Langsung ke konten

Jurnal Islam

Ahad, 22 Rabi'ul Akhir 1448 / 04 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik
Internasional

Takut Tersaingi, Rusia Kecam Rencana AS Bentuk Pasukan Unilateral di Suriah

Takut Tersaingi, Rusia Kecam Rencana AS Bentuk Pasukan Unilateral di Suriah
Arie Ristyan
16 Januari 2018, 09:04

ANKARA (Jurnalislam.com) – Menteri luar negeri Rusia pada hari Senin (15/1/2017) mengecam rencana AS untuk membentuk sebuah pasukan yang dipimpin oleh teroris PKK / PYD, memperingatkan bahwa hal itu dapat membahayakan integritas wilayah Suriah.

Berbicara di konferensi pers tahunannya di Moskow, Sergey Lavrov menunjuk pada kemungkinan masalah yang bisa dilakukan tim AS untuk hubungan Turki dengan warga Kurdi.

Proyek AS “yang sepihak dan penuh ultimatum, untuk mendirikan sebuah kekuatan di Suriah, dapat menimbulkan masalah dalam hubungan antara Turki dan Kurdi,” kata Lavrov.

Dia juga mengatakan langkah AS akan mengarah pada pembentukan wilayah terisolasi yang besar di perbatasan Suriah dengan Turki dan Irak.

Drone Mujahidin Idlib Serang Pangkalan Udara Rusia

“Masalah serius ini membawa kekhawatiran mengenai langkah-langkah yang harus diambil untuk wilayah-wilayah di Suriah ini.”

Pada hari Ahad, koalisi internasional yang dipimpin AS saat melawan IS mengumumkan bahwa mereka akan membentuk kekuatan baru dengan 30.000 anggota SDF – kelompok yang didukung AS, yang sebagian besar dikendalikan dan diawaki oleh organisasi terror PKK / PYD di Suriah.

“Koalisi bekerja sama dengan SDF untuk mendirikan dan melatih Pasukan Keamanan Perbatasan Suriah (Syrian Border Security Force-SBSF) yang baru,” kata Ryan Dillon, juru bicara koalisi pimpinan AS, yang secara resmi dikenal sebagai Pasukan Tugas Gabungan – Operasi Inheren Resolve (OIR), katanya dalam sebuah pernyataan tertulis kepada Anadolu Agency.

“Saat ini, ada sekitar 230 pasukan pelatihan di kelas perdana BSF, dengan jumlah kekuatan terakhir sekitar 30.000,” tambahnya.

AS Bentuk 30.000 Pasukan Teror di Suriah, Erdogan: Tenggelamkan!

Turki mengecam tindakan tersebut, dengan mengatakan bahwa “tidak benar dan tidak pantas” untuk bekerja sama dengan organisasi teroris PKK / PYD di tanah Suriah.

“Apalagi Turki, yang merupakan anggota koalisi, tidak diajak berkonsultasi mengenai pembentukan apa yang disebut ‘Syria Border Protection Force’,” kata sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Lavrov juga mengatakan langkah AS “tidak dapat berfungsi untuk menenangkan situasi” di distrik Afrin, Suriah, yang berbatasan dengan Turki, menambahkan bahwa Rusia mengharapkan Washington untuk menjelaskan keputusannya.

Sergey Lavrov
Sergey Lavrov

“Seperti rekan Turki dan Iran, kami juga mengharapkan penjelasan dari AS mengenai masalah ini. Kami pikir keputusan ini akan membahayakan integritas teritorial Suriah,” kata Lavrov.

“Tujuan kami di Afrin adalah untuk memberikan gencatan senjata.”

Lavrov mengatakan bahwa pekerjaan sedang dilakukan dengan Turki dan Iran menjelang Kongres Dialog Nasional Suriah, yang akan diadakan pada 29-30 Januari di Sochi, Rusia.

“Kami mengharapkan mitra Turki kami menyelesaikan pembentukan titik pengamatan di zona de-eskalasi di Idlib Suriah sesegera mungkin untuk mencegah provokasi baru. Saat ini, kami memiliki tiga titik pengamatan, dan total 20 akan dibentuk,” Lavrov berkata, mengungkapkan harapan bahwa titik pengamatan ini akan membantu menormalisasi situasi di Idlib.

Bulan Oktober yang lalu, militer Turki mulai menyeberang ke wilayah tersebut untuk menetapkan titik pengamatan guna memantau gencatan senjata rezim Syiah Suriah sebagai bagian dari proses perdamaian Astana.

Jet Tempur Rezim Assad dan Rusia Tembakan 150 Roket ke Pemukiman di Idlib, Puluhan Tewas

Selama perundingan damai di ibukota Kazakhstan, Astana, September lalu, tiga negara penjamin – Turki, Iran dan Rusia – sepakat untuk menetapkan zona de-eskalasi di Idlib dan di beberapa bagian provinsi Aleppo, Latakia, dan Hama.

Unit militer Turki juga ditempatkan di Afrin, sebuah distrik di Aleppo dekat perbatasan Turki-Suriah, yang dikepung oleh organisasi teroris PKK / PYD.

PKK / PYD adalah cabang Suriah dari PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki dan Internasional.

Tags AS Konflik Suriah Rusia turki

Berita Terkait

Israel Bangun Proyek Jalan ‘Fabric of Life’ di Tepi Barat, Pakar: Upaya Memecah Wilayah Palestina
Berita

Israel Bangun Proyek Jalan ‘Fabric of Life’ di Tepi Barat, Pakar: Upaya Memecah Wilayah Palestina

8 Juli 2025
Pemerintahan Baru Suriah Buka Peluang Tinjau Ulang Perjanjian dengan Rusia
Berita

Pemerintahan Baru Suriah Buka Peluang Tinjau Ulang Perjanjian dengan Rusia

1 Agustus 2025
Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja
Artikel

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

29 September 2026
Rusia Jadi Negara Pertama yang Akui Pemerintahan Taliban Afghanistan
Berita

Rusia Jadi Negara Pertama yang Akui Pemerintahan Taliban Afghanistan

6 Juli 2025
Lavrov di PBB: Rusia Tidak Pernah Berniat Menyerang NATO atau Uni Eropa
Berita

Lavrov di PBB: Rusia Tidak Pernah Berniat Menyerang NATO atau Uni Eropa

29 September 2025
Mahkamah Agung Rusia Cabut Status Terlarang Taliban
Berita

Mahkamah Agung Rusia Cabut Status Terlarang Taliban

25 April 2025

Terpopuler

Berita

  1. Keluarga Minta Densus 88 Jelaskan Perkara YD yang Ditangkap di Mojosongo Solo
  2. Waketum MUI Soroti Dugaan Beking Tambang Ilegal, Minta Kapolri Tegas
  3. Sukkot, Akses Warga Palestina di Hebron dan Yerusalem Dibatasi
  4. Usai IGIC 2026, Menag Siapkan Dialog Imam dan Pemimpin Lintas Agama

Artikel

Sorry. No data so far.

Berita

  1. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  2. Dugaan Politik Uang Mengguncang Muktamar NU, KPK NU Seret Nama Tiga Tokoh
  3. Sidang Korupsi Haji, Ke Mana US$1 Juta Uang Lobi Pansus Haji? Gus Alex Yakin Sampai ke Nusron Wahid
  4. Kemenag Buka Sayembara Surat Santri untuk Presiden, Angkat Tiga Isu

Artikel

  1. Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja
  2. Indonesia Pimpin Organisasi Imam Dunia, Jangan Berhenti pada Seremoni
  3. Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

Berita

  1. Menembus Jarak, MeDAN dan Aliansi Muslim Bali Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
  2. FORSITAMA Cemani Gelar Pelatihan Digital Marketing, Bekali 138 Remaja Masjid Hadapi Era Digital
  3. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  4. Perkuat Sinergi Pendidikan dan Dakwah, Al Mukmin Ngruki Silaturahmi ke PP Muhammadiyah

Artikel

  1. Bias Konfirmasi: Ketika Kita Sulit Melihat Kesalahan Sendiri
  2. Ketika Anak Bertemu Dunia yang Tidak Selalu Aman
  3. Ditjen Pesantren Sudah Berdiri, Kini Ummat Menunggu Buktinya

Opini

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

29 Sep 2026 18:18:15
Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

29 Sep 2026 05:00:51
Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

28 Sep 2026 18:37:20
Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

28 Sep 2026 13:23:19

Internasional

Sukkot, Akses Warga Palestina di Hebron dan Yerusalem Dibatasi

Sukkot, Akses Warga Palestina di Hebron dan Yerusalem Dibatasi

3 Okt 2026 06:17:27
Eisenkot Kritik Keamanan Dalam Negeri Israel, Soroti Kejahatan Terorganisasi di Negev

Eisenkot Kritik Keamanan Dalam Negeri Israel, Soroti Kejahatan Terorganisasi di Negev

30 Sep 2026 08:10:29
AS-China Bentuk Dialog Super Intelligence Usai Pertemuan Trump-Xi

AS-China Bentuk Dialog Super Intelligence Usai Pertemuan Trump-Xi

29 Sep 2026 04:50:08
Dua Tentara Israel Tewas, Penggunaan Drone Serang di Gaza Dihentikan Sementara

Dua Tentara Israel Tewas, Penggunaan Drone Serang di Gaza Dihentikan Sementara

27 Sep 2026 05:00:51

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

[INFOGRAFIK] Jakarta Understanding 2026: Tujuh Komitmen Imam Besar Dunia dari Jakarta
[INFOGRAFIK] Partai Kepala Daerah Juara Korupsi di Era Jokowi: Golkar Disusul PDIP
[INFOGRAFIS] CIRI-CIRI WANITA SHALIHAH
[INFOGRAFIS] Satu Tahun Terakhir, Teroris OPM Semakin Sadis

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED