SURIAH (Jurnalislam.com) – Kelompok ektremis PYD/PKK dukungan AS telah memulai serangan di distrik al-Bab Suriah utara untuk menyatukan dua kabupaten yang mereka kontrol hingga ke timur dan barat, menurut sumber lokal.
Sumber, yang berbicara dengan syarat anonim karena masalah keamanan, mengatakan kepada Anadolu Agency, Rabu (19/10/2016) bahwa PYD/PKK telah meningkatkan ketegangan di kawasan al-Bab.
Ketika pasukan oposisi moderat, Tentara Pembebasan Suriah (Free Syrian Army-FSA), mendekati distrik al-Bab dengan dukungan Angkatan Bersenjata Turki sebagai bagian dari Operasi Perisai Efrat (Euphrates Shield), rencana PYD/PKK untuk menyatukan distrik Afrin (di barat al-Bab) dan Manbij (di timur al -Bab), serta wilayah mereka di sebelah timur Sungai Efrat, semakin sulit, kata pernyataan tersebut.
Kelompok milisi komunis Kurdi tersebut pada Selasa malam menyerang pasukan FSA di desa Tal Malid di distrik Mare, sebelah barat laut al-Bab. Serangan itu merenggut nyawa dua pejuang FSA.
PYD/PKK juga merebut beberapa desa yang berada di bawah kendali kelompok Islamic State (IS).
Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa menegaskan bahwa salah satu tujuan Operasi Euphrates Shield adalah agar FSA merebut kembali al-Bab dari teroris PYD dan milisi IS.
PYD/PKK, yang saat ini juga mengontrol kabupaten Afrin dan Kobane, berusaha memperluas kontrol dengan mengambil kendali daerah di Suriah utara dari Jarabulus ke Azaz, yang juga terletak dekat perbatasan Turki.