Pertempuran Sengit Berkecamuk di Gedung Pemerintah India di Kashmir

Pertempuran Sengit Berkecamuk di Gedung Pemerintah India di Kashmir

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Polisi India mengatakan pasukannya memerangi kelompok orang bersenjata di dalam gedung pemerintah di wilayah Kashmir yang dikuasai India.

Polisi mengatakan kepada kantor berita Associated Press pada hari Senin (10/10/2016) bahwa tentara dan paramiliter tentara mengepung kompleks setelah tembakan terdengar dekat kota Pampore, sekitar 10 km di luar Srinagar, ibukota Kashmir India.

Seorang tentara dilaporkan terluka dalam pertempuran awal.

Sumber mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sedikitnya dua gerilyawan diduga bersembunyi di dalam Lembaga Pengembangan Kewirausahaan, dan bahwa penembakan intermiten bisa didengar di dalam gedung.

Serangan itu terjadi saat Kashmir melancarkan protes terbesar melawan penjajahan India dalam beberapa tahun terakhir, dipicu oleh pembunuhan pada bulan Juli terhadap seorang komandan mujahidin populer oleh tentara India.

Protes, dan tindakan keras militer melumpuhkan kehidupan di Kashmir yang dikuasai India, dengan toko-toko, sekolah dan sebagian besar bank yang tersisa tutup dan ponsel serta internet hanya bekerja sebentar-sebentar.

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan sejak akhir pemerintahan Inggris pada tahun 1947. Kedua Negara mengklaim wilayah itu secara penuh.

Sentimen anti-India merebak luas di Kashmir, di mana kelompok pejuang telah bertempur merebut kemerdekaan melawan pasukan India atau merger dengan Pakistan sejak tahun 1989. Lebih dari 70.000 orang telah tewas sejak itu.

Ketegangan antara kedua Negara tetangga bersenjata nuklir tersebut melonjak setelah serangan bersenjata bulan lalu di sebuah pangkalan militer India menewaskan 19 tentara India dimana kedua kelompok terlibat saling tembak berat dan mortir melintasi perbatasan de facto di Kashmir hampir setiap hari.

Bagikan