Tangkal Kristenisasi, LPKT Afi Nusantara Gelar Bekam Gratis

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Lembaga Pendidikan Kesehatan Thibbunnabawi (LPKT) Afi Nusantara menggelar bakti sosial (baksos) bekam di Jalan Sepat Lidah Kulon, Gg 1, Rt 5 Rw 3, Lakar Santri, Surabaya, Rabu (3/6/2015).

Baksos ini yang diadakan gratis ini bertujuan untuk menangkal kristenisasi. Seperti diceritakan penanggung jawab acara kegiatan tersebut, Ibu Monik, misionaris Kristen di daerah tersebut cukup gencar. 

"Dengan memberi sembako, uang, mengadakan jalan sehat, membiayai orang sakit, bahkan sampai antar jemput naik mobil ketika pergi ke gereja. Ujung-ujungnya diajak pergi ke gereja. Mayoritas yang didekati oleh mereka adalah kalangan "lemah". Dan ketika warga yang beragama Islam dengan menggunakan kerudungnya ditanya, mengapa kok mau diajak ke gereja? warga itu menjawab, lya nanti siapa yang memberi makan saya, rezeki saya ya dari sini," ungkap Ibu Monik sambil menirukan gaya bicara ibu berkerudung tersebut, dan sesekali air matanya keluar saat menceritakannya.

Selain itu, warga lain juga mengungkapkan di daerahnya pernah akan dibangun gereja, "namun masyarakat menolak. Awalnya mereka izinnya ada acara seperti ulang tahun dan nyanyi-nyayi," tutur Rahim.

Kegiatan itu disambut meriah oleh warga sekitar. Tak kurang dari 98 orang mengantri untuk dibekam. Pengunjung yang baru datang diarahkan oleh panitia untuk mengambil nomer antrian. Selain nomer antrian panitia juga menyediakan bingkisan bagi yang hadir.

"Mari diterapi awak rasane enteng (Setelah diterapi badan terasa ringan)," kata Pak Abdul, salah seorang pasien bekam.

Panitia pada mulanya menyediakan kuota sebanyak 200 peserta. Namun, karena baksos diadakan diadakan pada hari aktif, maka tingkat kehadiran pengunjung belum sampai memenuhi target.

"Karena baksos diadakan pada hari aktif, jadi banyak dari pekerja yang belum bisa hadir, terutama bagi kalangan bapak-bapak," ujar ketua Afi Nusantara, Bapak Yani.

Reporter : Miftah | Editor : Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.