GAZA (jurnalislam.com)— Seorang anak perempuan berusia enam tahun gugur akibat luka tembak yang dideritanya saat berada di dalam tenda pengungsian keluarganya di Wadi al-Salqa, selatan Deir al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah.
Sumber medis yang dikutip kantor berita Palestina WAFA menyebut anak itu bernama Suha Muhammad Nasser. Ia dinyatakan meninggal pada Ahad (4/10/2026) akibat luka tembakan pasukan Israel.
Suha tidak meninggal seketika. Anadolu, mengutip sumber medis, melaporkan bahwa luka tersebut dideritanya beberapa hari sebelumnya. Hingga berita ini ditulis, belum ditemukan keterangan yang memastikan tanggal penembakan itu terjadi.
The Times of Israel juga memuat laporan kematian Suha, tetapi menyatakan tidak dapat memverifikasinya secara independen. Media Israel tersebut menyebut belum ada komentar dari militer Israel mengenai kejadian itu.
Empat Warga Gaza Gugur dalam Sehari
Kematian Suha tercatat di tengah rangkaian serangan Israel sepanjang Ahad. Anadolu melaporkan sedikitnya empat warga Palestina gugur dan 19 lainnya terluka akibat tembakan dan serangan Israel pada hari itu.
Di kawasan Al-Hawouz, selatan Deir al-Balah, sebuah pesawat nirawak Israel menghantam kendaraan. Seorang warga Palestina bernama Saqr al-Qaisi gugur dan 10 lainnya terluka.
Di utara Hamad City, kawasan Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, serangan Israel terhadap kerumunan warga sipil menewaskan satu orang.
Sementara itu, empat warga terluka dalam serangan terhadap kerumunan di Gaza utara. Lima orang lainnya terluka, satu di antaranya dalam kondisi kritis, akibat tembakan artileri di dekat gedung Serikat Insinyur di barat laut Kota Gaza.
Pada Ahad petang, koresponden WAFA melaporkan Muhammad Nasser Al-Debs gugur akibat luka kritis setelah ditembak pasukan Israel di dekat Rumah Sakit Al-Yemen Al-Saeed, kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara.
Saksi mata yang dikutip Anadolu juga melaporkan tembakan artileri Israel di bagian timur kamp pengungsi Al-Maghazi dan selatan Khan Younis. Kendaraan militer Israel menembaki wilayah selatan dan timur Khan Younis serta utara Beit Lahia, sedangkan kapal perang menembaki pesisir Rafah dan Kota Gaza.
Sumber lokal turut melaporkan penghancuran bangunan dan fasilitas di bagian timur Kota Gaza.
Senin, Tenda Kembali Dihantam
Sehari kemudian, Senin (5/10/2026), pesawat nirawak Israel menghantam sebuah tenda di Kamp Aljazair, kawasan Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza selatan.
WAFA, mengutip sumber lokal, melaporkan tiga warga Palestina terluka dalam serangan tersebut, termasuk seorang anak dan seorang perempuan. Ketiganya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Korban Sejak Gencatan Senjata
Sumber medis yang dikutip WAFA pada Senin mencatat 1.460 warga Palestina gugur dan 5.116 lainnya terluka sejak gencatan senjata berlaku pada 11 Oktober 2025. Pada periode yang sama, sebanyak 836 jenazah ditemukan dan dievakuasi.
Baca juga: Serangan Israel Hantam Apartemen di Gaza, Lima Warga Palestina Gugur
Secara keseluruhan, sejak Oktober 2023 jumlah korban tewas di Jalur Gaza mencapai 74.243 orang dan korban luka 175.232 orang, menurut data yang sama.
Dalam 24 jam hingga Senin siang, rumah sakit di Jalur Gaza menerima enam jenazah, terdiri atas tiga korban yang baru gugur, dua orang yang meninggal akibat luka sebelumnya, dan satu jenazah yang ditemukan. Sebanyak 26 korban luka juga dibawa ke rumah sakit dalam periode yang sama.
Sumber: WAFA, Anadolu, UNA-OIC/WAFA, The Times of Israel