AS Bantah Kapalnya ditembaki Kapal Perang Iran di Teluk

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat Departemen Luar Negeri menegaskan pada hari Selasa (28/04/2015) bahwa kapal patroli Iran menembaki sebuah kapal kargo di Selat Hormuz, tetapi membantah laporan yang menyebutkan terdapat warga Amerika di atas kapal.

"Menurut informasi yang diterima dari operator kapal, tidak ada orang Amerika di atas kapal," kata pejabat itu kepada The Anadolu Agency.

Al Arabiya News Channel mengatakan hari Selasa bahwa Iran menembaki sebuah kapal AS kargo kemudian diarahkan ke pelabuhan Bandar Abbas di pantai selatan Iran. Media itu juga mengatakan sebanyak 34 pelaut Amerika diyakini berada di atas kapal.

Namun juru bicara Departemen Pertahanan mengatakan kepada The Associated Press bahwa kapal itu bukan merupakan sebuah kapal Amerika.

Kapal patroli Iran menembaki haluan MV Maersk Tigris yang berbendera Marshall Island dan mengarahkan kapal tersebut untuk meninggalkan wilayah perairan Iran, kata Kolonel Steve Warren.

Pasukan Iran menaiki kapal tapi tidak ada cedera yang dilaporkan, menurut kolonel.

Pusat Komando Pasukan Angkatan Laut AS, atau NAVCENT , mengarahkan USS Farragut untuk berpatroli di daerah yang paling dekat dengan lokasi Maersk Tigris, seorang pejabat Pentagon mengatakan kepada The Anadolu Agency.

Angkatan Laut juga mengarahkan pesawat untuk mengamati interaksi antara kapal Maersk dan kapal patroli angkatan laut Iran.

"NAVCENT berkomunikasi dengan perwakilan perusahaan pelayaran dan kami terus memantau situasi," katanya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Jeff Rathke juga menyinggung insiden tersebut selama konferensi pers.

Rathke mengatakan kapal itu berada "pada rute maritim yang diakui secara internasional," ketika ditangkap, tetapi ia tidak menjelaskan apakah kapal itu berada di perairan internasional.

Dia mengatakan Angkatan Laut terlibat karena adanya perjanjian keamanan antara AS dan Kepulauan Marshall.

"Republik Kepulauan Marshall tidak meminta bantuan khusus AS, tapi kami memiliki kerja sama keamanan yang solid dengan mereka, jadi kami memperhatikan keamanan di sana," katanya.

Setelah mendapatkan kontrol militer Kepulauan Marshall dari Jepang pada tahun 1944, Amerika Serikat memegang kendali administratif kepulauan di bawah naungan PBB setelah akhir Perang Dunia II.

Kepulauan Marshall menandatangani perjanjian dengan Amerika Serikat pada tahun 1983 dan meraih kemerdekaan pada tahun 1986 dengan kesepakatan yang memberikan kewenangan dan tanggung jawab kepada AS untuk hal-hal yang berhubungan dengan keamanan dan pertahanan pulau-pulau, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kapal-kapal yang  mengibarkan bendera Marshall Islands.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

 

 

Cegah Pesawat Iran Mendarat, Jet Tempur Koalisi Arab Membom Landasan Pacu Bandara Sanaa

KAIRO (Jurnalislam.com) –  Pesawat tempur koalisi yang dipimpin Saudi membom landasan pacu bandara utama Sanaa untuk mencegah sebuah pesawat Iran mendarat di sana, saluran televisi Al-Arabiya melaporkan, Selasa (28/04/2015).

"Landasan pacu dibom untuk mencegah sebuah pesawat Iran mendarat karena bertentangan dengan embargo udara [yang diberlakukan oleh koalisi]," saluran berita tersebut mengatakan dengan mengutip sumber yang dekat dengan kepemimpinan Saudi.

Seorang pejabat Yaman juga menegaskan pemboman landasan.

"Penyerbuan itu menghancurkan landasan pacu dan sebuah pesawat," Mazen Ghanem dari otoritas penerbangan Yaman mengatakan.

Belum ada komentar dari koalisi yang dipimpin Arab mengenai pernyataan itu.

Arab Saudi dan sekutu Arabnya telah melancarkan serangan udara sengit – yang saat ini memasuki minggu kelima – terhadap pemberontak  Syiah Houthi Yaman.

Riyadh mengatakan misi ini menanggapi seruan presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansour Hadi, untuk membantu melawan Syiah Houthi, yang menyerbu ibu kota Sanaa akhir tahun lalu dan berusaha menguasai provinsi lain.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

Peringati Hari Angkutan Nasional, Islamic Medical Service dan Jasa Marga Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Tiga Terminal

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Islamic Medical Service (IMS) bekerjasama dengan PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek menggelar layanan kesehatan gratis di tiga terminal, yakni terminal Bekasi, Pulogadung, dan Kampung Rambutan. Kegiatan ini adalah dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional yang jatuh pada setiap 24 April.

Untuk layanan kesehatan gratis di terminal Bekasi berlangsung Selasa (28/4/2015), terminal Pulogadung berlangsung Rabu (29/4), dan terminal Kampung Rambutan berlangsung Kamis (30/4/2015).

Enkky Sasono, GM Community Development Program Jasa Marga mengatakan program ini merupakan tanggung jawab sosial dari Jasa Marga.

"Kegiatan ini merupakan diantara tanggungjawab Jasa Marga pada bidang sosial," kata Enkky dalam sambutannya di terminal Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4) pagi.

Menurut Enkky, kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kesadaran para pengemudi beserta kru akan pentingnya kesehatan dan keselamatan dalam berkendara.

"Kendaraan sehat, layak jalan. Semuanya berfungsi, rem, lampu, dan lain-lain. Selain itu orangnya juga harus sehat. Supirnya, keneknya sehat," ujar Enkky

Fatikhun, mewakili Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyambut baik kegiatan ini.

"Kegiatan ini sangat bernilai bagi kami. Kegiatan ini jangan hanya sekali saja. Paling tidak tiga kali dalam setahun," kata Fatikhun.

Sementara Direktur IMS, Drg Fathul Adhim mengatakan acara ini kali keduanya diselenggarakan oleh IMS. "Pada tahun 2013 kami selenggarakan di terminal Kampung Rambutan," jelas Fathul.

Menurut Fathul, pada pelaksanaan tahun 2013 kebanyakan penyakit yang diderita para pengemudi angkutan umum adalah tingginya tensi darah.

"Mungkin  karena banyak bergadang, sewa sepi, dan macet di jalan. Juga kurang istirahat," kata Fathul.

Layanan kesehatan gratis ini melingkupi pengobatan gratis, pemeriksaan lab, serta pembagian paket P3K untuk pengemudi angkutan umum. Kegiatan ini dimanfaatkan betul oleh para pengemudi, kenek, dan masyarakat sekitar terminal Bekasi.

Pada kegiatan ini IMS menurunkan tiga dokter, tiga perawat, dan dua unit ambulans. IMS merupakan lembaga layanan kesehatan nasional milik ormas Hidayatullah.

Ally | Jurniscom

Pengungsi Kamp Yarmuk Butuh Bantuan Kemanusiaan Segera

YARMUK (Jurnalislam.com) – Beredar informasi di jejaring social Facebook, spanduk yang dipasang di perlintasan Yalda bertuliskan, “Diharapkan bagi warga kamp Yarmuk untuk segera meninggalkan kamp hari ini atau besok, dengan alasan keamanan, gerbang menuju kamp akan ditutup dan dilarang masuk maupun keluar sampai waktu yang belum ditentukan.”

Menurut LSM Palestina-Suriah, Senin (27/04/2015) ratusan pengungsi di kamp Yarmuk menggelar aksi demo dengan slogan, “Kami akan tetap di Yarmuk” di depan kantor UNRWA di kamp Yarmuk.

Aksi demo digagas sejumlah LSM lokal di kamp Yarmuk, menolak seruan yang dipasang di perlintasan Yalda, yang menyerukan warga kamp Yarmuk untuk meninggalkan kamp dan mengungsi dalam rentang dua hari. Para demonstran meminta pihak internasional dan bantuan kemanusiaan untuk mendistribusikan bantuan ke dalam kamp yang terblokade, dan bukan ke wilayah sekitarnya.

Para pengungsi kamp Yarmuk sangat menderita, tak tersedia sarana kehidupan yang memadai, akibat blokade yang terus berlanjut sejak 15 Juli 2013 lalu.

Sementara itu pesawat tempur rezim  Syiah Suriah membombardir kota Muzairib provinsi Dira, selatan Suriah, yang dihuni sekitar 8500 pengungsi Palestina, yang memicu ketakutan dan mencekam di kawasan, menggunakan bom-bom vakum, dan telah membunuh banyak warga.

Sedangkan di kawasan pedesaan Damaskus, para petani di kamp Khan Syeh menjadi sasaran pemboman oleh rezim militer Syiah Suriah, informasi menyebutkan sejumlah warga menjadi korban tewas, dan bersamaan dengan adanya bentrokan senjata di kawasan Elfauz.

Sementara pengungsi kamp Sabinah belum bisa kembali ke rumah mereka sejak 530 hari lalu, terutama sejak militer rezim Assad mengambil kendali kota dank amp pada 7 November 2013 lalu.

Menurut perkiraan UNRWA, jumlah pengungsi kamp Sabinah yang mengungsi ke Libanon mencapai 21.8 % dari sekitar 50 ribu pengungsi Palestina.

Sementara di kamp pengungsi Dir’a mengalami krisis air bersih, yang terputus sejak hari 210 pertikaian, dan tak ada layanan public seperti klinik, listrik dan komunikasi.

Di sektor perumahan, sebanyak 70 % di kamp pengungsi Palestina di Yarmuk, Sabina dan Dir’a tak layak huni. Pengungsi mengeluhkan kurangnya perhatian badan UNRWA, sehingga tak ada bantuan yang sampai kepada mereka.

 

Deddy | Infopalestina | Anadolu Agency | Jurniscom

Mujahidin Suriah Rilis Video Kemenangan di Jisr Al Shughur

SURIAH (Jurnalislam.com) – Setelah mengalahkan rezim Assad di Jisr al Shughur, beberapa Faksi  jihad merilis video yang menunjukkan para mujahidin dan warga sipil berjalan dan berpawai melalui jalan-jalan kota. Dalam banyak adegan, bendera hitam al Qaeda terlihat berkibar di pusat kota, serta banyak kendaraan yang ditampilkan dalam video.

Jabhah Nusrah, cabang resmi al Qaeda di Suriah, dan mujahidin lainnya berhasil menguasai Jisr al Shughur setelah tiga hari pertempuran. Kota ini adalah salah satu benteng rezim Syiah Assad terakhir yang tersisa di provinsi Idlib dan kejatuhannya terjadi hanya beberapa minggu setelah mujahidin mengambil alih kota Idlib. Jabhah Nusrah menyatakan kemenangan di Jisr al Shughur kemarin dan merilis banyak gambar dari pusat kota.

Faksi faksi jihad yang mengambil bagian dalam pertempuran ini merupakan bagian dari koalisi "Battle of Victory". Selain Jabhah Nusrah, koalisi terdiri dari Ahrar al Sham, Ansar Sham, Jaish al Islam, Jabhat Ansar al Din (yang meliputi Jaish al Muhajirin wal Ansar asal Chechnya, Harakat al Sham Islam dari Maroko, dan kelompok pribumi Suriah Harakat al Sham Fajr al Islamiyyah), Jamaah Ansar al Islam (Faksi Suriah Ansar al Islam), kelompok Uzbek kecil Katibah al Tawhid wal Jihad,faksi  Uzbek yang lebih besar Imam Bukhari Jamaat, Islam Turkistan, Junud al Sham, dan banyak lainnya.

Beberapa faksi jihad tersebut berada dalam jaringan jihad global Al Qaeda, termasuk Ahrar al Sham, Jabhat Ansar al Din, dua kelompok Uzbek, Islam Turkistan dan Junud al Sham. Selain pertempuran di Jisr al Shughur, koalisi "Battle of Victory" juga terlibat pertempuran di Latakia, di dataran Al Ghab Hama, dan di daerah Idlib lainnya.

Selain menguasai Jisr al Shughur, koalisi telah membuat kemajuan di sekitarnya. Harakat al Sham Islam, sebagai bagian dari Jabhat Ansar al Din, telah merilis video menunjukkan pasukannya mengambil desa Al Ghani di Latakia dekat Jisr al Shughur.  Ahrar al Sham juga telah merilis rekaman kemenangannya di dataran Al Ghab.

Lihat video disini :

Jabhah Nusrah

https://www.youtube.com/watch?v=z93HX5HZaSI

Junud al Sham

http://youtu.be/DQYGTm8qFlg

Ahrar al Sham

http://youtu.be/gp86k0nqDOM

http://youtu.be/sZ13kDOHD7w

Katibah  al Tauhid wal Jihad

http://youtu.be/BdTuLxQrpio

Jamaah Imam Bukhari

http://youtu.be/6PDybAvJeF4

 

Deddy | The Long War Journal | Jurniscom

Operasi Azm Hari Ke Empat : 2 Helikopter Musuh Ditembak Jatuh, 21 Pos dan 6 Tank Musuh Direbut, Serta 55 Pasukan Boneka Ditawan

Badakshan (Jurnalislam.com) – Al-Emarah News melaporkan pada hari Senin (27/04/2015)  bahwa sejumlah pasukan musuh tewas dan terluka ketika Mujahidin Imarah Islam menembak jatuh dua helikopter tempur milik mereka pada Ahad (26/04/2015) di Afghanistan utara dalam pertempuran sengit yang menyebabkan jumlah korban terburuk sejak Operasi Azm dimulai pada hari Jumat.

Mujahidin IIA menggunakan Dushka atau DShK, senapan mesin anti-pesawat buatan Soviet untuk menjatuhkan helikopter di distrik Jaram provinsi Badakhshan utara saat mereka mencoba untuk mengebom posisi Mujahidin selama pertempuran.

Penduduk setempat yang menjadi saksi mata mengatakan kepada Al-Emarah News bahwa salah satu helikopter ditembak jatuh saat sedang bersiap melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara Faizabad, sementara yang lain telah jatuh pada jarak 2 kilo meter dari lapangan terbang tersebut. Kedua helikopter terbakar, saksi menambahkan

Sedangkan di Kunduz memasuki hari keempat Mujahidin Imarah Islam mendapatkan banyak kemenangan dalam Operasi Azm.

Sejak hari Sabtu, sehari setelah Operasi Azm diluncurkan, Mujahidin Emirat Islam menguasai sebanyak 21 pos tempur dan merebut 6 tank termasuk 2 kendaraan yang penuh dengan senjata berat dan kecil dan tank amunisi di batas kota Kunduz, ibukota provinsi Kunduz.

Beberapa puluh tentara, polisi dan Arbakis termasuk pejabat peringkat teratas dan komandan musuh tewas dan terluka dalam pertempuran dan serangan berikutnya, sementara Mujahidin menguasai 55 tawanan Arbakis.

Kemudian, pos yang dipimpin oleh komandan Niyaz Mohammad Sar Safid di wilayah lain kota Kunduz juga direbut, sehingga pos militer musuh yang dikuasai Mujahidin berjumlah 22.

Mujahidin IIA dilaporkan menguasai kota dengan cepat.

Di tempat lain, Mujahidin menghancurkan tank lapis baja dan kendaraan militer, sedangkan 2 pengangkut personel lapis baja dan kendaraan tersingkir di distrik Imam Sahib pada hari yang sama, meningkatkan jumlah tank dan kendaraan yang hancur menjadi 5 buah.

 

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Amerika Serikat Berikan Bantuan $ 286 Juta Untuk Sistem Pertahanan Udara Israel

AMERIKA SERIKAT (Jurnalislam.com) – Sebuah RUU bipartisan baru untuk mendanai proyek bersama, Amerika-Israel, yang dikenal sebagai David’s Sling diam-diam akan diperkenalkan ke DPR.

Sistem pertahanan Udara David’s Sling melengkapi sistem anti-rudal Iron Dome, untuk melindungi  negara zionis terhadap serangan roket jarak pendek. Ini adalah konsep yang mirip dengan Iron Dome, yang menargetkan rudal jarak pendek.

RUU itu akan memberi izin pemerintah AS menghabiskan $ 286.000.000 AS untuk proyek yang akan dihabiskan untuk pengadaan, penelitian dan pengembangan sistem pertahanan rudal midrange (jarak menengah), dan dirancang dapat melumpuhkan rudal yang terletak lebih dari 180 mil jauhnya.

Derek Kilmer dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Sangat penting bagi kita untuk membawa sistem ini secara online sehingga kami dapat membantu sekutu kami di Israel dan menumbuhkan kemitraan ekonomi kita, sehingga kita bisa secara lebih baik berbagi ide-ide inovatif dan menciptakan lapangan kerja abad ke-21 di kedua negara".

Perwakilan lain Jim Bridenstine mengatakan bahwa Israel menghadapi "ancaman rudal dalam waktu dekat dan dengan frekuensi yang meningkat" sehingga perlu diurus.

Roket dari Gaza oleh berbagai kelompok perlawanan telah menewaskan total sekitar 29 orang; sedangkan selama periode yang sama pasukan zionis Yahudi (Israel)  telah membunuh sekitar 6.000 warga Gaza pria, wanita, dan anak-anak .

 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

LSM Yaman : 3512 Tewas Dalam Operasi Decisive Storm

SANAA (Jurnalislam.com) –  Sebanyak 3.512 orang telah tewas akibat serangan udara yang dipimpin Saudi terhadap pemberontak Syiah Houthi  Yaman, sebuah LSM Yaman mengatakan pada Senin (27/04/2015).

The Freedom House untuk Anti-Korupsi dan Pertahanan Hak dan Kebebasan mengatakan bahwa 492 anak-anak dan 209 wanita berada di antara mereka yang tewas akibat serangan, kantor berita Yaman yang dikuasai pemberontak Syiah Houthi melaporkan.

Menurut LSM Yaman, total 6.189 orang terluka termasuk 978 anak-anak dan 713 wanita.

Organisasi pro- Syiah Houthi juga mengatakan bahwa sekitar 90.000 hingga 95.000 keluarga telah mengungsi. 4.898 rumah rusak dalam satu bulan sejak pemboman udara  pasukan koalisi yang dipimpin Arab.

Yaman secara umum tetap dalam keadaan kekacauan sejak 2011, ketika pemberontakan Syiah Houthi memaksa mantan Presiden Ali Abdullah Saleh untuk mundur setahun kemudian.

Hampir satu bulan yang lalu, Arab Saudi dan beberapa negara Arab lainnya meluncurkan serangan udara terhadap pemberontak  Syiah Houthi Yaman.

Riyadh mengatakan serangan tersebut untuk menanggapi seruan bantuan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi untuk menghadapi agresi Houthi, yang menyerbu ibu kota Sanaa akhir tahun lalu lalu berusaha merebut provinsi lain.

 

Deddy |Anadolu Agency | Jurniscom

Bentrokan Sengit Terjadi di Kampus Tursina al Quds

AL QUDS (Jurnalislam.com) –  Konfrontasi sengit meletus pada hari Ahad (26/04) sore antara pasukan penjajah Zionis dengan para pemuda Palestina di Kampus Tursina di kota al Quds.

Koresponden infopalestina di al Quds menyebutkan, pasukan penjajah Zionis menembakkan peluru karet dan meriam gas air mata setelah konfrontasi meletus di Kampus Tursina.

Para pemuda melempari pasukan penjajah Zionis dengan batu dan botol molotov.

Sumber ini menambahkan bahwa polisi penjajah Zionis berkonsentrasi di sejumlah wilayah di kampus Tursina, khususnya di persimpangan utama dan jalan Sekolah.

 Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Innalillahi, 30 Warga Sipil Tewas Setelah Rezim Syiah Assad Membom Pasar di Provinsi Idlib

SURIAH (Jurnalislam.com) –  Pesawat-pesawat tempur rezim Suriah menghantam sebuah pasar yang sedang ramai  di barat laut provinsi Idlib dengan bom vakum pada hari Ahad (26/04/2015), menewaskan sedikitnya 30 warga sipil dan melukai lebih banyak lagi, kata the Syrian Revolution General Commission.

Menurut pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh komisi, pesawat perang rezim menjatuhkan dua bom vakum di pasar yang terletak di kota Darqosh dekat kota Jisr al-Shughur.

Pernyataan itu menambahkan bahwa perempuan dan anak-anak termasuk di antara yang tewas.

The Syrian Observatory for Human Rights  menegaskan serangan itu dan mengatakan bahwa korban yang terluka dibawa ke rumah sakit lapangan di dekatnya.

"Banyak rumah hancur dan warga meminta bantuan tim kesehatan dan pertahanan sipil dari provinsi-provinsi di dekat mereka," kata kelompok itu, yang menambahkan bahwa mesin-mesin berat diperlukan untuk menggali korban dari bawah reruntuhan.

Serangan itu terjadi sehari setelah pesawat tempur rezim Suriah menyerang daerah perumahan di distrik yang sama dan menewaskan sedikitnya 30 orang.

Sebelumnya pada hari Sabtu, sejumlah kelompok mujahidin Suriah  telah menguasai Jisr al-Shughur dari rezim Assad setelah terlibat empat hari pertempuran.

Jisr al-Shughur merupakan titik pasokan strategis bagi pasukan rezim Syiah Assad  yang berada di pedesaan Idlib.

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom