IRAK (Jurnalislam.com) – Seorang kepala suku di kota al-Karma provinsi Anbar mengatakan milisi Syiah al-Hashd al-Shaabi akan mengamuk setelah mengalahkan kelompok Islamic State (IS) di kota.
Moayyed al-Jamili, salah satu tokoh lokal di al-Karma, mengatakan kepada Anadolu Agencypada hari Jumat (27/05/2016) bahwa pasukan Syiah -Hashd al-Shaabi “meledakkan dua masjid dan menjarah puluhan rumah dua hari setelah mengusir IS dari kota.”
Dia menambahkan bahwa milisi menulis pesan sektarian provokatif di dinding rumah, termasuk tulisan “al-Hashd al-Shaabi lebih tinggi dari orang-orang al-Karma”.
Menurut al-Jamili, kota yang didominasi Sunni tersebut saat ini dikontrol oleh milisi Syiah, mengutip bahwa milisi telah mengalihkan beberapa perabot dan perangkat listrik yang dijarah ke Bagdad.
Tahun lalu, kelompok hak asasi manusia internasional menuduh al-Hashd al-Shaabi melakukan pelanggaran serupa, serta membunuh warga sipil ketika telah menguasai lagi wilayah yang didominasi Sunni di provinsi Saladin dan Diyala.
Tujuh orang tewas hari Jumat oleh ledakan dan kekerasan terpisah di Baghdad, kata seorang juru bicara polisi.
“Empat bom improvisasi meledak di al-Furat dan lingkungan al-Amin, serta di Abu Gharib dan kabupaten al-Madain,” Mayor Nadir al-Janabi mengatakan kepada Anadolu Agency. “(Serangan) menewaskan enam orang dan melukai 23 lainnya. Pasukan polisi juga menemukan mayat seorang pria tak dikenal di lingkungan al-Basatin.”
Di Mosul, IS memenggal wartawan, Observatorium Irak untuk Kebebasan Pers mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Menurut pernyataan, Talal Abu Iman, yang bekerja sebagai teknisi untuk Irak Media Network di provinsi Ninenveh, telah diculik selama berbulan-bulan oleh kelompok IS.
Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam