Militer Irak: 995 Pasukan IS Tewas dan 108 Ditangkap di Mosul Selatan

MOSUL (Jurnalislam.com) – Militer Irak mengklaim telah menewaskan 955 pasukan Islamic State (IS) dan menangkap 108 lainnya di garis depan selatan Mosul dari operasi militer yang sedang berlangsung, yang sekarang memasuki pekan kelima, untuk merebut kembali Mosul, menurut sumber-sumber militer, lansir World Bulletin, Selasa (15/11/2016).

Pada konferensi pers Selasa yang diadakan di distrik Al-Qayyara selatan Mosul, Brigadir Jenderal Saad Maan, juru bicara tentara Komando Operasi Baghdad, mengatakan bahwa pasukan Irak baru-baru ini merebut beberapa daerah di dalam Mosul dan sejak itu menyerahkan daerah tersebut ke tangan pasukan keamanan lokal.

“Semua daerah yang kami kuasai [di Mosul] akan diserahkan ke kepolisian setempat,” kata Maan, mencatat bahwa operasi militer masih tetap berlangsung di semua medn pertempuran.

Bulan lalu, tentara Irak – yang didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS dan sekutu lokal di darat – melancarkan operasi luas bertujuan untuk merebut kembali Mosul.

Sebelumnya Mosul, kota terbesar kedua Irak dalam hal populasi, bersama dengan beberapa wilayah tambahan di utara dan barat negara itu – diserbu oleh pasukan Islamic State pada pertengahan 2014.

Namun beberapa bulan terakhir tentara Irak dan sekutunya telah merebut kembali banyak wilayah dari kelompok IS, terutama di pinggiran Mosul dan di provinsi barat Anbar.

 

Gunakan Kapal Induk Admiral Kuznetshov, Rusia Mulai Operasi Skala Besar di Idlib dan Homs

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Militer Rusia melancarkan operasi besar-besaran baru di provinsi Idlib dan Homs Suriah pada hari Selasa, outlet media Rusia mengutip menteri pertahanan mengatakan, lansir Anadolu Agency, Selasa (15/11/2016).

Menurut Russia Today yang mendapat dukungan negara tersebut operasi itu melibatkan beberapa serangan udara terhadap posisi Islamic State dan Jabhat Fath al Syam di kedua provinsi.

Selama pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan petinggi militer Rusia di kota Sochi Rusia, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan rudal jelajah dari kapal Laksamana Grigorovich telah diluncurkan, sementara kapal induk Laksamana Kuznetshov yang membawa jet tempur Sukhoi Su-33 juga ambil bagian dalam operasi itu.

Ini adalah pertama kalinya kapal induk Admiral Kuznetshov ikut berpartisipasi dalam operasi militer, Russia Today menambahkan.

Suriah telah hancur dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Nushairiyah Bashar Assad membantai pengunjuk rasa – yang meletus sebagai bagian dari “Gerakan Musim Semi Arab (Arab Spring)” – dengan keganasan militer tak terduga.

Sejak itu, lebih dari 400.000 orang telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya menjadi pengungsi di seluruh negeri yang babak belur akibat perang tersebut, menurut PBB.

Sepanjang tahun lalu, Rusia – dengan alasan memerangi “terorisme” dan memberi dukungan untuk rezim Syiah Assad yang diperangi – telah melakukan banyak pelanggaran serangan udara di wilayah Aleppo yang dipegang mujahidin Suriah, yang telah menyebabkan kematian dan cedera ratusan penduduk sipil kota itu.

Rakyat Palestina Menentang Pembatasan Adzan oleh Menteri Zionis

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Gerakan Hamas yang berbasis di Gaza dan anggota parlemen Palestina di Knesset (parlemen Israel) menentang komite menteri Israel yang bermaksud menyetujui RUU yang akan membatasi adzan, World Bulletin melaporkan Senin (14/11/2016).

Dalam pernyataan yang dikeluarkan hari Ahad, koalisi Joint List dari parlemen Arab mengatakan bahwa “hukum rasis” untuk mengurangi volume adzan – dengan melarang penggunaan pengeras suara – mengancam hak Muslim untuk bebas menjalankan ibadah mereka.

Adzan merupakan bagian integral dari budaya dan tradisi Palestina serta ibadah umat Islam, koalisi menegaskan, melanjutkan dengan mengatakan pemerintah sayap kanan Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu mengadopsi kebijakan “rasis dan Islamofobia”.

Hamas, yang telah memerintah Jalur Gaza yang diblokade sejak 2007, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Ahad: “Melarang Adzan [panggilan Muslim untuk sholat] adalah provokasi keterlaluan atas sentimen kepada umat Islam di mana pun dan merupakan gangguan yang tidak dapat diterima dalam ibadah dan praktik keagamaan.”

hamas

Komite Menteri Israel untuk Legislasi (The Israeli Ministerial Committee for Legislation) menyetujui rancangan undang-undang sebelum mereka membawanya ke Knesset, di mana mereka kemudian harus melewati tiga putaran pemungutan suara sebelum menjadi hukum.

Zionis Netanyahu mengklaim pada hari Ahad bahwa tuntutan tersebut mendapat dukungan luas, sementara Palestina mengutuk langkah itu sebagai pelanggaran terang-terangan kebebasan warga negara untuk beribadah.

Jet Tempur Turki Hancurkan 15 Target IS di Al-Bab, Suriah

ANKARA (Jurnalislam.com) – Jet militer Turki memukul 15 sasaran teroris IS di wilayah Al-Bab Suriah sebagai bagian dari Operasi Perisai Efrat (Euphrates Shield), kata militer, Senin (14/11/2016), lansir Anadolu Agency.

Menurut pernyataan oleh Angkatan Bersenjata Turki, serangan udara hari Ahad menghancurkan dua pusat kontrol, gardu amunisi dan 10 posisi pertahanan. Tidak ada pesawat koalisi internasional anti-IS yang terlibat, pernyataan tersebut menambahkan.

Serangan tersebut mendukung serangan baru untuk menguasai Al-Bab, yang terletak sekitar 35 kilometer (22 mil) di timur laut pusat kota Aleppo. Tentara Pembebasan Suriah (Free Syrian Army-FSA) yang didukung Turki menguasai tujuh desa.

Sembilan pasukan FSA tewas dalam bentrokan dan 52 lainnya terluka. Empat tentara Turki terluka oleh alat peledak improvisasi, kata pernyataan itu.

Hampir 1.600 kilometer persegi (617 mil persegi) tanah di Suriah utara telah dibersihkan dari IS sejak Perisai Efrat diluncurkan pada 24 Agustus.

Secara terpisah, 10 milisi ekstremis PKK/PYD tewas dalam serangan artileri selama 24 jam ketika mereka berusaha untuk menguasai wilayah Tal Jijan, kata pernyataan itu.

Iran dan China Tandatangani Nota Kesepahaman Militer dan Pertahanan

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Iran dan China pada hari Senin menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding-MoU) yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama militer dan pertahanan serta bertukar keahlian di bidang kontra-terorisme, menurut situs Kementerian Pertahanan Iran, Anadolu Agency melaporkan Senin (14/11/2016).

Menteri Pertahanan Hussein Dahkan pada hari Senin menerima mitranya dari Cina Chang Wanquan di markas resmi kementerian di Teheran, di mana dua orang tersebut menandatangani MoU setelah pertemuan tertutup, website melaporkan.

Berbicara kepada wartawan setelah itu, Dahkan menegaskan bahwa menetapkan militer jangka panjang dan kerja sama pertahanan dengan China adalah prioritas utama republik Iran.

Dahkan juga menyuarakan harapan negaranya bahwa kunjungan Wanquan ini akan menjadi “titik balik” dalam militer dan hubungan pertahanan kedua negara, mencatat bahwa ia juga telah membahas perkembangan regional baru-baru ini dengan mitranya dari Cina.

Wanquan, untuk bagian itu, juga menyuarakan harapan bahwa MoU hari Senin akan meningkatkan hubungan bilateral di bidang militer dan pertahanan.

Beijing dan Teheran, tegasnya, berbagi “visi bersama” yang, katanya, memberikan kesempatan bagi peningkatan hubungan antara kedua negara.

Menurut sebuah laporan Senin di televisi pemerintah Iran, Iran dan China juga sepakat untuk segera melakukan latihan militer bersama dengan tujuan memberikan kontribusi bagi perjuangan internasional melawan terorisme.

Kedua negara, kata laporan itu, berusaha untuk membuat “dorongan yang diperlukan untuk melawan momok terorisme”.

Dalam perkembangan terkait sebelumnya pada hari yang sama, seorang anggota parlemen Rusia mengatakan bahwa negaranya sedang dalam pembicaraan dengan Iran untuk penjualan senjata dan peralatan militer senilai $ 10 milyar, termasuk tank, helikopter dan pesawat tempur.

Dua Ledakan Terpisah Hantam Istanbul, Turki

TURKI (Jurnalislam.com) – Sebuah ledakan terjadi di zona industri distrik Sultanbeyli Istanbul di sisi Asia pada hari Senin, kata sumber-sumber keamanan, World Bulletin melaporkan, Senin (14/11/2016).

Menurut sumber-sumber keamanan yang berbicara dengan syarat anonim, empat orang terluka dalam ledakan itu. Mereka dipindahkan ke Rumah Sakit Negara Sultanbeyli.

Sebuah mesin pengisi kosmetik dan wewangian yang terletak di zona industri tersebut meledak, menyebabkan kebakaran. Petugas pemadam kebakaran telah berhasil menanggulangi.

Secara terpisah, ledakan lain mengguncang distrik Asia di Maltepe Istanbul ketika sebuah paket yang dikirimkan oleh kurir dibuka oleh seorang manajer perusahaan, Osaman Kurdas, 56 tahun, lalu meledak dan menyebabkan dia berada dalam kondisi kritis, kata sumber-sumber keamanan.

Dua orang lainnya terluka.

Polisi telah meluncurkan penyelidikan untuk dua ledakan tersebut dan telah meningkatkan keamanan di kedua lokasi ledakan.

Faksi Mujahidin Suriah Umumkan Pembentukan Dewan Komando Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Faksi mujahidin Suriah di kota Aleppo pada hari Senin (14/11/2016) mengumumkan pembentukan “Dewan Komando Aleppo (Aleppo Command Council)” dalam rangka menyatukan upaya faksi dan menghadapi pasukan rezim Syiah Nushairiyah Assad yang berusaha menekan warga sipil yang terperangkap, menurut pernyataan pembentukan dewan.

ElDorar AlShamia melaporkan, pernyataan itu mengatakan bahwa Dewan bagi semua faksi militer di kota Aleppo itu menunjuk insinyur “Abu Abdul Rahman Noor” sebagai panglima tertinggi dan “Abu Bashir Maara” sebagai komandan militer.

Kota Aleppo mengalami blokade genosida selama lebih dari dua bulan oleh pasukan rezim Syiah Assad dan milisi sekutu Syiah Internasioanl yang mencoba untuk memperluas kekuasaanya di wilayah Aleppo dan merebut kendali daerah pertanian untuk mendeportasi warga sipil.

 

Lagi, Taliban Tembak Jatuh Helikopter Militer di Provinsi Ghor

GHOR (Jurnalislam.com) – Sebuah laporan terbaru datang dari provinsi Ghor menyatakan bahwa tank pasukan Arbaki hancur dengan 2 pasukan bersenjata tewas dan 2 lainnya luka-luka di tengah baku tembak berat dengan Taliban dekat daerah Narkoh kabupaten Marghab siang kemarin, Al Emarah News melaporkan, Senin (14/11/2016).

Sementara helikopter militer ditembak dengan DShK saat membom daerah tersebut dan jatuh sebelum mendarat, menewaskan semua pasukan didalamnya.

Ini adalah helikopter musuh kedua yang jatuh di provinsi Ghor selama satu setengah bulan terakhir.

Laporan terbaru tembak-menembak melawan posisi musuh dan konvoi penguatan di sore hari Senin di Saripul, dikatakan masih berlangsung. Sejauh ini 2 tank musuh, 2 DShK dan alat-alat militer lainnya telah disita

2 tank disita saat bentrokan berat berlangsung.

 

Menteri Irak: Tiap Hari 2.000 Warga Mosul Mengungsi

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Sekitar 2.000 warga sipil Irak mengungsi setiap harinya karena operasi militer terhadap militan Islamic State (IS) di utara kota Irak Mosul, kata seorang menteri Irak, lansir Anadolu Agency, Senin (12/11/2016).

Berbicara pada konferensi pers di ibukota Baghdad, Senin, Menteri Imigrasi Derbaz Mohammed mengatakan di Kirkuk Irak utara saja lebih dari 50.000 orang telah mengungsi begitu jauh dari distrik Havice.

“Hampir 200 orang meninggalkan rumah mereka di Havice setiap hari,” katanya kepada Lise Grande, koordinator kemanusiaan PBB untuk Irak.

Mohammed mengatakan warga sipil yang mengungsi ditampung di tenda-tenda kamp pengungsian.

“Kami telah merencanakan untuk mengakomodasi sedikitnya 750.000 orang di kamp-kamp tenda,” katanya. “Perkiraan kami sekarang adalah 500.000 orang akan menjadi pengungsi. Tapi jumlah ini mungkin meningkat.”

Grande mengatakan PBB telah menindaklanjuti operasi militer di Mosul.

“Kami memperhatikan bahwa tindakan yang luar biasa telah diambil untuk masalah keamanan warga sipil,” katanya.

Bulan lalu, tentara Irak – yang didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS dan sekutu lokal di darat – melancarkan operasi luas bertujuan untuk merebut kembali Mosul, yang diserbu oleh IS pada pertengahan 2014, bersama dengan sejumlah wilayah di utara dan barat Irak.

Beberapa bulan terakhir tentara Irak dan sekutunya merebut kembali banyak wilayah dari kelompok IS, terutama di pinggiran Mosul dan di provinsi Anbar, Irak barat.

Trump Siap Deportasi 3 Juta Imigran

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Presiden terpilih AS, Donald Trump, yang dikenal anti- Islam mengatakan kepada majalah berita televisi 60 Minutes bahwa dia akan mendeportasi atau memenjarakan “2 hingga 3 juta” imigran gelap “yang dianggap kriminal”, ketika ia bertugas tahun depan, World Bulletin melaporkan Senin, (14/11/2016).

Ia mengatakan akan membangun pagar segmentasi di beberapa daerah di sepanjang perbatasan AS-Meksiko. Trump berjanji dalam kampanye untuk membangun tembok perbatasan jika terpilih, untuk mencegah imigrasi ilegal.

Ketua DPR Paul Ryan, yang memiliki perbedaan dengan Trump tetapi berjanji untuk bekerja “bergandengan tangan” dengan presiden baru tersebut, mengatakan kepada CNN bahwa deportasi massal bukanlah fokus Partai Republik saat ini.

Trump pada hari Ahad menunjuk Reince Priebus sebagai Kepala Stafnya, menurut sebuah pernyataan.

Ketua kampanye Trump dan mantan pemimpin Breitbart news, Steve Bannon, juga akan berada di tim kepemimpinan Gedung Putih sebagai kepala strategi dan konselor senior.

“Saya senang tim saya yang sangat sukses terus bersama dengan saya dalam memimpin negara kita,” kata Trump.

“Steve dan Reince adalah pemimpin berkualitas yang bekerja sama dengan baik pada kampanye kami dan membawa kami ke sebuah kemenangan bersejarah. Sekarang saya akan memiliki mereka berdua dengan saya di Gedung Putih karena kami bekerja untuk membuat Amerika besar lagi.”

Digambarkan sebagai “mitra setara”, keduanya akan melanjutkan Tim “kepemimpinan yang efektif” yang terbentuk selama kampanye, menurut pernyataan kubu Republik.

Priebus, kepala Komite Nasional Partai Republik, adalah salah satu yang paling lama melayani ketua partai dan sebagian besar ide-idenya diterima dengan baik oleh partai.
Trump akan mengambil sumpah jabatan 20 Januari sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45