PAKTIA (Jurnalislam.com) – Pasukan boneka menyerbu sebuah desa di distrik Ahmad Khel, Provinsi Paktia, Afghanistan yang menyebabkan gugurnya seorang wanita dan seorang anak serta 5 anak lainnya cedera parah, demikian ditulis Al-Emarah News, Senin (14/04/2015).
Penduduk setempat mengatakan bahwa pada hari Ahad terjadi bentrokan antara pejuang Mujahidin dan pasukan boneka saat musuh menyerang desa dengan senjata berat sehingga menyebabkan jatuhnya korban tersebut.
Anak-anak yang terluka kemudian dipindahkan ke rumah sakit di ibukota provinsi Paktia dimana kondisinya dinyatakan kritis oleh dokter. Namun belum jelas apakah korban disebabkan karena penggunaan senjata berat oleh pasukan boneka atau oleh Taliban, lapor para pejabat boneka seperti dikutip oleh beberapa media koresponden.
Di sisi lain, penduduk setempat secara eksplisit menyatakan bahwa pasukan boneka yang ditempatkan di pos-pos militer di dekat wilayah mereka datang dan menyerang daerah sekitarnya dengan mortir dan menyebabkan seorang wanita dan anak-anak tewas dan 5 anak lainnya terluka parah.
Pasukan gabungan pemerintahan antek di Afghanistan terus mengambil dan menghancurkan kehidupan, akibat konsekuensi kekerasan yang mereka lakukan, seperti menembak ke desa-desa dan rumah warga sipil, kendaraan pribadi, membakar rumah, madrasah, juga serangan udara dan serangan malam ke rumah warga sipil .
Al Emarah menambahkan bahwa 6 anak tewas dan 10 lainnya terluka parah ketika pasukan boneka menembakkan mortir ke desa di ibukota provinsi Ghazni bulan lalu. Demikian pula, sejumlah warga sipil tewas dan terluka di provinsi Ghazni pada bulan Maret.
Selain itu, operasi militer darat dan udara musuh menyebabkan puluhan warga sipil tewas atau terluka di provinsi Helmand selatan.
Deddy | Shahamat | Jurniscom