Israel Kembali Serang Lebanon Selatan dengan Artileri dan Senapan Mesin

Israel Kembali Serang Lebanon Selatan dengan Artileri dan Senapan Mesin

BEIRUT (jurnalislam.com)— Pasukan Israel kembali melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Lebanon selatan pada Jumat (28/8/2026), menggunakan tembakan artileri dan senapan mesin.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan, tembakan artileri Israel menyasar Kota Houla dan kawasan Wadi al-Salouqi.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut.

Serangan terbaru itu terjadi sehari setelah pasukan Israel meningkatkan aktivitas militernya di sejumlah wilayah Lebanon selatan. Pada Kamis (27/8/2026), operasi militer dilaporkan mencakup serangan udara, tembakan artileri, dan pergerakan pasukan darat di beberapa daerah, termasuk Mansouri dan Mays al-Jabal.

Dalam perkembangan lainnya pada Jumat, NNA juga melaporkan adanya aktivitas militer Israel di sejumlah wilayah Lebanon selatan, termasuk serangan artileri serta penggunaan senjata berat di sekitar Houla dan Wadi al-Salouqi.

Ketegangan tersebut berlangsung di tengah proses diplomasi antara Lebanon dan Israel. Pada 26 Juni lalu, kedua pihak mencapai kesepakatan kerangka kerja yang dimediasi Amerika Serikat (AS). Kesepakatan itu mencakup penarikan pasukan Israel secara bertahap dari wilayah Lebanon yang diduduki, disertai pengerahan tentara Lebanon dan pembahasan mengenai pelucutan kelompok bersenjata, termasuk Hizbullah.

Perundingan yang disponsori AS kemudian berlanjut untuk membahas pelaksanaan kesepakatan tersebut, termasuk mekanisme penarikan pasukan Israel dan pengerahan militer Lebanon.

Namun, serangkaian serangan dan aktivitas militer di Lebanon selatan masih terus dilaporkan meski proses perundingan berlangsung.

Sebelumnya, laporan mengenai operasi militer Israel di wilayah tersebut juga mencakup serangan udara, artileri, serta pergerakan kendaraan militer. Kondisi ini membuat situasi keamanan di Lebanon selatan tetap rentan.

Sumber: Anadolu Agency

Bagikan