JAKARTA (Jurnalislam.com) – Surya, salah seorang warga mengungkapkan kronologis ledakan bom di Terminal Kampung Melayu. Surya mendengar ada dua ledakan di lokasi.
“Terjadi ledakan pertama yang disangka adalah ban mobil. Tetapi ada perbedaan mendasar dengan ban mobil adalah kaca rumah menjadi bergetar,” kata Surya, warga Tebet yang saat ledakan terjadi sedang berada di dekat TKP.
Awalnya Surya dan warga lainnya mengira ada keributan geng motor. Namun, terdengar ledakan lebih besar tidak lama setelah ledakan pertama.
“Sekonyong-konyong (tiba-tiba) terjadi ledakan kedua terjadi pukul 8.50 lima menit dari yang pertama. Terjadi keributan besar dari arah terminal. Penumpang berlompatan keluar dari busway yang terparkir diterminal. Sampai ada yang terinjak injak,” ungkapnya.
“Ketika dilihat terdapat serpihan tubuh korban berupa kepala dan tangan,” sambungnya.
Menurut penuturan Kombes Pol Syafruddin, ledakan diduga bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu orang. Akibat peristiwa tersebut, dua orang tewas termasuk pelaku dan satu orang anggota polisi dan 5 orang anggota polisi lainnya terluka.
Berdasarkan pantauan Jurnalislam.com di lapangan, hingga saat ini aparat kepolisian masih berjaga di lokasi.