Pendiri JITU Sayangkan Munculnya Fenomena Jurnalis Instan

Pendiri JITU Sayangkan Munculnya Fenomena Jurnalis Instan
BOGOR (Jurnalislam.com) – Wartawan Al Jazeera, Harjito Warno menyayangkan munculnya fenomena jurnalis instan yang tak lagi memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik dan tidak bertanggung jawab dengan tulisannya. Pria yang karib disapa Dito itu menilai, fenomena tersebut akan membahayakan umat.
“Banyak jurnalis instan yang tidak memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik. Tidak gentle untuk bertanggung jawab atas tulisannya,” katanya dalam acara Seminar Jurnalistik Bidik Global Foundation di Hotel Salak The Heritage Bogor, Sabtu (1/10/2016).
Menurutnya, meskipun niat mereka untuk berdakwah akan tetapi jika tidak berhati-hati dalam menulis hanya akan merusak citra dakwah itu sendiri.
“Dengan adanya fenomena ini, setidaknya sebelum kita menulis dan mempublish sebuah tulisan hendaknya ditimbang dengan hati yang paling dalam,” ujar salah satu pendiri Jurnalis Islam Bersatu (JITU) itu.
Oleh sebab itu, ia menyarankan agar setiap jurnalis mengedepankan ideologi dalam tulisannya, yaitu ideologi Islam.
“Insting jurnalistik diasah, hadirkan militansi, menjaga komunikasi yang baik, menjaga independesi dan terakhir menjaga niat agar bermanfaat untuk umat,” pungkasnya.
Bagikan