Kurdi dan Iran Sepakati Kerjasama Minyak

06374428ceb0433084266b451aa613b3-18TEHERAN (Jurnalislam.com) – Republik Syiah Iran dan Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) telah menyepakati rincian teknis dari rencana untuk membangun pipa yang bisa mengirim sebanyak 250.000 barel minyak Kurdi per hari ke Iran, tetapi penandatanganan kesepakatan belum terjadi, menurut pejabat Kurdi, lansir World Bulletin, Ahad (26/06/2016).

“Kami (KRG dan Iran) memiliki pemahaman tentang cara untuk melakukan ini (mengekspor minyak dan gas KRG ke Iran). Aspek teknis telah dibicarakan dan jelas untuk kedua belah pihak. Yang tersisa adalah sisi politik dan komersial,” Taha Zangana, wakil menteri sumber daya alam KRG, yang memimpin pembicaraan dari sisi KRG, mengatakan.

Zangana menambahkan bahwa delegasi tingkat tinggi Kurdi diperkirakan akan mengunjungi Teheran – setelah bulan suci Ramadhan – untuk menyelesaikan dan menandatangani kesepakatan. Namun dia menolak mengatakan apakah tanggal tertentu telah ditetapkan.

Jika kesepakatan resmi akhirnya muncul, pengamat mengatakan, hal itu bisa menimbulkan konsekuensi geopolitik jangka panjang dengan kemungkinan membawa Teheran dan KRG lebih dekat bersama-sama.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Pertempuran di Yaman Kembali Meningkat, 41 Tewas

5e34f373-a6de-429f-ac7a-77fd05708737_16x9_788x442ADEN (Jurnalislam.com) – Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan pemberontak Syiah Houthi terjadi pada hari Ahad di beberapa wilayah, menewaskan 41 orang, kata para pejabat, saat Sekjen PBB Ban Ki-moon tiba di Kuwait untuk mendorong perundingan perdamaian, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad (26/06/2016).

Para pemberontak Syiah Houthi yang didukung Republik Syiah Iran menekan maju menuju pangkalan udara strategis Al-Anad, di provinsi selatan Lahj, kata seorang pejabat militer.

Pemberontak Houthi dan sekutu mereka yaitu pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh menguasai daerah Qubaita, di perbatasan antara provinsi Lahj dan Taez.

Juga di sepanjang perbatasan antara Lahj dan Taez, lima pemberontak Houthi dan tiga tentara pemerintah tewas dalam bentrokan yang dipicu oleh upaya maju pemberontak di daerah Waziya, seorang sumber di milisi loyalis mengatakan.

Enam tentara lainnya tewas dalam bentrokan di kota flashpoint Taez, di mana Houthi menyerang sebuah markas militer, kata seorang pejabat militer.

Sementara itu, Sembilan milisi Syiah Houthi dan tujuh tentara tewas dalam 24 jam terakhir dalam bentrokan di Yaman utara, setelah pemberontak menyerang loyalis di Nahm, timur laut ibukota Sanaa, kata seorang pejabat militer.

Bentrokan berlanjut meskipun gencatan senjata yang ditengahi PBB mulai berlaku pada tanggal 11 April dan membuka jalan bagi pembicaraan damai di Kuwait.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon tiba hari Sabtu (25/06/2016) di Kuwait untuk bertemu dengan perwakilan dari pemberontak dan pemerintah dalam upaya mendorong perundingan yang tidak menemui kemajuan setelah dua bulan.

Syiah Houthi menyerbu ibukota pada akhir 2014 sebelum pindah ke bagian lain Yaman, mendorong koalisi yang dipimpin Saudi untuk campur tangan pada Maret tahun lalu.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Bom Mobil Meledak di Thailand Selatan

photo-47105THAILAND (Jurnalislam.com) -Dua orang terluka dalam ledakan bom mobil yang juga merusak beberapa warung pinggir jalan pada hari Ahad di provinsi konflik di Thailand selatan wilayah yang berpenduduk mayoritas Muslim, World Bulletin melaporkan Ahad (26/06/2016).

Kolonel Polisi Kong-ath Suwankham, kepala polisi kota Sungai Kolok di Narathiwat, mengatakan ledakan terjadi pada pukul 06:10 (2310GMT Sabtu) di jalan di dekat pangkalan operasi peleton itu, Bangkok Post melaporkan.

Saksi mata dilaporkan melihat seorang pria tak dikenal memarkir sebuah pick-up, yang diisi dengan bahan peledak buatan sendiri, dekat deretan warung sebelum ia dijemput oleh sepeda motor.

Dua orang menderita luka ringan dalam ledakan itu tetapi telah dirawat di rumah sakit kabupaten.

Bom mobil juga menyebabkan rusaknya sembilan kios dan menghancurkan jendela kaca beberapa bangunan di dekatnya, termasuk sekolah.

Seorang juru bicara Komando Operasi Keamanan Internal militer menklaim kepada wartawan bahwa bom pagi ini cenderung terkait dengan perjuangan oposisi Muslim.

Kolonel Pirawat Santhong juga menggarisbawahi bahwa keamanan akan diperketat di wilayah tersebut setelah bulan suci Ramadhan, yang berakhir sekitar 5 Juli.

Perlawanan selatan berakar dalam konflik etnis budaya berabad-abad lamanya antara Muslim Melayu yang tinggal di wilayah selatan dan pemerintah pusat Thai yang menganggap Buddhisme sebagai agama nasional de-facto.

Kelompok oposisi bersenjata Muslim dibentuk pada tahun 1960 setelah kediktatoran kemudian militer mencoba mengganggu sekolah-sekolah Islam, namun perjuangan memudar pada 1990-an.

Perlawanan melonjak lagi pada tahun 2004 dan dengan cepat meningkat saat pemerintah perdana menteri Thaksin Shinawatra sangat menindas kelompok oposisi Muslim, yang mengarah ke pelanggaran hak asasi manusia.

Lebih dari 6.500 orang Buddha tewas termasuk kaum Muslim dan lebih dari 11.000 lainnya terluka sejak tahun 2004.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Sedikitnya 330 Warga Palestina Ditangkap Militer Zionis Sejak Awal Ramadhan

9998743307PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sekitar 330 warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki ditahan oleh militer zionis sejak awal Ramadhan, Pusat Studi Tahanan Palestina mengatakan.

Selama 20 hari sejak 6 Juni, ketika bulan suci Ramadhan dimulai, pasukan penjajah zionis telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota Palestina, direktur pusat studi, Osama Shaheen, mengatakan kepada Al Jazeera, Ahad (26/06/2016).

“Kami melihat bahwa operasi penangkapan terhadap para pemimpin dan aktivis di Hebron telah meningkat, terutama karena serangan baru-baru ini di Tel Aviv,” kata Shaheen, mengacu pada penembakan empat warga Israel pada tanggal 9 Juni oleh warga Palestina.

Menurut catatan pusat studi, dari 330 yang ditahan, sedikitnya 60 adalah anak-anak, yang termuda adalah Marwan Sharabati, 10 tahun, dari Hebron. Jumlah tersebut juga termasuk 21 perempuan mulai dari 18 sampai 45 tahun.

Sekitar 15 warga Palestina, 13 di antaranya adalah nelayan dari Gaza, juga ditahan di pelabuhan Ashdod Israel, termasuk Mohammad al-Halabi, kepala program Gaza pada organisasi kemanusiaan Kristen, World Vision.

Serangan penangkapan berlangsung di Yerusalem Timur, Hebron, Nablus, Ramallah, Jenin dan Gaza.

“Penggerebekan terjadi setiap hari di Tepi Barat. Mereka menargetkan siapa saja yang terlibat dalam intifada baru atau dalam kegiatan nasionalis,” kata Shaheen.

“Kami terbiasa dengan ini. Menyakitkan, tetapi telah menjadi rutinitas. Tidak ada satu rumah pun yang belum digerebek dan tidak ada satu pun keluarga yang anggota keluarganya tidak syahid.”

Otoritas penjara Israel tidak bersedia berkomentar.

Setelah serangan di sebuah pasar Tel Aviv, Israel menangguhkan izin masuk bagi 83.000 warga Palestina dari Tepi Barat, banyak dari mereka berharap untuk sholat di Masjid al-Aqsha yang suci di Yerusalem Timur pada bulan Ramadan.

Sejak itu, tentara Israel melakukan razia di Tepi Barat dan menekan warga Palestina.

“Kami membahas berbagai langkah ofensif dan defensif yang akan kita ambil untuk bertindak melawan fenomena ini,” Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu mengatakan seperti dikutip.

Ada sekitar 7.000 warga Palestina di balik jeruji besi Israel, menurut statistik asosiasi tahanan dan hak asasi manusia berbasis Yerusalem, Addameer. 70 adalah tahanan perempuan dan 414 lainnya adalah anak-anak, 104 di antaranya berusia di bawah 16.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

 

Serangan Udara Rezim Assad dan Rusia Tewaskan 47 Orang di Suriah Timur


SURIAH (Jurnalislam.com) –
Serangan udara Rusia dan rezim Nushairiyah Assad menewaskan 47 orang, sebagian besar warga sipil, dan melukai puluhan lainnya pada hari Sabtu (25/06/2016) di Suriah timur, kata lembaga monitor, lansir World Bulletin, Sabtu.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) mengatakan serangan Rusia tersebut menghantam Kota Al-Quriyah, provinsi Deir Ezzor yang kaya akan minyak yang dikendalikan Islamic State (IS) di Suriah.

Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan 31 warga sipil diidentifikasi di antara mereka yang tewas, tetapi tidak segera jelas apakah 16 orang lain yang tewas tersebut adalah warga sipil atau pasukan IS.

“IS sekarang telah mendirikan sebuah perimeter keamanan di sekitar daerah perumahan, di mana masjid kota berada,” kata Abdel Rahman.

Monitor berbasis di Inggris – yang bergantung pada jaringan sumber di Suriah untuk informasinya – mengatakan mereka menentukan jenis pesawat apa yang melakukan serangan menurut lokasi, pola penerbangan dan amunisi yang terlibat.

Pesawat-pesawat tempur Rusia telah melakukan perang udara dalam mendukung Presiden Bashar al-Assad sejak September 2015.

Lebih dari 470.000 orang tewas sejak konflik Suriah meletus pada Maret 2011, setelah militer rezim membantai gerakan unjuk rasa yang meluas lalu berkembang menjadi perang yang lebih kompleks, yang telah menarik kekuatan global.

 

Irak: Fallujah Telah Dibebaskan dari IS

Anti-Terrorism-forces-file-photo.IRAK (Jurnalislam.com)Komando Operasi Baghdad mengatakan hari Sabtu (25/06/2016) bahwa bendera Irak dikibarkan di atas pusat medis di lingkungan Al-Jolan yang baru dibebaskan di utara kota Fallujah, menandai penguasaan daerah baru pasukan Irak terhadap kelompok Islamic State (IS) di Fallujah, Al Arabiya News Channel melaporkan, Sabtu.

Pada hari Sabtu, Irak juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukannya telah membersihkan lingkungan Al-Mualimeen di Fallujah di provinsi barat Anbar dari IS.

“Pasukan pertempuran Operasi Baghdad membersihkan lingkungan Al-Mualimeen di Fallujah sepenuhnya hari ini,” kata pernyataan itu.

Berita ini muncul setelah pasukan Irak pekan lalu membebaskan pusat kota Fallujah. Pasukan Irak terus berusaha membebaskan wilayah di bagian utara kota.

Pada hari Jumat, Makhool, sebuah distrik di provinsi Salah Al-Din yang terletak di utara Baghdad, telah direbut kembali dari IS pada hari Jumat, kata pemerintah Irak dalam sebuah pernyataan.

Salah al-Din berada di perbatasan dengan provinsi Nineveh di mana Mosul, kota terbesar kedua Irak, berada. Mosul jatuh di bawah kendali IS sejak Juni 2014.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

 

 

20 Pasukan Syiah Houthi dan Pro Saleh Tewas dalam Pertempuran di Timur Sanaa

CcrbeeE005021_20160311_CRMFN0A002_11nSANAA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 20 pemberontak Syiah Houthi dan pasukan sekutunya tewas dalam bentrokan dengan pejuang pro-pemerintah Yaman di timur ibukota Sanaa pada hari Sabtu (25/06/2016), lansir Anadolu Agency Sabtu.

Dalam posting Facebook, komandan lokal Abdullah al-Shandaki mengatakan 20 Houthi dan pasukan yang setia kepada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh tewas dalam serangan di lokasi pasukan pro-pemerintah di distrik Nahm, 50km timur Sanaa.

“Sejumlah pasukan Houthi dan pro-Saleh juga terluka dalam serangan itu,” katanya.

Menurut al-Shandaki, seorang pejuang pro-pemerintah tewas dan lima lainnya luka-luka dalam bentrokan.

Tidak ada komentar dari kelompok Syiah Houthi atas pernyataan komandan tesebut.

Yaman telah terpuruk oleh kekacauan sejak akhir 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi dan sekutu mereka menyerbu ibukota Sanaa dan bagian lain dari negara, memaksa Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi dan pemerintahnya yang didukung Saudi untuk sementara mengungsi ke Riyadh.

Pada bulan Maret tahun lalu, Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan operasi militer besar-besaran di Yaman bertujuan membalikkan kemenangan dari Houthi dan memulihkan pemerintah Hadi yang diperangi.

April ini, pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi memasuki pembicaraan damai yang disponsori PBB di Kuwait yang bertujuan menyelesaikan konflik, di mana, menurut angka PBB, lebih dari 6.400 orang telah tewas dan 2,5 juta lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Al Shabaab Serang Hotel di Mogadishu, 15 Tewas dan Puluhan Terluka

thumbs_b_c_4b0b0c100e642c781e8a7ceeff88a17aSOMALIA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 15 orang tewas dalam serangan al Shabaab di sebuah hotel di ibukota Somalia, Mogadishu, Aljazeera melaporkan, Sabtu (25/06/2016).

Seorang pembom martir meledakkan sebuah kendaraan bermuatan bahan peledak di pintu gerbang sebuah hotel Mogadishu, diikuti ledakan kedua yang terdengar di dalam hotel saat sekelompok orang bersenjata berusaha masuk ke dalam, menebabkan sedikitnya 15 orang tewas dan 20 lainnya terluka.

“Sedikitnya 15 orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam serangan itu,” kata wartawan Abdirizak Tuuryare kepada Al Jazeera mengutip sumber polisi.

“Polisi juga mengatakan beberapa orang yang tidak diketahui jumlahnya di dalam hotel telah disandera,” katanya.

Kapten polisi Ali Ahmed mengatakan pasukan Somalia terlibat pertempuran dengan penyerang yang mengambil posisi di dalam Nasa-Hablod dekat persimpangan ibukota KM-4 yang sibuk.

Seorang saksi serangan, Ali Mohamud, mengatakan para penyerang secara acak menembak tamu di hotel.

“Mereka menembaki semua orang yang mereka lihat. Saya melarikan diri melalui pintu belakang,” katanya.

Kapten Mohamed Hussein mengatakan beberapa penyerang pindah ke lantai dua dan menggunakan senapan mesin untuk menahan pasukan Somalia. Hussein mengatakan pasukan keamanan membunuh dua penyerang.

Dia juga mengatakan kepada kantor berita AP bahwa ia melihat empat mayat, tergeletak di luar hotel.

Para penyerang “mengambil posisi di belakang dinding ledakan dan karung pasir; pertempuran masih berlangsung,” Hussein mengatakan, saat tembakan terdengar di latar belakang.

Yusuf Ali, sopir ambulans mengatakan bahwa dia mengevakuasi 11 orang yang terluka akibat serangan ke rumah sakit.

“Sebagian besar dari mereka terluka dalam baku tembak,” katanya.

Al Shabaab, yang sering melakukan serangan di ibukota dalam usahanya untuk menggulingkan pemerintah boneka yang didukung Barat (AS dan sekutunya), mengaku bertanggung jawab atas serangan dalam sebuah pernyataan yang didistribusikan melalui jaringan sosial online.

Al Shabaab mengatakan para pejuangnya masih terlibat dengan pasukan Somalia.

Sedikitnya 16 orang tewas dan 55 lainnya terluka dalam serangan bom mobil dan senjata di Hotal Ambassador di pusat Mogadishu pada tanggal 01. Al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pada bulan Februari, sedikitnya sembilan orang tewas ketika para pejuang al-Shabaab meledakkan sebuah bom mobil di pintu gerbang taman populer di dekat sebuah hotel di ibukota.

Pada bulan Januari, serangan terhadap sebuah depan pantai restoran menewaskan sedikitnya 17 orang.

Al-Shabaab keluar dari Mogadishu oleh pasukan Uni Afrika, AMISOM, pada tahun 2011.

Namun, Al Shabaab tetap menjadi ancaman kuat di Somalia, dan sering meluncurkan serangan yang bertujuan menggulingkan pemerintah korup Somalia.

Al-Shabaab juga berada di belakang serangan mematikan di Kenya dan Uganda. Kenya dan Uganda berkontribusi mengirimkan pasukan Uni Afrika di Somalia.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

250.000 Jamaah Hadiri Shalat Jumat ke-3 Ramadhan di Masjid Al Aqsha

aqsaPALESTINA (Jurnalislam.com) – Sekitar 250.000 Muslim sholat di Masjid Al-Aqsa Yerusalem Timur di hari Jumat ketiga Ramadhan, lansir World Bulletin, Sabtu (25/06/2016).

Sejak subuh, jamaah Palestina dari Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki Israel mulai berkumpul di Al-Aqsha, yang merupakan tempat suci umat Islam ketiga di dunia.

Otoritas zionis meningkatkan penjagaan di daerah, mengerahkan ribuan polisi dan mendirikan penghalang jalan di pintu masuk Kota Tua Yerusalem.

Mereka juga mengerahkan helikopter dan balon pengawasan untuk memantau kegiatan di dalam dan di sekitar lokasi flashpoint Al Aqsha.

Hanya laki-laki berusia lebih dari 45 dan anak-anak di bawah 12 – bersama dengan wanita dari segala usia – yang diizinkan masuk Yerusalem Timur yang diduduki oleh penjajah Israel tanpa surat izin masuk.

Sekitar 300 warga Palestina dari Jalur Gaza yang diblokade juga diizinkan – untuk kedua kalinya di bulan Ramadhan ini – untuk memasuki Yerusalem pada hari Jumat.

Israel menjajah Yerusalem Timur dan Tepi Barat selama Perang Timur Tengah 1967. Mereka kemudian menganeksasi kota pada tahun 1980, mengklaimnya sebagai ibukota negara Yahudi dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Jaysh al Fateh Kuasai Lebih Banyak Wilayah di Provinsi Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Pada pertengahan Juni, koalisi faksi-faksi jihad Suriah, Jaysh al Fateh (Army of Conquest), memulai serangan baru yang menargetkan tiga desa di selatan kota Aleppo: Khalsa, Bernah, dan Zeitan. Koalisi yang dipimpin jihadis al Qaeda tersebut dengan cepat mencapai sukses, The Long War Journal melaporkan, Jumat (24/06/2016).

Sejak awal Juni, Jaysh al Fateh telah memperlebar kekuasaannya pada wilayah sekitar Khan Tuman, yang direbut dari rezim Nushairiyah Bashar al Assad dan pasukan yang didukung Republik Syiah Iran pada bulan Mei. Sebuah gempuran pada awal Juni memperluas radius operasi Jaysh al Fateh di seluruh Khan Tuman. Hal ini memungkinkan mujahidin untuk menyerbu desa-desa tersebut beberapa bulan kemudian.

Dua faksi jihad paling kuat di Jaysh al Fateh adalah Jabhah Nusrah, yang merupakan cabang resmi al Qaeda di Suriah, dan Ahrar al Sham, yang merupakan model lain Taliban dan memiliki link sendiri dengan Al-Qaeda. Aliansi juga meliputi beberapa kelompok tempur lainnya.

Musuh Jaysh al Fateh di daerah selain pasukan rezim Syiah Assad itu sendiri, termasuk milisi Syiah dari berbagai negara yang didukung Iran, juga Syiah Hizbullah.

Sumbu Suriah-Iran tersebut menderita korban yang signifikan selama bentrokan.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) melaporkan bahwa 24 anggota milisi Syiah dan sekutu Suriah tewas pada hari pertama pertempuran. Angka itu naik menjadi 86 tewas, termasuk 25 pasukan Syiah Hizbullah Libanon, menurut SOHR. Jumlah korban seringkali tidak mungkin diverifikasi, terutama di zona perang kacau seperti Suriah. Tapi tampaknya pasukan loyalis dan sekutu rezim Bashar al Assad menderita kekalahan yang serius.

Pada awal operasi, Jabhah Jabhah Nusrah merilis sebuah video pendek termasuk yang direkam dengan drone kecil. Jabhah Nusrah semakin sering menggunakan drone untuk menyajikan adegan dramatis pertempuran kepada pemirsa. Lengan al Qaeda merilis serangkaian video dan gambar lainnya dalam waktu singkat.

Kemajuan cepat Jaysh al Fateh ini dirayakan di media sosial oleh tokoh terkenal al Qaeda. Pada tanggal 17 Juni, Syeikh Abu Sulaiman al Muhajir, yang merupakan pejabat senior syariah Jabhah Nusrah, tweeted: “Allah mengalahkan mereka di Khalsa.” Dia melanjutkan sampai pada tanggal 18 Juni dengan tweet merayakan kemenangan di Bernah dan Zeitan.

Anggota Jabhah Nusrah lain, dikenal sebagai Abu Saeeed al Halabi, menyatakan pada tanggal 18 Juni bahwa kemenangan sekali lagi di selatan provinsi Aleppo menunjukkan bahwa Jabhah Nusrah adalah basis jihad di Suriah dan kekuatan yang akan membawa pertempuran ke Damaskus. Al Halabi menolak laporan dari SOHR dan kelompok lain yang mengklaim bahwa angkatan udara Rusia tidak turut campur dalam pertempuran. Abu Saeed tweeted bahwa Rusia melakukan serangan udara paling banyak bulan ini, yang kemungkinan berarti di tiga desa yang dikuasai.

16-06-22-Muhaysini-denounces-Iran-Hezbollah-in-front-of-corpses-300x168

Pada tanggal 22 Juni, Jaysh al Fateh merilis sebuah video Syeikh Abdallah Muhammad al Muhaysini berdiri di depan kuburan terbuka penuh dengan mayat pasukan Syiah Hizbullah dan pasukan Syiah lain yang didukung Iran. Syeikh Muhaysini menyampaikan pidato panjang mengutuk Iran dan Hizbullah Libanon sambil berdiri di depan mayat.

Syeikh Muhaysini adalah ulama al Qaeda Saudi populer dan seorang pejabat syariah senior Jaysh al Fateh. Muhaysini dan beberapa pendukung online-nya merujuk kepadanya sebagai jihadis “independen”.

The Long War Journal menilai bahwa ia tidak berdiri sendiri dan ia merupakan bagian dari hirarki internasional Al Qaeda (al Qaeda global). Biografinya diisi dengan berbagai koneksi ke jaringan internasional Al Qaeda.

Katibat al Tawhid wal Jihad (KTJ), sebuah kelompok jihad didominasi-Uzbek yang bersumpah setia kepada Jabhah Nusrah September lalu, memberitakan peran tersendiri dalam pertempuran di website resminya.

Pada tanggal 18 Juni, KTJ memposting hampir dua lusin foto anggotanya mempersiapkan pertempuran. Gambar, termasuk peta daerah, semua memiliki watermark koalisi Jaysh al Fateh.

Dalam pernyataan yang menyertai, KTJ mengatakan bahwa pasukannya berpartisipasi dalam operasi militer besar-besaran melawan orang-orang kafir bersama mujahidin Jaysh al Fateh. Tugas KTJ ini rupanya terbatas di Khalsa, saat situs resminya mengatakan bahwa mujahidin lain bertanggung jawab untuk menaklukkan desa terdekat di Bernah dan Zeitan.

Sama seperti yang disebutkan KTJ, faksi jihad lain juga berjuang di bawah payung Jaysh al Fateh.

Strategi perang gerilya Al Qaeda di Suriah didasarkan pada penyatuan sumber daya dari faksi jihad lain bila memungkinkan, untuk memaksimalkan efektivitas perjuangan.

Organisasi ini mematuhi ideologi jihad, Al Qaeda telah membuktikan bahwa mereka menemukan landasan bersama untuk ditegakkan dalam perjuangan yaitu fokus memerangi rezim Assad, ingin menerapkan hukum syariah di Suriah.

Faylaq al Sham (atau “Sham Legion”) adalah salah satu kelompok yang mengambil bagian dalam serangan bersama Jaysh al Fateh di pedesaan selatan Aleppo. Faylaq al Sham berjuang sebagai bagian dari Jaysh al Fateh tahun lalu, ketika koalisi menyapu pasukan Assd di provinsi Idlib, merebut ibukota Idlib dan daerah sekitarnya.

Faylaq al Sham menugaskan pasukannya dari Idlib ke provinsi Aleppo awal tahun ini. Berita yang diposting online oleh jihadis pada bulan Mei mencantumkan Faylaq al Sham sebagai salah satu kelompok anggota Jaysh al Fateh di Aleppo. Tandzim ini telah menghasilkan serangkaian gambar pertempuran baru-baru ini, termasuk peta wilayah, rekaman drone desa yang dikuasai, gambar pasukan Syiah yang dibunuh, dan foto harta rampasan perang (ghanimah) yang direbut. Faylaq al Sham juga memperingati sejumlah martir yang syahid dalam pertempuran. Walaupun berita mereka tidak memiliki watermark Jaysh al Fateh, tapi Faylaq al Sham jelas berjuang bersama Jaysh al Fateh karena gambar diambil di desa yang sama dengan desa yang mereka kuasai.

16-06-18-12-22sectarian22-material-captured-in-Zeitan-768x512

 

Ajnad al Sham adalah koalisi jihad lain yang berjuang di bawah bendera Jaysh al Fateh. Tim media Ajnad al Sham telah menyebarkan foto dan video serangan pada Twitter feed resmi mereka. Berita Ajnad al Sham termasuk foto Bernah dan Zeitan, gambar perlengkapan milik pasukan Syiah yang tertinggal, peta wilayah, dan gambar dua ranjau darat yang ditemukan. Peta mereka sangat mirip dengan yang dihasilkan oleh KTJ dan konstituen Jaysh al Fateh lainnya. Semua media memiliki watermark Jaysh al Fateh.

Ajnad al Sham juga telah merilis pernyataan martir (serangan istisyhad) untuk salah satu komandan paling senior mereka, yang gugur, syahid, selama pertempuran.

16-06-19-Jaysh-al-Sunna-reposted-or-posted-images-of-fallen-Hezbollah-fighters

Koalisi jihad lain yang tergabung dalam Jaysh al Fateh adalah Jaysh al Sunna, yang memberitakan tentang rampasan mereka dan memposting spanduk mengenai lebih dari 30 pasukan syiah Hizbullah tewas dalam pertempuran. Banner tersebut kemungkinan yang pertama kali diterbitkan dibanding tempat lain.

Jaysh al Fateh telah berkembang pesat sejak pertama kali diluncurkan pada awal tahun 2015. Anggota Jaysh al Fateh sedikit berubah setelah penyerbuan Idlib. Tapi koalisi mujahidin Suriah tersebut tetap menjadi kekuatan ampuh di medan perang, menunjukkan bukti bahwa keahlian al Qaeda dalam perang gerilya tidak bisa diremehkan.

16-06-17-Nusrah-video-using-drone-2

16-06-17-Nusrah-video-using-drone-4

16-06-18-Nusrah-photo-from-fighting-1-768x432

16-06-17-1-Map-of-villages-targeted-in-southern-Aleppo-province-768x387