Al Emarah Studio Rilis Video Baru “Conquest of Dandi Ghori”

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Al Emarah Studio, bagian dari Cabang Multimedia Komisi Budaya Imarah Islam Afghanistan (Taliban) merilis video baru berjudul 'Conquest of Dandi Ghori', Sabtu (15/2016).

Video berisi rekaman daerah Dandi Ghori di Puli Khumri ibukota provinsi Baghlan yang dibebaskan oleh Mujahidin selama serangan skala besar 3 hari sebelumnya, juga pengambilalihan banyak basis militer musuh, penahanan puluhan pasukan musuh dan sejumlah besar ghanimah (harta rampasan perang) dari berbagai jenis senjata dan peralatan militer yang berhasil dikumpulkan.

Video terbaru oleh Al Emarah Studio tersebut dapat dilihat dan diunduh dari link di bawah:

Full HD

Play Link

https://archive.org/details/BaghlanReportHD

Download link

https://archive.org/download/BaghlanReportHD/BaghlanReportHD.mp4

Ponsel MP4

Play Link

https://archive.org/details/BaghlanReportMobileMP4

Download link

https://archive.org/download/BaghlanReportMobileMP4/BaghlanReport%20MobileMP4.mp4

Ponsel 3GP

Play Link

https://archive.org/details/BaghlanReportMobile3GP.3gp

Download link

https://archive.org/download/BaghlanReportMobile3GP.3gp/BaghlanReportMobile3GP.3gp

 

Deddy | Alemarah Studio | Jurnalislam

Kemarin, Bosnia Mengenang 23 Tahun Pembantaian Warga Muslim di Desa Ahmici

AHMICI (Jurnalislam.com) – Bosnia menandai peringatan tahun ke-23 atas pembantaian di desa Ahmici selama Perang Bosnia, lansir World Bulletin, Sabtu (15/04/2016).

Bacaan Al-Quran dan doa berlangsung selama kegiatan pada hari Sabtu sebelum mengunjungi makam para korban yang dibantai.

Anggota Dewan Pertahanan Kroasia pada 16 April 1993 menewaskan 11 anak di bawah umur, 32 perempuan dan 73 laki-laki di Ahmici. Korban termuda adalah bayi berusia tiga-bulan.

Pengadilan Pidana Internasional untuk Bekas Yugoslavia telah memutuskan bahwa pembunuhan di Ahmici merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Habiba Ramic, yang selamat dari pembantaian mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ia dipaksa untuk menjalani hidup yang kesepian dengan dua anaknya karena pembantaian.

"Anak-anak saya tumbuh tapi suami saya tidak bisa melihat mereka tumbuh. Mereka ingin membunuh kami karena nama kami berbeda," kata Ramic.

Amina Ahmic, seorang anak yang belum lahir selamat dari pembantaian terjadi mengatakan bahwa dia "tidak tahu apa arti kata ayah."

Pembantaian di Ahmici, di mana Bosnia Kroasia berbalik melawan Muslim Bosnia, telah ditetapkan sebagai contoh pembersihan bagi kaum muslim yang paling biadab di Balkan.

Perang di Bosnia berakhir pada tahun 1995. Sejak saat itu, ratusan keluarga Bosnia masih mencari penduduk yang hilang. Banyak penduduk sipil yang tewas dan dibuang ke dalam kuburan massal di seluruh negeri.

Sekitar 8.400 orang masih tetap hilang setelah perang, menurut Institut untuk Orang Hilang di Bosnia dan Herzegovina (the Institute for Missing Persons in Bosnia and Herzegovina).

Baca juga: Hakim PBB: Karadiz Terbukti Bersalah atas Pembantaian Kaum Muslim dan Kejahatan Perang di Bosnia

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Israel Ambil Kesempatan Caplok Dataran Tinggi Golan saat Pembicaraan Damai Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Kabinet zionis yahudi Israel hari Ahad akan mengadakan pertemuan pertama kalinya yang dikhususkan untuk masalah Golan Heights (Dataran Tinggi Golan Suriah) yang mereka duduki, media lokal melaporkan, World Bulletin melaporkan Sabtu (15/04/2016).

Menurut Channel 2 Israel, kabinet akan mencurahkan pertemuan mingguan Ahad untuk masalah Golan Heights dengan maksud menegaskan kembali tekad negara Yahudi itu tidak melepaskan wilayah dalam konteks perjanjian masa depan.

Laporan itu muncul di tengah indikasi adanya pencarian kesepakatan bahwa mengakhiri konflik yang sedang berlangsung di negara tetangga Suriah – yang sekarang memasuki tahun keenam – bisa mencakup referensi agar Golan Heights dianggap sebagai "wilayah Suriah yang diduduki Israel", Channel 2 melaporkan.

Sementara itu Channel 10 Israel melaporkan bahwa Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu baru-baru ini membahas masalah tersebut dengan Menteri Dalam Negeri AS John Kerry.

Netanyahu dilaporkan mengatakan kepada Kerry bahwa Israel tidak berniat melepaskan wilayah, yang diduduki selama perang 1967 melawan Mesir dan Suriah.

Media menambahkan bahwa Netanyahu berencana membahas masalah tersebut dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan yang dijadwalkan minggu depan di Moskow.

Dataran Tinggi Golan Suriah – yang tetap dihuni oleh komunitas kecil Druze Suriah kira-kira 20.000 – diduduki Israel selama konflik tahun 1967 dan secara resmi dianeksasi oleh Israel pada tahun 1981 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui secara internasional.

Setelah perang, Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 242, yang menyerukan penarikan mundur Israel dari wilayah yang ditaklukkan pada tahun 1967, termasuk Golan Heights.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Tolak Keputusan Kairo Serahkan 2 Pulau Mesir ke Saudi, 110 Demonstran Ditangkap

KAIRO (Jurnalislam.com) – Sebanyak 110 orang ditangkap oleh pihak berwenang Mesir pada hari Jumat karena memprotes keputusan baru Kairo untuk menyerahkan dua pulau di Laut Merah kepada Arab Saudi, menurut Front Pembela Demonstran Mesir, sebuah LSM, Anadolu Agency melaporkan Sabtu (15/04/2016).

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh LSM tersebut, 110 orang – termasuk sejumlah pengacara – ditangkap karena melakukan demo di delapan provinsi yang berbeda, termasuk Kairo dan Giza (58), Alexandria (18), Daqahliyah (11), Ismailia (8), Aswan (5), Suez (4), Hurghada (4) dan Sohag (2).

Seorang sumber pejabat keamanan di Kementerian Dalam Negeri, yang meminta untuk tidak diidentifikasi karena aturan pembatasan layanan berbicara kepada media, mengatakan kepada media harian negara Al-Ahram bahwa pasukan keamanan telah menangkap sekitar 100 orang karena berpartisipasi dalam demonstrasi Jumat.

Demonstrasi diadakan untuk memprotes perjanjian perbatasan maritim pekan lalu antara Kairo dan Riyadh, yang berisi bahwa pulau-pulau Sanafir dan Tiran di Laut Merah – yang selama puluhan tahun telah dianggap harta Mesir – diletakkan dalam wilayah perairan Arab.

Perjanjian tersebut telah menyebabkan kemarahan di kalangan banyak masyarakat Mesir dan oposisi politik yang diperangi di negara itu.

Pada hari Jumat, ribuan orang Mesir berkumpul di luar markas Sindikat Wartawan Mesir (the Egyptian Journalists Syndicate) di Kairo – dan di bagian lain ibukota serta di beberapa provinsi lainnya – untuk berdemonstrasi menentang penyerahan dua pulau kepada pelindung mereka yang kaya akan minyak oleh rezim Mesir.

Para pengunjuk rasa juga meneriakkan slogan-slogan menuntut mundur Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.

Di beberapa daerah, bentrokan dilaporkan terjadi antara demonstran dan pasukan keamanan, menurut saksi setempat.

Pada hari Jumat, saksi mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan keamanan telah melakukan penangkapan acak di sekitar sindikat wartawan.

Kementerian Dalam Negeri belum secara resmi mengumumkan jumlah orang yang ditangkap karena ambil bagian dalam protes hari Jumat.

Pada malam demonstrasi, yang didukung oleh sejumlah kelompok oposisi, kementerian telah memperingatkan masyarakat agar tidak ambil bagian dalam protes yang "tidak sah" tersebut.

Tiran Island (80 kilometer persegi) dan Sanafir Island (33 kilometer persegi) berada di pintu masuk Selat Tiran sehingga secara strategis cukup penting.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Oposisi Moderat: Tidak Ada Peran Assad untuk Transisi di Suriah

JENEWA (Jurnalislam.com) – Seorang juru bicara oposisi Komite Negosiasi Tinggi Suriah (High Negotiations Committee-HNC), Salim al-Muslat, membantah sebuah laporan pada hari Sabtu (15/04/2016) bahwa utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, telah mengusulkan penunjukan tiga tokoh oposisi Suriah sebagai "wakil" bagi Presiden Suriah Bashar al-Assad selama masa masa transisi.

Berbicara kepada Anadolu Agency, Sabtu, al-Muslat mengatakan bahwa pertemuan Jumat antara delegasi oposisi dan de Mistura tidak menyertakan proposal tersebut. Pertemuan terjadi untuk menegaskan bahwa laporan di media untuk efek ini tidak akurat.

"Dalam pembicaraan tentang dewan penguasa transisi (untuk Suriah), oposisi tidak – dan tidak akan pernh – menyetujui apa pun peran Assad di masa depan negara," kata al-Muslat, menambahkan bahwa hal yang sama diterapkan pada tokoh-tokoh rezim yang telah melakukan kejahatan terhadap rakyat Suriah.

Sebuah putaran perundingan damai baru dimulai di Jenewa pada Rabu, namun de Mistura masih tidak dapat memberikan tanggal bagi pertemuan tatap muka antara perakilan oposisi moderat dan rezim Damaskus.

Perwakilan rezim bergabung dengan pembicaraan pada hari Jumat, dua hari setelah pemilihan parlemen dilakukan di wilayah yang dikuasai rezim di negara yang dilanda perang tersebut.

Pada pembicaraan putaran sebelumnya bulan lalu di Jenewa, de Mistura menyajikan prinsip dasar solusi politik untuk mengatasi krisis ke hadapan perwakilan rezim dan oposisi.

Menurut utusan PBB, tidak ada pihak yang langsung menolak dokumen tersebut.

Suriah telah terkunci dalam perang global  sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Nushairiyah Assad menumpas para pengunjuk rasa  – yang pecah sebagai bagian dari gerakan "Arab Spring" – dengan kebrutalan militer tak terduga.

Sejak itu, lebih dari 250.000 orang telah tewas di Suriah menurut laporan PBB, sedangkan menurut perhitungan  LSM lokal 450.000 orang lebih yang terbunuh dan lebih dari 10 juta menjadi pengungsi.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

 

Gencatan Senjata Yaman di Kota Taiz Disepakati Milisi Syiah Houthi

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sebuah kesepakatan telah tercapai pada hari Sabtu untuk memperkuat gencatan senjata Yaman yang rapuh di kota barat daya Taiz, sumber mengatakan kepada Al Arabiya News Channel, Sabtu (15/04/2016).

Sumber mengatakan panitia lokal yang bertugas untuk mengawasi gencatan senjata di Taiz telah setuju dengan pihak yang berseteru di Yaman untuk mulai memperkuat gencatan senjata yang dimulai pada 10 April tengah malam.

Tidak seperti di bagian lain Yaman, gencatan senjata di Taiz telah dilanggar.

Sumber tersebut mengatakan penguatan gencatan senjata akan dimulai pada pukul 14:00 waktu setempat (11 WIB).

Perjanjian ini akan memungkinkan pembukaan dua jalan utama yang menghubungkan Taiz dan ibukota Sanaa dari timur, dan Taiz dan kota Al-Hudaydah dari barat.

Sebuah sumber di komite juga telah menegaskan bahwa setiap pihak yang berseteru akan membawa daftar tahanan untuk ditukar.

Pada hari Jumat, utusan khusus PBB untuk Yaman, yang akan memimpin pembicaraan damai pekan depan antara pemerintah yang diakui secara internasional dan milisi Houthi, mengatakan bahwa perdamaian tidak pernah sedekat sekarang ini.

Ismail Ould Cheikh Ahmed mendesak pemerintah dan pemberontak Houthi yang didukung Iran untuk "meruntuhkan sikap destruktif dan agresif mereka," setuju untuk mengatasi hambatan, dan mengembalikan perdamaian setelah perang lebih dari 18 bulan.

Konflik telah menewaskan lebih dari 6.400 orang, melukai lebih dari 30.000, dan menghancurkan negara tersebut.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Kak Bimo Mendongeng di TK Amanah Ummah Asuhan Istri Siyono

KLATEN (Jurnalislam.com) – Murid-murid TK Amanah Ummah, Desa Pogung, Cawas, Klaten kedatangan pendongeng ulung, Kak Bimo, Jumat (15/4/2016). TK Amanah Ummah adalah TK yang didirikan Almarhum Siyono dan istrinya, Suratmi. Kedatangan Kak Bimo untuk menghibur anak-anak di TK tersebut pasca penggerebekan Densus 88 yang membuat sebagian besar mereka mengalami trauma.

“Kita berangkat untuk menyumbangsihkan kemampuan yang kita miliki untuk menghibur mereka dan sedikit mengelupas trauma pada diri mereka,” ujarnya dilansir Kiblat.net

Ia mengharapkan setelah acara dongeng ini anak anak kembali kepada dunia mereka yang ceria.

“Dan dalam keseharian mereka bisa mengambil hikmah dan pelajaran meski dengan daya fikir yang lemah. Tapi kita berikan ketahanan mental dan kesabaran,” imbuhnya.

Kepala Kantor Urusan Agama Cawas, Saidin juga turut hadir dalam kunjungan Kak Bimo. Ia berdoa agar murid TK Amanah Ummah kembali bersemangat untuk belajar dan menjadi orang yang bermanfaat.

“Semoga bisa semangat kembali, karena pada waktu kemarin tertimpa musibah yang sangat menakutkan. KUA ikut berdoa semoga murid TK Amanah Ummah bisa bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama,” tuturnya.

Salah satu wali murid yang anaknya mengalami trauma, Agus mengatakan acara dongeng ini sangat baik untuk anak.

“Ada dampak dari anak, kalau acara ini dilanjutkan, kami sangat berterima kasih untuk memperbaiki anak-anak kami,” ungkapnya.

Ia menceritakan anaknya, Musa jika ingin berangkat ke sekolah tidak mau lewat depan rumah Siyono, karena masih trauma. Tapi saat hari ini akan berangkat sekolah, Musa sangat senang.

“Anak saya senang, walaupun pas ini tadi sakit, tapi tetap mau berangkat karena ramai dan banyak hadiah,” ulasnya.

Agus mengaku sangat puas, karena sebelumnya jika ada kumpulan orang banyak anak-anak itu takut, tapi kalau tadi kesannya asyik.

Sumber: Kiblat.net | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Terkait Kasus Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Iim Ba’asyir: Ulama Jangan Tinggal Diam

SOLO (Jurnalislam.com) – Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Abdurrachim Ba’asyir mengajak para ulama untuk tidak berdiam diri terhadap kasus yang menimpa ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Sebab, alasan penahanan ustadz Abu Bakar Ba’asyir dinilainya sangat melecehkan Syariat Islam.

“Para ulama tidak boleh luput dari substansi permasalahan kenapa beliau harus ditahan, alasan penahanan beliau ini kan sangat menghina syariat Islam. Jadi ulama gak boleh diam,” katanya saat dihubungi Jurnalislam pagi ini, Sabtu (16/4/2016).

Menurutnya, kasus pelatihan militer di Aceh merupakan bagian dari perintah Allah SWT dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi musuh-musuh Islam (I’dad).

“Apa yang dihadapi oleh beliau ini adalah kasus yang langsung terkait dengan upaya iqomatuddien (penegakkan Syariat Islam-red). Para ulama juga harus melek bahwa kasus ini adalah bentuk penghinaan kepada Syariat Islam, yaitu syariat I’dad,” tegasnya.

Oleh sebab itu, pria karib disapa ustadz Iim itu mengajak para ulama untuk menaruh perhatian terhadap substansi kasus yang menimpa ustadz Abu Bakar Ba’asyir, bukan pembelaan pada sosok Abu Bakar Ba’asyirnya.

“Saya mengajak para tokoh umat dan para ulama untuk lebih perhatian kepada kasus ustadz Abu, kepada substansinya. Saya tidak berbicara soal pembelaan kepada ustadz Abunya. Ustadz Abu, dengan apa yang beliau jalani adalah bentuk konsekwensi dakwah dan perjuangan beliau,” tandasnya.

Ustadz Iim berharap, kabar pemindahan ustadz Abu Bakar Ba’asyir dari LP Nusakambangan ke LP Gunung Sindur Bogor menjadi momen yang tepat bagi para ulama untuk bersuara. Baca: Ustadz Ba'asyir Dipindah ke Gunung Sindur, Keluarga Mengaku Belum Menerima Pemberitahuan Resmi

“Mudah-mudahan setelah ini kita bisa menerangkan kepada para ulama tentang kasus beliau yang sebenarnya itu apa dan bagaimana seharusnya para ulama menyikapinya. Jadi mereka harus mau tahu, mereka harus perhatian dan melakukan pembelaan terhadap nilai-nilai Islam yang sedang dilecehkan oleh UU terorisme,” pungkasnya.

Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Ustadz Ba’asyir Dipindah ke Gunung Sindur, Keluarga Mengaku Belum Menerima Pemberitahuan Resmi

SOLO (Jurnalislam.com) – Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dikabarkan akan dipindahkan ke Lapas Klas III Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Namun, hingga saat ini pihak keluarga mengaku belum menerima pemberitahuan resmi. 

“Kalau pemberitahuan resmi ke keluarga gak ada, ini yang juga kita sayangkan. Ke pihak TPM juga sepertinya tidak ada pemberitahuan resmi,” kata putra bungsu ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Abdurrachim Ba’asyir saat dihubungi Jurnalislam pagi ini, Sabtu (16/4/206).

Namun, jika kabar pemindahan itu benar, pria yang karib disapa ustadz Iim itu berharap Ayahnya diperlakukan dengan layak di lapas barunya.

“Kita berharap di LP Gunung Sindur ini beliau tidak lagi mendapatkan pelanggaran HAM. Penempatannya layak, dihormati hak-haknya, soal ibadahnya juga dijaga, tidak disakiti dan tidak dipersulit segala sesuatunya,” ungkapnya.

Ustadz Iim menilai, pemindahan tersebut merupakan respon pemerintah atas protes yang dilayangkan Tim Pengacara ustadz Abu Bakar Ba'asyir kepada presiden. Tim pengacara memprotes penempatan ustadz Abu Bakar Ba'asyir di sel khusus dengan alasan usia ustadz Abu yang sudah lanjut yang akan mempengaruhi kondisi kesehatan beliau.

"Kita merasa, wallohua'alam, ini efek dari surat protes yang dibuat TPM saat awal-awal (pemindahan ke sel khusus-red). Mungkin dari presiden ada respon," ujarnya.

Rencana pemindahan tersebut merupakan inisitiaf Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam). Sebagaimana dilansir liputan6, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Ditpas) Kemenkumham Kantor Wilayah Jawa Barat Agus Toyib mengatakan, belum diketahui pasti kapan tanggal dan waktu Abu Bakar Baasyir akan dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur.

Sebelumnya, ulama sepuh yang kini berusia 80 tahun itu menempati sel khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Pasir Putih Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Sel khusus berukuran 3 x 4 meter itu ia tempati pasca kunjungan Menpolhukam, Luhut Panjaitan.

Disana ustadz Abu mendapat perlakuan yang tidak layak seperti pemantauan kamera CCTV 24 jam, dilarang shalat berjamaah dan shalat Jum’at, tidak mendapat sinar matahari, dll.

Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Bentrokan Terus Berlanjut, Tentara India Kembali Bunuh Pemuda Khasmir

KHASMIR (Jurnalislam.com) – Seorang pemuda tewas hari Jumat di Kashmir yang diduduki India saat tentara menembaki pengunjuk, membuat lima korban tewas dalam bentrokan yang terus berlangsung di hari keempat berturut-turut, kata para pejabat, lansir World Bulletin, Jumat (15/04/2016).

"Pemuda berusia 19 tahun itu dibawa ke rumah sakit dengan luka peluru tetapi ia tidak bisa diselamatkan," seorang dokter di sebuah rumah sakit setempat yang menolak disebutkan namanya mengatakan.

Seorang petugas polisi yang berbicara tanpa menyebut nama mengkonfirmasi kematian tersebut, mengatakan tiga demonstran lainnya menderita luka peluru dan dikirim ke rumah sakit di kota utama Srinagar.

Bentrokan terbaru terjadi di desa Natnusa, sekitar 70 kilometer barat laut dari Srinagar.

Pada hari Selasa, warga yang marah di kota utara Handwara menyerbu sebuah bunker militer setelah seorang tentara diketahui menganiaya seorang gadis lokal. Tentara menembak ke kerumunan, menyebabkan tiga orang tewas, sementara seorang pengunjuk rasa tewas di hari Rabu, saat warga yang marah bentrok dengan polisi.

Insiden ini meningkatkan ketegangan di wilayah yang disengketakan, di mana banyak yang membenci kehadiran besar tentara India dan menuduh tentara melakukan pelanggaran hak asasi.

Pada hari Jumat pemerintah terus memberlakukan jam malam di beberapa wilayah, termasuk Srinagar, di hari ketiga saat kelompok separatis yang menentang penjajahan India Kashmir menyerukan protes atas pembunuhan.

Layanan mobile internet juga tetap ditangguhkan.

Menteri Kashmir, Mehbooba Mufti telah memperingatkan para pejabat untuk tidak merugikan warga sipil saat melakukan perintah mengurus kematian.

Tentara India, polisi dan pemerintah daerah telah memulai tiga penyelidikan yang terpisah terhadap penembakan Selasa, dan menjanjikan hukuman untuk tentara yang dinyatakan bersalah.

Tapi hukum militer darurat memberikan kekebalan dari penuntutan di pengadilan sipil kepada tentara yang dikerahkan di Kashmir kecuali secara khusus diizinkan oleh New Delhi.

Sebuah wilayah Kashmir telah dikuasai oleh India sejak tahun 1947.

Pada tahun 1989 sebuah perlawanan melawan pendudukan India di Kashmir meletus saat kelompok mencari kemerdekaan atau mendesak penggabungan wilayah mereka dengan Pakistan.

Akibatnya, ratusan ribu pasukan India dikerahkan di wilayah ini, membuatnya menjadi salah satu zona paling termiliterisasi di dunia.

Pertempuran itu telah menewaskan puluhan ribu orang, kebanyakan warga sipil.

Baca juga: Protes atas Pelecehan Seksual Ratusan Warga Khasmir Bentrok dengan Polisi India, 2 Tewas

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam