Bersama Elemen Muslim, FUIS Desak Kominfo Jateng Blokir Situs Judi Online

SEMARANG (jurnalislam.com)- Menjamurnya judi online belakangan ini, Forum Umat Islam Semarang (FUIS) mendatangi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah (Jateng) , Jl menteri Supeno 1, Semarang, Jum’at (12/7/2024).

Kehadirannya tersebut dalam rangka meminta kominfo jateng agar berupaya melakukan penutupan dan pemblokiran judi online yang semakin marak.

“Kira-kira upaya apa yang bisa dilakukan kominfo dalam memblokir situs judi online,” ucap Wahyu Kurniawan, ketua FUIS saat audiensi di kantor Kominfo Jateng.

Tampil juga dari kalangan anak muda, Doni Puji Laksono, menyampaikan bahwa judi online atau yang dikenal slot itu tak hanya dilakukan oleh orang tua saja, tapi juga menyasar kalangan remaja, bankan anak sekolah SD pun bisa melakukannya, dengan nominal 1000 sudah bisa ikut slot.

“Judi slot ini tak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tapi juga sudah menyasar kalangan pelajar mulai anak SD,” katanya.

Sedangkan dari perwakilan Jamaah Ansharu Syariah, menyampaikan keprihatinan terhadap generasi muda saat ini, keinginannya meminta kominfo agar memblokir situs situs judi online tersebut

“Inilah kecintaan kami terhadap generasi muda saat ini, agar situs judi online diblokir, kami hanya bisa menyampaikan, tapi wewenang untuk menutup ada ditangan bapak-bapak yang ada di pemerintanan,” tutur Ustaz Danang Setyadi.

Menanggapi keinginan dan masukan dari perwakilan FUIS tersebut, Subroto Budhi Utomo yang menjabat sebagai Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi (PDKI) Kominfo Jateng menyampaikan, bahwa sudah dibentuk satgas khusus untuk menangani judi online, pihaknya juga menyampaikan bahwa tidak mempunya kewenangan penuh dalam memblokir situs judi online.

“Kami tidak mempunyai kewenangan dalam mengambil tindakan pemblokiran,” ucapnya

“Adanya pembagian kewenangan antara pusat dan daerah, kewenangan pemblokiran ada di kementerian kominfo, kalo kami di Jateng hanya domain wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Walapun begitu, dari kominfo sudah menyampaikan ribuan situs yang sudah diblokir, yang jadi masalah katanya beberapa situs diblokir akan muncul lagi lebih banyak situs judi online lainnya.

Reporter : Agus Riyanto

PDPM Solo Gelar Diklatsar Kokam Surya Bengawan

SOLO (jurnalislam.com)- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Solo menggelar Diklatsar Kokam Surya Bengawan ke-1 di Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Solo dan Tambak Camp, Ngargoyoso, Karanganyar pada Jumat-Ahad (5-7/7/2024). Diklatsar Kokam (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) diikuti sekitar 35 peserta.

Ketua PDPM Solo, Andi Tri Prasetyo mengungkapkan kegiatan Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar) Kokam ini merupakan diklat kali pertama pada periode baru. Diklat menyasar kepada pejuang-pejuang yang ada di amal usaha Muhammadiyah (AUM).

“Selama tiga hari peserta diklatsar akan mendapatkan materi tentang ideologi Muhammadiyah dan Kekokaman. Dasar-dasar ini menjadi standar yang harus dimiliki oleh pejuang-pejuang AUM,” ungkap Andi Tri saat sambutan acara pembukaan Diklatsar Kokam di Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah.

Andi Tri menekankan jika kita berbicara Kokam Pemuda Muhammadiyah maka tentu tidak bisa lepas dari pengaderan. Salah satu fungsi Kokam adalah sebagai wadah pengaderan.

“Diklatsar Kokam bukan akhir dari perjalanan, tetapi justru awal dari perjuangan rekan-rekan. Selamat mengikuti Diklastsar Kokam Surya bengawan yang pertama,” ujarnya.

Materi Kekokaman dan Kemuhammadiyahan
Pembukaan kegiatan Diklatsar Kokam dilaksanakan di gedung dakwah Balai Muhammadiyah Solo pada Jumat (5/7/2024).

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, Komandan Kodim Kota Solo, Kapolres Kota Solo, Majelis dan Lembaga PDM Solo, Pimpinan AUM dan ketua PCM se-Solo.

Setelah acara pembukaan berlangsung, peserta menerima materi Al Islam dan Kemuhammadiyahan dan Kekokaman dari instruktur. Peserta juga diajak memahami teknik survival, manajemen pembekalan sebagai persiapan menuju ke medan perwira.

Sabtu dini hari, peserta berangkat menuju medan perwira di Tambak Camp, Ngargoyoso, Karanganyar. Selama dua hari, Sabtu-Ahad, 6-7 Juli 2024 peserta mendapatkan materi diklatsar lapangan. Materi awal yang didapatkan peserta adalah PBB (peraturan baris berbaris).

Peserta diajari teknik bela diri praktis, tata upacara militer, dan pendirian bivak (tempat berlindung sementara (darurat) di alam bebas). Selain itu peserta mendapatkan materi navrad (kompas bidik, peta topografi, douglas protaktor (busur deajat).

Pada sabtu malam hari, peserta mendapatkan materi seragam dan etika, leadhership atau manajemen konflik ideologi Kokam. Pada tengah malam peserta mendapatkan materi Caraka dari instruktur. Acara diklatsar berakhir pada Ahad dengan materi dinamika kelompok dan revie materi. Sebelum meninggalkan medan perwira, peserta melakukan mini longmarch dan upacara penutupan.

Soroti Terkait Promosi Vulgar, DSKS Tegaskan Tak Pernah Meminta Festival Kuliner Non Halal di Solo Dibatalkan

SOLO (jurnalislam.com)- Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah meminta Festival Kuliner Non Halal yang digelar di Paragon Mall Solo ditutup atau dibatalkan.

Menurut Ketua Rois Tanfidzi DSKS Ustaz Abdurrahim Ba’asyir pihaknya hanya menyoroti terkait adanya promosi yang dianggap vulgar terkait krgiatan tersebut, hal itu tertuang dalam pernyataan sikap yang diterima jurnalislam dan berikut pernyataan sikap selengkapnya.

RESS RELEASE
DEWAN SYARI’AH KOTA SURAKARTA (DSKS)
TERKAIT INFORMASI PENUTUPAN FESTIVAL KULINER NON HALAL
DI SOLO PARAGON 3-7 JULI 2024

Penjelasan Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS) terkait infomasi penutupan Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon 3 -7 Juli 2024, maka Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS) menyatakan sebagai berikut:

1. DSKS menegaskan bahwa dalam surat himbauan dan pernyataan sikap yang dirilis pada tanggal 3 Juli 2024 secara jelas dan gamblang bahwa DSKS tidak pernah meminta agar acara Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon dibatalkan atau ditutup. DSKS hanya menyikapi bentuk promosi vulgar, mencolok dan massif sehingga mengakibatkan banyaknya reaksi dan keresahan masyarakat Solo dan sekitarnya khususnya ummat Islam.

2. Dalam himbauan dan pernyataan sikap tersebut DSKS berusaha untuk menjaga dan mengedukasi ummat Islam agar mewaspadai acara tersebut dan menghindari agar tidak terjebak, mengingat besarnya dosa yang akan ditanggung seorang muslim akibat mengkonsumsi makanan haram.

3. Keputusan menutup acara tersebut secara sementara di pagi hari pada tanggal 3 Juli 2024 adalah keputusan yang diambil oleh pihak panitia sendiri setelah mereka berkomunikasi dengan pihak berwenang dimana DSKS tidak terlibat sama sekali dalam pertemuan tersebut.

4. Pada sore harinya tanggal 3 Juli 2024, DSKS mendapatkan informasi bahwa pihak Pemkot Surakarta telah memutuskan agar acara Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon harus di pindah ke lokasi lain yang bersifat khusus bagi non muslim, bukan di tempat umum yang dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat muslim dan non muslim. Hal ini demi menjaga kenyamanan masyarakat luas.

5. Siang hari tanggal 4 Juli 2024 DSKS mendapatkan informasi bahwa acara Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon dilanjutkan dengan adanya pembatasan pengunjung yang hanya dikhususkan untuk non muslim saja.

6. Tanggal 4 Juli 2024 setelah Maghrib, ketua DSKS Ustadz Abdurrahim Ba’asyir Bersama Humas DSKS Ust. Endro Sudarsono dengan ditemani oleh Gus Burhanudin Hilal Sebagai utusan dari MUI Surakarta bertemu dengan management Paragon Mall dan panitia Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakapolres Surakarta AKBP Catur Cahyono bertempat di Lobby Hotel Paragon Solo. Pertemuan tersebut berjalan ramah dan penuh keakraban.

Ketua DSKS menyampaikan apresiasinya atas respon dan tanggapan positif pihak management Solo Paragon dalam menyikapi keberatan Ummat Islam Surakarta dalam bentuk upaya melakukan pembatasan dan pemasangan tirai pada acara Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon.

DSKS juga menekankan bahwa tidak pernah meminta acara Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon dihentikan atau dibubarkan dan menghormati jika acara tersebut dilanjutkan sesuai agendanya.

7. Pihak management Paragon Mall sangat mengapresiasi kehadiran pengurus DSKS bersama utusan dari MUI Surakarta dalam acara pertemuan tersebut serta menyampaikan ucapan permohonan maaf jika acara yang diadakan di Solo Paragon tersebut ternyata meresahkan ummat Islam.

Dalam pertemuan tersebut, ketua panitia penyelenggara acara Festival Kuliner Non Halal di Solo Paragon juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahannya melakukan promosi yang dianggap terlalu berlebihan sehingga memancing keresahan sebagian kalangan ummat Islam.

8. Dalam pertemuan tersebut, Wakapolres Surakarta AKBP Catur Cahyono juga menyampaikan bahwa prioritas tugas kepolisian Surakarta adalah menjaga kondusifitas dan keamanan warga masyarakat Surakarta. Maka saat kepolisian Surakarta menerima informasi keberatan dan keresahan sebagian warga Surakarta, Polres Surakarta segera berkoordinasi dengan management mall dan panitia penyelenggara sehingga mengambil keputusan tegas agar acara dihentikan sementara dan segera ditutup hingga ada keputusan baru. Semua itu ditempuh demi menjaga kondusivitas kota Surakarta.

9. Melihat perkembangan yang ada, sangat disayangkan tampak terjadi miss persepsi di Sebagian kalangan terhadap maksud dan tujuan DSKS menyikapi acara tersebut. Maka DSKS mengajak semua pihak agar lebih teliti dalam membaca dan mengkonsumsi informasi yang berkembang diberbagai media informasi khususnya media sosial.

10. DSKS juga mengajak agar ummat Islam tetap istiqomah menjalankan ajaran agama serta menjaga diri dari segala hal yang dilarang agama agar terhindar dari dosa dan kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Surakarta, 5 Juli 2024 / 28 Dzulhijjah 1445 H

Rois Tanfidzi DSKS
Ketua Ustaz Abdurrahim Ba’asyir

Sekretaris Jenderal DSKS
Dr. Mulyanto Abdullah Khoir

Lahirkan Gen-Z yang Siap Hadapi Tantangan Zaman, JSIT Jateng Gembleng Para Pembina BPI

KLATEN (jurnalislam.com)- Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah, melalui Bidang Bina Pribadi Islami (BPI) menggelar Diklat Pembina BPI, Jumat-Sabtu, 5-6 Juli 2024 bertempat di Kompleks PPTQ Ibnu Abbas Klaten.

Diikuti oleh 165 peserta dari unsur guru yang merupakan delegasi dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Ketua Bidang Bina Pribadi Islami (BPI), Wasis Pambudi, M.Pd., dalam sambutannya mewakili Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah menyampaikan bahwa tujuan digelarnya kegiatan ini adalah memberikan bekal kepada para Pembina BPI dalam mendampingi para peserta didik yang notabene Generasi Z agar handal dalam menghadapi tantangan zaman.

“Para pembina memiliki tantangan dan peluang yang luar biasa. Gen-Z dengan segala karakteristiknya, akan menjadi potensi luar biasa ketika proses pendampingannya, proses coaching-nya juga dilakukan dengan luar biasa,” papar Wasis.

“Kita berharap melalui diklat ini, akan terlahir para pembina, para coach yang handal, tangguh, mampu mengoptimalkan segala potensi positif dari para coachee, para peserta didik harapan peradaban yang kompetitif menghadapi tantangan zaman,” harapnya.

Kegiatan bertajuk “BPI JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah Gerak Bareng Tambah Gayeng” ini menghadirkan beberapa coach atau narasumber yang pakar.

Diantaranya Wakil Ketua Umum JSIT Indonesia Bidang Pembinaan Karakter, Dr. Wiranto, M.Kom., M.Cs. Ketua Departemen BPI JSIT Indonesia, Dr. Achmad Rasyid Ridha, M.PI. Serta beberapa trainer dan pembicara nasional, seperti Sholihin Abu Izzudin (dai nasional dan penulis buku), Cahyadi Takariawan (konselor nasional dan penulis buku), Dwi Budiyanto, dan Dr. Umarulfaruq Abu Bakar, Lc.

Meresahkan Warga, Festival Kuliner Non Halal Dihentikan Sementara

SOLO (jurnalislam.com)- Penyelenggaraan festival kuliner non halal yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 3-7 Juli di Paragon Mall akhirnya dinonaktifkan sementara oleh pihak panitia.

“Sementara dinonaktifkan dulu, tapi memang sudah terdisplay. Daripada kami dianggap meresahkan. Ya mending kami menonaktifkan dulu. Sambil menunggu arahan terbaik buat semuanya,” ujar Marketing Komunikasi Solo Paragon Mall Veronica sebagaimana dikutip dari joglosemarnews.com.

“Kalau acaranya sampai tanggal 7. Ini kami masih menunggu arahan selanjutnya, jadi kami belum dapat memastikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Humas Dewan Syariah Kota Surakarta Endro Sudarsono mengatakan, bahwa masyarakat resah dengan adanya kegiatan tersebut karena dianggap terlalu fulgar.

“Warga masyarakat resah karena terlalu fulgar. Terlalu fulgar di instagram dan balihonya. Kita takut temen-temen milenial, keterbatasan agamanya merasakan enak nambah lagi. Repot nanti kita ikut bertanggung jawab,” katanya.

“Ini sifatnya himbauan, kita tidak boleh juga memaksakan kehendak. Mestinya terbatas tidak terlalu fulgar. Kami minta polisi, pemerintah kota dan panitia agar lebih menghormati (umat Islam),” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, DSKS juga memberikan himbauan kepada umat Islam untuk tidak ikut Festival Kuliner non Halal tersebut. DSKS juga menghimbau kepada Pemkot Surakarta dan Kapolres Surakarta untuk lebih selektif lagi terkait acara acara yang mengusik nilai nilai agama.

Jusuf Kalla Apresiasi Program Bantuan MER-C di Afghanistan

JAKARTA (jurnalislam.com)- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M. Jusuf Kalla mengapresiasi dan mendukung program bantuan yang disalurkan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Afghanistan. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad, Ketua Tim MER-C untuk Afghanistan, dr. T. Meaty Fransisca, dan Manager Operasional, Rima Manzanaris di kediamannya, Senin (1/7).

“Jadi kalau MER-C ingin mengadakan upaya sosial di sana tentu sangat dihargai, membantu masyarakat dengan operasi kesehatan, sanitasi atau pendidikan, sangat dihargai sama dengan di Gaza,” ujar Jusuf Kalla.

“Kita tahu semua bahwa sekarang ini Afghanistan setelah Amerika mundur, di bawah pemerintahan yang dipimpin oleh Taliban keadaanya lebih damai karena tidak ada lagi konflik yang besar tetapi kondisi masyarakat tetap tentu membutuhkan bantuan karena soal kemiskinan di sana, kekurangan sarana setelah 20 tahun perang,” katanya.

Ia juga mengatakan, bantuan yang diberikan MER-C ini mewakili wajah Indonesia untuk membantu orang yang sedang dalam keadaan susah. Bantuan dalam keadaan sulit tentu berbeda dan mereka sangat hargai itu karena mereka membutuhkan.

“Itulah hal-hal yang dilakukan MER-C selama ini dan sekarang kita hargai,” tuturnya.

Jusuf Kalla berharap, masyarakat dapat membantu warga Afganistan yang saat ini dalam keadaan susah setelah perang.

“Tentu membantu mereka itu merupakan amal ibadah yang baik dan dibutuhkan partisipasi masyarakat secara keseluruhan. Mereka 20 tahun dalam perang, otomatis mereka kekurangan ekonomi dan fasilitas sosial yang sulit,” ungkapnya.

Sebelumnya, MER-C mengirimkan Tim Medis ke Afghanistan pada 14 Desember 2023 – 9 Januari 2024 lalu untuk membantu korban bencana gempa bumi dahsyat di Herat. Tim menempuh perjalanan darat selama 36 jam dari ibukota Afghanistan Kabul ke Herat dengan membawa bantuan dari masyarakat Indonesia.

Bantuan berupa obat-obatan, alat kesehatan, perlengkapan musim dingin, dan makanan semua disalurkan langsung oleh Tim MER-C setelah mendapat izin dan pengamanan dari otoritas setempat. Bahkan Tim Medis MER-C juga mendapatkan izin melakukan pengobatan bagi warga terdampak gempa di Herat.

Seiring musim dingin ekstrem yang melanda Afghanistan, MER-C kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap 2 ke Herat tepatnya di Distrik Zenda, pada 12 – 13 Maret 2024. Bantuan berupa perlengkapan musim dingin dan bahan makanan didistribusikan ke empat desa yang terdampak gempa paling parah.

MER-C terus menjalankan bantuan berkelanjutan di wilayah pasca gempa Afghanistan. Saat ini tengah berlangsung penyaluran bantuan kemanusiaan tahap 3 yaitu program pembuatan sumur air bersih di beberapa desa di wilayah pasca gempa di sana.

Bangga dan Haru, 474 Santri dan Mahasantri Ikuti Wisuda PPTQ Ibnu Abbas Klaten

KLATEN (jurnalislam.com)- Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas Klaten telah sukses menyelenggarakan wisuda untuk 474 santri dan mahasantri tingkat SMPIT, SMAIT, hingga Ma’had ‘Aly yang berlangsung khidmat di Gedung W Wongso Menggolo, Kamis, (27/6/2024)

“Yang diwisuda ada 219 santri SMPIT, 231 santri SMAIT, dan 24 mahasantri Ma’had ‘Aly. Semua lulusan memenuhi standar tigar pilar pendidikan yang sudah ditetapkan yakni tahfidz, akhlak, dan akademik,” kata Sekretaris PPTQ Ibnu Abbas Klaten, Dr Umarulfaruq Abubakar Lc MH.

Wisudawan yang beprestasi kategori penerima sanad mencapai 8 santri, lulus teruji 30 juz sebanyak 11 santri, dan santri khatam hafalan 30 juz mencapai 73 santri. Capaian prestasi para santri, tambah Ustaz Umar, tidak hanya di bidang tahfidz namun juga meraih kejuaraan non akademik baik tingkat kabupaten hingga nasional.

“Mereka yang meraih prestasi kejuaraan ada 39 santri SMAIT, sedangkan untuk SMPIT sebanyak 29 santri. Bidang yang mereka ikut yakni sains, satsra, tilawatil Qur’an, dan teknologi,” ungkapnya.

Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten, KH Muhammad Uqbah Azis Lc MA, mengucapkan selamat kepada para santri dan santriwati yang diwisuda. Menurutnya, ini menandakan telah tuntas masa pembelajaran di jenjang yang dilalui dan bentuk pembelajaran sudah didapatkan, bahkan sedih senang sudah dirasakan.

“Semua yang di dapatkan tidak lain tidak bukan adalah fase belajar. Fase dimana kita mendapatkan ilmu baru dan juga bisa memperbarui atau memperbaiki pemahaman yang keliru hingga belum sempurna,” jelasnya saat memberikan amanah direktur.

Pihaknya berpesan bahwa wisuda bukanlah akhir dari sebuah proses menuntut ilmu, bukan juga akhir dari sebuah penilaian belajar akhir tahun. Hakikat wisuda, tegas Ustaz Uqbah, dimana semua santri untuk dapat mengukur dan menghitung apa yang sudah didapatkan selama ini di fase yang sudah dilalui.

“Al-Qur’an sudah ada di dada kalian, tuntaskan dan pegang amanah serta pesan yang ada di dalam Al-Qur’an. Itu semua adalah kalimat cinta Allah untuk kalian,” tambahnya.

Pembina Yayasan Al Fatih Pilar Peradaban, KH Budi Ashari Lc, turut memberikan orasi ilmiah kepada hadirin yang hadir, khususnya bagi para wisudawan. Ustaz Budi mengingatkan kepada seluruh wisudawan untuk selalu menjaga adab, terutama kepada para asatidzah.

Soft Launching Klinik Pratama Yayasan Ibnu Abbas, Ratusan Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis dan Khitanan Massal

KLATEN (jurnalislam.com)- Yayasan Ibnu Abbas Klaten melalui bidang kesehatan resmi melakukan soft launching Klinik Pratama Rawat Jalan Ibnu Abbas Klaten di Masjid Muinudinillah kampus 2 PPTQ Ibnu Abbas Troso, Ahad (23/6/2024).

“Syukur alhamdulillah, melalui soft launching hari ini, kami resmi membuka layanan untuk masyarakat baik pemeriksaan umum, gigi, serta kesehatan ibu dan anak. Kami berprinsip memberikan layanan kesehatan yang mudah, nyaman dan menenangkan,” ungkap Kepala Klinik Pratama Ibnu Abbas Klaten, dr Luluk Dwi Astuti Rachmasari.

Acara ini terselenggara atas kerja sama dengan Prozis Ibnu Abbas, Pemerintah Desa Troso, Home Care RSI Klaten dan Persatuan Orangtua Santri Kuttab (Posku) Ibnu Abbas. Soft Launching ini dimeriahkan dengan berbagai acara pendukung, yakni pengajian ahad pagi, khittan massal, layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis.

Menurutnya, ratusan masyarakat sangat antusias mengikut seluruh agenda soft launching dan khidmat mendengarkan kajian ahad pagi dengan narasumber Direktur PPTQ Ibnu Abbas, KH Muhammad Uqbah Azis Lc MH. Siraman rohani tersebut bertemakan mewujudkan masyarakat yang sehat dan bahagia jiwa raga.

Pada soft launching ini, panitia menyediakan paket layananan cek kesehatan dan pengobatan gratis untuk 300 peserta yang berpusat di kompleks masjid M Muinudinillah. Peserta khitan massal diikuti 80 anak, terdiri dari 55 anak yatim-dhuafa yang dibiayai ProZIS Ibnu Abbas dan sisanya berbayar, yang berlangsung di gedung Shinta, Pemerintah Desa Troso.

 

Wakil Ketua Yayasan Ibnu Abbas, dr H Samad SpA (K) MSc, turut menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya cita-cita bersama dari Yayasan Ibnu Abbas Klaten bisa mendirikan klinik pratama rawat jalan. Tujuan awal berdirinya klinik ini untuk melayani para santri dan civitas pondok, agar mereka tidak memikirkan tempat berobat.

“Ini sekaligus memberi ketenangan para wali santri, kalau anaknya sakit sudah ada klinik yang menangani secara profesional, sehinga pelayanan kepada santri bisa paripurna,” tegasnya.

Di sisi lain, tambah dr Samad, semakin berkembangnya Yayasan Ibnu Abbas Klaten melalui bidang pendidikan PPTQ Ibnu Abbas, maka klinik pratama ini bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Oleh karena itu, mereka bisa mendapatkan akses kesehatan yang lebih dekat dan terjangkau, ketika ada masyarakat yang sakit tidak perlu jauh-jauh mencari tempat berobat.

“Kehadiran klinik ini semoga bisa meningkatkan kesejahteraan kesehatan masayarakat, maka setelah semua perizinan terpenuhi, harapannya dapat segera melayani pasien BPJS,” paparnya.

Dia menginginkan agar 3 tahun ke depan klinik pratama ini dapat melayani pasien rawat inap. Pihaknya akan perlahan membangun fasilitas tersebut, sehinga untuk pasien yang tidak perlu dirujuk, dapat dilayani di Klinik Pratama Ibnu Abbas Klaten.

Idul Adha 1445 H, SD Muhammadiyah Palur Qurban 2 Sapi 9 Ekor Kambing

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Qurban adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim sebagai bentuk pengabdian kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Umat Islam melaksanakan qurban sebagai bentuk ibadah untuk menunjukkan rasa cintanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hari Raya Qurban atau juga dikenal dengan Idul Adha 1445 H jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Bertepatan pada Hari Senin, tanggal 17 Juni 2024.

SD Muhammadiyah Palur turut melaksanakan penyembelihan hewan qurban di sekolah sebanyak 2 ekor sapi dan 8 ekor kambing dan 1 ekor kambing di salurkan kepada Lazismu PDM Sukoharjo. Kemudian hasil penyembelihan dibagikan kepada siswa siswi SD Muhammadiyah Palur yang berhak.

Selain itu daging qurban juga dibagikan kepada warga sekitar sekolah. Selain sebagai wujud rasa syukur, kegiatan tersebut juga menjadi penghubung antara sekolah dengan masyarakat sekitar sekolah.

Kegiatan diawali dengan pemotongan hewan kurban yang disaksikan langsung oleh para shahibul qurban siswa, orang tua dan guru.

Kamal Maruapey selaku ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan Idul Qurban tersebut merupakan momen yang berharga dan berbahagia bagi Kami warga SD Muhammadiyah Palur.

“Selain memperkenalkan nilai-nilai agama melalui qurban, kami ingin mengajarkan siswa tentang pentingnya memiliki sikap berbagi dan peduli terhadap sesama. Kami berharap kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa di sekolah ini,” katanya.

“Semoga dengan ibadah qurban yang sudah dilakukan ini membuat kita menjadi manusia yang semakin bertaqwa dan semakin menumbuhkan sikap peduli kepada sesama, kami mengucapkan terima kasih kepada para shahibul qurban orang tua dan ananda partisipasinya dalam kegiatan Senyum Qurban SDMP. Semoga niat dan doa kita diijabah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkas Kamal.

Sementara Noor Afifah Racmawati selaku Kepala SD Muhammadiyah Palur mengungkapkan “Program Senyum Qurban SDMP yang sudah dijalankan rutin tiap tahunnya ini merupakan salah satu kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekolah untuk meningkatkan ikatan sosial pada masyarakat,” pungkasnya.

 

Suasana Sholat Idul Adha di Taman Parkir Kottabarat Solo

SOLO (jurnalislam.com)- Ratusan jamaah memadati taman parkir kottabarat untuk melaksanakan sholat idul adha yang digelar oleh Takmir Masjid Kottabarat pada Senin (17/6/2024). Bertindak sebagai imam dan khotib, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kottabarat Solo, Joko Susilo, S.TP., M.Pd.

Ketua PCM Kottabarat, Joko Susilo dalam khotbahnya mengingatkan kepada jamaah untuk melandasi ibadah kurban dengan ketakwaan dan keikhlasan. Tanpa kedua nilai tersebut maka ibadah kurban sia-sia. Hal itu sebagaimana sejarah peradaban kurban yang dilakukan oleh putra Nabi Adam as, Qabil dan Habil.

“Syariat berkurban perlu dilandasi dalam hati kita terlebih dahulu adalah nilai takwa. Tanpa ketakwaan maka ibadah kurban sia-sia. Sebagaimana sejarah peradaban kurban yang dilakukan oleh putra Nabi Adam as. Qabil dan Habil. Tidak semua kurban diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hanya kurban yang dilandasi ketakwaan dan keikhlasan itu yang diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala,” jelasnya.

Joko Susilo mencontohkan karakter Habil dan Qabil. Habil memiliki nilai takwa dan Ikhlas dalam berkurban. Sementara Qabil berkurban dengan dilandasi kedengkian karena ingin mendapatkan istri cantik. Hal itu sehingga tidak ada landasan nilai takwa dan keikhlasan.

Bahkan dalam tafsir, kurban Qabil ini adalah hasil tanaman. Maka dari itu, berkurbanlah sesuai syariat yakni kambing, unta, dan sapi.

“Sekali lagi mari kita berkurban dengan dilandasai nilai ketakwaan dan keikhlasan serta kita selalu berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Ya Robb terimalah amal perbuatan kami sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” jelasnya.

Sementara itu, Hendro Susilo, S.Pd. selaku ketua panitia menyampaikan pelaksanaan sholat idul adha di Kottabarat tergolong lancar dan sukses. Jamaah yang datang kurang lebih 700 orang. Rangkaian pelaksanaan sholat idul adha terdapat dua agenda besar yakni Senin pelaksanaan sholat idul adha dan Selasa penyembelihan hewan kurban.

“Alhamdulillah pelaksanaan sholat idul adha lancar. Kurang lebih 700 jamaah ikut sholat idul adha. Insyallah Selasa Takmir Masjid Kottabarat melakukan penyembelihan hewan kurban berjumlah 8 ekor sapi,” jelansya.

Hendro Susilo berharap semoga dengan adanya kegiatan idul adha dan berkurban meningkatkan kesalehan sosial kita semua.