SURABAYA(Jurnalislam.com) –Ribuan mahasiswa di kota Surabaya demonstrasi di depan kantor DPRD provinsi Jawa Timur terkait penolakan RUU yang dinilai kontroversi, Kamis (26/09/2019).
Dalam aksinya mereka membentangkan berbagai poster dan spanduk yang berisi tuntutan-tuntutan. Sama seperti aksi di daerah lain, para pendemo berusaha menyampaikan aspirasi dengan menggunakan tulisan-tulisan kritik yang kreatif.
Dalam pantauan Jurnalislam.com, seperti ‘Tolak RKUHP, tidak punya bakat apa-apa kecuali bohongi rakyatnya.
Berikut isi tuntutan mahasiswa yang diterima DPRD.
- Mendesak pemerintah untuk menerbitkan Perppu untuk pembatalan UU KPK dan merevisi kembali UU KPK yang sudah ada.
- Mendesak pemerintah untuk menolak RKUHP dan melakukan pembahasan kembali pasal-pasal yang dianggap bermasalah.
- Menolak RUU Ketenagakerjaan yang tidak berpihak kepada pekerja dan buruh.
- Menolak pasal-pasal problematis dalam RUU Pertanahan.
- Mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas permasalahan karhutla dan memfasilitasi masyarakat yang terdampak.
- Mendorong pemerintah agar segera menyelesaikan permasalahan konflik di Papua serta membuka ruang dialog yang sebesar-besarnya bersama masyarakat Papua agar rasisme tidak terjadi lagi.
Konstributor: Ma’sum