17 Masjid Istanbul di Australia Siap Sambut Ramadhan

mosqueAUSTRALIA (Jurnalislam.com) – Sekitar 17 Masjid Turki di Australia siap menyambut bulan suci Ramadhan setelah selesainya pekerjaan pemeliharaan dan melaksanakan langkah-langkah keamanan yang ketat, seorang atase konsulat jenderal Turki di negara bagian Victoria, Ahad (05/06/2016), lansir World Bulletin.

Kerim Birinci, atase urusan administrasi dan sosial di Melbourne, mengatakan bahwa petugas di masjid telah membersihkan bangunan.

“Semua Masjid kami akan terbuka selama bulan Ramadhan dan beberapa imam Turki telah ditunjuk di masjid Thomastown dan Broadmeadows,” katanya.

“Kami siap untuk melayani lebih baik di bulan suci.”

Menurut Biro Statistik Australia, terdapat hampir setengah juta Muslim di Australia (sekitar 2 persen dari 23.130.000 penduduk negara itu) dan sekitar 200 masjid dan mushala.

Banyak masyarakat Muslim juga telah mengatur ulama untuk menyampaikan khotbah untuk ajaran dasar iman dan aspek-aspek penting lain dari Islam.

Menurut kalender Hijriah Islam, Ramadhan dimulai 6 Juni untuk tahun ini, yang akan diikuti oleh hari raya Idul Fitri pada tanggal 5 Juli.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Milisi Syiah Hashd al-Shaabi Eksekusi 17 Warga Sipil Fallujah

iraqi-forces-stood-by-some-crying-as-iran-backed-shia-militias-executed-72-sunnisFALLUJAH (Jurnalislam.com) – Sebuah penyelidikan telah diluncurkan atas pembunuhan 17 warga sipil Sunni Irak oleh milisi pro-pemerintah dalam operasi untuk merebut kembali Fallujah, kata seorang pejabat, World Bulletin melaporkan Ahad (5/6/2016).

Walikota Fallujah, Sadoun Shallan, mengatakan: “Sebuah penyelidikan sedang berlangsung atas pembunuhan 17 warga Fallujah.”

Pada hari Kamis, pemimpin suku setempat menyatakan milisi Syiah Hashd al-Shaabi mengeksekusi 17 warga sipil melalui regu tembak mereka di al-Karma, sebuah kota di timur laut Fallujah.

Shallan mengatakan warga sipil yang mengungsi dilaporkan disiksa oleh anggota milisi, yang saat ini berpartisipasi dalam serangan di Fallujah.

Milisi sebelumnya telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia ketika merebut kembali wilayah Muslim Sunni dan politisi Sunni telah menyuarakan kekhawatiran mereka bahwa kehadiran milisi Syiah dapat menyebabkan kekerasan sektarian di Fallujah.

Dalam beberapa hari terakhir, video yang menunjukkan tentara Syiah menganiaya warga sipil yang melarikan diri dari Fallujah telah muncul di media sosial. Shallan mengatakan tentara yang ditampilkan dalam video itu telah ditangkap.

“Kami sedang bekerja untuk menghindari terulangnya pelanggaran tersebut,” katanya.

Pada hari Sabtu, Perdana Menteri Haider al-Abadi memerintahkan penangkapan milisi Syiah yang telah melakukan pelanggaran.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Jaysh al Fateh: Lebih dari 100 Pasukan Syiah Suriah dan Iran Tewas dalam Serangan Bom Kembar

16-06-03-Al-Nusrah-uses-drones-at-beginning-of-assault-1SURIAH (Jurnalislam.com) – Koalisi Jaysh al Fateh (Army of Conquest), yang dirikan oleh Jabhah Nusrah dan sekutu terdekatnya, Ahrar al – Sham, telah melancarkan serangan baru di bagian selatan provinsi Aleppo Suriah. Serangan itu dimulai dua hari terakhir ketika dua pembom istisyhad meledakkan sejumlah besar bahan peledak di lokasi yang dikendalikan oleh rezim Syiah Bashar Assad dan sekutu paramiliternya yang didukung Iran, lansir The Long War Journal, Sabtu (04/06/2016).

Jabhah Nusrah, yang merupakan cabang resmi al Qaeda di Suriah, telah merilis beberapa video pertempuran. Beberapa video direkam menggunakan drone kecil, yang merekam adegan dramatis dari atas. Jabhah Nusrah mengatakan bahwa dua dari “Pembom Istisyhad” mujahidin menewaskan lebih dari 100 pasukan Syiah dalam pemboman kembar.

Jaysh al Fateh berusaha memperluas kekuatannya di wilayah yang mengelilingi kota Khan Tuman, yang terletak di selatan kota Aleppo.

Koalisi Jaysh al Fateh telah menguasai Khan Tuman bulan lalu. Jabhah Nusrah dan kelompok anggota Jaysh al Fateh lainnya mengatakan para mujahidin telah menargetkan kota-kota dan desa-desa tetangga, termasuk Humayrah, Khalsah, Qal’ajiyah, dan Qarassi, yang semuanya terletak di selatan Khan Tuman. Selain itu, akun media sosial jihadis melaporkan pertempuran sengit di Maratah, di timur Khan Tuman. Mujahidin secara khusus menargetkan lokasi penyimpanan bahan bakar dan senjata rezim.

Seluruh tempat tersebut dapat dilihat di peta reproduksi di bawah, yang pertama kali diposting di feed Twitter resmi Ajnad al Sham. Ajnad al Sham adalah salah satu dari beberapa kelompok yang telah bergabung dengan Jabhah Nusrah di aliansi Jaysh al Fateh.

Area hijau dikendalikan oleh Jaysh al Fateh, dengan pinpoint pada Khan Tuman. Daerah ungu kini diperebutkan, dengan Khalsah menjadi titik selatan yang diidentifikasi pada peta. Daerah merah dikendalikan oleh rezim Suriah dan sekutu milisi yang didukung Iran dan pasukan paramiliter lainnya.

16-06-03-Ajnad-al-Sham-map-of-Khan-Tuman-and-surrounding-area-768x553

Jaysh al Fateh mengatakan membebaskan beberapa lokasi tersebut selama pertempuran awal. Ada pasang surut dalam pertempuran, saat musuh-musuh mujahidin mencoba untuk mendapatkan inisiatif kembali.

Ahrar al Sham, yang memiliki link sendiri dengan al Qaeda, telah menerbitkan serangkaian gambar serangan baru juga. Gambar yang diposting oleh Ahrar al Sham konon menunjukkan tubuh pria anggota “milisi Syiah,” yang berarti Iran dan proxy Nushairiyah Assad. Mitra Ahrar, Ajnad al Sham, dan Jabhah Nusrah telah men-tweeted foto serupa.

Ahrar al Sham mengatakan telah mengambil alih Maratah. Foto dan video menggambarkan pasukan Ahrar menguasai desa, serta “harta rampasan perang (ghanimah)” telah di ambil .

Jaysh al Fateh telah melaksanakan serangkaian manuver di provinsi Aleppo sejak akhir tahun lalu sebagai bagian dari upaya untuk menghalangi rezim Syiah Assad, Iran dan Rusia. Pada bulan November 2015, koalisi mujahidin menyerbu beberapa kota dan desa sebagai bagian dari serangan balasan yang dirancang untuk menghentikan pergerakan pasukan rezim Suriah.

Kemudian, pada awal April, Jabhah Nusrah menduduki bukit al-‘Iss dan desa kecil yang terletak di bawahnya. Meskipun bukan daerah padat, al-‘Iss dianggap sebagai persimpangan jalan strategis penting di dalam provinsi Aleppo.

Dan pada bulan Mei, Jaysh al Fateh menguasai Khan Tuman, yang menjadi kekuatan untuk menekan serangan terbaru ke selatan dan timur provinsi tersebut.

Serangan Jaysh al Fateh terjadi saat posisi tetangga provinsi Idlib mengalami pemboman berat. Aliansi menyerbu kota Idlib dan wilayah lain di provinsi tersebut awal tahun lalu. Tapi dalam beberapa pekan terakhir, Assad dan Rusia telah meningkatkan operasi pemboman mereka di kota Idlib.

Bersamaan dengan koalisi mujahidin memulai kemajuan baru di provinsi Aleppo, pimpinan militer Jaysh al Fateh merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa mujahidin telah keluar dari kota Idlib. Jaysh al Fateh mengatakan bahwa pasukan Nushairiyah Bashar Assad dan pesawat-pesawat tempur Rusia sekarang mulai menyerang sasaran sipil di dalam kota Idlib. Langkah ini dirancang untuk menghindari korban jatuh dari warga sipil, yang telah mendapat serangan udara konstan sejak akhir bulan lalu.

Tampaknya Syeikh Abdullah Muhammad al Muhaysini, ulama senior al-Qaeda, berada di balik penarikan militer dari kota Idlib yang dilaporkan Jaysh al Fateh. Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), Syeikh Muhaysini menganjurkan untuk bergerak terlebih dahulu. Syeikh Muhaysini juga memuji keputusan Jaysh al Fateh untuk mengevakuasi pasukannya.

16-06-03-Ajnad-al-Sham-Shiite-images-3-768x512

16-06-04-Ahrar-al-Sham-spoils-captured-3-768x504

16-06-04-Ahrar-al-Sham-spoils-captured-1-768x485

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

Milisi Syiah Irak Bunuh 31 Warga Sipil Fallujah

FALLUJAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 31 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak tewas pada hari Jumat (03/06/2016) dalam pertempuran di kota Fallujah, Irak barat, oleh milisi Syiah Irak, kata seorang pemimpin suku lokal, lansir World Bulletin Sabtu (04/06/2016).

kepala suku lokal Sheikh Majid al-Jerisi mengatakan kepada Anadolu Agency, 27 lainnya terluka oleh serangan milisi al-Hashd al-Shaabi, pasukan Syiah yang bertempur bersama pasukan Irak dalam upaya merebut kembali kota, 50 kilometer (31 mil) di sebelah barat Baghdad, dari Islamic State (IS).

“Al-Hashd al-Shaabi dengan brutal mengupas tiga lingkungan termasuk al-Tharthar di Fallujah utara, yang dihuni oleh ribuan warga sipil, sebagian besar wanita dan anak-anak,” kata al-Jerisi.

Pada hari Kamis, ia mengeluarkan pernyataan yang menyatakan milisi Syiah al-Hashd al-Shaabi, mengeksekusi 17 warga sipil dengan regu tembak di al-Karma, sebuah kota di timur laut Fallujah.

Awal pekan ini, UNICEF menyerukan perjalanan yang aman bagi warga Fallujah dan mengatakan sedikitnya 20.000 anak-anak berisiko karena pertempuran di kota.

Sementara itu, di Baghdad, tujuh orang tewas dan 28 luka-luka pada hari Jumat ketika bom rakitan meledak di daerah lingkungan Ur, al-Ubedy, al-Amiriyah, al-Doura dan al-Bueitha. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab melakukan pemboman.

Sejak 2014 Pasukan Rezim Assad Pertama Kalinya Mendekati Ibukota IS, Raqqa

9d83819748df4389ae8035d26d5d1bec_18SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan Nushairiyah Assad yang didukung oleh serangan udara Rusia mendekati ibukota de facto kelompok Islamic State (IS) untuk pertama kalinya sejak Agustus 2014.

Tentara Syiah Assad telah menyeberangi perbatasan provinsi Raqqa setelah bergerak maju dalam serangan besar yang didukung Rusia terhadap kelompok IS, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).

Serangan udara Rusia melanda deras wilayah yang dikuasai IS di daerah-daerah timur provinsi Hama, dekat batas Raqqa, pada hari Jumat untuk memfasilitasi pasukan rezim Suriah, kata SOHR yang berbasis di Inggris, Sabtu (04/06/2016).

“Pasukan Rezim yang didukung oleh serangan udara Rusia dan milisi Rusia memasuki provinsi Raqqa pada Sabtu pagi,” Rami Abdel Rahman, direktur SOHR, mengatakan kepada kantor berita AFP.

Ini adalah pertama kalinya pasukan Assad memasuki Raqqa sejak mereka diusir oleh para pasukan IS pada bulan Agustus tahun 2014.

Kota Raqqa, di timur jauh, adalah ibukota de facto IS di Suriah dan, bersama dengan Mosul di Irak.

Tentara rezim Assad telah bergerak dari daerah Athriya provinsi Hama timur, dekat perbatasan provinsi dengan Raqqa.

Bendungan Tabqa di Sungai Efrat, 40 km hulu dari kota Raqqa, juga menjadi target serangan terpisah yang diluncurkan oleh pasukan pimpinan Kurdi yang didukung AS dari utara akhir bulan lalu.

 

Deddy | Aljazeera | AFP | Jurnalislam

Jaysh al Fateh Bunuh 60 Pasukan Rezim Assad di Barat Daya Aleppo

thumbs_b_c_0a5ac58445bd8acd4354b1f323755b4fALEPPO (Jurnalislam.com) – Sedikitnya enam puluh tentara rezim Syiah Nushairiyah Suriah tewas oleh koalisi mujahidin Suriah, Jaysh al – Fateh, pada hari Jumat (03/06/2016) dalam pertempuran untuk menguasai dua desa di barat daya provinsi Aleppo, kata sumber-sumber lokal, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (04/06/2016).

Sumber, yang berbicara dengan syarat anonim karena masalah keamanan, mengatakan bahwa mujahidin Jaysh al – Fateh menangkap lagi 11 tentara saat oposisi mengambil alih desa dekat kota Khan Tuman .

Jaish al – Fatah adalah koalisi faksi jihad untuk berbagai kelompok mujahidin termasuk Ahrar al – Sham dan Jabhah Nusrah, afiliasi al – Qaeda di Suriah .

Beberapa faksi berjuang di sekitar Aleppo dan wilayah menuju perbatasan Turki saat perang Suriah lima tahun berlangsung tidak menunjukkan tanda mereda.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Menarik, Ini Pembahasan Ilmiyah Dunia Perdukunan

Abu Umar AbdillahSERANG (Jurnalislam.com) – Praktik perdukunan kerap terjadi diberbagai kalangan masyarakat, hal itu disampaikan oleh pemerhati dunia Islam, Ustad Abu Umar Abdillah pada acara kajian ilmiyah bertajuk “Menguak Rahasia Dua Sekutu Setan” di Masjid At – Taubah, Jl. Raya Jakarta Km 03. Kp Kemang Patung, Serang, Sabtu (4/6/2016).

“Kita harus mengenal hakikat Dukun itu seperti apa bukan nama dan kemasan,” katanya.

Dalam pemamparannya, ia mengatakan ada dua cara sang dukun mendapatkan kesaktian. “Seperti perkataan Ibnu Khaldun, Mendurhakai Allah dan memberikan loyalitas kepada setan,” ucap ustad Abu Umar.

Pimpinan Redaksi (Pimred) majalah ar – risalah itu mencontohkan, ada Dukun yang menyuruh pasiennya untuk membawa mushaf al quran sebagai sebuah syarat , bukan untuk diwakafkan, atau dibaca.

“Tapi malah kedapatan dikencingi mushaf itu oleh si Dukun, jelas merupakan bentuk durhaka kepada Allah,” ujarnya geram.

Seperti kata Ibnu Qayyim lanjutnya, Dukun adalah Rasul para setan, itulah mengapa kita tidak boleh mempercayai Dukun, karena jika kita percaya sama saja percaya dengan Rasul, sedang dukun adalah Rasul setan.

Menurutnya, ada spesialisasi dari Dukun itu sendiri, seperti: Arrar, kahin, Sihir sulap atau tukang sihir, tukang santet, dukun guna-guna, Dukun (mengaku) tabib.

“Ini semua ada, kita tidak boleh ingkari itu, memang kita tidak boleh mempraktikannya, tapi kita dapat menyembuhkan korban praktik ini,” tegasnya.

“Dukun yang mengaku tabib, ini yang ramai di Indonesia, tapi banyak modus dalam praktiknya, bukan karena kesaktian,” sambungnya.

Ustad Abu Umar mengatakan, ritual dan senjata para Dukun juga banyak, mulai dari puasa bid’ah, kungkum semedi dan menyepi, ruwatan, sesaji, mantera dan jimat.

“Ini semua adalah bentuk wawasan kita terhadap dunia perdukunan agar kita tidak terjerembab kedalam tipu daya mereka,” tuturnya.

Menurutnya, banyak warga bangsa Indonesia yang mengidolakan para pesulap dan pesihir. Ini dinilai sangat berbahaya dan dapat menjadi pengikut Dajjal kelak.

“Dukun dan para pesulap saja yang kemampuannya belum terlalu hebat umat banyak yg mengikuti, bagaimana Dajjal yang memiliki kemampuan luar biasa?,” tukas Ustad Abu Umar.

Reporter : Muhammad Fajar | Jurnalislam

Serangan Bom Rezim Assad Targetkan Bis Umum dan Pemukiman Warga, 31 Orang Tewas

Smoke rises after airstrikes on Aleppo's rebel held neighbourhoods, Syria June 2, 2016. REUTERS/Abdalrhman Ismail

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Serangan bom rezim Syiah Assad di dan sekitar kota Suriah utara Aleppo menewaskan 31 warga sipil pada hari Jumat (03/06/2016), termasuk 10 yang tewas saat bus mereka diserang, kata pertahanan sipil.

“10 warga sipil tewas dalam serangan di bus … 21 lainnya tewas dalam serangan intens pada beberapa lingkungan di timur kota sejak subuh,” kata organisasi yang dikenal sebagai White Helm.

Seorang koresponden AFP di Aleppo mengatakan serangan bom Jumat adalah yang paling intens dalam lebih dari sepekan, dengan puluhan bom barel – yang merupakan alat peledak mentah dan tidak terarah – menghantam beberapa kuartal timur kota.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris melaporkan serangan intens di jalan Castello – rute pasokan yang penting kelompok oposisi di Aleppo – menewaskan delapan warga sipil.

Sebuah bus di jalan juga terkena serangan pada Rabu, mengakibatkan tujuh kematian warga sipil.

Direktur Observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan jalan Castello, yang bagi warga sipil di wilayah yang dikuasai oposisi adalah rute di luar Aleppo, sekarang “secara efektif terputus”.

“Semua gerakan ditargetkan, baik bus atau pengamat,” katanya.

Abdel Rahman mengatakan serangan roket di wilayah kota yang dikuasai pemerintah semalam menimbulkan beberapa korban, tetapi ia tidak dapat memberikan jumlah yang tepat.

Sebuah gencatan senjata parsial yang dibuat oleh Rusia dan Amerika Serikat pada bulan Februari telah dilanggar hampir terus menerus di sekitar Aleppo oleh serangan udara Rusia dan Assad.

Lebih dari 300 warga sipil telah tewas di Aleppo sejak April saat rezim Assad dan Rusia menghantam daerah yang dikuasai oposisi Suriah dengan serangan udara kedaerah pemukim, kemudian faksi-faksi pejuang anti-Assad dan mujahidin Suriah membalas serangan tersebut ke lingkungan yang dikontrol rezim Nushairiyah dengan roket dan tembakan artileri.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Bashar al-Assad menumpas pengunjuk rasa dengan keganasan militer yang tak terduga dan tidak proporsional.

Sejak itu, lebih dari 360.000 orang telah tewas selama konflik lima tahun dan lebih dari 10 juta lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka, menurut PBB.

 

Deddy | Alarabiya | AFP | Jurnalislam

AS Kembali Tegaskan Milisi Komunis PYD dan YPG Bukan Kelompok Teror

Mardin'in Nusaybin ilçesinin 15 km kadar karþýsýnda kurulan Kürdistan Halk Tugaylarý Ordusu dün itibarý ile sözde kuruluþunu ilan etti.

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS sekali lagi tidak memberi label PYD dan sayap bersenjatanya, YPG, sebagai organisasi teroris dalam sebuah laporan yang dirilis Kamis, World bulletin melaporkan, Jumat (03/06/2016).

Dalam akun terorisme tahunan negara, Departemen Luar Negeri mencatat bahwa Ankara “menganggap Partai Uni Demokratik berbasis Suriah (PYD) dan sayap militernya, Rakyat Perlindungan Unit (YPG), termasuk organisasi teroris,” tetapi tidak mengikutinya .

Turki mengungkapkan kelompok tersebut berafiliasi dengan PKK dan memberi label mereka sebagai organisasi teroris.

Padahal AS dan Uni Eropa menunjuk PKK sebagai kelompok teroris, namun Washington menahan diri memberi PYD dan YPG label yang sama.

Kelompok teroris YPG telah menjadi pusat strategi oleh Washington, dan pejabat AS menyebut kelompok tersebut merupakan “mitra yang efektif” dalam menjalankan operasi militer mereka di Suriah.

Laporan pada hari Kamis tersebut mencatat bahwa PKK “menonjol” di antara kelompok-kelompok teror yang beroperasi di Turki dan mengatakan bahwa aktivitas DHKP/C, sebuah kelompok teror ekstrim kiri, “mengancam keamanan AS dan kepentingan Turki” pada tahun 2015.

“Demikian juga tindakan yang dilakukan Kurdistan Falcons Freedom / Hawks (TAK),” kata laporan itu.

Kelompok mengaku bertanggung jawab atas pemboman 17 Februari dan 13 Maret di Ankara yang menewaskan puluhan korban di ibukota.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Aparat Diminta Tegas Berantas Kemaksiatan di Bulan Ramadhan

Dr Jeje 2SERANG (Jurnalislam.com) – Maraknya kemaksiatan mulai dari peredaran minuman keras (miras) hingga perzinahan membuat Wakil Ketua Umum PP Persis, Dr. Jeje Zaenudin angkat bicara. Menurutnya, hal itu tidak serta merta hilang dengan datangnya bulan Ramadhan.

“Merajalelanya konsumsi makanan haram dan perzinahan dengan segala bentuknya, tidak akan serta merta hilang dengan datangnya bulan suci Ramadhan,” kata Ustadz Jeje kepada Jurnalislam, Rabu (1/6/2016).

Datanganya bulan Ramadhan, lanjutnya, aparat penegak hukum diharapkan lebih tegas lagi dalam menindaklanjuti maraknya kemaksiatan sebab bulan Ramadhan adalah sesuatu yang bersih dan istimewa bagi umat Islam. (Baca juga: Sambut Ramadhan, PP Persis: Jadikan Momentun Tahunan untuk Tingkatkan Kualitas Diri)

“Dibarengi dengan tindakan tegas aparat penegak hukum untuk menutup semua tempat hiburan mesum dan sarana kemaksiyatan tanpa kompromi,” tegas salah satu inisator MIUMI itu.

Ia juga mengajak umat Islam untuk berpartisipasi membersihkan kemaksiatan di bulan suci Ramadhan. “Sehingga kita lebih dekat kepada nilai-nilai dan sifat-sifat robbaniyah daripada sifat syaithaniyah dan hewaniyah, karena sifat inilah yang membawa kepada prilaku jahat dan biadab,” pungkasnya.

Reporter : Muhammad Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh