Syeikh Raed Shaleh, Pemimpin Gerakan Islam Palestina Kembali Dijebloskan ke Penjara Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Syeikh Raed Shaleh, pemimpin Gerakan Islam di Israel dan ikon perlawanan Palestina, mulai menjalani hukuman penjara sembilan bulan hari Ahad (08/05/2016) setelah sebelumnya dihukum oleh pengadilan Zionis atas tuduhan "penghasutan."

World Bulletin melaporkan, Ahad, Shaleh, bersama puluhan pendukungnya, tiba di Penjara Beersheba Israel selatan pada hari Ahad pagi, tempat ia akan menjalani hukuman.

"Hukuman penjara ini tidak akan menghalangi kita menjaga pertahanan Masjid Al-Aqsha [Yerusalem]," pernyataan Shaleh kepada wartawan sebelum memasuki fasilitas penahanan.

"Kami tidak akan meninggalkan Al-Aqsha dan akan terus berjuang melawan skema pendudukan untuk menghancurkannya (Israel)," tambahnya.

Oktober lalu, sebuah pengadilan distrik Israel menjatuhkan hukuman sebelas bulan di penjara bagi Shaleh dengan tuduhan "mengeluarkan hasutan".

Pada bulan April, Mahkamah Agung Zionis menolak banding yang diajukan oleh pengacara Shaleh tapi meringankan hukumannya menjadi sembilan bulan di balik jeruji besi.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses