Jamaah Wafat di Saudi Akan Dibadalhajikan

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Kementerian Agama menegaskan setiap jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan. Penegasan ini disampaikan Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ahmad Abdullah.

“Seluruh jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan,” ujar Abdullah, panggilan akrabnya, saat memberikan keterangan pers di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (5/6/2022).

Penjelasan ini disampaikan Abdullah menyusul adanya satu jemaah haji Indonesia yang wafat setibanya di Madinah. Jemaah tersebut bernama Suhati Rahmat Ali Binti H. Rahmat dengan Nomor Paspor C6495065 dan berusia 64 tahun. Almarhumah tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) pertama Embakasi Jakarta-Pondok Gede (JKG1).

“Mari kita doakan semoga almarhumah wafat dalam keadaan khusnul hatimah dan ibadahnya diterima Allah Swt. Amin,” harapnya.

Konferensi pers di asrama haji akan digelar secara berkala. Kementerian Agama akan menjelaskan update data dan kondisi jemaah haji Indonesia, baik yang masih di Tanah Air maupun yang sudah di Tanah Suci. Termasuk akan dijelaskan juga data jemaah haji Indonesia yang wafat.

“Pemerintah hanya akan merilis data jemaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate of dead) dari pihak berwenang,” tegas Abdullah.

Penyelenggaraan haji 1443 H/2022 M bertepatan dengan musim panas. Menurut Abdullah, kondisi cuaca rata-rata di Arab Saudi pada hari ini berkisar antara 30oC – 43oC dengan kelembaban rata-rata 8%. Jemaah diimbau untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan mengingat suhu udara di Arab Saudi cukup panas.

“Jemaah haji kami harap selalu menerapkan protokol kesehatan, makan dan minum tepat waktu dan beristirahat yang cukup,” pesannya.

“Keluarga jemaah haji di Indonesia juga diharapkan dapat mengingatkan para jemaah, baik yang sudah berangkat ke Arab Saudi maupun yang masih di Tanah Air,” tandasnya.

 

3000 Jamaah Haji Sudah Berangkat ke Saudi

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Hari kedua operasional penyelenggaraan ibadah haji, ada 3.169 jemaah yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi. Mereka tergabung dalam delapan kelompok terbang (kloter) dari lima embarkasi.

“Pada hari pertama, ada 2.763 jemaah dari lima embarkasi yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi. Jadi total jemaah yang diberangkatkan sampai hari ini sebanyak 5.945 orang,” terang Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ahmad Abdullah saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (5/6/2022).

Dikatakan Abdullah, pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama, jemaah akan mendarat di Bandar Udara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Mereka akan menetap di Madinah dengan masa tinggal antara 8 -9 hari untuk menjalakan ibadah Arbain. Yaitu, Salat Wajib berjamaah dalam 40 waktu di Masjid Nabawi.

“Selama di Madinah, selain berziarah ke makam Rasulullah di Masjid Nabawi, jemaah juga akan mendapatkan paket ziarah ke berbagai tempat bersejarah seperti makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud,” terang Abdullah.

“Setelah menyelesaikan Arbain, jemaah akan diberangkatkan menuju kota Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah wajib dengan mengambil miqat di Bir Ali,” sambungnya.

Untuk jemaah yang diberangkatkan pada gelombang kedua, lanjut Abdullah, mereka akan mendarat di Bandar Udara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah. Selanjutnya, mereka menuju Makkah untuk melakasanakan ibadah umrah wajib.

Abdullah juga menyampaikan bahwa ada satu jemaah haji Indonesia yang wafat setibanya di Madinah. Jemaah tersebut bernama Suhati Rahmat Ali Binti H. Rahmat dengan Nomor Paspor C6495065 dan berusia 64 tahun. Almarhumah tergabung dalam Kloter JKG1 yang berangkat dari embaraksi Jakarta-Pondokgede. “Mari kita doakan semoga almarhumah wafat dalam keadaan khusnul hatimah dan ibadahnya diterima Allah Swt. Amin,” harap Abdullah.

“Pemerintah hanya akan merilis data jemaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate ofdead) dari pihak berwenang. Seluruh jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan,” lanjutnya.

Penyelenggaraan haji 1443 H/2022 M bertepatan dengan musim panas. Menurut Abdullah, kondisi cuaca rata-rata di Arab Saudi pada hari ini berkisar antara 30⁰C – 43⁰C dengan kelembaban rata-rata 8%. Jemaah diimbau untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan mengingat suhu udara di Arab Saudi cukup panas.

“Jemaah haji kami harap selalu menerapkan protokol kesehatan, makan dan minum tepat waktu dan beristirahat yang cukup,” pesannya.

“Keluarga jemaah haji di Indonesia juga diharapkan dapat mengingatkan para jemaah, baik yang sudah berangkat ke Arab Saudi maupun yang masih di Tanah Air,” tandasnya.

Mewakili Kementerian Agama, Abdullah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, antara lain: Bapak Presiden RI, Pimpinan DPR-RI, Kementerian/Lembaga terkait penyelenggaraan ibadah haji, Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan Kemenag Kab/Kota, para Gubernur, Bupati/walikota, dan pihak lainnya,  atas kerjasama, koordinasi, dukungan, saran dan masukannya, sehingga operasional haji tahun ini dapat terlaksana.

Jumpa pers yang dipusatkan di asrama haji Pondok Gede ini rencananya akan digelar setiap hari pada pukul 11.00 WIB.

Berikut data keberangkatan jemaah haji pada 5 Juni 2022:

  1. Embarkasi Padang:  PDG2 dengan 393 jemaah.
  2. Embarkasi Jakarta Bekasi:  JKS3 dan JKS4, masing-masing 410 jemaah.
  3. Embarkasi Solo: SOC3 dan SOC4, masing-masing 360 jemaah.
  4.  Embarkasi Surabaya: SUB2 dengan 450 jemaah.
  5. Embarkasi Jakarta Pondokgede: JKG2 dan JKG3, masing-masing 393 jemaah.

Kemendikbudristek: Pelajar Pancasila Memiliki Profil Beriman dan Bertakwan Kepada Tuhan

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menegaskan pentingnya melestarikan nilai-nilai luhur Pancasila dan menjadikannya sebagai pedoman perilaku dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tema perayaan Hari Lahir Pancasila tahun ini “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia” pun senada dengan semangat pemerintah yang turut didorong Kemendikbudristek dalam kepemimpinannya di pertemuan Kelompok Kerja Pendidikan (Education Working Group/EdWG) G20 2022 dengan tema “Pulih Bersama”.

 

Dilaksanakan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi sebuah momentum sekaligus pengingat bagi rakyat Indonesia bahwa Pancasila bukan hanya sekadar untuk dibaca dan didengar, melainkan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan ini, Kemendikbudristek mendukung tercapainya visi dan misi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

 

Pelajar Pancasila yang memiliki profil beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Upaya Kemendikbudristek dalam menciptakan peserta didik dengan profil Pelajar Pancasila ini dituangkan dalam berbagai terobosan Merdeka Belajar.

 

Chair of G20 EdWG 2022, Iwan Syahril  mengatakan, sudah menjadi sebuah komitmen bagi Indonesia melalui Kemendikbudristek untuk menciptakan pelajar Indonesia dengan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. “Menariknya, salah satu profil Pelajar Pancasila yaitu gotong royong, menjadi semangat agenda prioritas dari Education Working Group (EdWG) di Presidensi G20. Nilai gotong royong memang sengaja didorong pada EdWG dalam rangka pemulihan pendidikan, terutama dengan adanya dampak pandemi COVID-19. Selain memang nilai gotong royong merupakan nilai yang sudah sejak lama menjadi budaya bangsa Indonesia,” tutur Iwan.

 

“Untuk itu, pada pertemuan G20 EdWG tahun ini, Indonesia mengajak dunia untuk bergotong royong untuk pulih bersama, dengan menciptakan akses pendidikan yang berkualitas untuk semua, menghadirkan teknologi yang mendukung pendidikan, membangun solidaritas dan kemitraan, dan menciptakan masa depan dunia kerja pasca COVID-19 demi terciptanya sistem pendidikan yang lebih baik,” tegas Iwan.

 

Inovasi Program Kurban Ini Tawarkan Nilai Plus Dalam Berkurban

BANDUNG(Jurnalislam.com)–Ibadah kurban menjadi momentum bagi umat Islam yang berkemampuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Berkurban merupakan bukti cinta kepada Sang Pencipta, sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi Ibrahim AS.

Untuk itu, ibadah kurban memiliki banyak keutamaan. Apalagi ibadah ini merupakan amalan yang paling dicintai Allah pada momen Hari Raya Idul Adha.

Sinergi Foundation sebagai lembaga filantrophy yang mengelola dana wakaf, zakat, dan infak sedekah, turut mengajak masyarakat yang ingin berkurban melalui program Green Kurban.

Green Kurban merupakan inovasi program kurban sekaligus penghijauan, dimana dari satu hewan yang dikurbankan turut pula ditanam satu pohon sebagai ikhtiar penghijauan bumi.

Lebih jauh, CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan, mengungkapkan, Green Kurban bukan hanya menawarkan konsep ibadah secara vertikal, tetapi juga menyimpan nilai tambah lain yang bisa menyempurnakan ibadah kurban.

“Melalui Green Kurban, ibadah kurban kita produktif. Mampu menghasilkan manfaat lebih luas untuk sesama dan lingkungan. Sebab dari kurban kita, kita turut menjaga bumi dengan menanam pohon, serta berbagi kurban untuk sesama” tutur Asep.

Selain itu, Green Kurban juga mengusung konsep kurban ramah lingkungan. Ia menegaskan, seluruh proses kurban memperhatikan aspek lingkungan, sebab dalam pendistribusiannya yang meminimalisir penggunaan plastik.

Sebaliknya, Green Kurban memanfaatkan medium organik seperti daun jati, besek bambu, canting, atau daun pisang. Hewan kurban yang disediakan pun berasal dari program Wakaf Integrated Farm, yaitu program pemberdayaan peternak berbasis wakaf yang diusung oleh Sinergi Foundation.

Adapun untuk pendistribusiannya, Green Kurban menyasar 4 kriteria wilayah penerima manfaat. Yaitu daerah yang rawan miskin, rawan akidah, rawan bencana, terpelosok. Sehingga, Asep mengatakan, pendisitribusian kurban ini akan tepat sasaran. Mengingat belakangan banyak ditemukan fenomena kurban yang menumpuk di perkotaan.

Nilai plus lainnya yang ditawarkan adalah, sehat & sesuai syariat. Ia menukas, pemilihan hewan kurban dilakukan dengan teliti, baik dari segi fisik, usia, dan juga kesehatan hewan kurban. Pun, setiap prosesnya dilakukan sesuai dengan syariat Islam.

“Dengan ibadah dan kebaikan plus-plus di Green Kurban, tentunya masyarakat tak perlu bingung lagi berkurban di mana. Kami mengajak masyarakat untuk memproduktifkan ibadah kurban di Green Kurban,” ujar Asep.

Terakhir Asep menginformasikan, bagi masyarakat yang ingin bergabung di program ini, bisa langsung mengecek informasinya di website www.sinergifoundation.org

Gubernur Ganjar Didesak Warga Sukoharjo Tak Izinkan Pendirian Holywings

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Forum Warga Kecamatan Grogol Sukoharjo mendesak Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mendengar aspirasi rakyat Sukoharjo terkait penolakan pendirian Holywings PT Alpha Solo Berjaya.

 

“Kepada Gurbernur Jawa Tengah untuk mengakomodir aspirasi warga Sukoharjo dan Surat Rekomendasi Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo terkait upaya melindungi warga dari bahaya minuman keras dengan memperketat perijinan penjualan minuman keras,” kata Sekertaris Forum Warga Grogol Sukoharjo Endro Sudarsono pada jum’at, (2/5/2022).

 

Endro juga meminta kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani untuk menangguhkan penerbitan Surat Keterangan Tata Ruang, Penilaian dan Pemeriksaan Dokumen Lingkungan, Persetujuan dan rekomendasi TDUP, dan Rekomendasi Teknis IMB, IMB, SLF dan TDUP untuk Karaoke, Kelab Malam, Diskotik, Bar/Pub atau Rumah Minum, Panti/Rumah Pijat dan Spa, sebagaimana Peraturan Bupati no 48 tahun 2020.

 

“Kepada Bupati Sukoharjo c.q. Kepala Satpol PP untuk menutup permanen pembangunan Holywings Solo Baru jika tidak memiliki persyaratan perijinan,” jelasnya.

 

Untuk itu, ia berharap rencana pendirian Holywings yang disinyalir akan digunakan untuk penjualan berbagai jenis minuman keras tersebut.

 

“Kepada pimpinan The Park Solobaru untuk membatalkan kontrak/sewa/pinjam tanah untuk keperluan usaha Minuman Keras Holywings PT Alpha Solo Berjaya,” pungkasnya.

Dinilai Melanggar Aturan, Warga Solo Tolak Pendirian Holywings

SUKOHARJO(Jurnalislam.com)– Sejumlah warga melakukan aksi turun kejalan menolak rencana pendirian Holywings PT Alpha Solo Berjaya di  Solo Baru, Grogol, Sukoharjo pada Jum’at, (2/5/2022).

 

massa membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap Holywings yang disinyalir akan menjual berbagai jenis minuman miras.

 

“Bahwa salah satu kegiatan usaha Holywings PT Alpha Solo Berjaya sebagaimana akta pendirian PT Alpha Solo Berjaya pada halaman 9  adalah menjual minuman keras seperti whisky, genever, brandy, gin, arak, rum, sake dan tuak,” kata Ketua Forum Warga Kecamatan Grogol Sukoharjo Bangun Mulya Wijaya.

 

“Menjual dan Meminum Minuman Keras adalah larangan agama, khususnya agama Islam sebagaimana firman Allah SWT yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS Al-Maidah : 90),” imbuhnya.

 

Bangun juga menyoroti tentang peraturan Bupati Sukoharjo nomor 48 tahun 2020 tentang moratorium izin pendirian usaha penyelenggaraan kegiatan karaoke, kelab malam, diskotik, bar/pub atau rumah minum, panti/rumah pijat dan Solus Per Aqua.

 

Dalam Pasal 2

(1) Bupati melakukan Moratorium Izin Pendirian Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Karaoke, Kelab Malam, Diskotik, Bar/Pub atau Rumah Minum, Panti/Rumah Pijat dan Spa di Daerah.

(2) Moratorium izin pendirian usaha penyelenggaraan kegiatan Karaoke, Kelab Malam, Diskotik, Bar/Pub atau Rumah Minum, Panti/Rumah Pijat dan Spa di Kabupaten Sukoharjo sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2030.

 

“Pasal 3, dengan adanya moratorium sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 maka penerbitan Surat Keterangan Tata Ruang, Penilaian dan Pemeriksaan Dokumen Lingkungan, Persetujuan dan rekomendasi TDUP, dan Rekomendasi Teknis IMB, IMB, SLF dan TDUP untuk Karaoke, Kelab Malam, Diskotik, Bar/Pub atau Rumah Minum, Panti/Rumah Pijat dan Spa, ditangguhkan,” ungkap Bangun.

 

“Miras berpengaruh besar pada peningkatan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.

LIDMI Intelektual Forum: Larangan LGBT Harusnya Masuk dalam RUU KUHP, Dampak Merusaknya yang Besar

MAKASSAR(Jurnalislam.com) – Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia sukses menggelar kegiatan LIDMI Intelektual Forum yang mengangkat tema tentang LGBT, Anilisis Fakta, Hukum dan Solusi Praktis-Ideologis. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis, (2/6/2022).

LIDMI Intelektual Forum ini menghadirkan 3 pemateri yakni Prof. Dr. Mudzakir, S.H., M.H selaku Pakar Hukum Pidana UII, dan juga Dr. Henri Shalahuddin, MIRKH selaku Peneliti INSISTS, serta Reza Indragiri Amriel.

Pakar Hukum Pidana UII, Prof Mudzakir menjelaskan sanksi kepada pelaku LGBT, bukan hanya sekedar larangan tapi juga bentuk saksi Pidana.

“Larangan LGBT sebaiknya dimasukkan dalam norma hukum kedalam RUU KUHP dan bentuk perumusan ancaman sanksi pidana yang tepat sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh pelaku. Pilihan solusi ini menjadi sangat penting, jadi bukan hanya melarang saja, tapi juga memberi alternatif pilihan sanksi yang edukatif tetapi menjerakan,” ujarnya

Peneliti INSISTS Bidang Studi Gender dan Pemikiran Islam, Dr. Henri Shalahuddin juga menjelaskan bahwa kaum LGBT adalah orang-orang yang melampaui batas.

“Pelaku atau praktisi LGBT homo seksual, Mereka disebut ‘Aaduun sebagaimana tertera dalam Asy Syuara’ ayat 166, “Aaduun” artinya mereka adalah kaum yang melampaui batas,” tegasnya.

Selain itu, Reza Indragiri Amriel juga menjelaskan prinsip dasar LGBT ini, yang terjadi bukan dari sejak dia lahir. Akan tetapi sebuah pilihan dalam kehidupan seseorang, dan hak tersebut melanggar nilai-nilai moral.

“Dasar pemikiran yang berbahaya pelaku LGBT yakni mengaku bahwa menjadi LGBT ini sesungguhnya bukan sebuah pilihan, menjadi LGBT adalah cetakan dari sananya, atau bahasa populernya manusia yang tercetak otaknya sebagai LGBT dan itu tidak diintervensi dari pihak situasi,” ungkapnya.

Reporter: Muh Akbar

MUI Perbolehkan Kurban Disalurkan dalam Bentuk Olahan Daging

JAKARTA(Jurnalislam.com) –Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan untuk mendistribusikan daging qurban ke daerah yang membutuhkan dalam bentuk olahan. Hal ini dilakukan untuk menjamin pemerataan distribusi hewan qurban pascakebijakan pembatasan pergerakan hewan di daerah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, saat menyampaikan Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Qurban saat kondisi wabah PMK.

“Ketika hewan menumpuk di satu daerah dan tidak bisa keluar ke daerah lain karena kebijakan karantina, maka MUI memberi solusi pelaksanaan qurban di daerah tersebut. Akibatnya daging qurban juga bisa jadi menumpuk. Untuk itu daging qurban dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan dalam bentuk daging segar atau daging olahan,” kata kiai Niam di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2022).

 

Fatwa ini ditetapkan setelah adanya permohonan fatwa dari Kementerian Pertanian RI. Menindaklanjuti permohonan tersebut, MUI melakukan pendalaman substansi masalah dengan mengundang ahli di bidang peternakan dan kesehatan veteriner untuk mengetahui lebih lanjut ihwal penyakit mulut dan kuku, gejala klinisnya, pengaruh serta mitigasinya.

Fatwa ini ditetapkan pada Selasa 31 Mei 2022 dan ditandatangani oleh Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Amin Suma dan Sekretaris Komisi Fatwa KH Miftahul Huda, serta Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh dan Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan.

 

Facebook Blokir Halaman Kantor Berita Palestina

YERUSALEM(Jurnalislam.com) — Facebook memblokir halaman kantor berita Quds Press pada Selasa (31/5/2022) tanpa peringatan sebelumnya. Tindakan Facebook itu diambil beberapa hari setelah agensi tersebut meliput dampak serangan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa dan tindakan rasis oleh pemukim dalam pawai bendera.

Dilansir Middle East Monitor, Kamis (2/6/2022), Quds Press mengatakan bahwa, langkah Facebook tersebut merupakan upaya untuk membatalkan narasi Palestina dan memberikan ruang yang lebih luas untuk sumber-sumber Israel. Selama bertahun-tahun Facebook karena berulang kali menghapus halaman organisasi berita Palestina dan perusahaan sejenisnya.

Selain itu, Instagram telah dituduh membungkam suara Palestina dengan memblokir unggahan yang terkait dengan Palestina.

Quds Press meminta Facebook untuk membatalkan keputusannya. Quds Press menekankan, situs web agensi akan terus menyediakan konten media dan menunggu peluncuran halaman baru. Quds Press mengatakan, pertempuran yang dilakukan oleh organisasi media Palestina tidak akan berhenti.

Pada 2019, Facebook menghapus halaman Pusat Informasi Palestina (PIC). Manajemen PIC mengatakan, Facebook tidak memberikan peringatan sebelum menghapus halaman yang memiliki hampir lima juta pengikut.

Sebelumnya pada April lalu, supermodel Palestina-Amerika, Bella Hadid mengatakan, akun Instagramnya selalu diblokir setiap kali dia mengunggah sesuatu tentang Palestina. Bella Hadid dan saudara perempuannya, Gigi Hadjd merupakan supermodel yang sangat terang-terangan menunjukkan dukungannya bagi Palestina.

“Instagram telah menonaktifkan (akun) saya ketika mengunggah sesuatu tentang Palestina. Ketika saya mengunggah tentang Palestina, saya langsung mendapatkan larangan. Padahal hampir 1 juta lebih orang yang melihat cerita dan unggahan saya,” ujar Bella Hadid dilansir Anadolu Agency.

 

Pemerintah – DPR Sepakati Tambahan Anggaran Haji Rp 1,5 Triliun

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI hari ini menyepakati tambahan anggaran paket layanan Masyair bagi jemaah haji reguler 1443 H. Bersamaan itu, disepakati juga tambahan anggaran untuk Technical Landing Embarkasi Surabaya.

Anggaran tambahan operasional haji yang disepakati merupakan anggaran yang tidak dibebankan kepada calon jemaah haji, melainkan mengunakan dana efisiensi dan beban manfaat keuangan haji.

Hal ini terungkap dalam Rapat Kerja antara Komisi VIII DPR-RI dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan jajaran mengenai Persiapan Pelaksanaan Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Alokasi Kuota Pengawas Haji Tahun 1443 H/2022 M.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto dan diikuti anggota komisi baik secara luring dan daring dari gedung parlemen Jakarta.

Rapat siang ini merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) antara Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada 30 Mei 2022.

“Dalam FGD kami telah menerima berbagai masukan dari Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR RI terkait tambahan anggaran operasional haji tahun 1443H/2022M,”  kata Menag Yaqut Cholil Qoumas, Selasa (31/5/2022).

Tambahan anggaran tersebut, lanjut Menag, berupa anggaran paket layanan Masyair Jemaah Reguler, tambahan anggaran paket layanan Masyair untuk Petugas Haji Daerah (PHD) dan Pembimbing KBIHU, Technical Landing Jemaah Embarkasi Surabaya, biaya selisih kurs penerbangan Saudi Arabian Airlines, dan biaya operasional haji khusus.

“Kami mengucapkan terima kasih atas berbagai masukan dan kesepakatan dari Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR RI terkait tambahan anggaran operasional haji tahun ini,” ujar Menag.

Adapun anggaran tambahan yang disepakati antara pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI antara lain, Masyair jemaah reguler yang dibagi dua: Rp. 700.000.000.000.00 menggunakan anggaran efisiensi haji dan senilai Rp. 791.625..022.687 menggunakan anggaran nilai manfaat keuangan haji.

Untuk Technical Landing Embarkasi Surabaya Rp
25.733.232.000.00 menggunakan efisiensi anggaran haji dan selisih kurs Rp. 19.279.594.400 menggunakan efisiensi haji, valas, dan safeguarding.

Total anggaran tambahan operasional haji yang disepakati Rp. 1.536.637.849.087, dengan kurs SAR1 3.920.

Kesepakatan tambahan anggaran operasional haji tahun 1443H/2022M ditandatangani Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Kepala BPKH Anggito Abimayu.

“Atas dukungan dan persetujuan serta kerja sama unsur Pimpinan dan Anggota Komisi Vlll DPR-RI dan Pemerintah, kami mengucapkan banyak terima kasih,” ujar Menag

“Akhirnya, kami bermohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga apa yang kita pikirkan dan lakukan senantiasa mendapatkan bimbingan dan ridha-Nya, serta dapat memberikan manfaat dan menjadi sumbangan berharga bagi peningkatan penyelenggaraan ibadah haji pada khususnya dan kemakmuran bangsa dan negara pada umumnya. Aamiin,” tandas Menag.