PAKISTAN (Jurnalislam.com) – World Bulletin melaporkan bahwa seorang pemuda Hindu tewas dan lainnya luka-luka di Pakistan di tengah bentrokan antar-komunal, kata polisi, Rabu (27/07/2016).
Pemuda itu dibunuh oleh massa yang marah di distrik terpencil Dharki di provinsi terpadat Sindh, setelah dilaporkan bahwa seorang pria Hindu lokal di desa terdekat telah membakar lembaran Al-Quran, kitab suci umat Islam.
Kepala polisi kota Masood Bangash mengkonfirmasi remaja Hindu 17 tahun tewas setelah tertembak dalam serangan itu dan bahwa orang yang membakar Quran telah ditahan.
Harian Pakistan berbahasa Inggris Dawn mengutip penduduk setempat yang tidak disebutkan namanya mengatakan orang itu seorang pecandu narkoba dan tinggal di lingkungan Masjid dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintah provinsi mengerahkan polisi tambahan dan pasukan paramiliter untuk memadamkan ketegangan di kabupaten.
Komunitas minoritas Hindu setempat mengimbau agar pemerintah federal dan negara melindungi mereka dan harta mereka.
Hindu adalah minoritas terbesar kedua setelah Kristen di Pakistan yang mayoritas Muslim, yaitu 2 persen dari total 180 juta penduduk yang sebagian besar tinggal di provinsi Sindh.
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam
HADIRILAH KAJIAN ILMIYAH! KOMITMEN IQOMATUDDIN BERSAMA FARID AHMAD OKBAH

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Militer zionis melarang tentaranya bermain game Pokemon Go yang populer di sekitar pangkalan militer karena khawatir menyebabkan kebocoran informasi yang sensitive, lansir World Bulletin, Selasa (26/07/2016).
WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Calon presiden dari partai Demokrat pada hari Senin mengatakan di hadapan konvensi Demokrat yang terbelah bahwa saingannya Hillary Clinton harus memenangkan pemilihan presiden AS pada November, Al Arabiya News Channel melaporkan, Selasa (26/07/2016).

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 13 pasukan tewas ketika dua kendaraan yang membawa bahan peledak meledak setelah dikemudikan ke arah basis pasukan Uni Afrika (UA) di ibukota Somalia, menurut pejabat dan saksi.
NEW YORK (Jurnalislam.com) – Orang yang diduga mendalangi dan memimpin upaya kudeta berdarah baru-baru ini di Turki, menulis sebuah Op-Ed untuk The New York Times, Senin (25/07/2016) meminta AS untuk tidak mengekstradisi dia ke Turki dalam menghadapi tuduhan, Anadolu Agency melaporkan, Selasa (26/07/2016).
PERANCIS (Jurnalislam.com) – Seorang pendeta 84 tahun tewas akibat serangan pisau, dan seorang lainnya terluka parah, setelah dua pria yang diduga memiliki link ke kelompok Islamic State (IS) menyandera beberapa orang dalam serangan terhadap sebuah gereja di utara Perancis, Aljazeera melaporkan, Selasa (26/07/2016).
