JEPANG (Jurnalislam.com) – Jumlah korban tewas akibat hujan lebat dan banjir di Jepang barat telah mencapai 200, lapor Japan Times pada hari Jumat (13/7/2018).
Menurut surat kabar, 204 orang telah dikonfirmasi tewas, dengan puluhan masih hilang.
Operasi pencarian dan penyelamatan dengan lebih dari 70.000 tim penyelamat berlanjut di daerah-daerah yang terkena banjir, termasuk prefektur Hiroshima, Okayama, dan Ehime.
Pihak berwenang yakin jumlah korban tewas akan meningkat lebih jauh, karena banyak orang diyakini terdampar di rumah mereka.
Korban terbanyak dilaporkan di Hiroshima, Ehime, Okayama, Yamaguchi, Kyoto, Gifu, Shiga, Hyogo, Kochi dan Fukuoka prefektur.
Korban Bencana Banjir di Jepang Meningkat, 156 Tewas
Menurut Fire and Disaster Management Agency, sekitar 6.700 orang tetap tinggal di tempat penampungan.
Hingga 5,9 juta orang diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka di 19 prefektur karena tanah longsor dan banjir.
Yoshihide Suga, seorang juru bicara pemerintah, memperingatkan orang-orang di lokasi bencana akan datangnya banjir longsor lanjutan, The Japan Times juga melaporkan.
Sementara itu, menurut surat kabar itu, pekerja kota telah bekerja untuk memulihkan air ke daerah yang terkena banjir, saat suhu naik di atas 30 derajat.