Deteksi Dini Cegah Kanker, Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan Adakan Penyuluhan

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Melihat fenomena kaum hawa yang rentan terkena penyakit kanker. Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-Dan) Jawa Tengah mengadakan penyuluhan untuk kaum hawa dengan tema ” Deteksi dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim” dengan pemateri Dewi Anjas Saputri, Am.Keb. Di Balai Kelurahan Sekayu, semarang Tengah, Selasa (4/9/2016)

Ketua Forum Me-Dan Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada semua ibu-ibu yang hadir agar Me-Dan agar bisa diterima oleh semua masyarakat, dan tetap istiqomah memberikan pelayanan kepada sesama.

“Kami berharap agar tetap istiqomah, bisa diterima semua lini masyarakat dan bermanfaat untuk semua khususnya Umat Islam,” ucap Lutfi Miftah dalam sambutannya.

Dewi Anjas Saputri, Am.Keb menjelaskan tujuan diadakan acara tesebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang deteteksi kanker payudara dan kanker leher rahim

“Acara ini penting diadakan untuk deteksi dini kanker payudara dan Rahim dan juga untuk meningkatkan kesadaran bagi wanita akan bahaya penyakit kanker payudara dan kanker rahim,” ungkap wanita yang juga sebagai Bidan Muslimah dan Penggiat persalinan maryam tersebut.

Seminar yang dihadiri puluhan kaum ibu ini, Dewi menjelaskan penyebab terjadinya kangker yang terjadi pada leher rahim maupun kangker pada payudara dan bagai mana cara megatasinya.

“Untuk kanker serviks disebabkan karena HPV atau yang disebut Human Papiloma Virus sedangkan kanker payudara lebih desebabkan kerena virus maupun genetic. Dalam pengobatan kanker saat ini secara medis dilakukan dengan pembedahan atau operasi, dengan radioterapi dan kemoterapi,” terangnya

“Untuk pencegahan kanker serviks bisa dilakukan vaksinasi HPP, pemakaian kondom, Screening atau deteksi dini dengan IVA, sedangkan kanker payudara dengan pola hidup sehat, mamografi dan ultrasonografi,” tambahnya

Menjelang sesi akhir acara, narasumber menyampaikan pesan-pesannya kepada hadirin dalam mengantisipasi terjadinya penyakit kanker payudara dan serviks.

“Sebaiknya seorang wanita sedini mungkin mengantisipasi terjadinya penyakit kanker payudara dan serviks dengan melakukan pemeriksaan sedari dini,” pungkasnya

 

 

Bentengi Kaum Duafa dari Kristenisasi, Komunitas Tauhid Gelar Aksi Sosial

 

SOLO (Jurnalislam.com) – Untuk membentengi yatim, duafa dan para janda dari bahaya pemurtadan, Komunitas Tauhid Gemar Sedekah Solo Raya menggelar kegiatan sosial dan Dakwah, Ahad (4/9/2016).

Ditemui jurnalislam.com Sentot Ketua Komunitas Tauhid mejelaskan aksi sosial ini adalah kegiatan rutin tiap bulan yang difokuskan pada anak yatim, janda, duafa dan orang jompo.

“Alhamdulillah, kita bagikan beras, jilbab, gamis, musaf Al Qur’an, santunan uang bagi yatim dan air galon. Semua untuk umat muslim yang janda, jompo juga anak yatim yang kurang mampu” ucapnya.

Komunitas

Sentot menjelaskan semua paket yang diberikan kepada para yatim dan duafa ini adalah dari donasi 25 masjid yang sudah saling koordinasi untuk disalurkan pada sasaran yang tepat.

Kedepan Komunitas Tauhid Gemar Sedekah ini ingin memiliki Layanan Ambulan Gratis untuk fasilitas umat muslim di Solo Raya. Sedari itu Sentot sangat berharap dukungan dari umat Islam untuk ikut berbagi bersedekah lewat program yang digagasnya.

“Setelah program baru kami air galon gratis, kita ingin punya Ambulan Gratis, karena kami kan memiliki data janda, jompo yang butuh perhatian ketika sakit atau bahkan sudah meninggal, disitu kita bisa bersedekah untuk terakhir kalinya” ujarnya.

Komunitas Tauhid yang bergerak membentengi kaum duafa dari kristenisasi dengan cara bersedekah mendapatkan tanggapan yang antusias bagi masyarakat. Target mereka akan menyasar wilayah Jebres, Solo yang rawan pemurtadan sebagai ladang dakwahnya.

HTI: Islam Rahmatan Lil Alamin Tolak Pemimpin Kafir

 

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mendekati Pemilihan Kepala daerah di Jakarta, ribuan masa Hizbut Tahrir Indonesia bersama warga Jakarta sejak pagi menggelar aksi damai menolak Jakarta untuk masa yang akan datang dipimpin oleh pemimpin kafir. Aksi yang dilakukan di sekitaran patung kuda jalan MH Tamrin Jakarta Pusat (4/8/2016) bertema Islam Rahmatan Lil Alamin Haram Pemimpin Kafir.

Dalam orasinya ketua DPD I Hizbut Tahrir Jakarta aksi yang damai yang dilakukan adalah bentuk amar ma’aruf nahi munkar, mengajak masyarakat untuk tidak memilih orang kafir sebagai pemimpin di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini.

“Aksi ini adalah sebagai bentuk amar maruf nahi munkar, kami mengajak kepada kebaikan dengan tidak menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, Islam rahmatan lil alamin menolak pemimpin kafir,” tegasnya.

Pendapat senada juga disapaikan ustadz Rokhmat S Labib, ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia, dalam orasinya aksi damai ini juga sebagai sarana memberi nasihat kepada para pemimpin media-media dan para pemimpin partai agar tidak lagi memberikan dukungan kepada pemimpin kafir.

Ratusan Masa HTI Memadati Kawasan Patung Kuda Jl MH Tamrin Jakarta Pusat

“Bagi mereka pemimpin media yang mendukung pemimpin kafir ingatlah bahwa itu adalah perbuatan haram. Kepada para pemimpin partai-partai politik agar jangan mencalonkan orang kafir sebagai pemimpin, karna itu menetang dan mengundang murka Alloh,”ujarnya.

Menurut Rokhmat jika umat Islam tidak ingin dipimpin oleh pemimpin kafir, maka ummat Islam harus meninggalkan sistem demokrasi yang memberikan jalan siapapun bisa menjadi pemimpin di negeri ini.

“Demokrasi memang memberikan kebebasan, namun kebebasan untuk menghina, menolak dan menekan Islam. Jika umat Islam tidak ingin dipimpin oleh orang kafir, maka jalan terbuka yang membolehkan terpilihnya pemimpin kafir harus ditutup. Pintu itu adalah demokrasi, maka campakkanlah sistem demokrasi,” pungkasnya.