Tidak Ada Pemberitahuan, Pemblokiran Sejumlah Media Islam oleh Kominfo Dinilai Menyalahi Aturan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sejumlah pengurus media Islam online mendatangi kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2017).

Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi terkait pemblokiran sejumlah media Islam online belum lama ini.

Rombongan ditemui Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika), Samuel A. Pangerapan di ruang rapat Ali Murtopo.

Didaulat sebagai juru bicara media Islam, Muhammad Pizzaro dari Islampos.com, menyampaikan keberatannya atas pemblokiran sepihak oleh Kominfo.

Pizaro menilai, Kominfo telah menyalahi Permen No. 19 tahun 2014 pasal 14 dimana Kominfo seharusnya melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan media-media bersangkutan sebelum melakukan pemblokiran.

“Sebagian besar media-media bersangkutan itu memiliki alamat dan nomor kontak yang jelas. Kami juga berbadan hukum,” tegas Pizzaro.

Ia juga menyayangkan cara pemblokiran oleh Kominfo yang dinilainya tidak etis. Padahal, kata Pizzaro, tim panel Kominfo pada pemblokiran media-media Islam tahun 2015 menegaskan bahwa proses dialog dan musyawarah itu akan dilakukan sebelum proses pemblokiran.

“Saya masih ingat betul yang mengatakan itu adalah perwakilan kemempolhukam yang masuk tim panel kominfo. Maka kami memandang, Kominfo mempunyai itikad baik untuk melalukan komunikasi sebelum menetapkan regulasi pemblokiran,” terangnya.

Pizzaro menambahkan, dalam era reformasi seyogyanya proses dialog dan komunikasi antara pemerintah dan media itu terjalin dengan baik.

“Rasa-rasanya, pada zaman orde baru saja proses dialog itu tetap dilalukan sebelum melakukan pemblokiran,” tukasnya.

Media yang diblokir tidak termasuk produk jurnalistik

Menanggapi hal itu, Kepala Ditjen Aptka, Samuel A. Pangerapan beralasan, pihaknya tidak melakukan pemberitahuan terlebih dahulu karena situs-situs yang diblokir tidak termasuk produk jurnalistik.

“Kita tidak melakukan pemblokiran kecuali kalau dia termasuk produk jurnalistik. Kita sangat hati-hati kalau dia memang produk jurnalistik. Kita berkonsultasi dengan Dewan Pers untuk selanjutnya melakukan proses hak jawab dan sebagainya,” kata pria yang karib disapa Sammy itu.

Sammy juga tidak memberikan penjelasan secara rinci terkait konten yang menjadi alasan pemblokiran. Ia mengatakan pihaknya akan membalas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan media-media Islam tersebut.

“Nanti mengenai surat keberatan, permintaan normalisasi dan pertanyaan-pertanyaan itu, karena dikirimnya secara resmi, kita juga jawabnya akan membalasnya secara resmi supaya terdokumentasi,” ujar dia.

Audiensi dihadiri oleh perwakilan media-media Islam dari Islampos.com, kiblat.net, voa-islam.com, dakwahtangerang.com dan asosiasi jurnalis Islam dari Jurnalis Islam Bersatu (JITU) dan Forum Jurnalis Muslim (Forjim). Hadir juga Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, pakar komunikasi Prof. Henri Subiakto serta perwakilan dari Bareskrim Mabes Polri.

Reporter: Ally Muhammad Abduh

Begini Suasana Massa Pendukung Ahok dan Umat Islam di Luar Gedung Persidangan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Persidangan keempat terdakwa kasus penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok digelar di Auditorium Kementerian Peternakan, Jl RM. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Massa pendukung Ahok dan massa umat Islam berkerumun di luar persidangan. Mereka dipisahkan oleh barikade kepolisian. Kedua kubu tak henti menyemangati massa dengan cara masing-masing.

Dari massa umat Islam, pekik takbir, lantunan ayat suci dan orasi penyemangat terus bersahutan tiada henti.
Sementara massa pendukung Ahok hanya memainkan musik dan berjoged-joged. Mereka hanya berorasi di awal saja. Bahkan saat azan dzuhur berkumandang pun musik masih terdengar.

Menjelang siang, terik matahari mulai menyengat. Massa umat Islam tetap bertahan. Sementara pendukung Ahok memilih berteduh.

Pantauan Islamic News Agency (INA), saat beranjak petang, lagu-lagu kembali diputar. Massa pendukung Ahok yang terdiri dari ibu-ibu itu pun kembali berjoged ria.

“Masih semangat?? Mari kita bergoyang lagi,” seru seseorang dari atas mobil pengeras suara pendukung Ahok.
Di mobil komando mereka terlihat, lelaki yang sesekali menenggak minuman berwarna hitam pekat yang dituang di gelas air mineral.

Massa pendukung Ahok membubarkan diri terlebih dahulu tepat pukul 17.00 disusul massa umat Islam pada pukul 18.00. Usai menunaikan shalat Maghrib berjamaah di Masjid Nurul Falah, massa umat Islam memilih untuk menunggu persidangan yang dijadwalkan selesai pada pukul 21.00.

Reporter: Ally Muhammad Abduh/INA

IHH Siapkan Gugatan Hukum Kelompok yang Sudah Tuduh Lembaganya Bantu Terorisme

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Insani Yardim Vakfi atau IHH, badan kemanusiaan internasional berpusat di Turki menyatakan takkan berdiam diri atas beredarnya tuduhan pihaknya terlibat bantuan kelompok teroris di Suriah.

Pernyataan disampaikan Sekretaris Jenderal IHH, Yavus Dede, kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat bertemu dalam pengukuhan kerjasama antar ACT dengan IHH, di kantor IHH di Istanbul, Jum’at (30/12/2016) kemarin.

Yavus menjelaskan, pihaknya juga mendapatkan informasi serta terus memantau perkembangan lontran isu-isu bernada tuduhan kelompok tertentu atas kiprah aksi memanusiaan lembaga ini di Indonesia.

Terkait tuduhan oknum tertentu di Indonesia yang beredar viral, IHH menyiapkan tim pengacara di Jakarta untuk menggugat pencemaran nama baik lembaganya.

“Kalau dibiarkan, maka orang akan menganggapnya sebagai kebenaran. Harus diambil langkah hukum untuk menjaga nama baik kami,” ujar Yavus Dede kepada Senior Vice President ACT, Syuhelmaidi Syukur.

Yavus melanjutkan, langkah ini juga dilakukan karena Indonesia ‎negara penting dan berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Menurut Yavus, pihaknya perlu menyampaikan hal itu kepada ACT karena ACT menjadikan IHH mitranya.

Terkait hal ini, Senior Vice President ACT, Syuhelmaidi Syukur menegaskan, ACT sendiri sudah lama menjalin kerjasama dengan IHH tak hanya dalam merespon krisis kemanusiaan Suriah. Terkait rencana IHH membawa ke ranah hukum fitnah atas dirinya, ACT siap memberi dukungan maksimal.

“Kerja kemanusiaan ini, sudah cukup berat. Keterlaluan jika dipolitisasi, difitnah dan diseret ke isu terorisme. Tak ada kata lain, harus dilawan dengan hukum. Kita tak boleh membiarkan kekuatan anti-kemanusiaan memfitnah pegiat kemanusiaan seenaknya,” ungkap Syuhelmaidi kepada Islamic News Agecy (INA).

Apalagi, imbuh Syuhel, ACT serius berperan optimal menolong warga Suriah korban konflik yang menjadi pengungsi terutama di wilayah Turki dengan membuka cabang di Turki. “Ini juga meneguhkan peran ACT di ranah global,” ujar Syuhel.

Sementara itu, demi memperkuat kiprahnya untuk para pengungsi Suriah di Turki, ‎ACT sebagai lembaga resmi yang taat azas dan mengusung nama baik bangsa, tak pernah mengabaikan upaya berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah Indonesia di manapun, termasuk di Turki.

Sementara itu, menjelang pengabisan tahun 2016, Tim SOS Suriah XI, Jum’at (30/12/2016), melakukan kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul. Konsuler RI, Abdul Hakim menerima Tim SOS Suriah XI untuk mengoordinasikan kerja ACT dengan perwakilan pemerintah RI di Turki itu.

“Kami ikut senang atas kehadiran ACT dengan kerja kemanusiaan yang luar biasa. Kami turut mendoakan semoga semua program kemanusiaan ACT sukses. Kerjasama ACT dengan IHH sudah tepat karena mereka salah satu NGO yang terpercaya sampai saat ini dan memiliki hubungan baik dengan pemerintah,” ujar Abdul Hakim.

Terkait rencana pembukaan kantor cabang di Turki, pihak Konsulat RI ‎merespon positif.

“Kami sangat senang, semoga ini bisa membawa kebaikan juga untuk Indonesia,” kata ‎Abdul Hakim. Ikut menyambut ACT, Sekretaris Pertama KBRI, Dyah Lestari Asmarani, memberi masukan terkait perkembangan situasi politik di Turki.

“Situasi politik di sini (Turki) setiap saat kondisinya bisa berubah. KBRI siap menjadi mitra bagi setiap aktivitas warga negara Indonesia di wilayah kerja kami di Turki,” ujar Dyah yang menangani urusan penerangan, sosial dan budaya KBRI di Turki. Peluang berkiprah di Turki amat strategis terutama karena posisinya sebagai international hub khususnya ke wilayah Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia Tengah.‎

Syuhel juga menegaskan, negara yang hingga saat ini membuka diri menolong umat manusia yang dilanda krisis di berbagai belahan dunia adalah Turki.

Turki banyak berbuat untuk kemanusiaan, hal yang tak banyak dilakukan negara lain.

“Dan IHH sebagai badan kemanusiaan di Turki, gamblang menunjukkan peran itu,” imbuh Syuhel. Aksi Cepat Tanggap terpanggil membela sesama badan kemanusiaan. “Semoga kita sadar untuk tidak membiarkan fitnah merajalela,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, IHH adalah organisasi lembaga kemanusiaan internasional yang telah diakui PBB. Dalam kiprahnya, IHH pernah menjadi inisiator konvoi kemanusiaan Freedom Flotilla menuju Gaza, Palestina, yang diikuti lembaga dan aktivis kemanusiaan dunia.[]

Sumber: IslamicNewsAgency (INA)

Sambut 2017, Sinergi Foundation Rilis Infografis Penyaluran 2016

BANDUNG (Jurnalislam.com) -Membincang jejak langkah dalam membangun umat, Sinergi Foundation (SF) hanyalah satu episode di antara drama kehidupan orang pinggiran di negeri ini. CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia menjelaskan, apa yang SF lakukan hanya sekelumit dari samudera persoalan yang membelit bangsa.

“SF hanya mencoba menyelami persoalan, lalu berpikir dan beraksi menjadi bagian dari solusi, berikhtiar menuntaskan agenda umat,” kata Ima kepada Islamic News Agency (INA), Jumat (30/12/2016).

Dan selama 2016, imbuhnya, capaiannya cukup menggembirakan. Ima menjelaskan, di ranah kesehatan, sosialisasi Klinik Wakaf Ibu dan Anak (RSIA Wakaf) telah terus berlangsung sejak trimester pertama 2016. Klinik berbasis wakaf produktif ini, kata Ima, sedianya menjadi salah satu penopang keberlangsungan Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) bagi dhuafa.

“RBC sendiri, telah menjejak usia yang ke-12. Ia telah menjadi saksi hampir 7 ribu kelahiran bayi dari keluarga kalangan lemah di negeri ini, dan telah menangani 144.196 layanan kesehatan,” kata Ima.

Masih di ranah wakaf, Ima menjelaskan, Rumah Makan Ampera berbasis wakaf produktif pertama di Indonesia, resmi diluncurkan pada 11 Maret 2016. Tak ketinggalan, Firdaus Memorial Park (FMP) terus berusaha meningkatkan kinerja pelayanan umat. Termasuk, kinerja tim layanan pengurusan jenazah yang siap siaga 24 jam, kapan pun masyarakat membutuhkan.

Infografis Program Penyaluran Bantuan SF Tahun 2016

Pun di bidang pemberdayaan ekonomi. Di pengujung Agustus 2016, SF menggelar Seminar dan Workshop Lumbung Desa (LD) guna memperluas jejaring pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Prof. Ahmad Erani Yustika yang menjadi keynote speaker kegiatan tersebut, mengapresiasi program Lumbung Desa.

Di bidang kemanusiaan, SF bekerjasama dengan Indonesia Humanitarian Relief (IHR) menyalurkan bantuan kepada anak yatim korban konflik Suriah. Penyerahan bantuan ini dilakukan kedua lembaga kemanusiaan tersebut di kamp pengungsian wilayah Reihanly, Turki. Penyaluran dilakukan ke 3 Pos Layanan Yatim di Reihanly yang menampung ratusan anak-anak mulai dari balita sampai usia 15 tahun.

Ima Rachmalia pun menegaskan, SF tengah merancang Rencana Strategis 2017-2022 di penutupan 2016 ini. “Selain sebagai panduan langkah lembaga, Renstra kali ini menjadi cermin optimisme SF menatap masa depan, yang semoga lebih baik dan selaras dengan harapan umat ke depan. Mohon doa selalu,” pungkas Ima

IslamicNewsAgency (INA)

MUI Bukittinggi Akan Dakwah Lapangan pada Malam Pergantian Tahun

BUKITTINGGI (Jurnalislam.com) – Untuk mencegah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat akan melakukan dakwah lapangan pada perayaan Tahun Baru 2017. Dakwah lapangan dilakukan untuk mengantisipasi dijadikannya Bukittinggi sebagai lokasi tindakan asusila dan perbuatan negatif lain saat malam pergantian tahun.

Ketua MUI setempat Aidil Alfin di Bukittinggi menegaskan, tidak ada aksi “sweeping” atau pembersihan paksa dalam kegiatan tersebut karena hanya memiliki tujuan agar tetap terjaganya norma-norma yang berlaku di daerah itu.

“Sebagai daerah tujuan wisata kami menyambut baik pengunjung yang datang namun tidak ingin ada perilaku yang melanggar norma adat dan agama sehingga dilakukan dakwah lapangan,” ujarnya.

Kegiatan itu sudah dibicarakan dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bukittinggi, organisasi masyarakat dan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Menurutnya, meski pemerintah daerah hanya memberi izin tempat hiburan beroperasi hingga pukul 24.00 WIB tetapi tetap perlu diwaspadai warga yang masih berada di luar hingga lewat tengah malam.

“Bentuk kegiatannya bila nanti ditemukan anak muda yang berduaan di tempat sepi melewati pukul 24.00 WIB akan langsung didatangi dan diberi nasihat bahwa tindakan yang dilakukan salah dan menjurus pada pelanggaran norma,” katanya.

Dia mengatakan, MUI telah memberikan imbauan melalui masjid-masjid agar warga Muslim tidak ikut serta merayakan tahun baru karena bukan tradisi Islam. “Sekiranya lebih baik diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti menggelar tausyiah di masjid-masjid,” ujarnya.

Wali Kota Bukittinggi, M Ramlan Nurmatias mengatakan, saat perayaan tahun baru memberi izin tempat hiburan buka hingga pukul 24.00 WIB.

“Lewat dari waktu yang ditetapkan, Satpol PP bersama tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4) akan langsung mengambil tindakan tegas,” katanya.

Ia mengimbau, masyarakat setempat bila ingin merayakan tahun baru hendaknya diisi dengan kegiatan bermanfaat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kami mendorong masyarakat melakukan kegiatan positif di lingkungan tempat tinggal seperti kegiatan keagamaan. Hal ini akan membantu mengurangi kepadatan yang selalu terjadi di Jam Gadang saat pergantian tahun,” ujarnya.

Sumber: Antara

Ikutilah Subuh Berjamaah 01.01 di Masjid Asy-Syuhada Harapan Indah Bekasi

|MELANJUTKAN #SPIRIT 212|

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله
وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

ﺭﻛﻌﺘﺎ ﺍﻟﻔﺠﺮ ﺧﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ

” Dua rakaat shalat fajar (qabliyah subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.”

[HR. Muslim, At-Tirmidzi, dan An-Nasai]

Hadir dan Semarakkanlah..!!

•Subuh Berjamaah Nasional 01.01 | Konsolidasi #Spirit 212 Bekasi•

Bersama Para Ulama dan Tokoh Bekasi.

?Hari : Sabtu-Ahad
?Tanggal : 31 Desember 2016-1 Januari 2017
?Pukul : 18.00 (Sabtu) – 06.30 WIB (Ahad)
?Tempat : Masjid Asy-Syuhada, Harapan Indah, Bekasi.

Map:
https://goo.gl/maps/ABoeb8yByiS2

?Orasi/Tausyiah Insyaa Allah akan di isi oleh:

1. Ustadz Ahmad Salimin Dani
2. Ustadz Abu Al Iz
3. Ust Anwar Ansori Mahdum
4. Ust Ahmad Khan
5. Ustadz Dr Amin Fauzi
6. Syech Khalid Al Amri

MC : Ustadz Wildan Hasan

Imam Qiyamul lail & Sholat Subuh : Ustadz Hasanudin Sinaga(Imam Sholat Masjid Istiqlal)

Mari kita bangkit,satukan barisan, kekuatan, dan ketaqwaan untuk menegakkan agama Islam..!!

Allahu Akbar..!!✊?✊?✊?

?Siapkan Infaq Terbaik Untuk Saudara Kita di Bima?

?Contact Person:
Kris Tatang : 0813 1897 0375
Abu Rafi : 0813 8123 2032

?Sunduqul Ummat, Silahkan Transfer ke No Rekening,

BNI Syari’ah 0331506124 a.n Yayasan Bhakti Syi’ar Islam

BNI Syari’ah 0263150218 a.n Asy-Syuhada

?Konfirmasi Transfer :
0813 8123 2032 (Verry)

Presented By :
-Muslimin Bekasi Raya
-DKM Asy-Syuhada

Supported By :
– GNPF-MUI
– Front Anti Pemurtadan Bekasi
– Front Pembela Islam (FPI)
– Koperasi Syariah
K- Wahid
– Komisi Nasional Anti Pemurtadan

Media Partner By:
– Tabloid Syi’ar Islam
– Panjimas
– Radio Dakta
– Madanitv.net

#SAVE ALEPPO
#SAVE BIMA
#SAVE ACEH

Forum Me-DAN Fokus Bantu Korban Banjir Bima

BIMA (Jurnalislam.com) – Pasca banjir bandang yang melanda kota Bima dan sekitarnya pada Rabu (21/12/2016) dan Jumat (23/12/2016), Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-DAN) Nusa Tenggara Barat langsung mendirikan posko pengobatan dan penyaluran bantuan di Masjid Khusnul Khatimah, Jalan Wolter Monginsidi, Melayu, Kota Bima.
“Kami merasa sangat terpanggil untuk membantu saudara kami yang terkena musibah banjir bandang ini, apalagi mereka adalah saudara kami di lingkungan lokal kota Bima,” kata Ketua Forum Me-DAN NTB, Suherman A.Mk kepada Jurniscom, Jumat (30/12/2016).
Setelah banjir susulan pada Jumat (23/12/2016), posko Me-DAN dipindahkan ke Amahami, Kota Bima untuk menghindari banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi di kawasan Bima dan sekitarnya.
“Kami menyalurkan bantuan berupa paket sembako, nasi bungkus sebanyak 2000 perhari, air mineral, termasuk pengobatan medis secara gratis,” ungkapnya.
Sementara untuk layanan kesehatan, Forum Me-DAN bekerjasama dengan tim kesehatan dari RSUD Sonsoia Kabupaten Bima dan Puskemas Madapangga.
“Untuk tim kesehatan ini kami bagi menjadi dua tim, yang pertama tim kesehatan mobil yang bertugas untuk keliling ke rumah-rumah warga yang sakit, sedangkan yang kedua adalah tim pelayanan kesehatan posko yang bertugas melayani dan mengadakan pemeriksaan di posko,” papar Suherman.
Suherman memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Direktur Rumah Sakit Sonsosia DR. H. Adi Winarko dan DR H Titien Sumarni dan jajarannya, tim Puskesmas Madapangga, tim perawat, apoteker, dan bidan yang sudah ikut andil dalam melayani korban banjir bersama Forum Me-DAN.
“Semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah di sisi Allah, serta kedepannya kerjasama kita tetap terjalin selalu bukan hanya ketika ada bencana tetapi ketika ada kegiatan-kegiatan sosial lainnya,” tuturnya.
Reporter: Sirath

Ikutilah! Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus ANNAS Solo Raya

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Dalam rangka menjaga dan memelihara semangat Bela Islam oleh ummat Islam atas penodaan 1 ayat Al Qur’an oleh penista Al Qur’an yang disusul adanya gerakan Aksi Bela Islam 1, 2 hingga aksi ke-3 pada Aksi 212 yang lalu, kini Formatur Aliansi Nasional Antii Syiah (ANNAS) Solo Raya menggelar Tabligh dengan tema: Pembentengan Aqidah Ummat dari Paham Sesat Syiah.

Usai Tabligh dilanjutkan Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus ANNAS Solo Raya Wilayah Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada:

Hari / Tanggal : Ahad, 1 Januari 2017

Waktu : Pukul 07.30-11.30 WIB.

Tempat : Masjid Jami MUI Semanggi Surakarta Jawa Tengah

Sambutan :

  1. Ust. Tengku Azhar Al Muhairy, Lc. (Ketua Formatur ANNAS Solo Raya)
  2. Prof. Dr. dr. Zainal Arifin Adnan, Sp., Pd-KR-FINASIM (Ketua MUI Surakarta)

Orator :

  1. K.H. Athian Ali M. Da’i, Lc. M.A. (Ketua Umum ANNAS Pusat)
  2. Habib Ahmad bin Zein Al Kaff (A’wan Syuriah PW NU Jawa Timur; Ketua Majelis Syuro ANNAS Pusat)
  3. Drs. K.H. Abdullah Manaf Amin (Tokoh Ulama Senior Surakarta)
  4. Dr. K.H. Mu’inudinillah Basri, Lc. M.A. (Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta; Pengurus Majelis Syuro ANNAS Pusat)
  5. Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, S. H.,M. H. (Komisi Hukum MUI Pusat; Pengurus Dewan Pakar ANNAS Pusat)

Formatur ANNAS Solo Raya mengundang kaum Muslimin untuk menghadirinya.

ALMANAR Cirebon Adakan Kajian Akbar, Mabit dan Subuh Berjamaah

CIREBON (Jurnalislam.com) – Aliansi Masyarakat Amar Ma’ruf Nahi Munkar (ALMANAR) Cirebon, akan menggelar kajian akbar, mabit shalat subuh berjamaah di Masjid Abdurrahim, Kota Cirebon. Acara akan dilangsungkan pada Sabtu, 31 Desember 2016 hingga 1 Januari 2014.

Tema yang dibawakan dalam kegiatan refleksi akhir tahun ini yaitu ‘ Mengkaji Bahaya Konspirasi Syiah Komunis & Zionis Salibis Mengancam NKRI’. Dengan pemateri Ustadz Bernard Abdul Jabar (Ketua Umum Komisi Nasional Anti Pemurtadan) dan Ustadz Abu Thalut (pemerhati Dunia Islam).

Kajian akan dimulai pada pukul 13.00 dan berakhir pukul 22.00 WIB. Dilanjutkan dengan mabit dan shalat subuh berjamaah.