Berita Terkini

Jabhah Fath al Syam Bunuh 250 Pasukan Rezim Assad dalam Sebulan

SURIAH (Jurnalislam.com)Jabhah Fath al Syam mengungkapkan pembunuhan lebih dari 250 milisi Nushairiyah Assad di Aleppo selama bulan Agustus, ElDorar AlShamia melaporkan Sabtu (03/09/2016).

Saat menggagalkan 22 kali upaya milisi Assad untuk merebut kembali wilayah yang hilang di selatan Aleppo, Jabhah Fath al-Syam yang dulu dikenal sebagai Jabhah Nusrah mampu menghancurkan lebih dari 20 kendaraan saat berulang kali memukul mundur upaya pasukan rezim Assad hampir setiap hari sejak hancurnya pengepungan di Aleppo.

Koalisi mujahidin Suriah yang tergabung dalam Jaysh al-Fath juga mengumumkan pembunuhan lebih dari 700 pasukan rezim Syiah Assad selama pertempuran untuk mematahkan pengepungan di kota Aleppo.

Sementara sumber di media pro rezim Assad mengatakan korban tewas adalah berjumlah 348 pasukan, termasuk 39 perwira dari berbagai jajaran dan 2 Jenderal, sebagian besar dari mereka tewas di garis depan selatan dalam pertempuran Aleppo, sementara sisanya tewas di garis depan Handarat, al-Mallah dan Leiramon.

 

Cegah Perayaan Asyura Syiah, Da’i MADINA: ‘Jika Perlu dengan Tangan’

SERANG (Jurnalislam.com) – Salah satu da’i Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA), Ustadz Abu Umar Abdillah mengatakan, umat Islam terus berupaya mencegah perayaan Asyura Syiah. Sebab, Syiah adalah aliran sesat yang mengkafirkan para sahabat Rasul SAW.

“Salah satu titik kesesatan Syiah adalah mengkafirkan para sahabat. Maka, bentuk taqriruddin (menguatkan agama-red) adalah dengan menguatkan umat dengan pemahaman para sahabat dengan baik dan benar,” katanya kepada Jurniscom di Masjid At Taubah Serang, Sabtu (3/9/2016).

Baca juga: Umat Islam Jawa Barat Siap Hadang Perayaan Asyura Syiah

Ustadz Abu Umar menjelaskan, kaum Syiah adalah aliran sesat yang menganut aqidah taqiyah (berbohong/menyembunyikan aqidah). Keyakinan itulah yang kerap membuat umat Islam tertipu oleh pencitraan kelompok Syiah. Sehingga mereka dengan bebas bisa melakukan ritual-ritual keagamaan seperti perayaan hari Asyura setiap tanggal 10 Muharam.

Ritual perayaan hari Asyura oleh Jemaat Syiah Indonesia
Ritual perayaan hari Asyura oleh Jemaat Syiah Indonesia

“Karena di Indonesia ini jualan pencitraan masih terus laku dan kelompok-kelompok sesat paling strategis menggunakan itu sebagai pencitraan. Bahkan pada tahap mengesankan pihak yang terdzalimi,” ungkap Pemimpin Redaksi Majalah Ar Risalah itu.

Untuk itu, lanjutnya, pencegahan sangat penting dilakukan untuk membangun kepekaan umat Islam akan bahaya Syiah.

“Dengan pencegahan, kepekaan umat akan muncul, tidak peduli jika kita sempat kecolongan ritual sesat itu. Perayaan sesat Asyuro yang sangat tidak wajar harus dicegah baik dari lisan hingga tangan jika dibutuhkan,” pungkasnya.

Presiden Uzbekistan Islam Karimov Meninggal Dunia

UZBEKISTAN (Jurnalislam.com) – Presiden Uzbekistan Islam Karimov, yang mendominasi negara yang paling padat penduduknya di Asia Tengah selama lebih dari 25 tahun, meninggal dunia pada usia 78 setelah menderita stroke sejak pekan lalu, Aljazeera melaporkan Jumat (02/09/2016).

Lola Tillyaeva, salah satu putri Karimov, mengumumkan berita di akun Instagram-nya pada hari Jumat, memposting gambar kosong mengatakan “Ia telah meninggalkan kita … Saya memilih kata-kata saya, dan tidak mempercayainya.”

Pemerintah dan parlemen negara itu juga mengkonfirmasi kematian pada hari Jumat dan mengatakan pemakaman akan berlangsung di kampung halaman Karimov Samarkand pada hari Sabtu (03/09/2016).

Televisi negara Uzbekistan mengumumkan kematian dengan presenter mengatakan: “Rekan-rekan Sayang, dengan kesedihan besar dalam hati kami mengumumkan kepada Anda kematian presiden kita tercinta.”

Bekas negara Soviet, yang secara brutal menindak keras perbedaan pendapat, secara luas dikritik oleh kelompok hak asasi, secara strategis berbatasan dengan Afghanistan sejak sebelum merdeka dari Moskow pada tahun 1991.

Karimov tidak memiliki penerus yang jelas setelah terpilih kembali untuk masa jabatan kelima pada 2015 dengan lebih dari 90 persen suara. Negara ini tidak pernah mengadakan pemilu yang dinilai bebas dan adil oleh pemantau internasional.

Mereka bersaing untuk memerintah setelah kematian Karimov termasuk Perdana Menteri Shavkat Mirziyoyev dan Wakil Perdana Menteri Rustam Azimov, Kamoliddin Rabbimov, seorang analis politik independen Uzbek yang berbasis di Perancis, mengatakan kepada kantor berita AFP.

Karimov dibesarkan di sebuah panti asuhan di kota kuno Samarkand dan melanjutkan studi teknik mesin dan ekonomi. Dia bangkit melalui Partai Komunis ke peringkat tinggi Soviet-Uzbekistan pada tahun 1989.

Sumber Oposisi Suriah: Teroris PYD dan PKK Kibarkan Bendera AS di Suriah Utara

ANKARA (Jurnalislam.com) – Di daerah-daerah Suriah utara yang baru dibebaskan dari Islamic State (IS), organisasi teroris PKK atau cabang milisi ektremis Suriah PYD dukungan AS mengibarkan bendera AS di beberapa fasilitas sebagai perisai untuk mencegah serangan pasukan Turki, menurut sumber-sumber oposisi Suriah lokal di lapangan.

Anadolu Agency melaporkan Jumat (02/09/2016), bahwa sejumlah milisi ektremis PYD atau PKK terus menguasai beberapa desa, termasuk desa Rafe, di utara kota Manbij yang dibebaskan, 25 kilometer (15 mil) dari tepi barat sungai Efrat.

Dengan mengibarkan bendera AS, mereka mengirimkan sinyal yang salah bahwa pasukan AS juga hadir, kata sumber-sumber, yang berbicara dengan syarat anonim karena kekhawatiran akan keselamatan mereka.

Namun, PYD atau PKK seharusnya mengosongkan kawasan itu setelah merebut kota strategis tersebut dari IS bulan lalu.

Turki telah menunggu AS untuk menjaga komitmennya bahwa tidak akan ada pasukan PYD atau PKK di barat sungai Efrat setelah merebut Manbij dari IS.

DKM At Taubah Serang Gelar Kajian Ilmiyah “Akhir Bahagia Insan Bertaqwa”

SERANG (Jurnalislam.com) – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At Taubah Serang, Banten menggelar kajian ilmiyah bertajuk “Akhir Bahagia Insan Bertaqwa”, Sabtu (3/9/2016). Menghadirkan pemerhati dunia Islam, Ustadz Abu Umar Abdillah.

Dalam pemaparannya, penulis berbagai buku-buku Islam itu menjelaskan tentang makna taqwa. Taqwa adalah menaati Allah di atas cahaya Allah, mengharap pahala Allah, meninggalkan segala kemaksiatan karena takut siksa Allah.

Ia menjelaskan, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk meninggalkan larangan dengan semaksimal mungkin. Akan tetapi Allah memerintah hamba-Nya untuk melaksanakan perintah-Nya sesuai kemampuan. Hal itu karena menjalankan perintah membutuhkan kemampuan, tetapi meninggalkan larangan tidak membutuhkan kemampuan.

“Meninggalkan khamr (minuman keras) tidak butuh kemampuan, malah membelinya butuh kemampuan karena mahal,” terang Pimred majalah ar-Risalah itu.

Untuk itu, Ustadz Abu Umar mengimbau umat Islam untuk menjadi pribadi yang bertaqwa agar menemukan akhir hidup yang bahagia.

“Lihat kisah Hudzaifah al-Yaman pada perang Ahzab, bagaimana ia Radhiallahu’anhu menjalankan perintah Nabi untuk menyusup di kerumunan musuh. Berakhir indah dengan kemenangan yang diraih sebab ketaqwaan beliau menjalankan perintah Nabi, ” terangnya.

Kajian ilmiyah DKM Masjid At Taubah sudah rutin diselenggarakan dengan pemateri yang berkompeten.

“Jelas tujuan kami adalah syiar dakwah, kami sengaja mengundang pemateri handal karena kami tahu umat Banten haus akan ilmu Islam,” kata Ketua Pelaksana kepada Jurniscom di sela-sela acara.

Media Pro Rezim: 348 Pasukan Assad termasuk 39 Perwira dan 2 Jenderal Tewas di Pertempuran Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Media pro rezim Suriah Assad mengakui bahwa 348 pasukan mereka tewas di Aleppo, termasuk 39 perwira, dua jenderal, delapan brigadir, tiga kolonel, letnan kolonel dan dua Perwira lainnya, serta enam perwira berpangkat Mayor, ElDorar AlShamia melaporkan Jumat (02/09/2016).

Media yang setia kepada rezim Nushairiyah Assad telah menerbitkan daftar nama-nama orang yang tewas untuk tentara Assad pada bulan Agustus selama pertempuran di Aleppo.

Media ini melaporkan bahwa jumlah 348 korban tewas termasuk 39 perwira dari berbagai jajaran, sebagian besar dari mereka tewas di garis depan selatan dalam pertempuran Aleppo sementara sisanya tewas di garis depan “Handarat, al-Mllah dan Leiramon.”

Koalisi mujahidin Suriah, Jaysh al-Fath, mampu menguasai tiga perguruan tinggi militer selain perbukitan dan desa-desa serta menyatakan telah membunuh 700 unsur pasukan pro Assad selama pertempuran mematahkan pengepungan yang diterapkan pada kota Aleppo.

Sedikitnya 10 Milisi Syiah Iran Tewas di Aleppo dalam Waktu 48 Jam

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sumber Iran mengakui kematian sedikitnya sepuluh personel militer Iran di Suriah, termasuk komandan senior Garda Revolusi Iran (Iran’s Revolutionary Guards-IRGC), jumlah tersebut selama dua hari terakhir saja, lansir ElDorar AlShamia Jumat (02/09/2016).

Kantor berita Iran Fars mengatakan, “Beberapa orang mati terbunuh dalam pertempuran dengan faksi Perlawanan Suriah di Aleppo di Suriah utara, termasuk para pemimpin, Ahmad Gholami, dan Mustafa Rchidbor. (baca juga: Pemimpin Garda Revolusi Iran, Jenderal Ahmad Gholami, Tewas di Selatan Aleppo)

Iran dan milisi Syiah yang dikirim ke Suriah menderita sejumlah besar korban tewas selama beberapa bulan terakhir di Aleppo di tengah upaya mereka mendukung pasukan rezim Nushairiyah Assad untuk kembali mengepung kota Aleppo dengan bantuan serangan udara Rusia.

 

Armada Perang Turki Tiba di Jarablos dalam Jumlah Besar

JARABLOS (Jurnalislam.com) – Tentara Turki pada hari Kamis mengirim lebih banyak tank dan kendaraan lapis baja ke kota Jarablos yang berdekatan dengan wilayah perbatasan sebagai bagian dari Operasi Perisai Efrat untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan di wilayah perbatasan, ElDorar AlShamia melaporkan Jumat (02/09/2016).

Sumber Turki mengatakan kendaraan spesialis untuk membongkar ranjau darat terus bekerja membongkar ranjau yang ditanam oleh pasukan Islamic State (IS) di Jarablos sebelum mundur dari kota tersebut.

Para pejabat Turki menolak laporan AS tentang gencatan senjata dengan milisi SDF, di mana Amerika Serikat menyerukan Turki agar tidak berbenturan dengan mereka sedangkan Turki menuntut milisi SDF untuk kembali ke timur Sungai Efrat.

Sebelumnya pada hari Selasa (30/08/2016), Menteri Ekonomi Nihat Zabkja mengatakan, “Turki akan tetap di Suriah untuk memulihkan keamanan dan bahkan akan menumpas segala ancaman yang datang,” serta menambahkan, “Tapi alasan utama kehadiran kami adalah untuk menjaga kesatuan tanah Suriah.”

Warga Menolak, LUIS: Pemerintah Jangan Paksakan Pembangunan RS Siloam

SOLO (Jurnalislam.com) – Ketua Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Edi Lukito menjelaskan, keberadaan Rumat Sakit Siloam dengan segala misi di dalamnya akan menciptakan keresahan. Sebab warga Kratonan tidak setuju dengan pembanguan Rumah Sakit yang kabarnya dibiayai bos Lippo James Riyadi itu.

“Kalimat sederhana adalah pembangunan Siloam kita tolak. Dasarnya yang paling prinsip adalah adanya warga yang menolak. Dan yang kedua sederhana pula, kita minta dukugan anggota dewan untuk warga, dukungan moril,” tegas Edi di ruang rapat DPRD Kota Solo, Jumat (2/9/2016).

“Jangan dipaksakan berdiri. Kalau dipaksakan kita akan lawan siapapun ndak peduli, nyawa taruhannya, aku ra wedi,” sambungnya.

Menanggapi penolakan warga Kratonan itu, Ketua DPRD Kota Solo Teguh Prakoso menegaskan akan menghentikan pembangunan RS tersebut jika menyalahi izin awal, yaitu pendirian RS.

Menurutnya, RS Siloam hanya mengantongi izin pendirian Rumah Sakit saja. Akan tetapi berdasarkan invetigasi elemen umat Islam Solo, RS Siloam juga akan membuka hotel dan kegiatan pendidikan. Hal itulah yang dinilai akan meresahkan umat Islam khususnya warga Kratonan.

“Setahu saya izinnya hanya Rumah Sakit, jadi kalau nekat berdiri itu Rumah sakit didalamnya ada hotel, ada pendidikan, jenengan rasah ngoyak-oyak saya. Saya ketua DPRD yang akan menghentikan bangunan itu,” ujar Teguh.

Lebih tegas lagi, Ketua Forum Umat Islam (FUI) Klaten mengatakan, umat Islam Solo akan tetap menolak Siloam dengan atau tanpa hotel maupun pendidikan.

“Jadi jangan sampai salah, kita terjebak, ijinnya nanti rumah sakit tok, tidak ada Hotel, tidak ada Pendidikan. Yang kedua, sudah ada penolakan semacam ini kalau dilanjutkan pasti akan terjadi keresahan terus. Kalau anggotan Dewan menginginkan keresahan seperti ini silahkan dilanjutkan” tegas Syafei.

Ratusan warga Kratonan bersama elemen umat Islam Solo pada Jumat (2/9/2016) kemarin melakukan aksi unjuk rasa di depan DPRD Kota Solo menolak pembangunan RS Siloam di Jalan Honggowongso 137, Kratonan, Serengan, Kota Solo.

Angkatan Darat Turki: Suriah Utara Telah Dibersihkan dari IS dan Milisi YPG

SURIAH (JUrnalislam.com) – Turki menyapu kelompok Islamic State (IS) dan milisi YPG Kurdi dukungan AS dari daerah Suriah utara, pasukan Turki terus mendesak milisi Kurdi Suriah untuk mundur ke timur sungai Efrat, Anadolu Agency melaporkan, Jumat (02/09/2016).

Turki melancarkan serangan lintas-perbatasan ke Suriah pekan lalu, mengatakan bahwa mereka memiliki tujuan ganda mengusir IS dan memastikan milisi Kurdi tidak mengisi kekosongan yang ditinggalkan dengan memperluas kendali mereka di wilayah sepanjang perbatasan Turki.

Turki khawatir bahwa para milisi Kurdi Suriah bisa memberi semangat militan Kurdi melancarkan pemberontakan di wilayahnya.

Pesawat-pesawat tempur Turki memperbarui serangan udara di lokasi IS di Suriah utara, Jumat, CNN Turk melaporkan, yang merupakan serangan terbaru sejak pasukan yang didukung Turki mulai menyerbu pada 24 Agustus. Pejabat Turki mengatakan pasukan milisi yang didukung Turki dalam beberapa hari terakhir telah maju ke arah barat, di daerah IS.

Erdogan mengatakan pada konferensi pers Jumat pagi bahwa operasi yang disebut “Euphrates Shield” telah berhasil membersihkan IS dan YPG Kurdi dari wilayah seluas 400 km persegi (150 mil persegi).

Tapi Erdogan menolak laporan bahwa Kurdi YPG, yang disebut Turki sebagai kelompok teroris, telah mundur ke wilayah yang dikendalikan Kurdi di sebelah timur Sungai Efrat. YPG mengatakan telah mundur ke timur Sungai Efrat dan pejabat AS menyetujuinya.

Militan ektremis PKK Kurdi telah menyia-nyiakan kesempatan untuk proses perdamaian politik dengan Turki dengan terus melakukan pemberontakan terhadap Ankara, Perdana Menteri Turki mengatakan pada hari Jumat.

Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang mencari kebebasan otonomi telah meluncurkan serangkaian serangan sejak serangan gencatan senjata tahun lalu, kembali mempersenjatai diri dalam pemberontakan tiga dekade di Turki tenggara.