Pasukan Pakistan dan India kembali Bentrok di Wilayah Kashmir

Pasukan Pakistan dan India kembali Bentrok di Wilayah Kashmir

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Tentara Pakistan dan India saling melepaskan tembakan di seberang perbatasan de facto Kashmir, militer Pakistan mengatakan, menyusul serangan semalam di sebuah kamp militer India di mana seorang tentara India tewas, Aljazeera melaporkan, Senin (03/10/2016).

Tidak ada korban yang dilaporkan dalam pertempuran terbaru pada hari Senin, yang terjadi lima hari setelah India mengatakan pasukannya telah menyeberangi perbatasan untuk melaksanakan “serangan bedah” di Garis Kontrol (the Line of Control-LoC) yang memisahkan wilayah sengketa – sebuah klaim yang dibantah Pakistan.

“Pasukan India sekali lagi menembak tanpa beralasan lewat tengah malam di Garis Kontrol di sektor Iftikharabad dan tentara Pakistan melepaskan tembakan balasan,” kata militer Pakistan dalam sebuah pernyataan, menambahkan aksi tembak menembak tersebut berakhir di pagi hari.

Pasukan Pakistan juga membalas tembakan tak beralasan India di sektor Nezapir dan Kailer.

Aksi tembak menembak terbaru tersebut terjadi setelah penyerang menembaki sebuah kamp militer di kota Baramulla di Kashmir India pada hari Ahad. Pejabat polisi senior lokal Imtiyaz Hussain Mir mengatakan kepada media bahwa sekitar dua dan empat penyerang terlibat dalam serangan tersebut.

Kepala polisi Kashmir India Danish Raja mengatakan hingga lima orang terluka di dua tempat lain di sepanjang LoC.

“Ada pelanggaran gencatan senjata di Sawjian dan Syahpur di sektor Poonch. Lima orang terluka … Penembakan telah berhenti.”

Lonjakan ketegangan antara dua rival bersenjata nuklir tersebut terjadi setelah protes mematikan yang berlangsung berminggu-minggu di Kashmir.

Lebih dari 80 warga sipil Muslim Kashmir telah tewas, sebagian besar dalam bentrokan dengan pasukan India saat melancarkan protes terhadap penjajahan India, dan merupakan kekerasan terburuk di kawasan itu sejak 2010.

Pada tanggal 18 September, sedikitnya 17 tentara India tewas dalam serangan di pangkalan militer Uri, yang India laporkan dilakukan oleh pejuang Islam yang didukung Pakistan.

Bagikan