JOWZJAN (Jurnalislam.com) – Sebuah konferensi tentang pendidikan dan pelatihan diselenggarakan oleh departemen pendidikan Mujahidin Imarah Islam di distrik Mardyan provinsi Jowzjan utara, Al-Emarah News melaporkan, Kamis (15/10/2015).
Sejumlah besar guru Sekolah dan Madaris, ulama Syariah yang menonjol dan Mashaikh serta sejumlah besar mayarakat umum mengambil bagian dalam pertemuan itu.
Para peserta menyatakan kegembiraan dan kepuasan mereka mengenai standar pendidikan dan kemajuan yang dibuat oleh Mujahidin yang bersangkutan dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat.
Mereka menekankan kebutuhan pendidikan yang berkembang, dan ketersediaan pendidikan untuk generasi yang akan datang yang sadar akan nilai-nilai Islam Afghanistan dan konspirasi yang akan mereka hadapi di waktu yang akan datang.
Sementera di wilayah lain mujahidin IIA tetap melakukan serangan serangan ke kantong kantong musuh, di Uruzgan Sebanyak 5 pos pemeriksaan musuh telah dikuasai oleh Mujahidin setelah pengepungan panjang selama 5 hari dan bentrokan di daerah Yakhdan kabupaten Chahar Chino semalam. 38 orang bersenjata juga dilaporkan tewas, puluhan terluka dan sisanya terpaksa melarikan diri.

Daerah yang jatuh ke tangan Mujahidin tersebut dulunya merupakan pusat distrik Char Chino dan saat ini terdiri dari bazaar dan beberapa daerah strategis.
Wilayah itu merupakan jantung dan persimpangan utama kabupaten yang juga membuka jalan Hoshi Nawa, Kishi Nawa dan daerah Shah Manshad Nawa.
Kemudian di faryab Seorang petugas polisi – Faqeer Muhammad – warga kabupaten Maimana bertobat dari kesalahannya dan bergabung dengan Mujahidin di distrik Qaisar pagi ini.
Laporan mengatakan bahwa petugas polisi itu juga menyerahkan sebuah APC, 1 DShK, 1 senapan mesin berat, 1 senapan, 1 radio komunikasi dan peralatan lainnya untuk Mujahidin
Deddy | Shahamat | Jurniscom