Sedikitnya 120 Orang Tewas dalam Serangan Berantai di Paris, Perancis Tutup Semua Perbatasan

PERANCIS (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 120 orang tewas dalam beberapa serangan di Paris pada hari Jumat (13/11/2015), termasuk satu di dekat stadion olahraga Stade de France dan satu lagi di tempat konser, kata polisi.

Lima belas korban tewas di konser Bataclan di timur Paris, kata polisi, menambahkan bahwa penyanderaan berlangsung di tempat tersebut. Tiga orang lainnya tewas dalam ledakan di dekat stadion di utara Paris, di mana pertandingan sepak bola Perancis-Jerman sedang berlangsung.

Polisi mengatakan skenario sandera itu berlangsung di ruang konser, di daerah yang dikenal sarat kehidupan malam yang sibuk.

Penonton membanjiri lapangan saat berita serangan menyebar. Panitia mulai mengevakuasi stadion melalui tiga pintu.

Serangan lain dilaporkan di restoran Petit Cambodge, tidak jauh dari lokasi di Bataclan.

Seorang wartawan AFP di luar Bataclan mengatakan ada polisi bersenjata dan sekitar 20 kendaraan polisi dengan lampu menyala di sekitar tempat kejadian.

Julian Piece, seorang wartawan Europe1, yang berada di dalam Bataclan ketika serangan itu terjadi mengatakan bahwa dua sampai tiga orang, tidak memakai masker wajah, menembaki kerumunan dengan Kalashnikov. Dia mengatakan serangan itu berlangsung 10 sampai 15 menit – waktu yang cukup bagi penyerang mengisi senjata mereka dua atau tiga kali. Wartawanpun terluka.

Penonton yang tertegun bermunculan dari bar di dekatnya, sementara banyak orang lain melanjutkan makan di restoran, tampaknya tidak menyadari pembantaian yang terjadi hanya beberapa meter jauhnya.

Presiden Francois Hollande dan Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve mengumumkan bahwa sebuah sel penanganan krisis telah dibentuk.

"Presiden, perdana menteri, menteri dalam negeri berada dalam kondisi krisis antar-kementerian," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Mengkhawatirkan serangan, Presiden Francois Hollande menyatakan Prancis dalam keadaan darurat dan mengatakan bahwa ia akan menutup semua perbatasan setelah serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Paris".

Transportasi umum juga diblokade.

Deddy | AFP | World Bulletin | Jurniscom

 

 

 

Bagikan

One thought on “Sedikitnya 120 Orang Tewas dalam Serangan Berantai di Paris, Perancis Tutup Semua Perbatasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses