BANJUL (Jurnalislam.com) – Presiden baru Gambia, Adama Barrow, kembali ke negaranya Kamis malam, sepekan setelah ia dilantik di Kedutaan Gambia di Senegal, Anadolu Agency melaporkan, Kamis (26/01/2017).
Ribuan rakyat Gambia hadir di Bandara Internasional Banjul untuk menyambutnya.
Barrow berlindung di Senegal setelah mengalahkan saingannya, Yahya Jammeh, presiden sebelumnya, yang berkuasa lama sejak kudeta tahun 1994, menolak untuk mundur meski kalah dalam pemilihan presiden 1 Desember lalu atas Barrow.
Barrow mengatakan kepada wartawan bahwa ia segera menyusun nama kabinet baru, mereformasi konstitusi dan membentuk komisi penyidik dan rekonsiliasi untuk mengungkap kejahatan rezim masa lalu.