Kurban Ujian Keimanan dan Ketakwaan

SOLO (jurnalislam.com)– Puluhan warga Muhammadiyah di sekitar SMP Negeri 26 Solo melaksanakan shalat Idul Adha berlangsung khidmat, diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kepatihan Kulon, Kota Solo di bawah komando Dedik Gunawan, Senin (17/6/2024).

Warga berdatangan ke lokasi shalat sejak pukul 05.30 WIB Sajadah langsung digelar setibanya di lokasi. Mereka juga membentuk saf rapat dan panjang sembari diiringi kumandang takbir, tahmid dan tahlil.

Dalam khotbah, Dwi Jatmiko MPd atas tugas dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo menyampaikan bahwa hari raya Idul Adha mengingatkan pada kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS sebagai ujian keimanan dan ketakwaan.

Saat itu turun perintah dari Allah kepada Nabi Ibrahim untuk melakukan kurban dengan menyembelih anak kandung satu-satunya yaitu Ismail. Nabi Ibrahim AS, dengan penuh ketaatan dan kepatuhan bersedia melaksanakan perintah itu.

“Pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail patut kita teladani dan kita ikuti, dalam pengertian bahwa kita dengan kemampuan yang ada, bersedia mematuhi dan menaati perintah Allah dengan mengorbankan sebagian dari harta yang kita miliki,” ungkap Jatmiko, Wakil Kepala sekolah bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Solo.

Ia juga menyampaikan ibadah kurban hanya mementingkan ibadah lahiriah, berupa membagikan daging kurban, tetapi yang lebih penting adalah nilai ketulusan sebagai wasilah mendekat diri kepada Allah ta’alaa.

“Kita bisa melihat terjemahan Qur’an surat al Haj ayat 37. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik,” ujar alumnus Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta.

Jatmiko menutup khotbah dengan pesan, “Marilah sepulang dari salat ini kita mengikhlaskan kurban kita, semoga Allah ta’alaa memberikan kekuatan lahir batin dalam setiap episode pengorbanan untuk menuju kemuliaan, dijauhkan dari rusaknya amal karena maksiat, berkurang timbangannya amal karena dosa, dan Semoga Indonesia menjadi negeri Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghofur, negeri yang diridai oleh Tuhan Yang Maha Pengampun. Dalam keberkahan yang melimpah, negeri ini menghimpun segala keindahan alam dan perilaku mulia dari tiap warganya,” pesannya.

Hebat! MC Cilik Pakai 4 Bahasa

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Master of ceremony (MC) Akhirussanah dan pelepasan siswa siswi kelas 6 menggunakan 4 bahasa yaitu bahasa indonesia, jawa, arab dan inggris, Sabtu (15/6/24).

Wakil Kepala SD Muhammadiyah Palur Bidang Kurikulum Nur Laili, S.Pd mengatakan penggunaan multibahasa ini sebagai media belajar untuk mengembangkan kemampuan public speaking siswa.

“Hal ini dikarenakan bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa universal yang sangat disarankan untuk dikuasai, bahasa Arab merupakan dapat dikatakan sebagai bahasa Quran, yang diharapkan anak anak _familiar_ dengan bahasa tersebut, sedangkan penggunaan bahasa Jawa sebagai salah satu upaya untuk terus melestarikan bahasa daerah sebagai salah satu budaya bangsa. Ketiga bahasa ini mengiringi penggunaan bahasa pemersatu kita, yakni Bahasa Indonesia,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan diri secara performance, ketiga anak yakni Arridha vallent kusuma Wardhani 3D, ⁠Akifa Ayska Karamina 3B dan Anagha Damar Ranu 3A ini harus melakukan latihan secara ekstra. Hal ini untuk memaksimalkan suara dan intonasi agar pas dan bagus saat tampil.

Anagha Damar Ranu, dipilih untuk menjadi MC saat acara wisuda ini adalah kebanggaan tersendiri karena langsung diberikan kepercayaan di acara besar.

“Ada perasaan takut dan grogi bercampur menjadi satu, Alhamdulillah berjalan dengan lancar” tuturnya.

Dia mengaku, setelah ditunjuk menjadi MC memberikan nilai positif pada dirinya. Rasa percaya diri dan pengalaman berharga, MC 4 bahasa adalah pengalaman baru, seru dan penuh tantangan, dengan menjadi MC 4 bahasa serasa menjelajah 4 dunia yang berbeda di waktu yang sama. Semoga ke depan semakin banyak kesempatan agar semakin terasah “Terima kasih pada pihak sekolah dan pembina yang memberikan kepercayaan,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Akifa Ayska Karamina, ia mengaku senang ketika ditunjuk memandu acara di wisuda kakak kelas enam.

“Pengalaman saya pertama kali menjadi MC mendapat bagian bahasa Indonesia dan bahasa arab awalnya terkejut dan tidak menyangka. Setelah rutin latihan dan tiba waktunya acara alhamdulilah terlaksana dengan baik lancar, meskipun masih banyak kekurangan tapi saya sangat senang dan bangga sekali karna bisa terlibat dalam acara yang penting ini dan ini menjadi pengalaman saya yang mengesankan,” katanya.

Bagi siswi yang memiliki hobi menyanyi ini menambahkan, banyak hal yang bisa saya pelajari yaitu saya menjadi lebih berani bicara di depan banyak orang, belajar menjadi MC cilik bersama teman lainnya membawakan 4 bahasa, ke depannya saya ingin lebih baik lagi belajar lagi dalam mempelajari bahasa khusunya bahasa arab dan bahasa inggris,” tutupnya.

SD Muhammadiyah Palur Adakan Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Sebanyak 111 siswa SD Muhammadiyah Palur yang dinyatakan lulus mengikuti acara Akhirussanah di Ballroom UNS Tower, Sabtu (15/6/2024) siang.

Kepala Sekolah, Noor Afifah Rachmawati, S.Si dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah kelas enam lulus seratus persen setelah enam tahun menimba ilmu di SD Muhammadiyah Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada siswa yang sudah lulus di berikan penyematan tanda kelulusan secara bergantian,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada kesempatan ini juga sekolah memberikan penghargaan bagi siswa dengan predikat 3 besar dimasing masing rombongan kelas (rombel) dan kategori siswa teladan.

“Sebelumnya kami ucapkan banyak terimakasih, enam tahun yang lalu ayah bunda sudah mempercayakan ananda dan pada hari ini sekolah kembali menyerahkan ananda kepada ayah bunda dalam keadaan baik dan bahagia, kepada anak anak selamat melanjutkan perjuangan berikutnya”.

Zafran Zaidan salah satu siswa yang mendapat penghargaan sebagai siswa teladan mengatakan, sedih harus berpisah dengan teman-teman dan guru yang sudah enam tahun bersama, tapi harus tetap melangkah, meneruskan pendidikan untuk mencapai cita-cita yang diinginkan.

“Prestasi sebagai siswa teladan pasti bangga dan terharu, sama sekali tidak menyangka karna teman-teman juga banyak prestasinya bahkan sampai ada yg di tingkat provinsi. Harapannya semoga di jenjang berikutnya lebih bisa berprestasi lagi, bisa membawa nama baik SDMP tercinta”.

Sementara Suci Zuniati, S.Pd selaku wali murid dari Zafran dalam sambutannya menyampaikan, pertama kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu guru atas dedikasinya, pengorbanannya, kerja kerasnya dalam mendidik dan membimbing putra putri kami sehingga bisa menjadi anak anak yang shalih shalihaheh, hebat, berprestasi di berbagai bidang.

Lebih lanjut ia memohon maaf apabila selama 6 tahun baik kami maupun putra putri kami banyak melakukan kesalahan baik sikap, tingkah laku maupun tutur kata agar mengikhlaskannya.

“Mohon doa restu agar putra putri kami di jenjang berikutnya lebih sukses lagi, berprestasi, bisa membawa nama baik almamater sekolah dan tidak melupakan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan bapak ibu guru selama bersekolah di SDMP”.

Terakhir, kami berharap dan berdoa semoga SDMP bisa menjadi sekolah unggulan dan favorit, bisa sampai tingkat nasional, bisa mencetak generasi yang beraklaqul Karimah, berbudi pekerti luhur, menorehkan prestasi prestasi yang gemilang. SDMP semakin sukses, maju dan jaya. Tutupnya.

Guru Kelas enam, Agus Suyono, S.Pd. ikut bangga. “Saya senang, bangga sekaligus haru karna hari ini terakhir meraka di SD Muhammadiyah Palur. Saya berharap semoga di manapun mereka sekolah nanti, tetap berprestasi, menjadi anak yang shalih, berkarakter, dan menjaga nama baik SDMP,” tutur Agus

Kegiatan semakin menarik dan berkesan, berbagi macam tampila dipersembahkan diantaranya Solo vokal, Tari Saman, Duet vokal, Tari semaphore serta Puisi.

 

Ponpes Salman Al Farisi Karangpandan Gelar Penyembelihan Hewan Kurban Bersama Warga

KARANGPANDAN (jurnalislam.com)- Pondok Pesantren Salman Al Farisi kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari raya Idul Adha tahun ini. Kegiatan yang diadakan pada Senin, (17/6/2024) bersama warga Harjosari, Karangpandan ini, berlangsung meriah dengan penyembelihan 4 ekor sapi dan 43 ekor kambing.

Ustaz Muflihul Hadi, selaku ketua panitia, mengucapkan terima kasih kepada para pengkurban yang telah mempercayakan kurban mereka kepada Pondok Pesantren Salman Al Farisi.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkurban melalui Salman Al Farisi. Semoga amal ibadah ini diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujar Ustaz Muflih, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Ustaz Muflih menjelaskan bahwa daging kurban kali ini dibagikan kepada warga sekitar dan kaum fakir.

“Kurban ini adalah bentuk cinta kasih dan kepedulian kita terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir, dalam sambutannya, menyatakan bahwa menumpahkan darah hewan kurban dan berbagi daging kepada sesama adalah ibadah terbaik pada hari raya Idul Adha.

“Sebaik-baik ibadah di hari ini adalah menumpahkan darah hewan kurban dan berbagi daging kepada sesama. Semoga ini membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, menurut salah satu santri, Farhan Abdat, acara penyembelihan hewan kurban ini selalu dinantikan setiap tahunnya.

“Saya merasa senang bisa mengikuti acara seperti ini setiap tahun. Ini adalah momen yang sangat berarti bagi kami sebagai santri,” ungkap Farhan dengan penuh semangat.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban di Pondok Pesantren Salman Al Farisi diharapkan dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya warga Harjosari Karangpandan.

Reporter : Jono Riyanto

Gelar Media Gathering, Yayasan Ibnu Abbas Klaten Sampaikan Capaian Prestasi di Bidang Pendidikan, Sosial dan Kesehatan

KLATEN (jurnalislam.com)- Yayasan Ibnu Abbas Klaten mengadakan kegiatan media gathering di aula lantai 2, kampus 1 PPTQ Ibnu Abbas, Belangwetan, Klaten, Jumat, (14/6/2024). Acara ini sebagai bentuk silaturahmi dan kerjasama pelayanan informasi publik dengan rekan-rekan jurnalis dari berbagai media massa dalam mengawali masa kerja kepengurusan baru periode 2024-2029.

Yayasan Ibnu Abbas berdiri sejak 2003 dirintis oleh Dr KH Muhammad Muinudinillah Basri rahimahullah dan para pejuang dakwah Islam di Klaten. Lembaga ini didirikan untuk menjawab permasalahan keumatan baik sosial, ekonomi, dakwah, dan pendidikan yang dulu dikenal dengan Yayasan Islamic Center Ibnu Abbas.

“Lewat saluran Radio ICFM yang dimiliki saat itu, program-program dakwah kami selalu ditunggu oleh masyarakat,” kata Ketua Yayasan Ibnu Abbas Klaten, Ir Hj Suciningsih.

Lembaga nirlaba ini sukses menyelenggarakan amal usaha bidang pendidikan melalui Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas yang berproses sejak 2007. PPTQ Ibnu Abbas memiliki unit pendidikan dari usia dasar hingga pendidikan tinggi. Unit pendidikan tersebut yakni Kuttab Ibnu Abbas untuk sekolah dasar, Kulliyatul Mu’allimin Ibnu Abbas (KMI) yang fokus pada kaderisasi ulama, SMPIT-SMAIT untuk pendidikan formal, dan Ma’had ‘Aly pada pendidikan tinggi.

“Visi Qur’an yang dicetuskan para pendiri tidak cukup diwujudkan dalam bidang pendidikan saja tapi juga aspek kesehatan, sosial, dan lainnya. Melalui kerja sama informasi dengan media massa, sebagai penyambung informasi ke publik yang kredibel, program-pogram kami bisa diakses dan tersampaikan dengan baik,” ungkapnya.

Pada Juni 2024 ini, Yayasan Ibnu Abbas melalui program bidang yang dimiliki telah meraih capain prestasi dan akan melaksanakan beberapa kegiatan:

Pertama, bidang pendidikan, melalui unit SMAIT Ibnu Abbas menjadi salah satu delegasi dari 6 SMA dari Indonesia bersama 7 Dosen UGM Yogyakarta diundang pada forum internasional di Chen Shiu University, Taiwan, 2-6 Juni 2024. Pada agenda tersebut turut menandatangani nota kesepahaman untuk peningkatan kualitas akademik dan manajemen dengan dua sekolah tingkat menengah atas yang berprestasi di Taiwan, yakni Fo Guang Shan Pu-Men dan Chung Shan.

“Terwujudnya kerjasama internasional tersebut akan meningkatkan peluang para santri kami untuk belajar di luar negeri semakin luas,” ungkap Ketua Bidang Pendidikan sekaligus Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten, KH Muhammad Uqbah Azis Lc MA.

Capain penerimaan perguruan tinggi negeri 2024, tambah Ustaz Uqbah (sapaan akrabnya), bahwa lulusan SMAIT Ibnu Abbas yang lolos melalui jalur prestasi atau SNBP sebanyak 22 santri dan jalur tes atau UTBK-SNBT sebanyak 73 santri.

Agenda terdekat PPTQ Ibnu Abbas akan menggelar Wisuda Sanad dan Wisuda Santri atau akhirussanah. Wisuda Sanad akan dilaksanakan di kampus 2 PPTQ Ibnu Abbas, Troso, Ahad, 23 Juni 2024, sedangkan Wisuda Akbar berlangsung di gedung W Wongso Menggolo, Klaten, Kamis, 27 Juni 2024, mendatang.

“Ada 482 penghafal Qur’an dari tingkat SMPIT, SMAIT, dan Ma’had ‘Aly yang akan mengikuti wisuda santri tahun ini. Berbagai tokoh daerah dan nasional akan kami undang untuk menyaksikan momen sakral ini,” pungkas Ustaz Uqbah.

Kedua, bidang kesehatan, akan mengadakan khitanan massal yatim-dhuafa, layanan cek kesehatan, dan pengobatan gratis dalam rangka soft launching Klinik Pratama Rawat Jalan Ibnu Abbas Klaten, di kampus 2 PPTQ Ibnu Abbas, Troso, Ahad, 23 Juni 2024. Acara ini bekerjasama dengan pemerintah desa Troso, Rumah Sakit Islam Klaten dan beberapa lembaga terkait.

“Prosesi soft launching akan diawali dengan pengajian ahad pagi, yang bertemakan mewujudkan masyarakat yang sehat dan bahagia jiwa raga,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Ibnu Abbas, dr Miftahul Jannah Salwah Ummah.

Dia menjelaskan kehadiran klinik pratama ini, sebagai salah satu cara untuk mendukung program pemerintah agar masyarakat dapat akses kesehatan yang mudah dan terjangkau. Setelah resmi launching, semoga keberadaan klinik pratama ini semakin memperkuat kebermanfaatan Yayasan Ibnu Abbas melalui bidang Kesehatan.

Ketiga, bidang sosial melalui ProZIS Ibnu Abbas berhasil meraih prestasi The Best Ambassador berbasis pesantren sebagai lembaga zakat infak dan sedekah (ZIS) sebagai mitra resmi Baitulmaal Muamalat (BMM) sejak 2020. Prestasi tersebut mendorong peningkatan di sisi penghimpunan ZIS, pada Januari hingga Mei 2024 naik signifikan mencapai 1,4 miliar lebih, dilihat dari capaian setahun sebelumnya yakni 1,3 miliar.

“Hasil dari penghimpunan tersebut, pada 2023 kami salurkan kepada 15.437 penerima manfaat dan berlanjut Januari hingga Mei 2024 sebanyak 8.806 penerima manfaat. Capaian ini akan terus ditingkatkan sehingga ProZIS Ibnu Abbas bisa menjadi lembaga ZIS yang mandiri minimal ditingkat provinsi,” papar Ketua Bidang Sosial dan ProZIS Ibnu Abbas, Fajarul Falah SThI.

Pada Idul Adha 2024, ProZIS Ibnu Abbas akan melangsungkan pemotongan hewan kurban berpusat di kampus 2 PPTQ Ibnu Abbas, Troso. Pihaknya menarget penerima manfaat kurban tahun ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.116 orang dan menjangkau seluruh daerah lain di Klaten.

Bintang Utama SMPIT Nur Hidayah Hafal 15 Juz Al-Qur’an

SOLO (jurnalislam.com)- SMP IT Nur Hidayah menggelar Akhirussanah Kelas IX Angkatan 18 pada Kamis (13/6/2024). Sebanyak 151 peserta akhirussanah hadir di Graha Saba Buana, Sumber, Banjarsari, Surakarta.

Kepala SMP IT Nur Hidayah, Ustadz Bangun Rohmadi, S.Pd., dalam Laporan Pendidikan mengatakan bahwa siswa-siswi SMP IT Nur Hidayah dinyatakan lulus 100 persen dan untuk hafalan Al-Qur’an, capaian tertinggi adalah 15 juz.

SMP IT Nur Hidayah memberikan apresiasi untuk siswa-siswi yang berprestasi dengan kategori Bintang Akademik, Bintang Tahfidz, Bintang Kepemimpinan, Bintang Keorganisasian, Bintang Akhlak Ibadah dan Bintang Utama. Kategori Bintang Utama atau Lulusan Terbaik diraih oleh Alimul Haq Al Fatih IX C dan Zharidah Himmah Al Alyyah IX F.

Setelah prosesi wisuda, salah satu peserta yakni Inaya Adinda Siregar kelas IX F membawakan puisi ciptaanya berjudul “Selamat Tinggal Putih Biru” dengan memukau.

Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Nur Hidayah Surakarta, Dr. Ari Puspitowati, M.Pd., berpesan kepada para peserta wisuda bahwa Akhirussanah bukan berarti selesai tugasnya, tapi perjalanan mencapai cita-cita masih panjang.

“Teruslah bersemangat dalam menggapai cita-cita, bersungguh-sungguh dalam belajar. Jaga sholat, perbanyak dzikir dan berbakti kepada orang tua,” pesan Ustadzah Ari kepada para peserta wisuda.

Ibu Mona Raguan, S.Pd., M.Si., selaku Kepala Seksi Pengembangan Kurikulum dan Pengendalian Perizinan Dinas Pendidikan Kota Surakarta, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, memberikan apresiasi kepada SMP IT Nur Hidayah sehingga anak-anak menjadi pribadi yang cerdas, santun dan berkarakter sesuai dengan tujuan akhir pembelajaran yaitu Profil Pelajar Pancasila.

Suasana haru menyelimuti saat Milantri Bunga Latifa, sebagai perwakilan kelas IX tampil membawakan lagu “Lihat Lebih Dekat” dan “Semua Tentang Kita”. Tidak hanya itu, para hadirin turut bernyanyi bersama lagu “We Will Not Go Down” sambil membawa bendera Palestina.

Muktamar ke-2 DSKS, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir Terpilih jadi Ketua

SUKOHARJO- (jurnalislam.com)- Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menyelenggarakan Muktamar ke 2 periode 2024-2027. Muktamar menetapkan Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih menggantikan Ustadz Syihabuddin Abdul Muiz.

Kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Iska, Mayang, Gatak tersebut dihadiri seluruh pengurus DSKS, Ahad (9/6/2024).

“Sidang pleno Dewan Syuro menetapkan Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih, menggantikan Ustadz Syihab Abdul Muiz,”ujar Ustadz Surowijoyo yang menjadi pimpinan sidang, Ahad (9/6/2024).

Sebelum penetapan peserta Muktamar diminta mengusulkan calon, diantaranya adalah Ustadz Faiz Baraja, Ustadz Masud Izul Mujahid, Ustadz Qodri Faturrahman, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir dan Ustadz Arifin Badres.

Namun setelah Dewan Syuro melalukan musyawarah mufakat akhirnya ditetapkan Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih. Sedangkan kandidat lainnya ditetapkan sebagai formatur.

Selain memilih ketua, dalam Muktamar tersebut juga dibahas beberapa pasal di AD ART dintaranya adalah perubahan pimpinan dari kolektif kolegial menjadi kepemimpinan tunggal.

Tema Muktamar tersebut adalah, “Meneguhkan Ukhuwah Berkhidmat untuk Meningkatkan Kualitas Umat”.

Ustadz Dr Mulyanto Abdullah Khoir selaku ketua panitia menjelaskan Muktamar ke 2 ini dihadiri 107 pengurus dari beberapa lajnah yang ada.

“Semoga kepengurusan yang baru ini membawa semangat baru dan meneguhkan ukhuwah untuk masyarakat Solo dan kaum muslimin. Kita akan maju bersama membangun kualitas umat khususnya di Soloraya,”katanya.

Sementara itu Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih mengatakan kepemimpinan adalah amanah yang berat di dunia dan akhierat.

“Kami menerimanya sebagai bagian tugas dalam rangka untuk mengembangkan dakwah dan potensi Islam khususnya di Soloraya,” terangnya di depan awak media.

Lanjut Ustadz Iim (panggilan akrabnya) DSKS diadakan dalam rangka menggerakkan Islam dan umat Islam menuju kebaikan dari syariah dan kebaikan dari Islam.

“Kita Ingin umat Islam di Solo ini menjadi lebih baik itu yang menjadi program utama kedepan selain bisa memberikan bimbingan kepada umat agar lebih dekat kepada syariat. Dan negeri ini menjadi negeri baldatun toyyibatun warrobun ghofur,” katanya.

“Kepada seluruh elemen umat Islam di Solo mari bersatu, maju bersama membangun bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Ribuan Warga Solo Turun ke Jalan Serukan Penghentian Genosida di Gaza

SOLO (jurnalislam.com)- Aksi Genosida yang dilakukan Zionis Israel kepada rakyat Palestina sudah berlangsung lebih dari 7 bulan. Lebih 33.000 telah syahid dan 70 persen korban tersebut adalah anak-anak dan wanita.

Sebagai bentuk kepedulian, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menggelar Aksi Bela Palestina di Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo, Ahad (26/06/2024).

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut, mengambil tema ‘Stop Genocide In Gaza Pelestina’ dengan start di Sriwedari dan finish di panggung utama Bundaran Gladak.

Para peserta membentangkan poster poster dan spanduk kecaman terhadap Israel di antara bertuliskan ‘Stop Gendocide In Gaza Palestina, Free Palestine Boycott Israel’.

Tak hanya diisi oleh orasi dari sejumlah tokoh, aksi tersebut juga diisi oleh nasyid, aksi bela diri dari sekolah dasar hingga aksi teatrikal yang menggambarkan kekejaman Zionis Israel terhadap rakyat Palestina.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjend DSKS, Dr. Mulyanto Abdullah Khair mengutuk keras tindakan genosida yang dilakukan Zionis Israel.

“Mengutuk keras genosida yang biadab, keji dan tidak berperikemanusiaan tersebut karena sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang universal ditinjau dari sisi manapun,” ungkapnya.

Selain itu, ia mendesak pemerintah Indonesia untuk melakukan langkah kongkrit untuk memberi dukungan terhadap rakyat Palestina.

“Meminta kepada Pemerintah Indonesia agar menyatakan sikap tegas atas tragedi tersebut dan lebih melakukan langkah-langkah konkrit dalam upaya memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina yang menjadi amanah konstitusi bahwa segala penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” pungkasnya.

Reporter: Ridho Asfari

Kepala SDM 1 Solo Jadi Narasumber Bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah

SOLO (jurnalislam.com)– Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo menjadi narasumber yang diundang dalam Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah yang digelar Balai POM Surakarta di Front One Hotel Sragen Jl Brigjen Katamso No 37, Kebayan 1, Sragen Kulon, Kec. Sragen, Kabupaten Sragen, Rabu (22/5/2024).

Paparan pertama disampaikan Kepala Sekolah Sri Sayekti bertajuk Pentingnya Implementasi Keamanan Pangan di Kantin Sekolah. Dia menyampaikan program kantin sekolah sebagai bagian integral dari program sekolah secara keseluruhan sehingga dikelola oleh tim yang mendapat surat keputusan (SK) dari Kepala Sekolah.

“Memiliki program kerja, sasaran, target, standart operasional prosedur (SOP) yang baku. Dibina oleh Dinas kesehatan, Dinas Pendiikan, Badan pengawas obat dan makanan (BPOM). Lalu, bekerjasama dengan Fakultas Kesehatan dan fakultas kedokteran gigi (FKG UMS), STIKES Aisyah Surakarta, RS PKU Muhammadiyah Ska Gita Pertiwi, dan Ricolto Belgia,” terangnya.

Dia menambahkan, tujuan adanya kantin sehat ramah anak dimulai dari meningkatkan proses pembelajaran sebagai indikasi sekolah sehat, memiliki ketahanan pangan dan Kesehatan. Menciptakan kondisi sekolah yang baik, untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah dapat bertanggungjawab.

“Dalam upaya-upaya menjaga kesehatan lewat penyediaan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Mengenalkan Konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman sehingga anak mengetahui dan membawa kepada keluarga keragaman konsumsi pangan,” harapnya.

Dihadiri langsung Kader keamanan pangan sekolah seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sragen, SD N Plupuh 2, Sragen, SD N Mojopuro 1, Sragen, SD N Jetiskarangpung 1, Sragen, SMP N 1 Sambungmacan, Sragen, MTS N 4 Sragen, SMA N 1 Gondang, Sragen, SMK Sakti Gemolong, Sragen, MAN 1 Sragen.

Kepala Balai POM di Surakarta dalam sambutan yang dibacakan oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, Singgih Dwi Cahyo, S.Farm, Apt karena Kepala Balai POM berhalangan hadir sekaligus membuka bimbingan teknis tersebut menyampaikan salah satu tugas dan fungsi dari Balai POM di Surakarta adalah pemberdayaan dalam penyediaan pangan yang aman dan bermutu, termasuk Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama dari sekolah, penyedia PJAS di sekitar lingkungan sekolah dan OPD terkait, sedangkan pangan yang beredar di luar lingkungan sekolah membutuhkan peran dari orang tua dan kemandirian dari siswa.

“Oleh karena itu, kemandirian sekolah dalam penerapan keamanan pangan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah menjadi hal yang penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam mewujudkan kemandirian tersebut, perlu adanya Kader Keamanan Pangan Sekolah yang bertugas untuk melakukan pengawasan keamanan pangan dan penyebaran pesan keamanan pada komunitas sekolah.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada Kader Keamanan Pangan Sekolah terkait keamanan pangan dan mewujudkan kemandirian sekolah untuk melindungi diri daei peredaran PJAS yang tidak aman dan bermutu, perlu dilakukan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan untuk Kader Keamanan Pangan Sekolah.

Setelah Bimtek, Kader akan mendapatkan sertifikat dari BPOM dan selanjutnya agar meneruskan ilmu yang diperoleh kepada komunitas sekolah dan mempraktikkan keamanan pangan.

“Setelah ini, BPOM akan melakukan intervensi langsung ke 8 sekolah terpilih di Kabupaten Sragen, mulai dari pembinaan, pendampingan pemenuhan kriteria kantin sehat, sampling dan pengujian PJAS, dan akhirnya nanti akan diterbitkan Sertifikat Sekolah dengan PJAS bagi sekolah dengan penilaian yang memenuhi syarat,” pungkasnya.

Al-Fahmu Institute Gelar Diskusi Dan Bedah Buku Degup Cita Para Pendiri Bangsa Untuk Bangsa Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Al-Fahmu Institute menggelar diskusi dan beda buku dengan tema “Mengilmui Al-Aqso Sepenuh Hati, Menjemput Kemenangan Sejati” di Gedung Al-Fahmu Jakarta, Ahad, (19/5/24).

Dalam kegiatan ini hadir dua pemateri yang merupakan penulis buku “Degup Cita Para Pendiri Bangsa Untuk Bangsa Palestina,” Pizaro Gozali Idrus dan Hadi Nur Ramadhan.

Kegiatan dimulai dan dibuka oleh Ustadz Fahmi Salim selaku founder Al-Fahmu Institute. Dalam pemaparannya Ustadz Fahmi membahas tentang pentingnya mempelajari atau mengilmui Al-Aqsa sehingga umat Islam memahami apa yang sedang dibela dan diperjuangkan.

Hadi Nur Ramadhan selaku penulis buku, ia menjelaskan seharusnya mahasiswa ataupun aktifis lain tidak hanya aksi dikanpus-kamlus mereka atau aksi depan kedutaan Amerika, tetapi juga demo terhadap negara-negara yang pro terhadap Israel. Ia memberikan contoh ketika presiden Soekarno menolak Israel terlibat dalam ajang Asian Games pada tahun 1962.

“Harusnya demo bukan di kampus, atau kedutaan amerik, tapi demo kepada negara-negara yang pro terhadap Israel. Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh presiden Soekarno menolak Israel dalam ajang olahraga,” kata Hadi Nur Ramadhan.

Pizaro Gozali Idrus salah satu dari penulis buku ini menjelaskan bahwa dalam buku yang ditulisnya bersama Hadi Nur ini memuat banyak tokoh nasional dari Indonesia yang membahas Palestina. Bahkan para tokoh negeri ini telah menjawab berbagai pertanyaan yang kerap ditanya oleh anak-anak muda saat ini, misalnya pertanyaan seputar pentingnya membela Palestina, para tokoh telah menjawab puluhan tahun lalu.

Sehingga menurut Pizaro diskusi-diskusi ofline tentang Palestina perlu diperbanyak untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda.

“Dalam buku ini banyak tokoh-tokoh dari Indonesia yang sudah menjawab pertanyaan anak muda sekarang. Maka
Harus banyak diskusi ofline setelah pandemi ini,” ujar Pizaro.

Dalam diskusi ini dihadiri juga oleh organisasi-organisasi yang bergerak dan membela Palestina.