Zionis Bangun 770 Unit Bangunan Ilegal untuk Penduduk Yahudi di Al Quds

-72593856PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pendudukan Israel di Al-Quds menyebutkan, pihaknya berjanji untuk membuat maket pembangunan permukiman baru bagi penduduk Yahudi dengan membangun 770 unit di wilayah antara Jello, utara Al-Quds dan distrik Bet Jala barat daya Betlehem, sebelah selatan Al-Quds, Infopalestina melaporkan Ahad (24/07/2016).

Dalam terbitanya situs intelijen zionis, Ahad, menyebutkan, rencana pembangunan ini merupakan bagian dari pembangunan 1.200 unit lainya di tempat itu juga. Pemerintah daerah Israel telah menyetujui pembangunan 15.000 unit permukiman baru di kawasan baru tersebut.

Situs Walla yang melansir pernyataan Meir Turjuman, pejabat komite perencanaan pembangunan yahudi mengatakan, sangat urgen menempatkan para pemuda di wilayah tersebut dan mendorong semua rencana agar para pemuda Yahudi tetap tinggal di Al-Quds, tanpa memperdulikan situasi politik saat ini.

Rencana pembangunan permukiman baru sudah mendapat persetujuan sejak Desember 2015 dan sudah dipaparkan pada pertemuan pekan kemarin. Organisasi Eir Amim (kelompok Israel non pemerintah penentang permukiman) mengatakan, rencana permukiman ini mengungkapkan kebohongan pemerintah zionis selama ini yang akan menghentikan perluasan permukiman. Ternyata secara sepihak mereka terus membangun wilayah permukiman yang akan menjauhkan rakyat Israel dari keamanan dan kedamaian.

Sebelumnya pemerintah zionis pimpinan Benyamin Netanyahu telah menyetujui pembangunan 800 unit permukiman baru di wilayah Maale Adumem, permukiman terbesar Israel di Al-Quds, sebagai bentuk reaksi atas perlaawanan Palestina selama ini.

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

G 20: Brexit Menambah Resiko bagi Pertumbuhan Global

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Pemilihan suara yang dilaksanakan di Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa mempertinggi risiko bagi perekonomian dunia, kepala keuangan kelompok G20 dari negara-negara terkemuka mengatakan, lansir World Bulletin, Ahad (24/7/2016)

Hasil referendum bulan Juni “menambah ketidakpastian dalam ekonomi global,” mereka mengatakan dalam sebuah komunike setelah pertemuan gubernur bank sentral dan pejabat pemerintah di kota Chengdu, Cina.

Tapi mereka bersikeras bahwa negara-negara G20 berada dalam “posisi yang baik untuk secara proaktif mengatasi konsekuensi ekonomi dan keuangan potensial yang timbul akibat pemilhan suara,” seraya menambahkan: “Di masa depan, kami berharap melihat Inggris sebagai mitra dekat Uni Eropa.”

Tapi peserta mengatakan Brexit berada di garis depan keprihatinan pada pertemuan di Chengdu, yang merupakan pertemuan terakhir sebelum KTT G20 pada bulan September.

Philip Hammond, menteri keuangan Inggris, mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah masalah besar.

“Kenyataannya adalah akan ada ketidakpastian hingga kesimpulan negosiasi kami dengan Uni Eropa tercapai,” katanya.

Sebelum pertemuan itu, Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan global tahun ini dan berikutnya sebesar masing-masing 0,1 poin, menjadi 3,1 persen dan 3,4 persen.

“Brexit menandai risiko penting untuk pertumbuhan global,” kata staf IMF dalam sebuah laporan.

Para pejabat di Chengdu mengatakan pembicaraan yang berlarut-larut atau sengit antara Uni Eropa dan Inggris atas mundurnya Inggris bisa meningkatkan bahaya.

Menteri Keuangan AS Jacob Lew menekankan kepada rekan-rekannya di Eropa dan Inggris tentang perlunya negosiasi berlangsung secara halus, pragmatis dan transparan.

“Hubungan yang sangat terintegrasi antara Inggris dan Uni Eropa adalah demi kepentingan terbaik bagi Eropa, Amerika Serikat dan ekonomi global,” katanya kepada wartawan setelah pertemuan itu.

Militer Jerman Latih Warga Sipil Suriah

german-army-AP-640x480JERMAN (Jurnalislam.com) – Militer Jerman melatih lebih dari 100 pengungsi Suriah agar sipil dapat berperan membantu rekonstruksi negara mereka, Menteri Pertahanan Ursula von der Leyen mengatakan dalam pernyataan yang dirilis menjelang publikasi pada hari Ahad (24/07/2016).

Al Arabiya News Channel, Ahad, mengutip perkataan Von der Leyen kepada harian Frankfurter Allgemeine bahwa program percontohan difokuskan pada pelatihan bagi para pengungsi dalam berbagai bidang seperti teknologi, kedokteran dan logistik.

Tidak jelas apakah von der Leyen berencana memperluas program untuk mengikutsertakan lebih banyak warag Suriah lagi dari satu juta migran yang tiba di Jerman tahun lalu.

“Idenya adalah bahwa mereka akan kembali ke Suriah suatu hari dan membantu rekonstruksi negara mereka yang hancur akibat perang,” von der Leyen mengatakan kepada surat kabar.

Dia mengatakan Jerman juga bisa memainkan peran dalam melatih pasukan keamanan Suriah setelah memiliki pemerintah yang bertanggung jawab.

Pengungsi Suriah dapat melaksanakan tugas-tugas sipil untuk militer Jerman, tetapi tidak memenuhi syarat untuk bekerja sebagai tentara, katanya.

Von der Leyen baru-baru ini memicu kontroversi dalam partainya sendiri, Kristen Demokrat, ketika dia menyarankan bahwa warga negara Uni Eropa dalam kasus tertentu bisa mengambil alih peran bersenjata di militer Jerman. Menteri Pertahanan juga melakukan advokasi keragaman yang lebih besar di militer Jerman dan bergerak untuk merekrut lebih banyak imigran.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

 

Serangan Bom Hantam Pos Pemeriksaan di Baghdad, 12 Tewas

A destroyed vehicle is seen at the site of a suicide bomb attack at a checkpoint in Rashidiya, a district north of Baghdad, Iraq July 13, 2016. REUTERS/Khalid al Mousily

IRAK (Jurnalislam.com) – Seorang pembom menyerang dekat sebuah pos pemeriksaan di daerah Syiah di Baghdad utara, Ahad (24/07/2016), menewaskan sedikitnya 12 orang, militer dan pejabat medis Irak mengatakan, lansir Al Arabiya News Channel, Ahad (24/07/2016).

Ledakan itu juga melukai sedikitnya 22 orang, kata para pejabat.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Seorang pembom menargetkan pasar di pusat distrik Karrada di Baghdad awal bulan ini, menewaskan 292 orang, sedangkan serangan terhadap situs Syiah di Balad, utara ibukota, menewaskan 40 orang beberapa hari kemudian.

Islamic State (IS) menyerbu sejumlah daerah di utara dan barat Baghdad pada 2014, namun pasukan Irak kini telah merebut kembali sejumlah wilayah dan masih melakukan operasi untuk merebut Mosul, kota terakhir yang dikuasai IS di Irak.

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Menteri Turki: AS Tahu Gulen Berada di Balik Kudeta yang Gagal

thumbs_b_c_fe20149e01c2e5d1053b0329d327a87aANKARA (Jurnalislam.com) – AS tahu upaya kudeta 15 Juli di Turki dibuat oleh tokoh Turki yang berbasis di Pennsylvania, Fetullah Gulen, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag mengatakan pada hari Ahad (24/07/2015).

Seperti yang dilansir Anadolu Agency, Ahad, mengutip pernyataan yang dirilis untuk saluran televisi Turki Kanal 7, Bozdag mengatakan:. “Saya yakin Presiden AS (Barack) Obama, intelijen AS dan sekretaris negara mengetahui (upaya) kudeta ini dibuat oleh Fetullah Gulen. Saya sangat yakin mereka tidak ragu-ragu tentang ini.”

Menteri Turki menambahkan akan ada kesulitan dalam hubungan antara kedua negara jika Gulen dipertahankan hidupnya di AS setelah upaya kudeta.

“Mereka (AS) juga akan menghadapi kesulitan besar dalam hubungan antara Turki dan AS, jika pemerintah AS terus menjaga Fetullah Gulen di AS setelah usaha kudeta,” kata Bozdag.

“Pemerintah AS tidak memiliki pembenaran dalam membela dan menjaga Fetullah Gulen di AS,” tambahnya.

Dia mengatakan tidak ada kendala dalam hukum internasional untuk ekstradisi Gulen ke Turki.

Secara terpisah, Bozdag mengatakan ia akan berada di AS dengan Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala untuk membahas masalah ekstradisi.

Dia ingat fakta bahwa Turki telah mengirimkan empat file ke otoritas AS pada hari Selasa mengenai ekstradisi Gullen.

Pemerintah Turki telah berulang kali mengatakan plot mematikan pada 15 Juli, yang menewaskan sediknya 246 orang dan melukai lebih dari 2.100 orang lain, diselenggarakan oleh pengikut Gulen.

Gulen juga dituduh telah lama menyebarkan kampanye untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga Turki, khususnya militer, polisi dan peradilan, dan membentuk negara paralel.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

4 Rumah Sakit di Aleppo Digempur Jet Tempur Rezim Assad

FILE - In this Tuesday, May 3, 2016 file photo, released by the Syrian official news agency SANA, Syrian citizens and firefighters gather at the scene where one of rockets hit the Dubeet hospital in the central neighborhood of Muhafaza in Aleppo, Syria. As one of the few pediatricians remaining in the Syrian city Aleppo, Dr. Mohammed Wassim Maaz was the last ray of hope for tens of thousands of children and their parents trapped in the horror and misery of the five-year civil war. (SANA via AP, File)

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Empat rumah sakit darurat dan bank darah lokal di kota Aleppo Suriah dihantam serangan udara rezim Assad dalam 24 jam terakhir, sekelompok dokter mengatakan pada hari Ahad, World Bulletin melaporkan Ahad (24/07/2016).

Pemboman itu menewaskan seorang bayi berusia dua hari di rumah sakit anak-anak di lingkungan timur Aleppo yang dikepung, kata the Independent Doctor’s Association-IDA, sekelompok dokter Suriah yang mendukung klinik di kota.

Suplai oksigen bagi bayi tersebut terputus setelah serangan pukul 1:00 am (2300 GMT), yang merupakan serangan kedua di rumah sakit yang berlangsung sekitar sembilan jam, menurut IDA.

IDA mengatakan empat rumah sakit yang terkena – rumah sakit anak-anak, Al-Bayan, Al-Zahraa, dan Al-Daqaq – seluruhnya tidak akan beroperasi “sebagai akibat meningkatnya serangan udara yang terjadi terhadap fasilitas kesehatan di Aleppo oleh pesawat-pesawat tempur rezum Suriah dan sekutunya, Rusia.”

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan Suriah adalah tempat yang paling berbahaya bagi petugas kesehatan untuk beroperasi tahun lalu, dengan 135 serangan terhadap fasilitas dan pekerja kesehatan pada tahun 2015.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa rumah sakit telah rusak dan staf medis tewas dalam lingkungan timur kota Aleppo yang padat penduduk.

Sebuah rumah sakit di kawasan Maadi timur dihantam hanya delapan hari lalu, melukai beberapa staf dan pasien.

Lebih dari 470.000 orang tewas sejak perang Suriah meletus pada tahun 2011, dan jutaan orang lainnya telah mengungsi.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Muslim Brazil Dukung Penyelidikan Terbuka bagi 10 Terduga Teroris

327_848

BRAZIL (Jurnalislam.com) – Kaum Muslim Brazil pada hari Jumat menyuarakan dukungan untuk penyelidikan terbuka bagi terduga teroris yang dikatakan para pejabat sedang merencanakan serangan pada Olimpiade mendatang, World Bulletin melaporkan, Sabtu (23/07/2016).

Syeikh Jihad Hassan Hammadeh yang mengepalai komite etika Uni Nasional Entitas Islam, menyatakan keprihatinannya tentang tindakan polisi terhadap kelompok 10 terduga yang dituduh bersumpah setia kepada Islamic State (IS) pada aplikasi media sosial dan direncanakan memperoleh senjata untuk melancarkan serangan di Brazil dan luar negeri .

Harus ada bukti nyata dan transparansi dalam penyelidikan untuk memastikan bahwa warga dan kelompok-kelompok tersebut tidak dianiaya, diperlakukan secara tidak adil, kata Hammadeh.

“Penangkapan 10 orang tersebut seharusnya diumumkan secara lebih hati-hati dan dilengkapi dengan bukti,” katanya saat konferensi pers, menurut The Associated Press.

Penangkapan itu diumumkan dengan cara yang membuat takut warga negara dan bisa menimbulkan diskriminasi anti-Muslim, katanya.

Kelompok ini ditangkap Kamis dan dipindahkan ke sebuah penjara keamanan maksimum di negara bagian Mato Grosso do Sul, dekat perbatasan dengan Paraguay, kata Polisi Federal.

thumbs_m_c_8301c990ad05985f4098560eb75f936610 warga Brasil, berusia antara 20 dan 40, adalah bagian dari kelompok yang tidak teratur dan amatir dan ditangkap setelah mereka mengirim pesan yang menunjukkan bahwa mereka akan memulai pelatihan seni bela diri dan menembak, yang ditafsirkan sebagai ancaman nyata persiapan untuk kemungkinan melakukan serangan teroris,” menurut Menteri Kehakiman Brasil Alexandre Moraes.

Sedikitnya satu tersangka melakukan kontak dengan IS untuk tujuan inisiasi, sementara yang lain berencana meninggalkan negara itu untuk melakukan kontak pribadi dengan anggota IS.

Otoritas Brasil akan mengerahkan 85.000 polisi dan tentara untuk Olimpiade, yang dijadwalkan berkangsung 05-21 Agustus. Jumlah personel keamanan dua kali lebih banyak dibandingkan jumlah yang dikerahkan di Olimpiade London 2012.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Saudi Tembak Jatuh Rudal Balistik Syiah Houthi

scud

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Sistem pertahanan udara Arab Saudi menghancurkan sebuah rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman pada hari Sabtu, sumber keamanan mengatakan kepada Al Arabiya News Channel, Sabtu (23/07/2016).

Rudal yang diluncurkan oleh pemberontak Syiah Houthi yang menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sanaa tersebut dicegat di atas wilayah udara provinsi perbatasan Najran.

Sementara itu, sumber yang tidak diketahui menginformasikan kepada pertahanan sipil Arab di Jazan, provinsi lain di selatan, bahwa rudal-rudal yang ditembakkan dari wilayah Yaman, menghantam rumah seorang warga sipil dan melukai seorang anak.

Dalam beberapa hari terakhir, pertempuran antara Perlawanan Rakyat Yaman – yang didukung koalisi Arab – danpemberontak Houthi yang didukung Republik Syiah Iran berlanjut di beberapa kabupaten di Yaman walaupun pembicaraan damai yang disponsori PBB antara pihak Yaman yang bertikai sedang berlangsung di Kuwait.

Tiga bulan pembicaraan antara pemerintah dan milisi Syiah Houthi gagal membuat kemajuan, memaksa negara tuan rumah, Kuwait, pada hari Rabu mengeluarkan ultimatum kepada pihak yang bertikai untuk mencapai kesepakatan dalam waktu 15 hari atau pergi.

Pesawat tempur koalisi pimpinan Saudi menyerang posisi al-Qaeda di Yaman selatan pada hari Sabtu, saat pasukan pemerintah tampaknya bersiap melakukan serangan baru, kata para pejabat militer.

Dua serangan udara menargetkan al-Qaeda di pinggiran kota Jaar di provinsi Abyan, kata para pejabat militer.

Serangan terjadi setelah beberapa pertemuan militer diadakan di Aden untuk membahas rencana operasi baru terhadap al-Qaeda di Abyan, mereka menambahkan.

Pasukan pemerintah yang didukung oleh koalisi Arab telah meluncurkan serangan intensif bulan Maret melawan al-Qaeda di Yaman selatan, dan merebut kota Mukallah.

Tapi pasukan pemerintah mundur dari Zinjibar, ibukota provinsi Abyan, setelah pasukan al-Qaeda menyerang kembali.

Pejuang al-Qaeda terlihat menanam ranjau dan bahan peledak di sepanjang rute yang menghubungkan Abyan dengan kota pelabuhan selatan Aden, dalam persiapan mengantisipasi serangan, kata para saksi mata.

Pemerintah Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang didukung PBB telah menggunakan Aden sebagai ibukota sementara sejak direbut kembali dari pemberontak Houthi tahun lalu. Ibukota Sanaa telah berada di bawah kendali Syiah Houthi sejak September 2014.

Sementara itu, anggota dari kelompok IS membunuh seorang ulama Sunni di pusat Aden pada Sabtu, kata seorang pejabat keamanan.

Seorang pria bersenjata melangkah keluar dari mobil setelah fajar dan menembak mati ulama Ali Abdulrahman al-Zahri di distrik Mansura, saat ia muncul dari sebuah masjid, kata pejabat itu.

Anggota IS telah mengancam serangan terhadap ulama yang mereka tuduh pro-pemerintah Yaman, terutama mereka yang mengecam bom martir.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Kontrol Arus Warga Keluar Masuk Kota, Militer Irak Gali Parit di Sekitar Fallujah

d5dfc17e56084e8f99211736ad488f13_18 (1)FALLUJAH (Jurnalislam.com) – Militer Irak akan menggunakan taktik abad pertengahan untuk tetap mengontrol Fallujah setelah merebutnya kembali dari kelompok Islamic State (IS) bulan lalu, yaitu menggali parit di sekitar kota.

Parit tersebut akan memiliki lebar sekitar 12,5 meter dan kedalaman 1,5 meter.

Parit akan memiliki pintu tunggal bagi warga untuk masuk dan keluar kota, yang hampir kosong sejak serangan mengalahkan IS, Letnan Jenderal Abdul-Wahab al-Saadi, wakil komandan pasukan khusus yang memimpin operasi tersebut mengatakan kepada kantor berita Associated Press, Sabtu (23/07/2016).

“Parit ini akan membentang sekitar 11 kilometer panjangnya dan akan melindungi warga kota, yang telah melalui banyak tragedi, serta pasukan Irak yang dikerahkan di sana,” al-Saadi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press di markas Baghdad.

Menutup semua jalan kecuali satu yang dibuka akan memungkinkan pihak militer untuk memantau pergerakan warga lebih dekat.

Deddy | AP | Jurnalislam

Ledakan Kembar di Kabul Bunuh 80 Orang Demonstran dan Lukai 230 Lainnya

Afghan volunteers move the bodies of victims at the scene of a suicide attack that targeted crowds of minority Shiite Hazaras during a demonstration at the Deh Mazang Circle of Kabul on July 23,2016. Islamic State jihadists claimed responsibility for twin explosions July 23 that ripped through crowds of Shiite Hazaras in Kabul, killing at least 61 people and wounding 207 others in apparently their deadliest attack in the Afghan capital. The bombings during a huge protest over a power transmission line could deepen sectarian divisions in a country well known for communal harmony despite decades of war. / AFP PHOTO / WAKIL KOHSAR

KABUL (Jurnalislam.com) – Ledakan kembar menghantam pawai unjuk rasa sekte Syiah Hazara Afghanistan di Kabul yang telah menewaskan sedikitnya 80 orang dan melukai lebih dari 230, kata para pejabat, Aljazeera melaporkan Sabtu (23/07/2016).

Serangan pada hari Sabtu, di daerah yang paling dijaga ketat di ibukota Afghanistan, langsung diklaim oleh kelompok Islamic State (IS), yang sebelumnya telah menargetkan orang-orang Hazara.

“Dua anggota dari IS meledakkan sabuk peledak di sebuah pertemuan Syiah di … kota Kabul di Afghanistan,” kata media Amaq, sebuah situs IS.

Namun, seorang pejabat Afghanistan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tiga orang yang berjanji setia kepada kelompok bersenjata telah melakukan serangan.

Rekaman video dari lokasi ledakan menunjukkan tubuh hangus dan terpotong-potong berlumuran darah, berserakan di jalan, di lingkaran Deh Mazang, dekat dimana ribuan pengunjuk rasa Syiah Hazara melintas di rute tersebut pada aksi protes rencana pembangunan instalasi listrik bernilai jutaan dolar yang akan dilaksanakan pemerintah Kabul.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam