Irak: 260 Kendaraan Tempur IS Dihancurkan saat Keluar dari Fallujah

Irak: 260 Kendaraan Tempur  IS Dihancurkan saat Keluar dari Fallujah


Iraq-F-16-655x360IRAK (Jurnalislam.com)
– Serangan udara pada pasukan Islamic State(IS) yang melarikan diri setelah kekalahannya di Fallujah telah menghancurkan lebih dari 260 kendaraan tempur IS dan membunuh sedikitnya 150 pasukan, kata petugas Irak, lansir Al Arabiya News Channel, Kamis (30/06/2016).

Serangan dimulai pada hari Selasa (28/06/2016) saat ratusan kendaraan yang membawa senjata dan amunisi berusaha meninggalkan posisi terakhir mereka di sebelah barat kota itu, kata Komando Operasi Gabungan (the Joint Operations Command -JOC).

“Pasukan kami di penerbangan militer menghancurkan lebih dari 200 kendaraan,” kata juru bicara JOC Yahya Rasool.

Dia mengatakan pasukannya juga telah menyita sejumlah besar senjata dan amunisi.

Rasool mengatakan sedikitnya 150 pasukan IS terbunuh dalam serangan, meskipun tidak jelas bagaimana menghitung dan mengidentifikasi orang yang tewas.

islamic-state-of-iraq-and-the-levant-isilDia merujuk pada seri pertama serangan terhadap konvoi besar-besaran beberapa ratus kendaraan menuju selatan dari Fallujah ke arah padang gurun, tampaknya menuju daerah yang masih dikuasai IS dekat perbatasan dengan Suriah.

Sedikitnya 60 kendaraan IS hancur oleh serangan udara yang dilakukan oleh pesawat koalisi yang dipimpin Irak dan AS terhadap konvoi yang sedang bergerak menuju barat laut Fallujah, kepala Komando Operasi Anbar, Ismail Mahalawi, mengatakan.

Ia tidak bisa memberikan perkiraan jumlah pasukan IS yang tewas dalam serangan.

Pasukan Irak telah merebut kembali kontrol penuh Fallujah, lambang benteng IS yang terletak hanya 50 kilometer (30 mil) sebelah barat Baghdad, setelah operasi besar yang diluncurkan sejak bulan Mei.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses