Berita Terkini

Kabinet Saudi Kembali Peringatkan AS atas UU 9/11, JASTA

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Diberlakukannya undang-undang 9/11 AS yang melemahkan kekebalan berdaulat akan mempengaruhi semua negara, termasuk Amerika Serikat, Kabinet Saudi mengatakan Senin (03/10/2016), lansir Al Arabiya News Channel.

Hukum tersebut dikatakan berkontribusi terhadap melemahnya prinsip kekebalan berdaulat, yang selama ratusan tahun telah mengawal hubungan internasional, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita SPA.

Hukum ini katanya, akan memiliki “dampak negatif” pada semua negara, termasuk Amerika Serikat.

Kabinet juga mengatakan Arab Saudi berharap Kongres AS akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menghindari konsekuensi berbahaya dari hukum itu.

Undang-Undang Keadilan melawan Sponsor Terorisme (The Justice Against Sponsors of Terrorism Act-Jasta) memungkinkan keluarga korban 9/11 untuk menuntut kerajaan atas kerusakan.

Kementerian luar negeri Saudi mengutuk bagian hukum pada hari Kamis, mengatakan “erosi” terhadap prinsip kekebalan berdaulat tersebut akan memiliki dampak negatif pada semua bangsa

Jabhat Fath al Syam Umumkan Kematian Anggota Dewan Syura oleh Serangan Udara AS

SURIAH (Jurnalislam.com)Jabhat Fath al Syam (JFS) Senin malam mengumumkan kematian salah satu pemimpin dalam serangan udara yang dilakukan oleh koalisi internasional pimpinan AS di pedesaan barat Idlib, ElDorar AlShamia melaporkan, Senin (03/10/2016).

“Abu Faraj almasri” yang bertugas sebagai anggota Dewan Syura Jabhat Fath al Syam gugur, syahid, dalam serangan udara yang dilakukan oleh koalisi internasional pimpinan AS, biro media JFS, mengatakan.

Ahmed Salama al-Mabruk yang dijuluki sebagai “Abu al-Faraj” dianggap sebagai salah satu pemimpin yang paling terkemuka dan legislator di Jabhat Fath al-Syam yang berasal dari Governorat Giza di Mesir, ia pergi ke Afghanistan pada tahun 1988 dan bertemu Syeikh Ayman al Zawahiri kemudian masuk dalam Al Qaeda dan dari sana ia ke Suriah.

Persiapan Penyerbuan ke Mosul Memasuki Tahap Akhir

IRAK (Jurnalislam.com) – Komandan militer Irak memberikan sentuhan akhir pada sebuah rencana untuk merebut kembali kota utara Mosul dari kelompok Islamic State (IS), seorang pejabat militer mengatakan, lansir World Bulletin, Senin (03/10/2016).

“Rencana untuk membebaskan Mosul telah disusun dan kami menempatkan sentuhan akhir,” Jenderal Yahya Rasool, juru bicara Komando Operasi Gabungan mengatakan pada hari Senin.

Dia mengatakan rencana itu akan disampaikan kepada Perdana Menteri Haidar al-Abadi untuk menentukan tanggal yang tepat untuk menyerang.

“Kementerian Pertahanan saat ini menyelesaikan pembangunan militer dekat Mosul,” kata Rasool.

Pada pertengahan 2014, IS merebut Mosul – kota terbesar kedua Irak – bersama dengan sejumlah luas wilayah di utara dan barat negara itu.

Beberapa bulan terakhir tentara Irak – yang didukung oleh koalisi 60 negara pimpinan AS – merebut kembali banyak wilayah.

Pasukan Irak dan gerilyawan Kurdi Peshmerga baru-baru ini merebut sejumlah daerah di pinggiran.

Taliban Kembali Kuasai Kota Kunduz setelah Setahun Pengepungan

KABUL (Jurnalislam.com)Mujahidin Imarah Islam (Taliban) di Afghanistan utara kembali berhasil menyerbu kota kunci Kunduz, setahun setelah mundur dari kota Kunduz setelah sempat menguasainya, Anadolu Agency melaporkan, Senin (03/10/2016).

Pada dini hari Senin, Taliban menyerbu kota Kunduz dari empat arah dan berhasil memasuki kota pada sorenya.

Kementerian Pertahanan Afghanistan belum mengkonfirmasi laporan dari penduduk setempat bahwa Taliban memasuki kota, dan tidak ada laporan resmi mengenai korban.

Ameerudin Wali, anggota dewan provinsi, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Taliban telah menguasai alun-alun kota dan mengibarkan bendera putih mereka yang terkenal.

Sementara Al Emarah News kantor berita resmi Taliban mengatakan, para pejabat melaporkan bahwa mujahidin telah mencapai alun-alun kota utama setelah menduduki bagian lain kota, merebut puluhan pos pemeriksaan, kantor polisi dan pangkalan serta merebut peralatan militer, menewaskan dan melukai puluhan tentara bayaran dan memaksa sisanya melarikan diri, kemudian bergerak ke gedung gubernur, markas besar polisi dan penjara utama.

Ghulam Rabbani, anggota dewan provinsi lain, memperingatkan bahwa jika tidak ada armada bantuan baru militer Afghanistan yang tiba, ibukota provinsi benar-benar bisa jatuh ke Taliban.

Serangan itu terjadi saat Presiden Mohammad Ashraf Ghani pergi menghadiri konferensi Brussels membahas Afghanistan di ibukota Belgia. Misi Dukungan Tegas (Resolute Support Mission) yang dipimpin NATO di Afghanistan mengatakan pihaknya siap untuk menanggapi situasi yang berkembang.

Oktober lalu, serangan udara AS menewaskan 42 korban di rumah sakit milik Doctors Without Borders. Badan amal ini harus membatalkan acara memperingati serangan karena kekerasan saat ini.

Juru Bicara Pentagon Capt. Jeff Davis mengatakan pasukan AS memiliki “beberapa aset” di Kunduz, yang mencakup Pasukan Khusus dan dukungan udara.

“Situasi masih cair, kami terus mengawasi ketat dan bekerja dengan mitra Afghanistan kami,” kata Davis. “Mereka menanggapi peningkatan aktivitas Taliban di sejumlah daerah.”

 

Ikutilah Dauroh Ummahat ‘Peran Pendidikan Anak dalam Menyiapkan Pemimpin Umat’

HADIRILAH…

DAUROH UMMAHAT JAMA’AH ANSHARUSY SYARI’AH

“PERAN PENDIDIKAN ANAK DALAM MENYIAPKAN PEMIMPIN UMMAT”

Bersama :

  1. Ustadz Fuad Al Hazimi

(Mantan Imam Masjid Australia & Kepala Ponpes An-Nahl Magelang)

  1. Ustadz Abu Tholut Al Jawi

(Pemerhati Gerakan Islam)

Hari/Tgl : Ahad,9 Oktober 2016

Waktu : 08.00 s/d 15.00

Tempat : Masjid Al-Ukhuwah Palm Semi Karawaci, Tangerang

Fasilitas :

– Seminar Kit

– Snack

– Makan Siang

– Doorprize

– Kids Corner

Acara ini diselenggarakan oleh Jama’ah Ansharusy Syariah Mudiriyah JakpusbarTangkot, yang bekerja sama dengan DKM Masjid Al-Ukhuwah Palm Semi Karawaci.

Contack Person : 085772476774 / 085717304867

Donasi / Pembayaran :

Bank Mandiri : 117 00 06201297, an : Ranita Octaviana

Erdogan Kutuk Kongres AS atas Hukum Jasta

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu mengutuk suara Kongres AS yang mengesampingkan veto Barack Obama terhadap RUU Jasta yang memungkinkan korban 9/11 untuk menuntut Arab Saudi, mengatakan ia berharap langkah itu akan dipulihkan (dibatalkan) sesegera mungkin, lansir Anadolu Agency, Ahad (02/10/2016).

Hubungan antara Ankara dan Riyadh semakin erat dalam beberapa bulan terakhir karena mereka mengejar kepentingan bersama di Suriah. Erdogan baru saja hari sebelumnya menjadi tuan rumah bagi Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Nayef untuk pembicaraan di istananya.

“Izin Kongres AS bahwa tuntutan hukum bisa dibuka melawan Arab Saudi atas serangan 9/11 sangat disayangkan,” kata Erdogan dalam pidato pembukaan parlemen.

“Ini bertentangan dengan prinsip pertanggungjawaban pidana individu untuk kejahatan. Kami berharap langkah palsu ini akan dipulihkan secepat mungkin,” tambahnya.

Keluarga korban 9/11 berkampanye untuk hukum ini karena yakin pemerintah Arab Saudi memiliki andil dalam serangan yang menewaskan hampir 3.000 orang tersebut.

Lima belas dari 19 pembajak adalah warga Saudi, namun keterkaitan mereka dengan pemerintah tidak terbukti. Pemerintah Saudi membantah hubungan apapun dengan komplotan.

Obama menyebut RUU Jasta sebagai sebuah “preseden yang berbahaya” sementara Arab Saudi memperingatkan RUU tersebut memiliki “konsekuensi bencana.”

Kunjungan oleh putra mahkota Saudi ke Ankara adalah tanda terbaru dari hubungan yang berkembang antara Turki dan Arab Saudi, dua kekuatan Muslim Sunni yang sama-sama mendukung kelompok oposisi yang berjuang melawan Presiden Bashar al-Assad di Suriah.

Erdogan mengatakan kepada Nayef pada hari Jumat bahwa hubungan kedua Negara yang semakin luas “menawarkan kesempatan untuk stabilitas regional dan global”, kata kantor berita Anadolu.

Nayef mengatakan Riyadh senang bahwa kedua negara “memiliki pemikiran yang sama pada semua masalah.”

Erdogan juga menganugerahkan medali negara tertinggi kedua bagi warga negara asing pada Nayef, Orde Republik (the Order of the Republic).

Presiden Turki awal tahun ini juga mendukung Arab Saudi dalam krisis diplomatik dengan Iran atas eksekusi Riyadh terhadap tokoh Syiah terkemuka Sheikh Nimr al-Nimr pada bulan Januari.

Rekatkan Ukhuwah, Ribuan Umat Islam Bima Ikuti Pawai Sambut Tahun Baru 1438 Hijriyah

BIMA (Jurnalislam.com) – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1438 H, ribuan umat Islam Bima menggelar longmarch, Ahad (2/10/2016). Rute longmarch diawali dari lapangan Paruga Na’e di jalan lintas Sumbawa, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima menuju Tambe dan kembali ke Lapangan Paruga Na’e.

“Aksi longmarch serta dirangkaikan dengan jalan sehat ini adalah untuk menyambut datangnya tahun baru islam serta untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah,” terang Ketua Panitia, Ustadz Jabir Abdullah S.Pd kepada Jurniscom disela-sela acara.

Ustadz Jabir menyayangkan, penyambutan tahun baru Islam mulai pudar dan tergerus oleh euforia penyambutan tahun baru Masehi. “Padahal itu hanyalah kebiasaan dan tingkah laku orang kafir dan kita tidak boleh mengikuti mereka,” ujarnya.

Selain itu untuk merekatkan ukhuwah islamiyah umat Islam dan ormas Islam, aksi itu juga digelar untuk memudahkan kerja sama dalam hajatan umat Islam lainnya yang lebih besar.

“Kami berharap ke depan momen-momen besar seperti ini bisa kita sambut dengan suka cita sembari menyadarkan kepada umat bahwa tahun baru Islam ini adalah momen kita sedangkan momen tahun baru masehi itu momennya orang kafir dan tidak boleh diikuti,” tegasnya.

Acara bertema “Dengan Menyambut Tahun Baru Islam Kita Rekatkan Ukhuwah Islamiyah” itu diikuti oleh berbagai ormas Islam di Bima. Diantaranya Jamaah Ansharusy Syariah, Khilafatul muslimin, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Muhammadiyah, Pondok Pesantren Al-Madinah, Hizbut Tahrir Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima, masyarakat Kecamatan Bolo, serta seluruh sekolah yang ada di Kecamatan Bolo.

Pendiri JITU Sayangkan Munculnya Fenomena Jurnalis Instan

BOGOR (Jurnalislam.com) – Wartawan Al Jazeera, Harjito Warno menyayangkan munculnya fenomena jurnalis instan yang tak lagi memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik dan tidak bertanggung jawab dengan tulisannya. Pria yang karib disapa Dito itu menilai, fenomena tersebut akan membahayakan umat.
“Banyak jurnalis instan yang tidak memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik. Tidak gentle untuk bertanggung jawab atas tulisannya,” katanya dalam acara Seminar Jurnalistik Bidik Global Foundation di Hotel Salak The Heritage Bogor, Sabtu (1/10/2016).
Menurutnya, meskipun niat mereka untuk berdakwah akan tetapi jika tidak berhati-hati dalam menulis hanya akan merusak citra dakwah itu sendiri.
“Dengan adanya fenomena ini, setidaknya sebelum kita menulis dan mempublish sebuah tulisan hendaknya ditimbang dengan hati yang paling dalam,” ujar salah satu pendiri Jurnalis Islam Bersatu (JITU) itu.
Oleh sebab itu, ia menyarankan agar setiap jurnalis mengedepankan ideologi dalam tulisannya, yaitu ideologi Islam.
“Insting jurnalistik diasah, hadirkan militansi, menjaga komunikasi yang baik, menjaga independesi dan terakhir menjaga niat agar bermanfaat untuk umat,” pungkasnya.

Operasi Omari: 1 Helikopter Ditembak Jatuh, 10 Pos Militer Direbut dan 7 Tentara Bergabung ke Taliban

KANDAHAR (Jurnalislam.com) – Laporan yang datang dari provinsi Kandahar selatan mengatakan bahwa helikopter pasukan Arbaki ditembak jatuh oleh Taliban dengan senjata ZPU-1 AA sekitar pukul 09:00 waktu setempat hari Ahad di wilayah Sra Sokhar Kabupaten Shahwalikot, Al Emarah News melaporkan Ahad (02/10/2016).

Helikopter, yang sedang dalam misi untuk membuka kembali jalan raya utama yang dihadang oleh Taliban, hingga jatuh menghujam ke tanah, menyebabkan korban di pihak musuh.

Pasukan bantuan Afghanistan berusaha mengambil reruntuhan dari lokasi kecelakaan, para pejabat mengatakan, bahwa sejauh ini semua serangan musuh di posisi Taliban telah dipukul mundur.

Di wilayah Lworgi kabupaten Naw Bahar melaporkan, serangan terkoordinasi terhadap 4 pos pemeriksaan musuh dengan senjata berat dan ringan terjadi di pos pemeriksaan yang dipimpin seorang komandan Arbaki – Raza ul Haq – memaksa musuh melarikan diri setelah menderita kelahan telak dan meninggalkan 2 mayat di arena pertempuran.

Sebuah senapan mesin PKM, 3 senapan, 178 putaran PKM, 12 putaran RPG, 1310 senapan putaran, 3 rompi amunisi disita serta sepeda motor hancur.

operasi-omari-1-helikopter-ditembak-jatuh-10-pos-militer-direbut-dan-7-tentara-bergabung-ke-taliban

Kemudian di Helmand sebanyak 3 pos pemeriksan pasukan Arbaki yang terletak di daerah Simeti distrik Marjah diserbu. 2 APC dihancurkan oleh serangan IED dan satu lainnya dengan RPG di tengah baku tembak Mujahidin semalam.

3 pos pemeriksaan juga dikuasai di wilayah Goraf Shesh distrik Nad Ali.

Sebanyak 14 personel ANA (Afghanistan National Army) dan ANP telah tewas atau terluka dan pickup serta sejumlah besar senjata disita dalam operasi tersebut.

Dikatakan bahwa seorang komandan pasukan bayaran – Dilawar – dan 7 rekannya telah bertobat atas kesalahan mereka dan meninggalkan militer Kabul, menyerahkan pickup ranger dan sejumlah besar senjata berat dan ringan untuk mujahidin Imarah Islam Afghanistan.

Tercemar Limbah Pabrik Senjata, Israel Tutup Seperlima Fasilitas Air Minumnya

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Israel telah menutup seperlima dari semua fasilitas air minum mereka sejak tahun 1998 karena kontaminasi industri, surat kabar zionis Haaretz melaporkan Sabtu, lansir World Bulletin, Ahad (02/10/2016).

Mengutip laporan yang disajikan pada konferensi oleh Otoritas Air negara, surat kabar itu mengatakan pabrik-pabrik yang terlibat dalam industri militer adalah penyebab utama kontaminasi.

Setelah menemukan bahan peledak dan karsinogen dalam sumber air alami, pemerintah Israel harus menghentikan penggalian air dari fasilitas air minum tersebut dan mengatur sistem untuk memonitor fasilitas air lainnya di seluruh kawasannya.

3656800500Menurut Haaretz, hampir 40 persen dari situs pengeboran Israel ditutup pada periode antara tahun 1998 dan 2015 karena polusi dari pabrik-pabrik industri.

Pada akhir tahun 1990-an, banyak fasilitas pengeboran juga ditutup karena polusi dari pupuk yang digunakan dalam pertanian atau karena air laut yang menyusup akuifer air tawar, tambahnya.

Setengah dari air yang digunakan warga yahudi Israel berasal dari sumber air tanah.