Berita Terkini

Tiga Perkembangan Militer pada Hari Ahad di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pada hari Ahad telah terjadi perkembangan baru di tingkat militer di Suriah utara dan tengah, dan perkembangan berkisar dinamika perlawanan faksi mujahidin Suriah di beberapa wilayah strategis, ElDorar AlShamia melaporkan Ahad (04/09/2016).

Jaysh al Fath sengaja mengosongkan posisi di area perguruan tinggi di barat daya Aleppo setelah serangan berat artileri dan udara rezim beserta sekutunya Rusia, yang meliputi the Artillery College, Air Force Technical Academy, Arming Collage, ini akan berdampak kembalinya blokade di wilayah Aleppo timur yang sebelumnya telah membuka jalan Ramouseh ke area yang dikendalikan mujahidin selama beberapa pekan lalu, menurut reporter ElDorar AlShamia.

Sebaliknya, pihak armada perang Turki yang memimpin proses langsung serangan darat menekankan bahwa tujuan dari operasi perisai efrat adalah untuk mengamankan garis perbatasan sepanjang antara kota Arrai dan Jarablos pada kejauhan 20 kilometer, untuk membersihkan daerah dari kelompok Islamic State (IS) dan Milisi Pasukan Demokrat Suriah (the Syrian Democratic Militias Forces-SDF) dukungan AS.

Jaysh al-Naser mengumumkan bahwa pertempuran dilakukan untuk membebaskan kota Maan, yang merupakan salah satu sumber milisi pejuang Suriah paling penting di provinsi Hama, dan akan membuka pintu untuk lebih maju ke arah kota.

Deteksi Dini Cegah Kanker, Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan Adakan Penyuluhan

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Melihat fenomena kaum hawa yang rentan terkena penyakit kanker. Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-Dan) Jawa Tengah mengadakan penyuluhan untuk kaum hawa dengan tema ” Deteksi dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim” dengan pemateri Dewi Anjas Saputri, Am.Keb. Di Balai Kelurahan Sekayu, semarang Tengah, Selasa (4/9/2016)

Ketua Forum Me-Dan Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada semua ibu-ibu yang hadir agar Me-Dan agar bisa diterima oleh semua masyarakat, dan tetap istiqomah memberikan pelayanan kepada sesama.

“Kami berharap agar tetap istiqomah, bisa diterima semua lini masyarakat dan bermanfaat untuk semua khususnya Umat Islam,” ucap Lutfi Miftah dalam sambutannya.

Dewi Anjas Saputri, Am.Keb menjelaskan tujuan diadakan acara tesebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang deteteksi kanker payudara dan kanker leher rahim

“Acara ini penting diadakan untuk deteksi dini kanker payudara dan Rahim dan juga untuk meningkatkan kesadaran bagi wanita akan bahaya penyakit kanker payudara dan kanker rahim,” ungkap wanita yang juga sebagai Bidan Muslimah dan Penggiat persalinan maryam tersebut.

Seminar yang dihadiri puluhan kaum ibu ini, Dewi menjelaskan penyebab terjadinya kangker yang terjadi pada leher rahim maupun kangker pada payudara dan bagai mana cara megatasinya.

“Untuk kanker serviks disebabkan karena HPV atau yang disebut Human Papiloma Virus sedangkan kanker payudara lebih desebabkan kerena virus maupun genetic. Dalam pengobatan kanker saat ini secara medis dilakukan dengan pembedahan atau operasi, dengan radioterapi dan kemoterapi,” terangnya

“Untuk pencegahan kanker serviks bisa dilakukan vaksinasi HPP, pemakaian kondom, Screening atau deteksi dini dengan IVA, sedangkan kanker payudara dengan pola hidup sehat, mamografi dan ultrasonografi,” tambahnya

Menjelang sesi akhir acara, narasumber menyampaikan pesan-pesannya kepada hadirin dalam mengantisipasi terjadinya penyakit kanker payudara dan serviks.

“Sebaiknya seorang wanita sedini mungkin mengantisipasi terjadinya penyakit kanker payudara dan serviks dengan melakukan pemeriksaan sedari dini,” pungkasnya

 

 

Bentengi Kaum Duafa dari Kristenisasi, Komunitas Tauhid Gelar Aksi Sosial

 

SOLO (Jurnalislam.com) – Untuk membentengi yatim, duafa dan para janda dari bahaya pemurtadan, Komunitas Tauhid Gemar Sedekah Solo Raya menggelar kegiatan sosial dan Dakwah, Ahad (4/9/2016).

Ditemui jurnalislam.com Sentot Ketua Komunitas Tauhid mejelaskan aksi sosial ini adalah kegiatan rutin tiap bulan yang difokuskan pada anak yatim, janda, duafa dan orang jompo.

“Alhamdulillah, kita bagikan beras, jilbab, gamis, musaf Al Qur’an, santunan uang bagi yatim dan air galon. Semua untuk umat muslim yang janda, jompo juga anak yatim yang kurang mampu” ucapnya.

Komunitas

Sentot menjelaskan semua paket yang diberikan kepada para yatim dan duafa ini adalah dari donasi 25 masjid yang sudah saling koordinasi untuk disalurkan pada sasaran yang tepat.

Kedepan Komunitas Tauhid Gemar Sedekah ini ingin memiliki Layanan Ambulan Gratis untuk fasilitas umat muslim di Solo Raya. Sedari itu Sentot sangat berharap dukungan dari umat Islam untuk ikut berbagi bersedekah lewat program yang digagasnya.

“Setelah program baru kami air galon gratis, kita ingin punya Ambulan Gratis, karena kami kan memiliki data janda, jompo yang butuh perhatian ketika sakit atau bahkan sudah meninggal, disitu kita bisa bersedekah untuk terakhir kalinya” ujarnya.

Komunitas Tauhid yang bergerak membentengi kaum duafa dari kristenisasi dengan cara bersedekah mendapatkan tanggapan yang antusias bagi masyarakat. Target mereka akan menyasar wilayah Jebres, Solo yang rawan pemurtadan sebagai ladang dakwahnya.

HTI: Islam Rahmatan Lil Alamin Tolak Pemimpin Kafir

 

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mendekati Pemilihan Kepala daerah di Jakarta, ribuan masa Hizbut Tahrir Indonesia bersama warga Jakarta sejak pagi menggelar aksi damai menolak Jakarta untuk masa yang akan datang dipimpin oleh pemimpin kafir. Aksi yang dilakukan di sekitaran patung kuda jalan MH Tamrin Jakarta Pusat (4/8/2016) bertema Islam Rahmatan Lil Alamin Haram Pemimpin Kafir.

Dalam orasinya ketua DPD I Hizbut Tahrir Jakarta aksi yang damai yang dilakukan adalah bentuk amar ma’aruf nahi munkar, mengajak masyarakat untuk tidak memilih orang kafir sebagai pemimpin di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini.

“Aksi ini adalah sebagai bentuk amar maruf nahi munkar, kami mengajak kepada kebaikan dengan tidak menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, Islam rahmatan lil alamin menolak pemimpin kafir,” tegasnya.

Pendapat senada juga disapaikan ustadz Rokhmat S Labib, ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia, dalam orasinya aksi damai ini juga sebagai sarana memberi nasihat kepada para pemimpin media-media dan para pemimpin partai agar tidak lagi memberikan dukungan kepada pemimpin kafir.

Ratusan Masa HTI Memadati Kawasan Patung Kuda Jl MH Tamrin Jakarta Pusat

“Bagi mereka pemimpin media yang mendukung pemimpin kafir ingatlah bahwa itu adalah perbuatan haram. Kepada para pemimpin partai-partai politik agar jangan mencalonkan orang kafir sebagai pemimpin, karna itu menetang dan mengundang murka Alloh,”ujarnya.

Menurut Rokhmat jika umat Islam tidak ingin dipimpin oleh pemimpin kafir, maka ummat Islam harus meninggalkan sistem demokrasi yang memberikan jalan siapapun bisa menjadi pemimpin di negeri ini.

“Demokrasi memang memberikan kebebasan, namun kebebasan untuk menghina, menolak dan menekan Islam. Jika umat Islam tidak ingin dipimpin oleh orang kafir, maka jalan terbuka yang membolehkan terpilihnya pemimpin kafir harus ditutup. Pintu itu adalah demokrasi, maka campakkanlah sistem demokrasi,” pungkasnya.

Charlie Hebdo Gambarkan Korban Gempa Italia seperti Lasagna

ITALIA (Jurnalislam.com) – Sebuah kartun Charlie Hebdo yang menggambarkan korban gempa Italia sebagai lasagna telah memicu kemarahan di negara yang masih berduka karena hampir 300 penduduknya tewas dalam tragedi pekan lalu, lansir World Bulletin Sabtu (03/09/2016).

“Gambar-gambar yang menjijikkan,” kata Menteri Kehakiman Italia Andrea Orlando, saat reaksi marah mulai membanjiri situs media sosial.

“Saya pikir tidak berguna untuk berkomentar lebih lanjut karena justru akan menghasilkan efek dicari… itu akan membuat skandal dan menarik perhatian pada kartun,” tambahnya.

Gambar-gambar pada edisi terbaru mingguan satir Prancis itu menggambarkan korban gempa berdarah di Itali.

Kata-kata “penne tomato sauce (penne saus tomat)” muncul di atas gambar seorang pria berdarah dan diperban, sementara seorang wanita dengan luka bakar digambarkan sebagai “penne gratin“.

Di sebelah kanan mereka, tumpukan mayat di bawah lapisan puing diberi judul Lasagna.

Charlie Hebdo Gambarkan Korban Gempa Italia seperti Lasagna

Kartun-kartun diberi tulisan “Gempa gaya Italia”.

Gempa melanda Italia tengah pada tanggal 24 Agustus, dengan kota kecil Amatrice menerima efek gempa.

Kota ini adalah rumah dari hidangan all’amatriciana pasta.

Pemimpin Senat Italia Pietro Grasso mengatakan bahwa dia menghormati “kebebasan satir dan ironi,” tetapi menambahkan bahwa “saya bebas untuk mengatakan bahwa semua ini menjijikkan.”

Kantor Charlie Hebdo di Paris adalah lokasi serangan jihad mematikan pada bulan Januari tahun lalu.

Jihadis bersaudara Kata dan Cherif Kouachi menembak delapan staf Charlie serta beberapa orang lain di dalam dan sekitar bangunan kantor mereka dalam serangan terhadap majalah yang menggambar karikatur Nabi Muhammad Saw sehingga memicu reaksi marah dari umat Islam di seluruh dunia.

Ada gelombang simpati internasional untuk majalah dan stafnya setelah serangan itu.

Kedutaan Besar Prancis di Roma mengeluarkan pernyataan mengenai gambar gempa Jumat, mengatakan bahwa “kartun Charlie Hebdo tidak mewakili posisi Perancis.”

Jund al Aqsha Gunakan Drone untuk Jatuhkan Bom ke Pasukan Rezim Assad

SURIAH (Jurnalislam.com)Jund al Aqsha, faksi Al Qaeda di Suriah, telah merilis sebuah video yang menunjukkan salah satu dronenya menjatuhkan bom ke posisi pasukan rezim Suriah di provinsi Hama, The Long War Journal melaporkan Sabtu (03/09/2016).

Selama tahun lalu, Al Qaeda dan afiliasinya telah semakin banyak menggunakan drone komersial dan teknologi serupa untuk merekam video. The Long War Journal sebelumnya telah mencatat bahwa, selain Jund al Aqsha, faksi-faksi jihad seperti Jabhah Nusrah (sekarang dikenal sebagai Jabhat Fath al yham), Partai Turkistan Islam yang berafiliasi Al Qaeda, Dewan Syura Mujahidin di Derna dan beberapa kelompok lain telah menggunakan drone untuk merekam beberapa pertempuran.

Rekaman dari atas kepala dapat memberikan tampilan yang dramatis saat meliput pertempuran. Para jihadis juga menggunakan drone untuk tujuan pengamatan, karena bisa mendapatkan perspektif yang lebih baik dari target penyerangan.

Jund al Aqsha memainkan peran utama dalam serangan oposisi di Hama. Jund al Aqsha memulai operasi dengan mengirimkan sepasang pejuang syahid terhadap posisi rezim Suriah pada akhir Agustus. Pada hari-hari berikutnya, Jund al Aqsha melaporkan merebut berbagai pos pemeriksaan dan kota-kota rezim.

Sebuah peta yang diposting di pakan Twitter Jund al Aqsha (dan dilihat di bawah) menyajikan informasi terbaru tentang pertempuran di provinsi Hama. Faksi-faksi lain juga ambil bagian dalam operasi Hama.

16-09-01-Map-of-fighting-in-Hama-768x462

Jund al Aqsa tetap setia kepada pemimpin senior al Qaeda dan mendukung peluncuran Jabhah Nusrah sebagai Jabhat Fath al Syam (Pasukan Penaklukan Syam).

Dalam pernyataan dengan kalimat yang disusun hati-hati dan dirilis pada 31 Juli, anggota Jund al Aqsha mengatakan mereka optimis dengan “nama baru,” atau penampilan baru Al Nusrah. Menurut penulis laporan ini, amir dan ulama Al Qaeda dengan hati-hati membahas perubahan ini, menentukan bahwa itu memiliki kepentingan terbaik bagi jihadis dan jihad di Suriah. Begitu memutuskan, pasukan Jund al Aqsha mengatakan, pemimpin Al Qaeda ini telah sekali lagi membuktikan “pengorbanan” mereka dalam melayani umat (masyarakat di seluruh dunia Muslim). Jihadis “bisa menggunakan nama apapun” yang mereka inginkan, pernyataan itu melanjutkan, selama mereka tetap setia pada prinsip-prinsip “generasi pertama mujahidin” dan mengikuti “metodologi” Nabi Muhammad Saw.

Kepemimpinan Jund al Aqsha menulis bahwa mereka berharap kelahiran kembali Jabah Nusrah sebagai Jabhat Fath al Syam akan mengarah pada penciptaan “otoritas Islam” baru yang diatur menurut hukum syariah, melindungi kehidupan masyarakat Muslim, namun tetap benar-benar “mandiri.” Kelompok al Qaeda tidak mengatakan bahwa Jabhat Fath al Sham adalah bentuk pemerintahan itu sendiri, melainkan bahwa mudah-mudahan akan menjadi “awal” terciptanya sebuah pemerintahan Islam.

Kini Armada Perang Turki Memasuki Provinsi Barat Laut Aleppo

Aleppo (Jurnalislam.com) – Kendaraan lapis baja Angkatan Bersenjata Turki memasuki kota Cobanbey di provinsi barat laut Aleppo sebagai bagian dari Operasi Perisai Efrat Turki (Operation Euphrates Shield) untuk membersihkan Islamic State (IS) dan YPG dukungan AS dari daerah perbatasan, kata sumber-sumber militer, Sabtu (03/09/2016).

Seperti yang dilansir Anadolu Agency, sumber, yang berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara kepada media, mengatakan Tentara Pembebasan Suriah, yang baru-baru ini didukung tentara Turki, menguasai kota Cobanbey, yang terletak dekat perbatasan Turki di Aleppo .

Cobanbey, yang berbatasan dengan kota Azaz yang dikendalikan oleh kekuatan oposisi, telah sering berpindah tangan antara Tentara Pembebasan Suriah dan IS.

Operasi Perisai Efrat, yang diluncurkan pada tanggal 24 Agustus, bertujuan untuk meningkatkan keamanan, mendukung pasukan koalisi, dan menghilangkan ancaman teror di sepanjang perbatasan Turki melalui pejuang oposisi Suriah didukung oleh kendaraan lapis baja, artileri, dan pesawat jet Turki.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011 ketika rezim Nushairiyah Bashar al-Assad menumpas para pengunjuk rasa dengan kekerasan militer yang tidak terduga.

 

Dalam Sehari 100 Pasukan PKK Tewas dan Terluka pada Pertempuran Terbaru

TURKI (Jurnalislam.com) – Lebih dari 100 milisi Partai Pekerja Kurdistan (PKK) tewas dan terluka dalam pertempuran dengan pasukan Turki pada hari Sabtu, kata militer, lansir Anadolu Agency Sabtu (03/09/2016).

Itu adalah salah satu jumlah korban tertinggi dalam satu hari dari konflik dalam beberapa tahun terakhir.

Militer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa lebih dari 100 militan PKK telah “dinetralkan” dalam bentrokan tanpa menentukan berapa banyak yang tewas dan berapa banyak yang terluka. Sebagian besar telah dibawa kembali ke Irak utara, di mana PKK memiliki kamp di pegunungan.

Pasukan Turki mengalami peristiwa berdarah dalam 24 jam setelah 13 tentara dan pengawal desa tewas di tiga insiden terpisah di timur dan tenggara negara itu, yang dipersalahkan pada gerilyawan Kurdi.

Tiga tentara Turki tewas selama operasi melawan pasukan milisi PKK di provinsi tenggara Hakkari pada hari Sabtu pagi, kantor berita Anadolu yang dikelola negara melaporkan.

20 tentara terluka, tiga di antaranya luka serius dalam insiden di dekat perbatasan dengan Irak utara, kata kantor berita itu.

Delapan tentara tewas dalam bentrokan dengan “organisasi teror separatis,” panggilan yang digunakan otoritas untuk merujuk pada PKK, di provinsi timur Van Jumat, kata kantor gubernur.

Delapan tentara juga terluka dalam operasi yang sama, kata kantor itu dalam sebuah pernyataan.

Dan Jumat malam, dua tentara dan seorang penjaga desa tewas dalam serangan terhadap sebuah pos pemeriksaan di Mardin di tenggara yang bergolak oleh serangan PKK, lembaga tersebut melaporkan.

Penjaga yang tewas adalah bagian dari sekelompok warga lokal yang bekerja sama dengan pasukan Turki melawan PKK, yang didaftar sebagai kelompok teror oleh Ankara dan sekutu Baratnya. Tiga penjaga keamanan juga terluka.

Dalam sebuah pernyataan, kantor gubernur Van mengatakan kondisi mereka di rumah sakit “baik,” meskipun mereka terus mendapatkan pengobatan.

Tiga belas milisi PKK tewas oleh jet Turki di sekitar pegunungan Tendurek di provinsi Van, kantor mengatakan, sementara Anadolu melaporkan bahwa operasi yang didukung oleh angkatan udara terus berlangsung.

Serangan terhadap militer Turki dilanjutkan dengan serangan hampir setiap hari sejak kudeta 15 Juli yang berusaha menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Sejak runtuhnya gencatan senjata dua tahun pada bulan Juli, Anadolu melaporkan lebih dari 600 anggota pasukan Turki tewas oleh gerilyawan PKK hingga sekarang.

Jaysh al Islam Luncurkan Operasi Zat al Reqaa ke- 4 di Timur Ghouta

SURIAH (Jurnalislam.com)Jaysh al Islam pada hari Sabtu (03/09/2016) mengumumkan memulai fase ke-4 operasi militer Zat al-Reqaa di garis pertempuran 12 kilometer di daerah Timur Ghouta, ElDorar AlShamia melaporkan Sabtu.

Jaysh al-Islam mengumumkan akan menggempur basis pasukan rezim Nushairiyah Assad di “Hosh Nasri, pertanian al-Rehan” dan beberapa lokasi lain, mendobrak garis pertahanan dan mengendalikan beberapa gundukan dan benteng pertahanan di jalan antara “Hosh Fara dan Maidaa.”

Tujuan dari pertempuran adalah memukul garis belakang pasukan Assad untuk mengakhiri serangan berulang terhadap Timur Ghouta; di mana milisi al-Assad telah mendapatkan wilayah di daerah Ghouta baru-baru ini.

Operasi sampai hari ini (Sabtu) berhasil merebut 3 kendaraan militer serta senjata menengah dan ringan juga amunisi dan menghancurkan lima tank, merusak enam kendaraan lapis baja dan sejumlah senapan mesin menengah, menewaskan lebih dari 200 tentara pasukan al-Assad, termasuk perwira dan prajurit tentara Pembebasan dan milisi sekutu Assad lainnya serta menangkap beberapa pasukan.

Taliban Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 AS di Utara Afghanistan, Pilot dan Co-pilot Tewas

PARWAN (Jurnalislam.com)Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) menembak jatuh sebuah jet tempur AS hari Sabtu (03/09/2016) di utara Afghanistan, menewaskan pilot dan co-pilot, Al-Emarah News melaporkan Sabtu.

Laporan awal dari tempat kejadian menunjukkan Jet Tempur F 16 ditembak jatuh di daerah Se Dokana distrik Bagram, provinsi Parwan oleh serangan mujahidin yang menyebabkannya hancur menjadi beberapa bagian di hari Sabtu.

Sebelumnya di hari Jum’at, mujahidin Imarah Islam menyerang sebuah tank lapis baja yang mengangkut warga Amerika di distrik Khel Jani provinsi Paktia, menghancurkan tank tersebut dan menewaskan sedikitnya 7 pasukan penjajah AS.

Ledakan bom pinggir jalan juga merobek tank lapis baja yang membawa penjajah AS di tempat lain di kabupaten Khel Jani di mana sejumlah pasukan Amerika tewas dan dua lainnya terluka parah.

Dalam laporan lain dari Paktia, Mujahidin menyerang pos tempur pasukan ANA (Afghanistan Nastional Army) di distrik Wazi Zadran provinsi ini, tetapi jumlah korban tewas dan terluka tidak ditentukan.

Kemudian sejumlah tentara musuh juga dilaporkan menderita korban setelah Mujahidin melakukan serangan terhadap kantor polisi dan sebuah basis di distrik Chamkani provinsi Paktia pada hari Jumat.