Wikileaks akan Rilis Dokumen Struktur Kekuasaan Politik Turki

Wikileaks akan Rilis Dokumen Struktur Kekuasaan Politik Turki

4417118a899740128598014716f761cd_18TURKI (Jurnalislam.com)WikiLeaks mengatakan pihaknya berencana merilis dokumen mengenai struktur kekuasaan politik Turki, setelah gagalnya upaya kudeta akhir pekan yang menewaskan ratusan orang, ribuan luka-luka dan lebih dari 7.500 tersangka berada di tahanan.

“Bersiap untuk bertempur saat kita melepaskan lebih dari 100 ribu dokumen tentang struktur kekuasaan politik Turki,” kata WikiLeaks pada hari Senin melalui pakan resmi Twitter-nya, lansir Aljazeera, Senin (18/07/2016).

Angkatan pertama akan berisi 300 ribu email dan 500 ribu dokumen dan sebagian material ada di Turki, kata WikiLeaks.

WikiLeaks juga mengklaim bahwa pemerintah Turki akan berusaha menyensor distribusi dokumen, dan mendesak masyarakat Turki siap memotong setiap upaya pemerintah memblokir akses ke materi.

“Turki kemungkinan akan menyensor untuk mencegah mereka membaca rilis kami sejumlah lebih dari 100 ribu dokumen politik yang mengarah ke kudeta,” kata WikiLeaks di Twitter.

“Kami meminta Turki bersiap dengan melewati sistem sensor seperti TorBrowser dan uTorrent. Dan agar semua orang siap membantu mereka melewati sensor dan mendorong link kami melalui sensor yang akan muncul.”

WikiLeaks kemudian berbagi link untuk browser torrent.

18-1468841430-wikileaks-1Pengumuman itu menyebabkan kegembiraan di Turki dengan adanya ribuan pengguna Twitter berbagi tweet dari WikiLeaks. Tapi opini publik mengenai subjek tersebut terbagi.

Walaupun banyak orang merayakan pengumuman itu dan berpendapat bahwa informasi tersebut akhirnya dapat menumpahkan beberapa detail mengenai upaya kudeta, beberapa orang lain mempertanyakan waktu perilisan dokumen.

Ada yang menyatakan bahwa dokumen-dokumen tersebut kemungkinan palsu, dan akan digunakan untuk membuat Presiden Recep Tayyip Erdogan dan pemerintah AKP nya terlihat lemah atau bahkan bersalah.

Beberapa pengguna Twitter Turki juga menuduh WikiLeaks mendukung upaya kudeta. WikiLeaks menanggapi dengan menjaga netralitas dan mendukung untuk membuka akses informasi.

Warga Turki bertanya apakah WikiLeaks adalah pro atau anti-AKP. Tidak. Kami hanya berada di posisi bahwa kebenaran adalah jalan ke depan. 100 ribu lebih dokumen akan memuaskan semua pihak.

Sebuah faksi di militer Turki berusaha melakukan kudeta pada Jumat malam. Dalam adegan dramatis, tank memblokir jembatan di Istanbul, jet terlihat di langit sedikitnya di atas dua kota, dan parlemen serta markas intel diberondong dengan tembakan dari helikopter serang.

Sedikitnya 290 orang tewas dan lebih dari 1.400 lainnya terluka. Erdogan menyalahkan mantan sekutu tingkat tingginya yang berubah menjadi saingan, Fethullah Gulen, atas usaha kudeta.

Perdana Menteri Binali Yildirim mengatakan pada hari Senin bahwa lebih dari 7.500 tersangka telah ditahan sehubungan dengan upaya kudeta.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses