).

Mayoritas serangan ini berlangsung pada 16 Agustus di Daerah Kidal Mali utara. Serangan pertama adalah ledakan IED yang menghantam kendaraan lapis baja Perancis di dekat kota Abeibara, yang merupakan basis mujahidin. Selain itu, Anshar Dine mengaku menembakkan roket atau mortir di markas pasukan gabungan PBB-Perancis di Amachach dekat kota Tessalit. Menurut sumber setempat, markas tersebut sebelumnya ditargetkan pada 21 Maret serta 1 dan 17 April.

Segera setelah serangan roket, pasukan Perancis dilaporkan mengirim pasukan untuk memindai daerah tersebut. Selama ini, Anshar Dine mengaku telah memukul kendaraan Perancis dengan IED. Ledakan itu, menewaskan dua tentara Perancis.

Lebih jauh ke selatan, Anshar Dine juga mengaku pasukannya menyerang sebuah pos pemeriksaan militer Mali di kota pusat Mopti. Dalam pernyataan tersebut, pasukannya konon melepaskan tembakan di pos pemeriksaan, yang menyebabkan pasukan Mali mundur. Jihadis kemudian menyita empat sepeda motor, dua Kalashnikov, dan banyak amunisi.

Selain pengakuan Anshar Dine, sumber-sumber lokal juga melaporkan bahwa pasukan Perancis bentrok dengan AQIM di kota utara Tabankort pada 17 Agustus. Laporan ini terjadi dua hari setelah laporan lain mengatakan bahwa AQIM bentrok dengan milisi GATIA yang berpura-pura pro-Bamako, juga di dekat Tabankort. Namun, baik AQIM maupun GATIA belum berkomentar mengenai laporan bentrokan tersebut.

Sejak awal tahun ini, sedikitnya 148 serangan al-Qaeda telah terjadi di Mali dan negara-negara tetangga menurut data yang dikumpulkan oleh The Long War Journal. Ada lebih dari 280 serangan al Qaeda di Maghreb Islam di kawasan itu dalam dua tahun terakhir, dengan sebagian besar terjadi di Mali utara. Tingkat serangan AQIM tidak mungkin melambat, sehingga kemungkinan membuat 2016 menjadi salah satu tahun paling mematikan di Mali sejak tahun 2012.

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

 

Erdogan: Bukti Awal Menunjukkan Islamic State Pelaku Peledakan Resepsi pernikahan, 51 Tewas

Erdogan Bukti Awal Menunjukkan Islamic State Pelaku Peledakan Resepsi pernikahan, 51 Tewas

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan tanda-tanda awal menunjukkan keterlibatan Islamic State (IS) dalam ledakan Sabtu (20/08/2016) yang mematikan yang menargetkan resepsi pernikahan di Turki tenggara, Anadolu Agency melaporkan Ahad (21/08/2016).

Berbicara kepada wartawan di Istanbul pada hari Ahad, Erdogan mengatakan seorang pembom bunuh diri berusia antara 12 dan 14 terlibat dalam serangan itu, menambahkan bomber tersebut meledakkan dirinya atau diledakkan dari jarak jauh.

Mengomentari jumlah korban terakhir, presiden mengatakan 51 orang tewas dan 69 lainnya terluka, termasuk 17 orang menghadapi masa kritis.

“Temuan awal gubernur dan polisi kami menunjukkan serangan itu dilakukan oleh IS. Seperti yang Anda tahu, IS berusaha memposisikan dan mengatur sendiri dalam operasi Gaziantep. Keamanan telah dilakukan dan masih berlangsung terhadap organisasi itu,” kata Erdogan.

“Tadi malam [Sabtu], mereka menggunakan anak berusia 12-14 tahun sebagai bom manusia untuk melaksanakan serangan di sebuah pernikahan di Gaziantep. Saat ini, 69 orang yang terluka dan 17 lainnya yang dalam kondisi kritis, sedang dirawat di rumah sakit. Jumlah korban tewas saat ini 51,” katanya.

“Untuk melestarikan persatuan dan persaudaraan kitakita semua harus menghadapi organisasi-organisasi teroris. Dalam pandangan kami, semua kelompok teroris tersebut, baik PKK, Feto, IS atau PYD / YPG di Suriah, semua sama. Dengan bersatu bersama-sama, seperti yang kita lakukan terhadap upaya kudeta 15 Juli, kita akan mengatasi kesulitan-kesulitan ini,” katanya.

Tentang kudeta yang dikalahkan Erdogan mengatakan:. “Saya pikir militer dan polisi kita tidak benar-benar dibersihkan dari unsur-unsur Feto. Itulah sebabnya kami akan terus melakukan tindakan untuk membersihkan semua lembaga negara dan masyarakat dari pengkhianat sehingga kita tidak lagi menghadapi ancaman tersebut.”

Serangan itu terjadi di lingkungan Beybahce kabupaten Sahinbey provinsi Gaziantep pada sekitar pukul 10:50 (1950GMT) pada hari Sabtu, menurut Kantor Gubernur Gaziantep ini.

Tentang kunjungan mendatang Wakil Presiden AS Joe Biden ke Turki dan ekstradisi Fetullah Gulen, Erdogan mengatakan pendekatan AS untuk masalah ini “tidak memuaskan.”

“Kami sejauh ini telah mengirim 85 paket dan dokumen tentang Feto (kepada AS), sebelum dan setelah (upaya kudeta) tanggal 15 Juli. Mereka mengatakan telah mulai menyelidiki dokumen. Saya pribadi tidak menemukan perkembangan ini memuaskan bagi kita ,” kata Erdogan, menambahkan, “Karena jika ada satu pihak menuntut ekstradisi terhadap pihak lain di bawah perjanjian yang mengikat, maka mereka harus mengembalikan terpidana kepada pihak penuntut.”

Sebuah perjanjian ekstradisi dan bantuan timbal balik dalam masalah pidana antara Turki dan Amerika Serikat ditandatangani di Ankara pada 7 Juni 1979, yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari tahun 1981.

Erdogan mengatakan masalah ini akan disampaikan kepada Biden “secara langsung” selama kunjungannya.

“Kami tidak pernah menghentikan tuntutan ekstradisi AS dengan mengatakan kita membutuhkan dokumen, bukti dan informasi, baru kemudian kita dapat mengembalikan (orang yang bersangkutan),” tambah presiden.

Biden akan melakukan kunjungan resmi dua hari ke Turki pada hari Rabu mendatang. Dia akan menjadi pejabat AS paling senior yang mengunjungi Turki sejak kudeta digagalkan bulan lalu. Kepala Staf Gabungan Ketua Korps Marinir Jenderal Joseph Dunford mengunjungi negara itu pada 1 Agustus.

Pemerintah Turki mengatakan kudeta yang kalah, yang menyebabkan 240 orang tewas dan hampir 2.200 lainnya terluka, dilakukan oleh pengikut Fetullah Gulen, yang telah tinggal di pengasingan di negara bagian Pennsylvania AS sejak tahun 1999, dan jaringan Feto nya.

Gulen diindikasi memimpin kampanye yang telah lama berjalan untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan, dan membentuk negara paralel.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Serangan Udara Zionis Hantam Gaza Utara Setelah Serangan Roket

Serangan udara Zionis Hantam Gaza Utara Setelah Serangan Roket

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pesawat Tempur zionis menembakkan rudal ke Jalur Gaza utara, setelah sebuah roket ditembakkan dari wilayah Palestina ke Israel selatan, namun tidak menyebabkan cedera atau kerusakan, lansir Aljazeera, Ahad (21/08/2016).

Seorang juru bicara kementerian kesehatan Palestina mengatakan dalam sebuah posting media sosial bahwa pemuda Palestina berusia 17 tahun mengalami cedera pecahan peluru dalam kakinya selama serangan Ahad malam di beberapa daerah di utara Jalur Gaza.

Juru bicara militer zionis Peter Lerner berdalih pasukan Israel membalas serangan roket dengan memukul target gerakan perlawan Islam Hamas, yang berkuasa di Jalur Gaza yang terkepung.

“Dalam membalas serangan roket dari Jalur Gaza, Angkatan Udara Israel (Israeli Air Force-IAF) dan pasukan tank menargetkan dua pos Hamas di Jalur Gaza utara,” kata Lerner dalam sebuah pernyataan, menurut kantor berita AFP.

Namun, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas roket yang ditembakkan dari Gaza ke kota Sderot di Israel selatan.

Pada tanggal 2 Juli, serangan udara Israel menghantam empat lokasi di Gaza setelah sebuah roket menghantam sebuah bangunan di Sderot.

Tidak ada korban yang juga dilaporkan akibat insiden itu.

Israel mengakhiri kehadiran militer permanen mereka di Jalur Gaza pada tahun 2005 dalam langkah yang mereka sebut “pelepasan Gaza”.

Namun, daerah tersebut secara efektif tetap dijajah karena zionis tetap mempertahankan kendali atas wilayah udara, pinggir laut dengan kekuatan militer dan menghalangi semua akses keluar masuk kendaraan perdagangan dan pergerakan bagi hampir dua juta warga di wilayah itu.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

 

Olimpiade dan Bekam Nabi Muhammad Saw

Olimpiade dan Bekam Nabi Muhammad Saw

BRAZIL (Jurnalislam.com) – Olimpiade 2016 di Rio sedang berlangsung dan beberapa atlet telah memenangkan emas dengan menjalankan terapi thibbun nabawi sebelum pertandingan, lansir World Bulletin, Sabtu (20/08/2016).

Terapi thibbun nabawi yaitu bekam adalah bentuk kuno dari pengobatan alternatif di mana terapis menempatkan alat khusus pada kulit selama beberapa menit untuk menghisap. Terapi itu sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Saw.

Namun, banyak orang yang berbicara tentang tanda merah yang terlihat pada tubuh para atlet seperti perenang AS Michael Phelps, pesenam Alex Naddour dan lainnya. Tanda merah ini disebabkan oleh bekam dan banyak orang ingin tahu tentang hal itu.

Namun hal ini sama sekali tidak terlalu mengejutkan bagi umat Islam. Mengapa? Karena telah menjadi tradisi Nabi Muhammad Saw (damai dan berkah besertanya) yang mempraktekkan dan merekomendasikan bekam lebih dari 1400 tahun yang lalu.

bekam-9-620x330Jadi, apa itu bekam?

Hijama حجامة “menghisap” adalah istilah bahasa Arab untuk bekam basah, di mana darah diambil oleh vakum dari sayatan kulit kecil untuk tujuan terapeutik.

Ada juga bekam kering yang tidak menarik darah keluar. Beberapa orang menggunakannya untuk memijat; menggunakan minyak zaitun untuk memudahkan gerakan darah ke cangkir.

Apakah itu menyakitkan?

Rasa sakitnya sedikit, seperti tertusuk, tapi sekali lagi tergantung tubuh masing-masing orang. Namun, ini adalah Sunnah utama dan manfaatnya bagi tubuh anda banyak. Jadi jangan khawatir.

Keuntungan kesehatan lainnya …

Terapi Hijama membantu mengobati kondisi berikut: sakit kepala, racun, kelelahan, nyeri haid, sembelit dan diare, nyeri punggung, radang sendi, cedera, asma, anemia, atrofi, linu panggul, flu dan batuk, masalah kulit, depresi dan masalah emosional dan banyak lagi.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

 

Irak: Komandan Senior Islamic State Terbunuh dalam Serangan Udara di Anbar

Irak Komandan Senior Islamic State Terbunuh dalam Serangan Udara di Anbar

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Seorang Komandan senior Islamic State (IS) terbunuh di Anbar di Irak barat, seorang komandan militer Irak mengatakan pada hari Sabtu (20/08/2016), Anadolu Agency melaporkan.

Militan, yang diidentifikasi sebagai “Abu Arrab”, terbunuh dalam serangan udara koalisi pimpinan AS di Anbar barat, Mayjen. Qassim al-Muhammadi mengatakan kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan sejumlah pasukan IS tewas dalam serangan di desa al-Wasilia.

Sementara itu, pasukan Irak telah menduduki benteng terakhir IS di pulau Khalidiya di Irak barat.

Mayjen. Ismail al-Mahlawi mengatakan pasukan Irak dan sekutu Syiah mengusai distrik al-Bokan’an.

“Sekarang, pulau Khalidiya telah sepenuhnya dikuasai,” katanya kepada Anadolu Agency.

Pasukan Irak sedang bersiap meluncurkan serangan besar untuk merebut kembali Mosul, kota terbesar kedua di negara itu, yang diserbu oleh kelompok IS pada 2014.

Didukung oleh serangan udara yang dipimpin AS, pasukan Irak telah mengusai t kembali sebagian besar wilayah yang diduduki oleh IS sejak 2014. Namun IS masih menguasai beberapa bagian di negara itu.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Iran Bentuk Tentara Pembebasan Syiah untuk Disebar ke Luar Negeri

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Iran membentuk Tentara Pembebasan Syiah yang akan ditempatkan di negara-negara Arab, menurut laporan, lansir World Bulletin Sabtu (20/08/2016).

Saat ini, Iran terlibat dalam beberapa konflik di mana sekte Syiah dan Muslim terkunci dalam perang di Suriah dan Yaman.

Muhammad Ali Al Falaki, yang mengepalai Korps Pengawal Revolusi Syiah Iran, mengatakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Jumat oleh Al Mashriq News bahwa Republik Syiah Iran sedang berjuang di tiga peperangan: Irak, Suriah dan Yaman.

“Iran menciptakan Tentara Pembebasan di Suriah di bawah kepemimpinan Qassem Soleimani,” kata Falaki, yang memimpin pasukan di Suriah.

Soleimani adalah kepala Korps Garda Revolusi elit Quds Force.

Tidak jelas akan seberapa besar kekuatan Tentara Pembebasan Syiah itu.

“Tentara ini sekarang pertempur di tiga peperangan, di Irak, Suriah dan Yaman,” kata Jenderal Falaki.

Falaki menjelaskan bahwa tujuan Iran adalah untuk melatih, memasok dan menginstruksikan kelompok-kelompok Syiah.

“Pasukan milik tentara ini tidak Iran saja, tetapi di setiap tempat di mana ada pertempuran Syiah kita akan mengatur, dan menyediakan tentara dari orang-orang Syiah di daerah tersebut,” dan “Tidaklah bijaksana jika pasukan Syiah Iran kami secara langsung dilemparkan ke dalam perang di Suriah, karena itu peran kita harus dibatasi hanya untuk melatih, memasok, dan mempersiapkan warga Syiah Suriah untuk berperang di wilayah mereka.”

Hapus Stikma Buruk terhadap Nahi Munkar, KONAS Lakukan Aksi Sosial

Pelayanan Pengobatan Gratis Dari KONAS
Pelayanan Pengobatan Gratis Dari KONAS

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)– Dalam rangka kepedulian terhadap sesama dan memberikan pemahaman tentang amar ma’ruf nahi munkar kepada masyarakat, Komunitas Nahi Munkar Surakarta (KONAS) menggelar Bakti Sosial (Baksos) di Pendopo kelurahan Cemani, Grogol, Sukoharjo, sabtu (20/8/2016).

Ditemui jurnalislam.com, Dadio Hasto Kuncoro kordinator baksos KONAS menyatakan, tujuan dari diadakannya kegian baksos ini adalah untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dan dalam rangka untuk menghapus citra buruk terhadap aksi-aksi amar ma’ruf nahi munkar.

“Program ini mendekatkan kita dengan masyarakat, dan menghapus stikma yang ada di masyarakat bahwa nahi munkar terkadang identik dengan kebrutalan. Konas kali ini akan Baksos didua tempat ini yang di Cemani dan besok yang di Kenteng, Semanggi,” ujar Hasto.

Pembagian Sembako Secara Cuma-Cuma Oleh KONAS
Pembagian Sembako Gratis Oleh Tim KONAS

Sementara itu, Bibit warga Cemani yang kebagian sembako gratis, mengutarakan kebahagiaannya dengan aksi KONAS. Dirinya mengharap aksi KONAS tidak hanya sekali namun berlanjut.

“Jos mas, Jos ini, alhamdulillah saya sebetulnya tidak tahu kalau ada aksi KONAS. Tapi malem kemarin saya dapet kupon dari takmir masjid untuk ngambil paket sembako di kelurahan, ternyata yang ngadakan KONAS. Semoga KONAS mendukung masyarakat yang kurang mampu dan kami akan mendo’akan pergerakan KONAS,” ucap Bibit.

Sebelum aksi bakti sosial KONAS diawali dengan kajian keIslaman dengan pemateri ustadz Taufiq Ustman dari Ponpes Al mukmin Ngruki. Kegiatan baksos yang dilakukan KONAS antara lain pembagian sembako, Donor darah, Pengobatan gratis, dan bagi-bagi nasi bungkus.

Reporter: Dyo | Editor: Irfan Yusuf | Jurnalislam

Kamp Militer Taiz Dibebaskan Pasukan Yaman dari Kepungan Milisi Houthi

Pro-government fighters ride on the back of a patrol truck, in Bir Basha area in southwestern of Taiz province, Yemen, August 18, 2016. REUTERS/Anees Mahyoub

YAMAN (Jurnalislam.com) – Lingkungan timur yang meliputi kamp militer al-Mkelkl di kota Taiz yang terkepung telah dibebaskan dari pemberontak Houthi yang didukung Republik Syiah Iran pada hari Jumat, penduduk dan koresponden Al Arabiya News Channel melaporkan, Jumat (19/08/2016).

Pasukan yang setia kepada pemerintah Presiden Abed Rabbu Hadi yang diakui PBB dengan dukungan dari Koalisi yang dipimpin Arab Saudi membebaskan lingkungan Sala, Mohamed al-Muntasir, warga setempat, mengatakan kepada Al Arabiya English.

Muntasir mengatakan kemajuan pasukan Yaman ke daerah yang dikendalikan milisi lambat karena kepadatan di daerah pemukiman dan daerah pegunungan.”

Kota barat daya Taiz terletak di antara ibu kota Sanaa yang dikuasai Syiah Houthi dan kota pelabuhan selatan Aden, yang telah direbut kembali oleh loyalis Hadi dari pemberontak Houthi.

Seorang aktivis yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa milisi Houthi secara acak mulai mengepung wilayah pemukiman pada hari Kamis setelah kehilangan beberapa posisi strategis di bagian barat Taiz.

Taiz telah terjun dalam krisis kemanusiaan serius setelah mengalami pengepungan Houthi berbulan-bulan dengan peringatan PBB atas kekurangan makanan dan obat-obatan.

Pekan lalu Koalisi Arab kembali meluncurkan Operation Restoring Hope melawan pemberontak Houthi dan sekutu mereka yang setia kepada Presiden Yaman terguling Ali Abdullah Saleh setelah pembicaraan damai di Kuwait yang disponsori PBB berakhir gagal tanpa kesepakatan.

Pertempuran itu telah menyebabkan lebih dari 6.400 orang tewas – setengah dari mereka warga sipil.

 

Deddy | Al Arabiya | Jurnalislam

AS Kirim Jet Tempur untuk Lindungi Pasukan YPG dari Serangan Udara Assad

AS Kirim Jet Tempur untuk Lindungi Pasukan Sekutunya dari Serangan Udara Assad

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS mengirim pesawat tempur Kamis (18/08/2016) untuk melindungi pasukan operasi khusus Amerika dan sekutunya dari serangan udara rezim Assad di dekat kota Hassakeh, timur laut Suriah, Pentagon mengatakan Jumat (19/08/2016), lansir Al Arabiya News Channel.

Kapten Angkatan Laut Jeff Davis mengatakan AS telah meningkatkan patroli tempur udara di daerah itu dan telah memperingatkan Suriah bahwa Amerika akan mempertahankan pasukan koalisi. Ia juga mengatakan ia percaya bahwa ini adalah pertama kalinya AS bergegas mengirim pesawat dalam menanggapi insiden yang melibatkan pemboman jet tempur rezim Suriah ke pasukan sekutunya. (baca juga: Serangan Udara Rezim Assad untuk Pertama kalinya Gempur Posisi Milisi Kurdi-YPG)

Dia mengatakan pasukan komando AS sedang melakukan pelatihan daerah dan mengarahkan Pasukan Demokratik Suriah. “Serangan tidak berdampak langsung kepada pasukan kami. Jaraknya dekat. Cukup dekat hingga mengejutkan,” katanya.

AS awalnya menghubungi Rusia, dan Moskow membantah bertanggung jawab atas pemboman. AS menyampaikan peringatan ke Suriah melalui Rusia karena Rusia bersekutu dengan Assad dalam perang sipil di negara itu.

AS mengatakan akan melakukan apa pun yang dibutuhkan untuk melindungi pasukan koalisi, Davis menambahkan, “Rezim Suriah disarankan untuk tidak melakukan hal-hal yang akan menempatkan mereka pada risiko.”

Pesawat AS tiba saat dua jet Suriah pergi, Davis mengatakan, sehingga AS tidak memiliki kontak radio dengan mereka. Upaya pasukan Kurdi di darat untuk menghubungi jet Suriah tidak berhasil, katanya.

Patroli tempur udara tambahan AS akan memantau situasi dan memberikan bantuan kepada pasukan koalisi jika diperlukan, tapi tidak melanggar segala jenis zona larangan terbang, kata Davis.

Barack Obama telah menyetujui penempatan hingga 300 pasukan operasi khusus AS di Suriah untuk membantu Pasukan Demokratik Suriah.

Milisi Kurdi Suriah telah merebut beberapa posisi pasukan assad di kota Hassakeh yang terbagi, kata seorang pejabat Kurdi pada hari Jumat, memperluas kendali mereka di salah satu pertempuran terberat antara kelompok Kurdi dan Nushairiyah Assad.

Jet angkatan udara rezim digunakan pertama kali pekan ini terhadap pasukan Kurdi yang merupakan sekutu penting Amerika Serikat dalam memerangi kelompok Islamic State (IS).

Milisi YPG Kurdi, afiliasi ektremis PKK di Suriah, memegang sejumlah wilayah luas Suriah utara, di mana sekutu politiknya telah menyiapkan sebuah pemerintahan otonom sejak perang Suriah dimulai pada 2011. Rezim masih memiliki pijakan di kota-kota Hassakeh dan Qamishli.

Pasukan Kurdi, yang sudah memegang sebagian besar kota Hassakeh, telah mengambil alih bangunan yang dikuasai pasukan Assad termasuk perguruan tinggi ekonomi, kata Naser Haji Mansour, seorang pejabat Kurdi di aliansi Pasukan Demokratik Suriah yang berafiliasi dengan YPG.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights), yang melaporkan perang menggunakan jaringan aktivis, mengatakan pasukan Kurdi telah memperoleh wilayah di bagian selatan kota.

Milisi Kurdi berupaya untuk mengembangkan otonomi mereka di Suriah utara menjadi sistem pemerintahan federal – rencana yang ditentang oleh Bashar al-Assad.

Rami Abdulrahman, direktur Observatorium, mengatakan pertempuran dimulai setelah milisi pro-rezim menahan pemuda Kurdi, yang diikuti pergerakan pasukan Kurdi yang didukung AS ke daerah yang dikuasai pemerintah Syiah Nushairiyah Assad.

Ini adalah letusan pertempuran besar kedua antara YPG dan rezim Suriah tahun ini. Pada bulan April, kedua sisi berperang beberapa hari dalam pertempuran mematikan di Qamishli, utara kota Hassakeh di perbatasan Turki. Daerah ini sebagian besar juga dikuasai YPG.

Observatory mengatakan sedikitnya 13 orang, termasuk anak-anak dan perempuan, telah tewas akibat penyerangan oleh tentara pada daerah Hassakeh yang dikendalikan Kurdi.

Pertempuran di Hassakeh terjadi akibat pasukan Kurdi mencoba mengambil alih kota, yang mendorong militer Assad membalas dengan menargetkan kelompok-kelompok bersenjata, kata militer Assad dalam sebuah pernyataan, Jumat.

Balasan Angkatan Darat dan setiap serangan lanjutan juga akan dibalas, kata pernyataan itu setelah hari kedua bentrokan dan serangan udara rezim Suriah terhadap milisi YPG Kurdi di Hassakeh.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam