Berita Terkini

Brigade Al-Qassam Serbu Kompleks Militer Israel di Tenggara Khan Yunis

GAZA (jurnalislam.com)– Brigade Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, merilis rekaman operasi militer di tenggara Khan Yunis, Jalur Gaza selatan. Video tersebut ditayangkan di saluran Al Jazeera Mubasher pada Ahad malam (28/9) dan memperlihatkan detik-detik serangan para pejuang Qassam terhadap kompleks militer Israel yang baru dibangun.

Dalam pernyataannya, Al-Qassam menyebut serangan itu berlangsung pada 20 Agustus lalu, sebagai bagian dari rangkaian operasi “Batu Daud”. Video yang dipublikasikan menunjukkan para pejuang muncul dari mulut terowongan, bergerak menuju kompleks militer Israel yang baru dibangun di bawah tembakan gencar, lalu terlibat kontak senjata jarak dekat.

Bersenjatakan rudal anti-tank, senapan mesin, bahan peledak, hingga bom bunuh diri, para pejuang menargetkan posisi militer Israel dan sejumlah tank Merkava 4 yang menjaga lokasi tersebut. Api dan asap hitam tampak membubung dari kompleks itu disertai teriakan takbir para pejuang.

Dalam rekaman video, Al-Qassam menegaskan, “Pejuang Qassam menyerbu lokasi tersebut dengan satu peleton infanteri dan menargetkan sejumlah pengawal tank Merkava 4 dengan sejumlah bom Shawaza dan bom bunuh diri, serta peluru Yasin 105.”

Pasukan pendukung jarak dekat juga melancarkan serangan ke rumah-rumah yang ditempati tentara Israel.

“Kami menembakkan enam peluru anti-benteng dan anti-personel serta tembakan senapan mesin,” lanjut pernyataan dalam video.

Sejumlah pejuang kemudian menyerbu rumah-rumah tersebut dan menewaskan tentara Israel dari jarak dekat dengan senjata ringan, granat tangan, dan tembakan penembak jitu. Menurut Al-Qassam, salah seorang pejuang berhasil menembak mati komandan tank Merkava 4.

Untuk memutus jalur bala bantuan, para pejuang menggempur daerah sekitar dengan mortir. “Lokasi operasi juga digempur dengan beberapa mortir untuk memastikan mundurnya Mujahidin,” demikian disebutkan dalam video.

Ketika pasukan penyelamat Israel tiba di lokasi, seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di antara mereka, menimbulkan lebih banyak korban. Operasi itu berlangsung beberapa jam hingga kedatangan helikopter evakuasi Israel.

Seorang komandan lapangan Qassam menuturkan bahwa operasi ini direncanakan setelah para pejuang memantau posisi Israel selama 24 jam penuh, meski wilayah tersebut dikuasai udara oleh militer Zionis. Menurutnya, hasil pengamatan itu memungkinkan Al-Qassam mengeksekusi serangan dengan presisi dan berhasil menguasai lokasi sementara waktu sebelum mundur.

Militer Israel belakangan mengakui bahwa investigasi internal menemukan kesamaan pola serangan Khan Yunis dengan operasi 7 Oktober 2023 yang dikenal sebagai Operasi Thaufan Al-Aqsa.

Tentara Israel Tewas dalam Serangan di Tepi Barat, Pelaku Palestina Gugur Ditembak Pasukan Zionis

TEPI BARAT (jurnalislam.com)– Seorang tentara Israel tewas dalam sebuah serangan di Persimpangan Jit, Tepi Barat utara, pada Ahad (28/9). Militer Zionis menyebut insiden itu sebagai serangan penabrakan kendaraan yang disertai tembakan.

Menurut keterangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), seorang warga Palestina yang mengendarai truk melaju kencang ke arah pasukan Zionis di lokasi tersebut, menabrak seorang tentara, lalu bertabrakan dengan sebuah kendaraan lain. Pasukan kemudian melepaskan tembakan dan menewaskan pengemudi truk yang diidentifikasi sebagai penduduk kota Nablus.

Tentara yang terbunuh adalah Sersan Staf Inbar Avraham Kav, 20 tahun, dari Batalyon ke-890 Brigade Paratroopers, yang berasal dari kota Lotem di utara. Ia mengalami luka parah di kepala dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Beilinson di Petah Tikva, namun akhirnya meninggal dunia.

IDF mengatakan Kav juga terkena tembakan saat pasukan melepaskan peluru ke arah pelaku. Usai kejadian, militer Zionis memblokir pintu masuk ke Nablus serta desa-desa di sekitarnya. Media Palestina melaporkan, tentara Israel juga menutup akses menuju Qalqilya dan desa-desa di sepanjang Rute 55 yang menghubungkan Nablus dengan kota tersebut.

Serangan ini terjadi hanya sepuluh hari setelah dua tentara Israel tewas dalam serangan di perlintasan perbatasan Jembatan Allenby dengan Yordania. Penyerang dalam peristiwa itu adalah seorang warga negara Yordania yang mengendarai truk bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza. (Bahry)

Sumber: TOI

Al-Qassam Desak Israel Hentikan Serangan untuk Selamatkan Dua Tawanan

GAZA (jurnalislam.com)– Sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, mendesak militer Israel menghentikan sementara serangan udara dan menarik pasukannya dari sebagian Kota Gaza pada Ahad (28/9/2025). Desakan itu disampaikan setelah pihaknya kehilangan kontak dengan dua tawanan Israel.

“Nyawa kedua tawanan berada dalam bahaya nyata, dan pasukan Israel harus segera mundur ke selatan Jalan 8 dan menghentikan operasi udara selama 24 jam mulai pukul 18.00 hari ini untuk memungkinkan upaya penyelamatan para tawanan,” tulis Brigade Al-Qassam dalam pernyataannya.

Menurut Al-Qassam, hilangnya kontak disebabkan oleh intensitas serangan udara dan darat Israel dalam 48 jam terakhir di wilayah selatan Kota Gaza.

Sebelumnya, Al-Qassam juga pernah mengumumkan kehilangan kontak dengan seorang tawanan Israel-Amerika, yang kemudian dibebaskan beberapa hari setelah pengumuman tersebut.

Sejak operasi militer besar-besaran di Kota Gaza, Israel berulang kali memerintahkan warga Palestina untuk mengungsi ke selatan. Namun di tengah desakan internasional, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap menegaskan di Majelis Umum PBB bahwa pihaknya akan “menyelesaikan tugas” di Gaza.

Data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 66.005 orang gugur, mayoritas warga sipil, akibat genosida Israel. Angka tersebut dianggap kredibel oleh PBB.

Sementara itu, dari 251 orang yang diculik pada serangan 7 Oktober tahun lalu, militer Israel menyebut masih ada 47 orang yang ditahan di Gaza, termasuk 25 orang yang dinyatakan telah tewas. (Bahry)

Sumber: TNA

Lavrov di PBB: Rusia Tidak Pernah Berniat Menyerang NATO atau Uni Eropa

NEW YORK (jurnalislam.com)– Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, dalam pidatonya di sidang ke-80 Majelis Umum PBB pada Sabtu (27/9), menegaskan bahwa Moskow “tidak pernah, dan tidak memiliki” niat untuk menyerang NATO maupun Uni Eropa. Ia menekankan bahwa setiap bentuk agresi terhadap Rusia akan “ditolak dengan tegas.”

“Kami telah berulang kali mengusulkan kepada negara-negara anggota NATO agar mereka menghormati komitmen mereka dan menyepakati jaminan keamanan yang mengikat secara hukum. Namun, usulan kami telah diabaikan,” kata Lavrov.

Ia juga menyoroti meningkatnya retorika ancaman terhadap Rusia yang kerap dituduh berencana menyerang negara-negara NATO dan Uni Eropa.

“Presiden Vladimir Putin telah berulang kali membantah provokasi semacam itu. Rusia tidak pernah, dan tidak memiliki, niat seperti itu. Namun, setiap agresi terhadap negara saya akan ditolak dengan tegas. Tidak perlu diragukan lagi,” ujarnya.

Pernyataan Lavrov muncul di tengah meningkatnya tuduhan Barat yang menyoroti kemungkinan Rusia akan memperluas konflik ke wilayah Eropa. Moskow menilai isu tersebut hanyalah bagian dari kampanye provokatif untuk membenarkan kehadiran dan ekspansi militer NATO di kawasan. (Bahry)

Sumber: AA

Ketua MPR Buka Munas II Alumni Timur Tengah, Dorong Peran di Sektor Ekonomi

JAKARTA (jurnalislam.com)– Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 pada Sabtu–Ahad, 27–28 September 2025, di Grand Paragon Hotel, Jakarta. Acara yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema “Meneguhkan Solidaritas, Mengawal Peradaban, Mewujudkan Indonesia Emas 2045” dan dihadiri oleh anggota JATTI dari berbagai penjuru Tanah Air serta perwakilan duta besar negara-negara Timur Tengah.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani hadir sebagai pembicara kunci. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa alumni Timur Tengah memiliki keistimewaan dibandingkan lulusan luar negeri lainnya.

“Setidaknya ada dua keunggulan utama. Pertama, penguasaan bahasa asing, minimal bahasa Arab, sering kali ditambah dengan bahasa Inggris. Kedua, pemahaman ilmu agama yang mendalam, yang membuat mereka langsung diakui masyarakat sebagai figur ulama atau kiai,” ujar Muzani.

Namun ia mengingatkan, keunggulan tersebut jangan sampai membatasi ruang gerak alumni Timur Tengah. Menurutnya, peran mereka di bidang dakwah dan pendidikan memang sudah signifikan, tetapi kontribusi di sektor ekonomi masih relatif kecil.

“Dunia dakwah dan pendidikan juga membutuhkan dukungan ekonomi yang kuat. Sayangnya, masih sedikit yang terjun di sektor ekonomi,” katanya. Muzani menambahkan, berdasarkan pertemuannya dengan para duta besar negara-negara Arab, terbuka peluang besar bagi para ahli pertanian, peternakan, dan konstruksi asal Indonesia.

“Saya berharap JATTI ke depan dapat menjadi motor penggerak bukan hanya dalam pendidikan, tetapi juga dalam membangun kerja sama ekonomi yang nyata,” imbuh mantan Sekjen Partai Gerindra itu.

Muzani menilai, kemampuan bahasa dan pemahaman agama menjadi modal sosial kuat bagi alumni Timur Tengah sehingga wajar jika banyak yang aktif di bidang dakwah dan pendidikan. Meski demikian, ia menekankan pentingnya diversifikasi peran agar alumni juga mampu menopang pembangunan bangsa di sektor strategis lainnya.

“Sedikit sekali yang bergerak di bidang ekonomi. Padahal pendidikan dan dakwah itu butuh ekonomi. Harus ada alumni JATTI yang bergerak di bidang konstruksi, peternakan, pertanian, dan lainnya, bukan hanya urusan umrah dan haji,” tegas Muzani.

Sebelumnya, Ketua Umum JATTI KH Bachtiar Nasir (UBN) dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk meninggalkan friksi internal dan fokus pada transformasi organisasi. Ia juga mengingatkan agar alumni tidak terjebak dalam perdebatan maupun sikap menyalahkan pihak lain terkait isu global seperti Palestina.

“Tidak mudah mempersatukan para alumni Timur Tengah di Indonesia. Karena itu, saya mengajak agar kita tidak terlalu berbesar hati menyalahkan orang-orang Timur Tengah mengapa mereka tidak membela Palestina. Sebab kita sendiri masih perlu dikoreksi,” kata UBN.

UBN menegaskan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat peradaban Islam dunia. Dengan memanfaatkan jaringan alumni Timur Tengah, JATTI berencana menarik ulama dan profesor terkemuka dari Timur Tengah untuk datang dan bermigrasi ke Indonesia.

“Indonesia punya peluang besar. Ulama dan profesor dari Timur Tengah siap datang ke Indonesia. Mari kita jadikan negeri ini sebagai epicentrum peradaban Islam,” ujarnya.

Munas II JATTI menjadi momentum konsolidasi nasional bagi para alumni Timur Tengah. Selain memperkuat peran di bidang dakwah dan pendidikan, organisasi ini juga menargetkan kontribusi lebih luas di sektor ekonomi dengan menjadikan jaringan Timur Tengah sebagai mitra utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

PBNU Ingatkan KPK: Kasus Korupsi Haji Jangan Digoreng Ngalor-Ngidul

JAKARTA (jurnalislam.com)– Sejumlah anggota Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendesak transparansi dalam penanganan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024.

A’wan PBNU, KH. Abdul Muhaimin, menegaskan korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus dituntaskan secara adil dan terbuka.

“Korupsi itu mestinya menjadi bagian dari extraordinary crime yang harus ditindak tuntas transparan dan adil, tapi jangan sampai kehilangan wise (kebijaksanaan),” kata kiai Muhaimin di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/9).

Ia meminta KPK segera menetapkan tersangka serta memberi penjelasan terang kepada publik.

“Penjelasan-penjelasan KPK jangan sampai menyentuh kepada institusi-institusi yang sebetulnya tidak semuanya terlibat hanya beberapa orang, tapi seluruh Indonesia akhirnya komplain ke saya bagaimana ini peta dan anatominya,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, PBNU juga menanyakan langsung soal kepastian penetapan tersangka.

“Saya tadi meminta limitnya kapan?, Jangan digoreng ngalor-ngidul begini. Penetapannya lebih cepat lebih baik. Semoga KPK tetap tegak lurus dan cepat bisa terselesaikan sehingga tidak digoreng,” tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya diskusi dengan kiai NU. Namun ia menegaskan penetapan tersangka tidak bisa sembarangan.

“Kita sama-sama tunggu prosesnya karena penyidikan juga masih berlangsung di mana penyidik pekan ini masih secara intensif melakukan pemeriksaan, permintaan keterangan kepada pihak-pihak khususnya biro travel penyelenggara ibadah haji khusus atau PIHK di wilayah Jawa Timur,” kata Budi.

“Nanti dari keterangan yang sudah diperoleh dalam pemeriksaan pada pekan ini nanti akan didalami dan dianalisis,” sambungnya.

Berdasarkan perhitungan awal KPK, kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 mencapai Rp1 triliun lebih. KPK juga menggandeng PPATK untuk menelusuri aliran uang dan telah mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri: mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, staf khususnya Ishfah Abidal Aziz, serta pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur.

KPK sebelumnya menggeledah sejumlah lokasi mulai dari rumah Yaqut di Condet, kantor agen travel haji di Jakarta, rumah ASN Kemenag di Depok, hingga ruang Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag. Sejumlah barang bukti berupa dokumen, barang bukti elektronik, kendaraan, dan aset properti ikut disita.

Trump Ajukan Proposal Baru: Pembebasan 48 Sandera Ditukar Penarikan Pasukan Israel dari Gaza

WASHINGTON (jurnalislam.com)– Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengajukan proposal baru yang menyerukan pembebasan 48 sandera yang masih ditahan Hamas dalam waktu dua hari setelah penandatanganan kesepakatan, demikian dilaporkan CNN pada Jumat (26/9/2025).

Dalam rencana 21 poin yang disusun Washington, seluruh tentara dan personel militer Israel (IDF) akan ditarik dari Jalur Gaza sebagai imbalan. Namun, laporan CNN tidak menyebutkan durasi penarikan maupun kapan hal itu diberlakukan.

Proposal tersebut juga menegaskan bahwa Hamas tidak boleh memiliki peran pemerintahan di Gaza. Sebagai gantinya, dibentuk dua tingkatan pemerintahan sementara, yaitu badan internasional dan komite Palestina.

CNN menyebutkan bahwa proposal tersebut telah disampaikan kepada para pemimpin Arab awal pekan ini dan mendapat dukungan luas. Seorang sumber yang dikutip menyebut, “Mereka tidak menganggapnya sempurna, tetapi ingin melihat konflik berakhir secepat mungkin.”

Media Saudi, Al-Hadath, menambahkan bahwa rencana AS itu mencakup tawaran amnesti bagi Hamas jika meninggalkan Gaza dan menyerahkan senjatanya. Sebagai imbalan atas pembebasan sandera, Israel akan membebaskan antara 100 hingga 200 tahanan Palestina yang menjalani hukuman panjang.

Rencana itu juga mencakup inisiatif internasional untuk membangun kembali Jalur Gaza dalam lima tahun ke depan serta pembentukan pasukan keamanan Palestina di bawah pengawasan Arab dan internasional.

CNN juga menyebutkan bahwa PBB akan menjadi satu-satunya lembaga yang menangani bantuan kemanusiaan, sementara laporan Al-Hadath menyinggung adanya penutupan Gaza Humanitarian Fund (GHF).

Beberapa jam setelah laporan CNN dan Al-Hadath, Trump menulis di akun Truth Social: “Negosiasi intensif telah berlangsung selama empat hari, dan akan terus berlanjut selama diperlukan untuk mencapai Kesepakatan yang Berhasil Diselesaikan.” Ia menambahkan bahwa Hamas mengetahui proses negosiasi tersebut, dan Israel sudah diinformasikan hingga ke level Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Namun, pada hari yang sama, Netanyahu dalam pidatonya di Majelis Umum PBB menegaskan perang Gaza akan terus berlanjut hingga Hamas melucuti senjatanya. (Bahry)

Sumber: JP

Pulihkan Citra Israel, Netanyahu: Medan Perang Terpenting Saat Ini adalah Media Sosial

NEW YORK (jurnalislam.com)– Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut media sosial sebagai “senjata” dalam upaya memperkuat citra Israel yang kian terpuruk di Amerika Serikat, di tengah meningkatnya kemarahan internasional atas genosida di Jalur Gaza.

Dalam pertemuan dengan sejumlah influencer pro-Israel di Konsulat Jenderal Israel di New York, Jumat (26/9/2025), Netanyahu menegaskan bahwa medan perang terpenting saat ini adalah media sosial.

“Kita harus berjuang dengan senjata yang relevan dengan medan perang tempat kita terlibat, dan yang terpenting ada di media sosial,” katanya, seperti terekam dalam video yang diunggah influencer Debra Lea di akun X miliknya.

Netanyahu menyoroti rencana akuisisi operasi TikTok di Amerika Serikat oleh konsorsium perusahaan Amerika yang dipimpin pengusaha pro-Israel. Ia menyebut kesepakatan itu sebagai “pembelian terpenting yang sedang berlangsung saat ini.” TikTok, platform asal Tiongkok, belakangan mendapat tekanan dari anggota Kongres AS pro-Israel karena banyaknya konten pro-Palestina yang diyakini memengaruhi opini generasi muda Amerika.

Selain TikTok, Netanyahu juga menyebut platform X (dulu Twitter). “Kita harus berbicara dengan Elon [Musk]. Dia bukan musuh, melainkan teman,” ujarnya. Sejak diakuisisi Musk, X kerap disebut sebagai kanal disinformasi sayap kanan dan anti-imigran.

Komentar Netanyahu muncul bertepatan dengan langkah Presiden AS Donald Trump yang menandatangani perintah eksekutif untuk menyetujui pengalihan operasi TikTok di AS. Trump menyebut konsorsium investor yang terlibat mencakup Oracle, Michael Dell, dan Rupert Murdoch. Ketiganya dikenal memiliki hubungan erat dengan Israel, baik melalui dukungan politik, media, maupun teknologi militer.

Netanyahu, yang saat ini dicari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan perang di Gaza, menegaskan bahwa pengaruh atas TikTok dan X akan memberi keuntungan besar bagi Israel.

Pernyataannya muncul di tengah isolasi internasional yang semakin kuat terhadap Israel, seiring perang genosida di Gaza memasuki tahun kedua. Data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 65.000 warga Palestina telah gugur, mayoritas perempuan dan anak-anak. Jumlah sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.

Pada Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, pidato Netanyahu bahkan disampaikan di hadapan aula yang dipenuhi kursi kosong, setelah banyak delegasi memilih walkout sebagai bentuk protes atas agresi Israel di Gaza. (Bahry)

Sumber: TNA

Dari Rudal Badr-3 hingga Hancurnya Kendaraan Zionis, Saraya al-Quds Tegaskan Perlawanan Terus Berlanjut

GAZA (jurnalislam.com)– Brigade Saraya al-Quds, sayap militer Jihad Islam Palestina (PIJ), pada Jumat (26/9/2025) mengumumkan keberhasilan sejumlah operasi militer yang dilakukan pasukannya melawan penjajah Zionis di Jalur Gaza dan wilayah pendudukan.

Dalam keterangannya, Saraya al-Quds menyebut, “Pasukan rudal Saraya al-Quds membombardir kota Ashdod dan Ashkelon yang diduduki dengan rudal Badr-3 pada pekan lalu sebagai tanggapan atas kejahatan musuh Zionis terhadap rakyat Palestina kami.”

Selain itu, pasukan anti-tank Saraya al-Quds dilaporkan berhasil menargetkan tank Merkava Zionis dengan rudal tandem di persimpangan Jalan Al-Uyun dan jembatan di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza, pada 23 September 2025. Aksi tersebut juga dilakukan bersama Brigade Al-Nasser Salah al-Din.

Saraya al-Quds menambahkan, “Setelah para pejuang kami kembali dari garis depan, mereka melaporkan telah menghancurkan sebuah kendaraan militer Zionis dengan alat peledak berkekuatan tinggi di dekat persimpangan Jalan Al-Jalaa dan Jalan Al-Oyoun di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza, pada 23 September 2025.”

Brigade Saraya al-Quds menegaskan bahwa operasi-operasi tersebut adalah bagian dari perlawanan berkelanjutan rakyat Palestina menghadapi agresi militer Israel.

Anies Baswedan Ajak Anak Muda Bangun Kepemimpinan dan Integritas di Bangil Moeslim Fest

PASURUAN (jurnalislam.com)– Bangil Moeslim Fest menggelar Tabligh Akbar yang menghadirkan Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. pada Jumat malam (26/9/2025) di Masjid Manarul Islam Bangil, Pasuruan.

Dalam tausiyahnya, Anies menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan sejak muda. Menurutnya, kepemimpinan bukan semata soal jabatan, melainkan kemampuan mengendalikan diri sekaligus diikuti secara sukarela oleh orang lain.

“Wahai generasi baru, tumbuhkan kemampuan kepemimpinan. Anak muda disebut pemimpin bila ada pengikut, bukan karena posisi atau jabatan. Pemimpin itu diikuti secara sukarela, sementara pejabat diikuti walau tidak sukarela,” jelasnya.

Anies juga menegaskan bahwa masa depan bangsa membutuhkan karakter integritas yang kuat, yaitu kejujuran dan keselarasan dengan nilai agama, budaya, serta kepentingan umum. Ia menyinggung bahwa akar dari maraknya korupsi adalah rapuhnya integritas.

“Korupsi itu hanya gejala, penyakitnya adalah integritas. Karena itu, pemberantasan korupsi tidak cukup dengan hukum saja, tapi harus dimulai dengan membangun integritas sejak muda,” tegasnya.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendorong anak muda untuk memperbanyak tulisan sebagai bekal melatih pola pikir yang sistematis. “Untuk bisa menulis harus membaca, tapi kalau membaca belum tentu bisa menulis. Saya usul kemampuan menulis ini dipertajam,” pesannya.

Acara Tabligh Akbar tersebut dipadati anak-anak muda yang antusias memenuhi Masjid Manarul Islam Bangil.

Kontributor: Bahry