Berita Terkini

Giliran Markas Militer India di Kashmir Diserang

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Penyerang melepaskan tembakan di sebuah kamp paramiliter di Kashmir India, menurut juru bicara militer, menewaskan seorang serdadu penjaga perbatasan dan melukai beberapa lainnya, Aljazeera melaporkan, Ahad (02/10/2016).

Menurut laporan, yang diserang pada hari Ahad malam itu adalah kamp militer 46 Rashtriya Rifles di distrik Baramulla Kashmir.

Insiden hari Ahad terjadi hanya beberapa hari setelah pasukan dari India dan Pakistan terlibat dalam baku tembak di perbatasan de facto yang membagi lembah Kashmir.

“Militan menembaki sebuah kamp militer di kota Baramulla,” kata Kolonel Rajesh Kalia kepada kantor berita AFP, Ahad.

“Baku tembak antara tentara dan penyerang masih berlangsung.”

Seorang pejabat menegaskan bahwa seorang tentara tewas dalam serangan itu.

“Salah satu personil BSF tewas dan satu lainnya luka-luka ketika militan mencoba memasuki sebuah kamp militer,” kata Inspektur Polisi lokal Imtiyaz Hussein.

Kamp ini terletak sekitar 54 km dari Srinagar, ibukota Kashmir India.

Ketegangan antara kedua negara tetangga telah meningkat menyusul serangan Uri di sisi India dari perbatasan Kashmir bulan lalu di mana 17 tentara India tewas.

India kemudian mengaku telah melakukan “serangan bedah” di seberang perbatasan yang diberhentikan tentara Pakistan sebagai “ilusi”.

Sementara itu, Menteri Pertahanan India mengatakan dibutuhkan “beberapa hari” untuk menjamin pembebasan seorang tentara yang ditangkap setelah ia “tidak sengaja” menyeberang ke sisi Pakistan dari perbatasan Kashmir.

“Dia telah sampai di seberang, yaitu di daerah perbatasan. Ada mekanisme khusus melalui Direktur Jenderal Operasi Militer yang telah diaktifkan,” menteri seperti dikutip oleh kantor berita PTI.

“Karena situasi sekarang tegang, dibutuhkan beberapa hari untuk memulangkan tentara itu kembali.”

Ketegangan meningkat antara dua rival bersenjata nuklir setelah protes mematikan berminggu-minggu di Kashmir.

Lebih dari 80 warga sipil Muslim Kashmir telah tewas, sebagian besar dalam bentrokan dengan pasukan India selama protes terhadap kekuasaan India, yang merupakan kekerasan terburuk di kawasan itu sejak 2010.

Acara Ritual Tahunan Berubah menjadi Demo Mematikan di Ethiopia, 52 Tewas

ETHIOPIA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 52 orang tewas dan banyak yang terluka setelah sebuah festival tahunan masyarakat Oromo berubah menjadi protes anti-pemerintah hari Ahad (02/10/2016) di kota Bishoftu di selatan-tengah Ethiopia.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, para korban tewas akibat berdesak-desakan, lansir Anadolu Agency, Ahad.

Ribuan orang dari kelompok etnis terbesar Ethiopia datang dari seluruh wilayah Oromia di salah satu danau kawah kota, Hora – terletak 45 kilometer (28 mil) dari tenggara ibukota Addis Ababa – meneriakkan kata “didne”, dari bahasa Oromiffa yang memiliki makna “cukup”.

Penyerbuan fatal terjadi setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan dan menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan, menurut seorang wartawan Anadolu Agency di tempat kejadian.

Slogan lainnya yang diteriakkan sepanjang demonstrasi adalah “kebebasan”, dan “Woyane turun” – Woyane adalah nama lain untuk Front Pembebasan Rakyat Tigray (the Tigray People’s Liberation Front-TPLF), yang telah berkuasa sejak tahun 1991.

Getachew Reda dari kantor Urusan Komunikasi Pemerintah mengatakan: “Kami sedih, insiden itu seharusnya tidak pernah terjadi.”

Getachew mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kelompok oposisi bertanggung jawab untuk acara hari Ahad tersebut. Dia juga menambahkan bahwa pemerintah telah berusaha untuk mendaftarkan festival tersebut di UNESCO.

Festival syukur The Irrecha dirayakan setiap bulan Oktober dan melibatkan berbagai ritual termasuk mencuci rumput hijau ke Hora Lake kemudian dipercikkan pada wajah dan kepala seseorang.

Wilayah Oromia pernah menjadi tempat demonstrasi kekerasan, yang mengakibatkan banyak korban tewas pada bulan Desember 2015 dan Agustus 2016.

Para demonstran memprotes keputusan pemerintah yang bermaksud memperbesar batas ibukota dengan mengorbankan kawasan Oromo karena mereka percaya pelebaran batas ibukota ini akan mengusir petani Oromo dari tanah mereka.

Liga Arab: Serangan Udara di Aleppo adalah ‘Kejahatan Perang’

KAIRO (Jurnalislam.com) – Liga Arab telah menyerukan masyarakat internasional untuk campur tangan menghentikan pertumpahan darah di kota Aleppo, Suriah utara, lansir Anadolu Agency, Ahad (02/10/2016).

Dalam sebuah pernyataan hari Sabtu (01/10/2016), juru bicara Mahmoud Afifi mengecam pemboman udara berkelanjutan terhadap rumah sakit dan warga sipil di Aleppo.

“Serangan udara acak dan serangan bom barel serta pengepungan tidak manusiawi di Aleppo timur adalah sama saja dengan kejahatan perang,” katanya.

Juru bicara itu menggambarkan situasi kemanusiaan di Aleppo timur “sangan kritis”, dan menyerukan gencatan senjata segera untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan ke kota.

Sejak 19 September, ketika rezim Nushairiyah Bashar al-Assad mengumumkan akhir gencatan senjata selama seminggu yang disponsori oleh Washington dan Moskow, pesawat-pesawat tempur Suriah dan Rusia telah membombardir wilayah sipil di Aleppo yang dikuasai oposisi secara brutal.

Sejumlah besar warga sipil dilaporkan tewas atau terluka dalam serangan, yang tetap berkelanjutan.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Assad menumpas unjuk rasa yang meletus sebagai bagian dari gerakan “Musim Semi Arab” – dengan keganasan militer tak terduga.

Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah LSM yang berbasis di Beirut, melaporkan total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah berjumlah lebih dari 470.000.

Siaran Pers Hasil Mukernas Jama’ah Ansharusy Syari’ah

P R E S S R E L E A S E
JAMA’AH ANSHARUSY SYARIAH

Tentang:

Hasil Musyawarah Kerja Nasional Jamaah Ansharusy Syariah 1438-1440H

Bismillahirrahmaanirrahiem

 

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (٣٨)

Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka (Qs. Asyuro 42:38)

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ (١٥٩)

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (Ali Imran 3:159)

Musyawarah Kerja Nasional Jamaah Ansharusy Syariah 1438-1440H ini diadakan di Islamic Center, Bekasi dengan mengangkat Tema : Membangun Kemauan dan Kemampuan Jama’ah yang Handal dan Kompetitif Dalam Memperjuangkan Syariat Islam. Menghasilkan poin-poin berikut:

  1. Bahwa merupakan bagian dari tuntutan iman seorang Mukmin adalah kesiapan dirinya untuk memperjuangkan tegaknya Islam dan Dienullah (Iqomatuddien). Karena beriqomatuddien adalah merupakan perintah Allah yang dipesankan kepada para Rasul Ulul Azmi. Allah SWT berfirman:

شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ (١٣)

Dia telah mensyari´atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. (Qs. Asyuro 42:13)

  1. Konsep Iqomatuddien yang merupakan bagian dari bentuk ibadah kepada Allah SWT hendaknya dilaksanakan sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW. Dan konsep beliau dalam beriqomatuddien adalah dengan Dakwah dan Jihad fisabilillah yang diamalkan sesuai kondisi dan situasinya yang tepat. Dakwah yang dilaksanakan dengan Hikmah dan Mau’idzah hasanah (Ilmu dan Nasehat) dilengkapi dengan kelembutan serta sabar dan Akhlaqul Karimah sebagai bekal dalam upaya mengajak ummat manusia menuju cahaya Hidayah Allah SWT. Dan kemudian jalan Jihad fisabilillah yang dilaksanakan dengan lisan, harta dan jiwa demi tegaknya Kalimah Allah di Negeri tercinta ini.
  2. Jamaah Ansharusy Syariah adalah Jamaah yang diwujudkan untuk upaya Iqomatuddien (menegakkan Dienullah) dengan menjalankan konsep Rasulullah SAW. Dan sebagai salah satu wadah bagi ummat Islam di negeri ini guna ikut bergabung dalam kafilah perjuangan penegakan dienul Islam dalam kehidupan masyarakat negeri ini. Jamaah Ansharusy Syariah bukan sebuah kelompok jamaah yang terafiliasi dengan kelompok manapun di belahan dunia, namun Jamaah Ansharusy Syariah adalah bagian dari kesatuan Ummat Islam di dunia ini, membangun persaudaraannya dengan sesama Muslim dimanapun dan apapun latar belakang pemikirannya.
  1. Hari ini Jamaah Ansharusy Syariah telah selesai melaksanakan Musyawarah Kerja Nasional yang merumuskan Program-program kerja untuk dilaksanakan pada tahun 1438-1440H. Program-program tersebut telah dibahas dan disahkan oleh Amir Jamaah serta Insya Allah siap dilaksanakan oleh jajaran pengurus dan anggota Jamaah Ansharusy Syariah. Dalam Musyawarah Kerja Nasional ini, Jamaah Ansharusy Syariah telah melakukan evaluasi dan perbaikan pada berbagai bagian dari program kerja yang selama ini dilaksanakan guna memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh jamaah demi membentuk struktur jamaah yang handal, kompetitif, kokoh dan menghasilkan kinerja terbaik dari para anggotanya sesuai batas kemampuan sebagaimana yang di perintahkan Allah SWT :

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لأنْفُسِكُمْ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (١٦)

Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan berinfaqlah dengan infaq yang terbaik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Qs. Attaghabun 64:16)

  1. Jamaah Ansharusy Syariah berharap dapat menjadi salah satu elemen ummat Islam di Indonesia yang berperan dalam gerak nyata di masyarakat demi mengajak dan mengembalikan kehidupan masyarakat Muslim di negeri ini bukan hanya berkehidupan yang Islami serta diridhoi Allah swt.Saja, Namun juga menjadi Masyarakat Muslim yang siap dan sadar akan kewajibannya untuk ikut berupaya memperjuangkan tegaknya Nilai-nilai Syariat Allah SWT di Bumi Indonesia demi mencapai kehidupan di negeri berkah yang “Baldatun Thayyibatun wa rabbun Ghafuur”.
  1. Jamaah Ansharusy Syariah membuka pintu selebar-lebarnya untuk bekerjasama dengan berbagai lembaga atau elemen ummat Islam di negeri ini, atas dasar ta’awun alal birri wa taqwa, demi tegaknya izzatul Islam wal muslimin dan tanpa tendensi apapun atau kepentingan pribadi sesaat selagi bentuk kerjasama tersebut sesuai dengan nilai-nilai Syariat Islam.
  1. Dalam Musyawarah Kerja Nasional ini, Jamaah Ansharusy Syariah juga menyatakan sikap terhadap beberapa isu berikut:

a. Jamaah Ansharusy Syariah menyatakan bahwa Umat Islam dilarang oleh Allah SWT untuk dipimpin oleh orang kafir, apalagi memilih mereka sebagai pemimpin kaum muslimin. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Allah SWT di dalam Al Qur’an :

لا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ (٢٨)

Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu) (QS. Ali Imran 3:28)

يَٰٓأَيُّهَاٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۚ أَتُرِيدُونَ أَن تَجۡعَلُواْ لِلَّهِ عَلَيۡكُمۡ سُلۡطَٰنٗا مُّبِينًا ١٤٤

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu). (QS. Annisa 4:144)

يَٰٓأَيُّهَاٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ ٱلَّذِينَٱتَّخَذُواْ دِينَكُمۡ هُزُوٗا وَلَعِبٗا مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَٱلۡكُفَّارَ أَوۡلِيَآءَۚ وَٱتَّقُواْٱللَّهَ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ٥٧

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman. (QS. Al Maidah 5:57)

Maka Jamaah Ansharusy Syariah melarang seluruh anggotanya dan mengajak seluruh kaum muslimin Indonesia, untuk tidak mengangkat orang kafir menjadi pemimpin atau memilih mereka dalam Pemilu.

Jamaah Ansharusy Syariah juga menolak berbagai kebijakan zalim para pejabat negeri ini, yang menzalimi hak-hak rakyat serta bertindak sewenang-wenang tanpa mempedulikan nilai-nilai perikemanusiaan dan moral.

b. Jamaah Ansharusy Syariah juga mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap para korban bencana alam di negeri ini. Sembari mendoakan agar kiranya Allah SWT menerima mereka yang menjadi korban meninggal diterima di sisi-Nya sebagai hamba yang dimuliakan Allah SWT.

Jamaah Ansharusy Syariah juga tidak melupakan korban bencana yang luka-luka dan kehilangan harta benda dan menasehati agar mereka bersabar dan menerima taqdir llahi dengan hati yang lapang dalam harapan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa dan membimbing ke jalan yang diridhai Allah SWT.

Namun demikian, Jamaah Ansharusy Syariah juga tidak tinggal diam, tapi menggerakkan potensinya untuk ikut membantu para korban dengan mengirimkan para relawan dan mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban berat yang sedang menimpa saudara-saudara kita di Garut, Sumedang, korban kebakaran massal di Bajo Pulo dan korban gempa di daerah Wera, Kabupaten Bima dan berbagai daerah lain yang tertimpa musibah bencana.

Jamaah Ansharusy Syariah berdoa kepada Allah SWT agar menghindarkan negeri ini dari berbagai musibah dan melindungi bangsa ini dari segala keburukan dan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menghindarkan berbagai perbuatan yang membawa murka Allah SWT yang dapat mengundang kemurkaan-Nya dan menimpakan berbagai musibah pada bangsa ini.

c. Jamaah Ansharusy Syariah juga bersikap tegas terhadap para penghina Islam dan penghina Nabi saw. Seperti apa yang dilakukan oleh Ahmad Fauzi di Semarang dan bergerak melakukan pembelaan terhadap sikap-sikap diskriminatif terhadap Islam dan Umat Islam, dengan bekerjasama dengan pihak berwajib untuk menangkap dan menghukum para pelaku dengan hukum yang berlaku. Hingga kini Jamaah Ansharusy Syariah masih terus mengikuti perkembangan kasus mereka dan akan terus berupaya untuk menasehati,mengingatkan serta menghentikan perbuatan buruk mereka yang menghina Agama dan Nabi junjungan Umat Islam.

d. Jamaah Ansharusy Syariah juga berupaya aktif untuk membendung segala potensi kemunculan gerakan dan Ideologi bathil yang mengganggu ummat Islam dan merusak keamanan umat Islam negeri ini seperti kelompok ISIS, Syi’ah dan Komunis serta mengajak masyarakat agar lebih waspada dari upaya adudomba dan penjajahan gaya baru oleh pihak-pihak asing yang ingin menguasai negeri ini dengan cara yang bathil.

e. Jamaah Ansharusy Syariah juga mengecam kedzaliman yang terjadi ke atas ummat Islam di berbagai belahan dunia, khususnya pembantaian kemanusiaan hingga saat ini masih terjadi di Aleppo, dan Suriah secara umum. Jamaah Ansharusy Syariah menyayangkan sikap PBB yang tidak adil terhadap mereka, seakan menutup mata terhadap negara-negara adidaya yang melakukan pembunuhan massal terhadap masyarakat Muslim Suriah tanpa membedakan anak-anak, wanita dan orang tua. Jamaah Ansharusy Syariah berharap negara Indonesia berani bersikap tegas di forum-forum tingkat Internasional demi membela kemanusiaan yang dibantai agar kiranya dapat segera dihentikan.

f. Jamaah Ansharusy Syariah mengecam pembantaian umat muslim di Kashmir, Myanmar, serta perlakuan tidak adil yang dihadapi oleh kaum muslimin di Eropa dan Amerika yang masih sering menghadapi sikap diskriminatif oleh masyarakatnya akibat pengaruh Islamphobia yang massif di sana.

  1. Dan akhirnya, hanya kepada Allah lah kami bergantung dan memohon bantuan serta berharap pada-Nya agar kiranya Allah SWT mengangkat berbagai kesulitan yang sedang menimpa umat Islam di dunia dan semoga menjadikan kami sebagai salah satu alat yang digunakan oleh-Nya untuk tegaknya Dienullah.

اللهم استعملنا و لا تستعمل علينا

Ya Allah gunakanlah kami dan janganlah engkau gunakan )orang lain( keatas kami.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَآ إِن نَّسِينَآ أَوۡ أَخۡطَأۡنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَآ إِصۡرٗا كَمَا حَمَلۡتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦۖ وَٱعۡفُ عَنَّا وَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَآۚ أَنتَ مَوۡلَىٰنَا فَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِٱلۡكَٰفِرِينَ ٢٨٦

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (Qs. Albaqarah 2:286)

Bekasi, 1 Muharram 1438H / 2 Oktober 2016 M

Juru Bicara

 

Abdul Rochim Ba’asyir

 

Kubu Terakhir Syiah Houthi di Jawf Direbut

YAMAN (Jurnalislam.com) – Tentara nasional Yaman dan Komite Perlawanan Rakyat pro-pemerintah pada hari Sabtu (01/10/2016) telah membebaskan desa Al-Gail di gubernuran utara Al-Jawf, kubu kunci terakhir bagi pemberontak Houthi yang didukung Republik Syiah Iran dan pasukan sekutu mereka yang setia kepada presiden terguling Ali Abdullah Saleh, kantor berita resmi Yaman mengutip satu sumber militer, Aljazeera melaporkan.

“Para pejuang tentara dan ketahanan nasional, yang didukung oleh jet tempur Koalisi Arab [yang dipimpin Saudi], melancarkan serangan pada hari Sabtu pagi di wilayah milisi Houthi di Al-Gail, dan membebaskan desa,” sumber militer mengatakan.

Dia menambahkan bahwa sejumlah pemberontakHouthi tewas dan terluka, sedangkan puluhan lainnya kabur dari medan perang.

Mengutip sumber militer, Agence France-Presse mengatakan pertempuran, dimana pasukan pro-pemerintah merebut kembali sebagian besar Ghail, menewaskan 11 milisi dan lima loyalis pemerintah.

Jawf terletak di perbatasan dengan Arab Saudi dan sebagian besar dikendalikan oleh pasukan loyalis.

Di wilayah Bab al-Mandab sendiri, pertempuran pada Sabtu menewaskan tiga loyalis dan melukai 17, kata sumber-sumber militer lainnya.

Bentrokan itu terjadi di daerah pegunungan Kahbub yang menghadap selat. Lima pemberontak juga tewas, kata sumber-sumber militer loyalis.

AFP tidak dapat memverifikasi jumlah korban pemberontak dari sumber independen, dan para pemberontak jarang mengakui kerugian mereka.

Sementara itu, Koalisi yang dipimpin Arab Saudi mengatakan bahwa serangan Houthi di sebuah kapal UEA yang membawa bantuan pada hari Sabtu di selat Bab al-Mandab sebagai “indikasi berbahaya.” Koalisi mengatakan bahwa warga sipil yang berada di atas kapal berhasil diselamatkan.

Pasukan loyalis merebut kembali pulau Perim di selat Bab al-Mandab pada Oktober tahun lalu, mendapatkan pijakan di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Terusan Suez dan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudera Hindia.

Namun milisi Syiah masih menguasai beberapa ketinggian yang bisa mengawasi selat dari daratan, di mana telah terjadi pertempuran sengit dalam beberapa hari terakhir.

Sumber militer di Yaman mengatakan kepada AFP bahwa pemberontak Syiah Houthi menyerang sebuah kamp militer loyalis di daerah Bab al-Mandab, Sabtu.

Sementara itu, seorang pembom menargetkan daerah perumahan di kota pelabuhan Aden Yaman, Sabtu, menewaskan sedikitnya satu orang lain sipil dan melukai beberapa lainnya.
Hanya sedikit rincian yang telah muncul tentang bom bunuh diri yang terjadi di distrik Crater.

Namun, warga yang berada dekat dengan lokasi ledakan mengatakan bahwa sebuah mobil melaju mendekati area, kemudian seorang pria muda berusia sekitar dua puluhan keluar dan meledakkan dirinya sesaat setelah itu.

Sumber-sumber keamanan belum bisa memastikan siapa yang berada di balik serangan itu.

LSM: 1.176 Warga Sipil Tewas di Suriah Selama September

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sebanyak 1.176 warga sipil tewas di seluruh Suriah dalam bulan September, pengawas hak asasi manusia yang berbasis di Inggris mengatakan, lansir Andolu Agency, Sabtu (01/10/2016).

Dalam laporan Sabtu, Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan korban jiwa September termasuk 192 anak-anak dan 163 wanita.

“Sebanyak 57 warga sipil disiksa sampai mati oleh pasukan rezim Assad pada bulan September,” kata laporan itu.

Menurut LSM, serangan udara yang dilakukan oleh Rusia – sekutu utama rezim Bashar al-Assad – menewaskan 391 warga sipil di Suriah pada bulan September, termasuk 114 anak-anak dan 54 wanita.

“Rezim dan pasukan Rusia telah melanggar hukum hak asasi manusia yang menjamin hak untuk hidup,” kata LSM.

Laporan itu mengatakan bahwa sekitar 99 warga sipil, termasuk 17 anak-anak, tewas oleh militan IS.

Kelompok oposisi menewaskan 38 warga sipil, termasuk 19 anak-anak, sementara 14 orang tewas oleh serangan udara koalisi pimpinan AS pada bulan September, kata LSM.

Laporan ini melanjutkan untuk dicatat bahwa dua warga sipil, termasuk seorang wanita, tewas bulan lalu oleh PYD, sayap Suriah dari kelompok ektremis PKK.

Al Shabaab Targetkan Badan Intelijen Dan Keamanan Somalia dengan Bom Mobil

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya dua orang tewas dan lima lainnya terluka setelah mobil yang sarat dengan bahan peledak meledak di dekat sebuah restoran di Mogadishu, menurut pejabat keamanan dan saksi kepada Aljazeera, Sabtu (01/10/2016).

Al-Shabab, afiliasi al Qaeda di Afrika terkunci dalam pertempuran melawan pemerintah Somalia dukungan Barat, secara teratur melontarkan serangan di Mogadishu, mengaku bertanggung jawab atas pemboman hari Sabtu tersebut, kata kantor berita Reuters.

Mobil itu diparkir di depan restoran Blue Sky, dekat jalan sibuk menuju markas Badan Intelijen dan Keamanan Nasional Somalia (the Somali National Intelligence and Security Agency-NISA) di distrik selatan Mogadishu.

Blue Sky terletak di dekat pusat penahanan, yang dikenal sebagai Jilaow, di mana jihadis yang tertangkap sering ditahan di sel bawah tanah.

Ledakan itu diledakkan dari jarak jauh di luar restoran, Mohamed Dahir, seorang juru bicara pasukan Somalia, mengatakan kepada kantor berita AFP, menambahkan bahwa “informasi yang kita punya sejauh ini menunjukkan bahwa dua warga sipil tewas dalam ledakan itu”.

Sumber mengatakan restoran tersebut sering dikunjungi baik oleh Aparat keamanan Somalia maupun warga sipil.

Namun Syeikh Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer al-Shabab, kepada Reuters, mengatakan, “Kami menargetkan pasukan keamanan dan petugas dari sel bawah tanah Jilaow yang berada di sana.”

Ia mengaku sedikitnya 10 orang tewas, tetapi tidak mengatakan apakah serangan itu menggunakan sebuah bom mobil, meskipun al-Shabab sering menggunakan taktik tersebut.

Reuters mengutip Abdifatah Omar, juru bicara pemerintah daerah Mogadishu, mengatakan bahwa tiga orang telah dikonfirmasi tewas di lokasi serangan sejauh ini dan empat lainnya luka-luka.

Jumlah korban yang diberikan oleh al-Shabab dan pejabat Somalia sering berbeda.

Mujahidin al-Shabab telah mengaku bertanggung jawab atas beberapa ledakan baru-baru ini di Mogadishu, termasuk pemboman mobil yang menewaskan seorang jenderal Somalia terkemuka dan beberapa pengawalnya.

Pada 30 Oktober nanti Somalia akan mengadakan pemilihan presiden yang selama ini tertunda saat negara menargetkan terciptanya kembali stabilitas yang telah lama ditunggu-tunggu.

Meskipun telah keluar dari ibukota pada 2011, al-Shabab masih menguasai hamparan luas daerah Somalia hingga pedesaan terpencil dalam melakukan operasi perang gerilya.

Turki Perpanjang Mandat Militer di Suriah dan Irak hingga September 2017

ANKARA (Jurnalislam.com) – Parlemen Turki pada hari Sabtu (01/10/2016) meloloskan mosi untuk memperpanjang mandat yang memungkinkan aksi militer di negara tetangga Suriah dan Irak selama satu tahun lagi, lansir World Bulletin.

Parlemen bersidang pada hari Sabtu, pada sidang parlemen baru hari pertama untuk membahas mandat saat ini yang akan berakhir pada 2 Oktober

Berdasar mosi baru itu, pemerintah Turki berwenang melancarkan operasi militer di Suriah dan Irak untuk memerangi kelompok yang mengancam negara. Operasi akan berlaku sampai 30 September 2017.

Menteri Pertahanan Fikri Isik sebelumnya mengatakan mandat tersebut akan memungkinkan Turki mengambil semua jenis tindakan yang diperlukan terhadap ancaman teroris dan risiko keamanan dalam kerangka hukum internasional.

“Perpanjangan mandat akan mendukung tindakan berkelanjutan pemerintah untuk mengakhiri ancaman teror secara permanen dan akan menjadi faktor alasan dalam menghadapi kelompok IS dan PKK,” kata Isik.

Mandat yang telah ada saat ini memungkinkan serangan militer ke Suriah dan Irak melawan ancaman yang mengarah ke Turki dan memungkinkan pasukan asing menggunakan wilayah Turki untuk melakukan operasi.

“friendly fire” Bunuh Lima Tentara Nasional Afghanistan dan Seorang Polisi

FARAH (Jurnalislam.com) – Serangan angkatan udara Afghanistan menewaskan lima tentara ANA (Afghanistan National Army) dan seorang polisi di Afghanistan barat, seorang pejabat, Sabtu (01/10/2016), dalam serangkaian insiden “friendly fire” terbaru, lansir World Bulletin.

Helikopter Afghanistan “keliru” membom pasukan mereka sendiri yang meminta bantuan serangan udara saat berperang melawan Taliban di daerah Kensk provinsi Farah Jumat, Dawlat Waziri, juru bicara kementerian pertahanan, mengatakan.

“Karena koordinat yang salah, helikopter membom sebuah pos pemeriksaan pasukan Afghanistan yang menewaskan lima tentara dan satu polisi,” katanya.

“Sebuah penyelidikan atas insiden tersebut telah diluncurkan,” tambahnya.

Bulan lalu serangan udara AS menewaskan delapan polisi Afghanistan di provinsi selatan Uruzgan, dalam insiden pertama seperti itu sejak pasukan Amerika diberi kekuasaan yang lebih besar untuk menyerang mujahidin Taliban.

Namun militer AS di Afghanistan berkelit pasukannya tidak terlibat dalam serangan udara di Farah.

Korban sipil dan militer yang tewas oleh NATO dan pasukan Afghanistan telah menjadi salah satu isu yang paling diperdebatkan dalam operasi 15-tahun melawan mujahidin Taliban, mendorong keras kritik publik dan pemerintah.

Sebuah serangan udara AS menewaskan 10 tentara Afghanistan pada bulan Juli tahun lalu di sebuah pos pemeriksaan militer di provinsi Logar di selatan Kabul, dan merupakan salah satu episode paling mematikan dari “friendly fire” oleh pasukan asing dalam beberapa tahun terakhir.

Afghanistan memiliki angkatan udara kecil dibandingkan dengan armada NATO, yang menyediakan pasokan bagi operasi militer, serangan udara dan evakuasi darurat sampai penarikan pasukan koalisi asing pada tahun 2014.

Angkatan udara baru-baru ini mulai melancarkan pemboman terhadap Taliban saat pertempuran mengamuk di beberapa provinsi di seluruh negeri.

Sementara di Daikundi media resmi Taliban, Al Emarah News, mengatakan sebanyak 73 personel ANA, ANP dan ALP telah bergabung pada Imarah Islam selama 3 pekan terakhir, menyerahkan 48 senapan, 4 senapan mesin PKM, 4 perangkat komunikasi, 48 rompi anti peluru dan sejumlah besar amunisi kepada Taliban.

 

50 Ormas Kurdi Kutuk Kebijakan PYD

SURIAH (Jurnalislam.com) – 50 organisasi masyarakat sipil menandatangani pernyataan mengutuk kebijakan Partai Uni Demokrat Kurdi (the Kurdish Democratic Union Party-PYD) terhadap tahanan dan menentang kebijakan partai, yang didasarkan pada tirani terhadap orang-orang yang tidak setuju dengan pendapat partai, ElDorar AlShamia melaporkan, Sabtu (01/10/2016).

Salinan pernyataan yang diperoleh koresponden ElDorar yang berbunyi: “Kami sebagai organisasi sipil mengutuk penangkapan yang dilakukan oleh Asayish yang berafiliasi dengan Partai Uni Demokrat melawan orang-orang yang bertentangan dengan mereka dalam pendapat, keyakinan dan aktivitas politik kebijakan damai, dan kami mengumumkan solidaritas kami dengan mereka serta berdiri bersama dengan para tahanan politik, dan kita menuntut untuk segera membebaskan semua tahanan, dan mengakhiri penahanan politik ini, memanggil organisasi hak asasi manusia dan kemanusiaan internasional agar campur tangan dengan cepat untuk melepaskan tahanan.”

Kampanye mogok makan, yang dilakukan oleh lawan partai berhenti setelah beberapa hari, karena tekanan dari orang tua para tahanan yang melakukan mogok makan, untuk menyelamatkan hidup mereka.

PYD sekitar sebulan lalu menangkap sejumlah pemimpin dan pendukung Dewan Nasional Kurdi, selama pemakaman milisi Peshmerga yang tewas dalam pertempuran melawan IS di Irak.