Berita Terkini

Muslimah Bima Peduli Kembali Salurkan Bantuan untuk Warga Palestina

BIMA (Jurnalislam.com) – Solidaritas dan ukhuwah Islamiyah, Muslimah Bima Peduli terus mengirimkan bantuan untuk umat Islam di Palestina. Kaum yang sampai detik ini terus memperjuangkan hak kemerdekaan itu mendapatkan bantuan berupa air mineral dan air bersih serta solar untuk mesin diesel di masjid.

Koordinator Muslimah Bima Peduli (MBP) Parmila mengatakan bahwa air bersih sangat dibutuhkan warga Palestina. “Karena keadaan yang sampai hari ini masih tidak bersahabat, serta mendapatkan laporan dari tim kita yang ada disana, maka kita mendistribusikan ribuan liter air bersih untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat disana,” katanya kepada Jurnalislam.com baru-baru ini.

Selain air bersih, Muslimah Bima Peduli juga menyalurkan bantuan berupa ratusan liter solar untuk mesin pembangkit listrik yang ada di masing-masing masjid di sana.

“Karena sering sekali adanya pemadaman listrik, sehingga warga kesusahan setiap kali terjadi pemadaman listrik, apalagi listriknya hanya nyala selama dua jam saja dalam sehari,”ungkapnya.

Sementara itu, untuk penyaluran bantuan, komunitas Muslimah Bima Peduli bekerja sama dengan Support Palestina Forever yang merupakan relawan kemanusiaan yang ada di sana yang selalu mendistribusikan setiap bantuan yang terus disalurkan.

“Untuk bantuan akan terus kita intersifkan pengirimannya sembari menilai kondisi dan keadaan disana, kemudian melihat daerah-daerah mana yang sangat perlu untuk kita prioritaskan bantuannya,” pungkasnya.

Mahasiswa IAIN Surakarta Gandeng LKG TPQ Soloraya Gelar Safari Dongeng di Lereng Merapi

BOYOLALI (Jurnalislam.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Solo bekerja sama dengan Lembaga Koordinasi Gerakan Taman Pendidikan Qur’an (LKG TPQ) Solo Raya menggelar safari mendongeng untuk TPQ Miftahul Jannah Plalangan (Lereng Gunung Merapi).

Acara ini diikuti 265 anak-anak se kampung Plalangan, di Joglo Merapi 1, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Senin (21/8/2017). Ketua LKG TPQ Soloraya Abdul Wahab mengatakan, bahwa dirinya ingin mengenalkan Islam kepada anak-anak dengan cara mendongeng, terutama tentang sejarah Islam.

“Lewat safari dongeng ini, agar menjadikan anak-anak semangat dalam mencari ilmu khususnya mengenai Islam,” katanya kepada Jurnalislam.com disela-sela acara.

Sementara itu, Pendongeng LKG TPQ, Kak Yasir, memberikan materi terhadap anak-anak mengenai cerita nabi Ismail yang berkaitan dengan masalah berkurban.

“Anak-anak hari ini kakak akan mendongeng tentang nabi Ismail yang menjadi pelajaran ummat Islam dalam menjalankan perintah kurban,” katanya dihadapan anak-anak yang hadir.

Lebih lanjut, Lurah Kelurahan Lencoh, Sumardi, mengapresiasi pihak mahasiswa IAIN Solo maupun LKH TPG mendadakan safari dongeng. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif dalam memotivasi anak-anak Palalangan untuk terus semangat dalam belajar.

Mobil Hijrah Program Hapus Tato Gratis Sambangi Yogyakarta, Peserta Membludak

YOGYAKARTA (Jurnalislam.com) – Program Layanan Hapus Tato gratis yang digagas oleh Gerak Bareng Community, Islamic Medical Service (IMS), Bank Muamalat dan DPP Hidayatullah memasuki pekan ke-3. Program kali ini digelar di Basecamp Komunitas Teras Dakwah, Yogyakarta, Senin Malam,(21/8/2017).

Sama seperti kota sebelumnya (Jakarta, Bandung dan Banyumas), di Yogyakarta peserta hapus tato juga membludak, baik dari remaja, pemuda maupun orang tua.Mereka berasal dari sekitar Yogyakarta seperti Bantul, Sleman, Magelang, Solo, Semarang dan lainya. Bahkan, juga ada peserta yang datang dari luar pulau Jawa yakni Batam.

Helmi (37) salah satu peserta asal Batam mengaku, keberangkatannya untuk mengikuti program layanan hapus tato ini tidak lain atas kehendak Allah. Ia mendapat tiket gratis pesawat pulang pergi (PP) Batam-Jakarta dari salah seorang dermawan.

“Kalau nggak dapat tiket (pesawat), mungkin saya nggak berangkat ke Jakarta. Alhamdulillah, Allah kasih rezeki lewat perantara hamba-Nya,” kata Helmi bersyukur.

Helmi bersyukur, akhirnya tiba di lokasi program layanan hapus tato di Teras Dakwah, Jogjakarta pada Senin (21/08) ba’da Subuh.

Sementara itu, Pengurus Teras Dakwah, Ilyas bersyukur program layanan hapus tato ini singgah ke Yogyakarta. Pasalnya, tak sedikit jamaah yang mengaji pekanan di Teras Dakwah punya tato dan ingin menghapusnya.

“Mereka benar benar ingin hijrah secara total, baik lahir maupun batinnya. Alhamdulillah program ini bermanfaat sekali untuk mereka,” ucapnya.

Katanya, peserta gelombang pertama program layanan hapus tato di Teras Dakwah mencapai puluhan orang.

Pada kesempatan yang sama, Founder Gerak Bareng Comunity, Ahmad Zaki mengatakan, pemilihan Yogyakarta sebagai kota yang disinggahi oleh Tim #BeraniHijrahBaik karena daerah ini banyak masyarakat Musilm yang sudah mengaji, namun masih bertato.

“Program ini untuk menghilangkan masa lalu mereka yang buruk. Agar teman teman yg hijrah menjadi lebih percaya diri saat beribadah,” katanya.

Sedangkan Direktur IMS, Imron Faizin mengatakan program rangkaian dari beberapa kota. “Insyallah terakhir di Surabaya,” imbuhnya.

Sebenarnya, lanjut Imron, masih banyak masyarakat–baik yang sudah dan ingin hijrah–mengikuti program ini, namun mereka belum mendaftar. “Jika ditotal jumlahnya ribuan dan mereka dari beberapa daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera,” katanya.

Untuk itu, program ini masih banyak membutuhkan donasi, salah satunya untuk membeli alat penghapus tato dan kelengkapannya. Tim berharap kedepannya, bisa mengadakan satu mesin penghapus tato untuk setiap wilayah seperti Bandung, Banyumas, Yogyakarta dan Surabaya.

“Semoga ada para dermawan yang tergerak hatinya kemudian ikut andil mendukung program layanan hapus tato ini,” tutup Imron berharap.

Mahmud Sangaji, Nelayan Sorong yang Berhaji Tahun Ini

JEDDAH (Jurnalislam.com) – Mahmud Sangaji seorang nelayan. Tangannya yang kekar hitam dan guratan di wajahnya menyiratkan ia pekerja keras. Kakap merah menjadi tangkapan favoritnya. Ia bisa jual ikan tersebut seharga Rp 60 ribu per ekor.

“Panjangnya bisa segini,” kata ayah satu anak ini kepada hidayatullah.com seraya mensejajarkan kedua tangannya membentuk jarak sekitar 30 cm.

Mahmud tinggal di Sorong, Papua Barat. Ia memang asli Papua. Ia jarang meninggalkan kampung halamannya kecuali untuk melaut.

Namun, Rabu, 16 Agustus 2017, ia terbang menuju Jakarta. Ia bersama 29 warga Papua lainnya mendapat undangan khusus dari Allah Subhanahu Wata’ala untuk menunaikan ibadah haji tahun 1438 H/2017 ini.

Adalah Syeikh Khalid al-Hamudi, Pendiri Yayasan al-Manarah al-Islamiyah, yang berpusat di Arab Saudi, menjadi perantara undangan tersebut. Dan, hari ini, Selasa, 22 Agustus 2017, kaki hitam Mahmud, yang terbiasa menjejak pasir Sorong, telah menjejak tanah Madinah.

“Masya Allah, masya Allah, saya tak pernah membayangkan bisa pergi haji,” jelasnya seraya menyunggingkan senyum.

Ia tampak gagah berdiri di tanah Jeddah, dengan jubah putih membalut kulitnya yang hitam, selepas pesawat mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

Demikianlah bila Allah Subhanahu Wata’ala telah berkehendak, tak ada satu pun makhluk yang bisa mencegahnya.

Mahmud, seorang nelayan yang tak pernah membayangkan bisa melihat Baitullah, justru lebih dahulu terbang ke Tanah Suci ketimbang jutaan kaum Muslim lain yang lebih mampu darinya.

Barangkali, ada selarik doa yang pernah dilantunkan Mahmud di masa lalu dan diijabah oleh Allah Subhanahu Wata’ala sehingga ia dimudahkan berhaji ke Tanah Suci.

Barangkali juga, ada doa dari orang-orang yang menyayangi Mahmud yang juga diijabah oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Itulah kuasa Allah.

Jangan pernah berhenti berdoa. Jangan pernah berhenti berupaya. Labaik Allahuma labaik.

Reporter: Mahladi/INA

Tahun Ini Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah Hajikan 123 WNI

JEDDAH (Jurnalislam.com) – Rombongan jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan oleh Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah tiba di Jeddah pagi ini (22/08) waktu setempat. Mereka terdiri dari tokoh masyarakat, perwakilan instansi dakwah dan pendidikan serta elemen lainnya.

“Seluruhnya berjumlah 123 orang dari berbagai wilayah di Indonesia,” terang Ustadz Umar Makka selaku ketua rombongan kepada Islamic News Agency (INA).

Di antara rombongan terdapat sejumlah tokoh seperti Ustadz Bahtiar Nasir, Ustadz Tengku Zulkarnaen dan Ustadz Farid Ahmad Okbah. Turut serta pula 25 orang kepala suku di Papua dipimpin oleh Ust. Fadlan Garamatan. Tampak pula dalam rombongan, hafidz cilik Alana Ragil Prasetyo (8) asal Banjarnegara yang ditemani oleh kedua orangtuanya.

Menurut rencana, setibanya di Jeddah mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Madinah Al-Munawarah. “Kita tidak langsung berihram karena kita akan ke Madinah dulu,” tutur Umar Makka. Dari Madinah rombongan akan berumrah terlebih dahulu melalui miqat Birr Ali.

Rombongan akan berada di Tanah Suci selama 20 hari, mengerjakan haji tamattu. Yaitu haji yang dikerjakan bersama umrah yang dijeda dengan tahalul.

Yayasan Al-Manarah Al-Islamiyah adalah sebuah lembaga yang berkantor pusat di kawasan Pasar Minggu, Jakarta. Bergerak dalam aktivitas dakwah, sosial dan pendidikan.

Reporter: Tony/INA

Keluarga Tepis Galang Dana untuk Ustaz Abu Bakar Ba’asyir

SOLO (Jurnalislam.com) – Abdul Rochim Ba’asyir menampik adanya penjualan kaos atas nama ayahnya, Ustaz Abu Bakar Ba’asyir pasca dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta beberapa waktu lalu.

Pasalnya, beredar pesan melalui aplikasi Whatshaap dan pamflet penggalanan dana untuk Ustaz Abu dengan cara membeli kaos yang bertuliskan Solidaritas umat untuk Ustaz Abu Bakar Ba’asyir.

“Keluarga sangat keberatan dengan upaya seperti itu. Kami pihak keluarga sangat menjaga untuk tidak meminta-minta atau menggalang dana dari umat mengatasnamakan beliau, karena jelas sikap seperti itu merendahkan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir,”kaparnya pada Jurnalislam.com Ahad (20/8/2017).

Menurut Ustaz yang karib disapa Iim, kalau umat mau membantu, seharusnya bisa didiskusikan dengan pihak keluarga terlebih dahulu agar menghindari pihak tak bertanggungjawab yang ingin memanfaatkan dana hasil penggalangan.

“Nanti tidak tau dananya dibawa ke mana. Kami keberatan dengan siapapun yang menggalang dana atas nama Ustaz Abu Bakar Ba’asyir,”imbuh Ustaz Iim. Ia pun akan menghubungi pihak yang mengaku menggalang dana, karena seperti diketahui, hanya keluarga dan penasehat hukum yang dapat bertemu dengan ustaz Abu.

“Karena kondisinya saat ini tidak mungkin bisa langsung bertemu dengan ustadz Abu, dan tidak bisa menyampaikan dana langsung ke beliau,” pungkasnya.

Rusia Klaim Bunuh 200 Pasukan IS dalam Serangan Udara di Deir Az Zor

SURIAH (Jurnalislam.com) – Jet tempur Rusia membunuh lebih dari 200 pasukan IS dalam serangan udara baru-baru ini di Suriah, kementerian pertahanan mengklaim pada hari Senin (21/8/2017), sebagai bagian dari serangan udara intensif untuk membantu pasukan rezim Nushairiyah Bashar al-Assad untuk mengeluarkan kelompok tersebut dari kubu utama Deir Az Zor.

Pesawat tersebut menghancurkan sebuah konvoi bersenjata dari sedikitnya 20 kendaraan IS yang menuju ke Deir Az Zor, kata kementerian tersebut dalam komentar oleh kantor berita negara TASS, namun tidak menentukan tanggal serangan tersebut, Aljazeera melaporkan.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah kelompok yang berbasis di Inggris yang memantau konflik Suriah melalui jaringan kontak di lapangan, memastikan bahwa sedikitnya 70 pasukan Islamic State (IS) Tewas dalam serangan udara Rusia pada sebuah konvoi di pedesaan sebelah barat Deir Az Zor pada hari Jumat.

Bulan ini saja, jet tempur Rusia telah menerbangkan 990 misi, menghancurkan 40 kendaraan lapis baja, lebih dari 100 truk dan membunuh sekitar 800 pasukan IS, kata Kolonel Jenderal Sergei Rudskoi. Korban tersebut termasuk lebih dari 200 orang tewas dalam serangan baru-baru ini terhadap konvoi IS.

Rudskoi mengatakan pasukan Suriah sementara itu maju dari tiga penjuru untuk mengepung kota Deir Az Zor.

Pasukan rezim Syiah Assad menguasai sekitar setengah kota dan sebuah pangkalan udara terdekat, keduanya dikepung oleh pasukan IS. Rudskoi mengatakan bahwa pasukan yang melarikan diri dari serangan yang didukung AS di kota Mosul, Irak dan kota Raqqa di Suriah telah bergerak ke Deir Az Zor dalam beberapa bulan terakhir.

Dia mengatakan pasukan Suriah juga telah mengepung Akerbat, sebuah kota yang dikuasai IS di Suriah tengah, dan jet tempur Rusia telah menargetkan konvoi IS yang mencoba melarikan diri dari wilayah tersebut menuju Deir Az Zor.

Rusia telah melancarkan srangan udara di Suriah sejak September 2015 untuk membantu pasukan rezim Assad dalam pertempuran di Suriah.

Militer Irak Desak Kelompok IS di Tal Afar Menyerah

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Otoritas Irak pada hari Senin (21/8/2017) meminta kelompok Islamic State (IS) untuk menyerah di markas terakhir mereka di Irak utara dan barat, lansir Anadolu Agency.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa pesawat tempur menjatuhkan ribuan selebaran meminta kelompok IS untuk meletakkan senjata di daerah Huwaija di Irak utara dan Al-Qaem, Rawa, Anah dan Akashat di Irak barat.

Langkah tersebut dilakukan satu hari setelah tentara Irak melancarkan operasi militer baru untuk merebut kembali kota Tal Afar di barat laut dari IS.

Tentara Irak mengatakan pasukannya telah merebut beberapa desa di pinggiran kota yang berpenduduk mayoritas Turkmen, yang dikuasai oleh Daesh pada pertengahan 2014 bersamaan dengan sejumlah wilayah yang luas di Irak utara dan barat.

PBB memperkirakan bahwa sekitar 10.000 sampai 40.000 orang masih tinggal di Tal Afar dan sekitarnya.

“Khilafah” yang diproklamirkan sendiri oleh IS secara sepihak runtuh bulan lalu, ketika tentara Irak merebut Mosul dalam sebuah operasi militer yang berlangsung sembilan bulan.

2 Tentara AS Tewas dan 1 Kritis dalam Serangan Mendadak Taliban di Logar

LOGAR (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 2 orang tentara Amerika tewas dan satu terluka parah saat pertempuran sengit setelah pasukan Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mengejutkan gugus tugas gabungan mereka di kota Pol-i-Alam, ibu kota provinsi Logar, Senin (21/8/2017), lansir Al Emarah News.

Kemudian, tentara penyerang AS melepaskan tembakan ke arah warga sipil secara agresif, menewaskan 4 penduduk desa dan melukai seorang wanita, koresponden mengatakan.

Juga di hari Senin, Taliban menyerang sebuah pos pemeriksaan di distrik Baraki Barak di provinsi Logar, menewaskan 4 tentara boneka dan menghancurkan sebuah tank, sementara sejumlah pos militer Afghanistan telah dikepung oleh Taliban.

Pada hari Ahad, sejumlah besar tentara boneka dilaporkan menderita luka-luka ketika Mujahidin mengepung posko musuh di distrik Baraki Barak di provinsi Logar.

Militer AS meluncurkan serangan udara hampir bersamaan untuk mematahkan pengepungan mujahidin di pos tersebut. Namun, tidak ada yang terluka dalam serangan udara.

Di tempat lain di distrik tersebut, bom pinggir jalan meledak dan menghancurkan sebuah tank militer, menewaskan sedikitnya 3 pasukan boneka pada hari Ahad.

Ahad dini hari, 2 tentara musuh tewas dan 2 lainnya terluka akibat bom dan melakukan tembakan langsung di distrik Mohammad Agha di provinsi ini.

Irfan S Awwas: Tindakan Rezim Kepada Alfian Tanjung Mengundang Kebencian Masyarakat

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Pegiat anti komunisme ustaz Alfian Tanjung menjalani sidang dakwaan perdana di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (16/8/2017). Dalam sidang tersebut Ustaz Alfian Tanjung terlihat datang dengan kondisi diborgol dan mengenakan baju tahanan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin (MM), Ustaz Irfan S Awwas menilai, bahwa apa yang dilakukan terhadap Ustaz Alfian Tanjung adalah sebuah tindakan diskriminasi dari Aparat penegak hukum. Ia membandingkan, dengan pernyataan Politisi Nasdem Viktor Laiskodat, yang telah melukai umat Islam, namun aparat tidak bertindak.

“Apa yang menimpa Alfian tanjung itu diskriminatif, baik penanganan, atau yang lainnya. Buktinya sekarang, Viktor Laiskodat dengan ancaman dan fitnah yang dilakukan terhadap Islam dan partai-partai lain, justru polisi bilang, bahwa anggota dewan kebal hukum, padahal menurut hukum, tidak ada yang kebal hukum di Indonesia,” katanya di Islamic Center (IC) Kartosuro, Sabtu (19/8/2017).

Ustaz Irfan S Awwas mengatakan, jika pemerintah terus melakukan ketidakadilan terhadap umat Islam, maka itu akan menjadikan rakyat semakin membenci rezim saat ini.

” Inilah yang selalu akan mengundang kebencian rakyat pada penguasa, cara-cara diskriminatif seperti ini,”paparnya.

Lebih lanjut, Ustaz Irfan mengingatkan kepada pemerintah, Bahwa kekuasaan hanyalah titipan dari Allah yang harus dijalankan dengan baik dan adil, jika tidak, maka tunggu kehancurannya.

” Dan ini tidak bisa dibiarkan, rakyat tidak akan diam, suatu ketika Allah akan menggerakan rakyat ini, untuk melawan penguasa Zholim seperti ini,”tegasnya.

Lebih lanjut, menurut Ustaz Irfan, Ustaz Alfian Tanjung punya data dan fakta untuk menepis tuduhan tersebut di pengadilan, untuk itu, ia meminta untuk bersabar dalam menghadapi ujian dari Allah tersebut.

” Karena itu Alfian Tanjung harus bersabar, sebagai pejuang anti komunis mereka tidak sendirian, umat islam bersama beliau,” pungkasnya.