IS Mulai Kehilangan Banyak Wilayah dalam Pertempuran di Suriah dan Irak

339426_22042574SURIAH (Jurnalislam.com) – IS Irak dan Suriah, pada hari Rabu (08/06/2016) mulai terdesak akibat dorongan besar di berbagai bidang yang telah menempatkan beberapa tekanan terbesar terhadap pasukan IS dalam dua tahun terakhir, World Bulletin melaporkan Kamis (09/06/2016).

Seorang juru bicara aliansi yang didukung AS di Suriah utara mengatakan bahwa mereka siap memasuki kota Manbij, sepekan setelah meluncurkan serangan dengan tujuan memotong perbatasan Turki yang masih berada di bawah kontrol IS.

Sedikit lebih ke barat, kelompok oposisi yang berjuang melawan IS dan rezim Nushairiyah Bashar al-Assad mengatakan bahwa pasukan IS telah ditarik keluar dari daerah dekat perbatasan.

Pasukan Syiah Assad, yang didukung oleh kekuatan udara Rusia, juga melancarkan serangan terhadap IS pekan lalu dan telah maju ke wilayah lebih jauh ke selatan.

Dan di ujung seberang, 750 km menyusuri Sungai Efrat, pasukan Irak mengatakan mereka telah memperjuangkan jalan mereka ke daerah Fallujah, kota terbesar kedua di Irak yang berada di bawah kontrol IS dan merupakan benteng terdekat mereka dengan Bagdad.

Pasukan Irak didukung oleh serangan udara AS dan milisi Syiah yang bersekutu dengan Iran. Tapi serangan simultan pada berbagai bidang telah menciptakan tekanan terhadap IS yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Legislator PPP: Dana Haji Tak Bisa Digunakan untuk Perkuat Rupiah

MAJALENGKA(Jurnalislam.com) – Setelah pemberangkatan ibadah haji tahun ini dibatalkan, beredar kabar bahwa dana haji akan digunakan untuk penguatan rupiah. Kabar tersebut kontan mendapat penolakan dari sejumlah pihak, khususnya dari kalangan anggota dewan.

Anggota DPRD Jabar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pepep Saeful Hidayat mengatakan, dana haji sama sekali tidak bisa digunakan untuk urusan lain. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah dikembalikan kepada para calhaj.

“Beredarnya informasi bahwa dana haji akan digunakan untuk penguatan rupiah itu tidak boleh dilakukan. Dana calhaj ini tidak boleh diutak-atik untuk kepentingan apapun, kecuali diminta sendiri oleh jamaah alias dikembalikan,” kata Pepep di Majalengka, Rabu (3/6/2020).

Pepep menilai, kabar tersebut telah membuat resah masyarakat, terutama calhaj. Oleh karena itu, Pepep meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait beredarnya kabar tersebut.

“Harus dijelaskan kepada publik apakah informasi itu benar atau tidak sehingga tidak menimbulkan informasi liar dan membuat resah,” ujar Pepep.

Sumber: sindonews

 

Viral Markas PKI di Kramat Raya, Polisi: Hoaks

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Sebuah postingan yang menyebutkan bahwa salah satu gedung di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, tengah dibangun sebagai markas Partai Komunis Indonesia (PKI), viral di media sosial.

Dalam fostingan yang diunggah pada 31 Mei itu menampilkan salah satu ruangan yang tedapat logo ‘Palu Arit’ berlatarbelakang merah.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto menegaskan bahwa postingan itu tidak benar.

“Itu sudah dua minggu lalu viral. Enggak bener tuh, hoaks itu,” tegas Heru saat dihubungi, Rabu (3/6/2020).

Heru meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi semacam itu lalu menyebarkannya ke orang lain.

Untuk diketahui, postingan itu juga menyertakan caption bahwa gedung yang berada di Jalan Kramat Raya itu bakal dijadikan markas PKI.

“Yang Dekat Lokasi, silahkan cek kebenaran info ini: Alhamdulillah sudah kelacak, atas izin Allah. Markas komunis sedang direnovasi..kantornya sebelah Hotel Akasia, Jl. Kramat Raya_ jakarta pusat. Mari kita gagal kan !!!. tulis pemilik akun Facebook Andi Wiyanto.

Sumber: sindonews.com

Wali Kota Solo Usulkan Siswa Kembali Masuk Januari 2021

SOLO (Jurnalislam.com)–Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengusulkan agar siswa kembali masuk sekolah pada Januari 2021. Selain lebih aman dari ancaman virus corona (COVID-19), tahun ajaran baru pada awal tahun lebih memudahkan dalam penyusunan anggaran.

“Kami mengusulkan agar tahun ajaran dan tahun anggaran disamakan agar pengelolaan keuangannya lebih mudah,” kata Rudy di Balaikota Solo Rabu (3/6/2020). Tahun ajaran mulai Januari-Desember juga kembali kepada zaman dahulu. Jika tahun ajaran baru dimulai Januari 2021, maka pemerintah dapat fokus penanganan kesehatan dan ekonomi akibat pandemi wabah COVID-19.

Sehingga, ekonomi dapat dipulihkan terlebih sementara pelajar tetap tinggal di rumah. Wali Kota sendiri akan membuat peraturan larangan terkait anak anak usia sekolah berada di mall, pasar tradisional, dan tempat wisata selama pandemi COVID-19. Setelah ekonomi dapat dipulihkan, harapannya berdampak terhadap asupan gizi siswa yang kembali pulih.

Dengan demikian ketika asupan gizi telah sesuai kebutuhan tubuh, maka anak anak lebih sulit terpapar COVID-19. “Januari masuk dengan gagah, anak anak sudah siap adaptasi dengan new normal,” tandas Rudy. Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait larangan anak anak ke mall, pasar tradisional dan sejumlah tempat publik ditargetkan dapat ditandatangi maksimal pekan depan. Selama tinggal di rumah, para guru diminta menggali ide kreativitas dalam proses belajar mengajar.

Termasuk ketika mulai masuk saat new normal dengan skenario ganjil genap. Rudy juga mengusulkan agar anak anak tidak bosan selama tinnggal di rumah, mereka akan diajak siaran di radio anak. Mereka akan digilir dan dijadwal maksimal dua orang. “Nanti ada hadiah sepeda, ada lagu anak anak dan lagu daerah,” terangnya. Siswa yang masuk dapat menelpon melalui fasilitas bebas pulsa.

Sumber: sindonews.com

Universitas Muhammadiyah Surakarta Jadi PTS Terbaik di Indonesia

SURAKARTA(Jurnalislam.com)- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi terbaiknya. Kali ini UMS menjadi perguruan tinggi swasta paling top di Indonesia tahun 2020 versi lembaga pemeringkatan internasional, Uni-Rank.

 

Belum lama ini, lembaga perangkingan perguruan tinggi internasional, UniRank lewat lamannya 4icu.org merilis Top Universities in Indonesia 2020 Indonesian University Ranking”.

 

Sesuai peringkat yang dirilis 4icu.org tersebut, kampus yang terletak di Jalan Ahmad Yani Pabelan Kartasura ini, bertengger di urutan nomor 11 terbaik dari 573 Peguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di Tanah Air.

 

Urutan nomor 1 diduduki Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Posisi itu membuat UMS sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik dan terpopuler di Indonesia. Urutan 1-10 semuanya dihuni oleh perguruan tinggi negeri. Dari urutan itu, bahkan UMS juga masih berada di atas perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia.

“Ini pencapaian yang baik bagi UMS. UniRank memeringkat 573 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, dan UMS masuk 11 besar bersama perguruan tinggi negeri berpengaruh di tanah air. Untuk perguruan tinggsi swasta, UMS masih menjadi PTS terbaik di Indonesia,” kata Rektor UMS Sofyan Anif, M.Si, Senin (1/6).

Tahun 2019 lalu, dalam versi UniRank, UMS juga menyandang perguruan tinggi swasta terbaik. UniRank juga pernah menobatkan UMS sebagai perguruan tinggi Islam paling populer nomer 5 di dunia.

Adapun kriteria penilaian dari UniRank atau 4icu.org yaitu di antaranya, perguruan tinggi yang mendapat lisensi atau akreditasi dari organisasi penilai di negara tersebut. Kedua, perguruan tinggi yang menyediakan program pendidikan dari sarjana, magister hingga doktoral. Penilaian lainnya berdasarkan Perguruan Tinggi yang menyediakan pelatihan atau pengajaran yang menggunakan sistem pendidikan tradisional yang melibatkan interaksi langsung atau tatap muka dan tidak dilakukan dari jarak jauh.

Sedangkan UniRank/4icu.org sendiri merupakan lembaga pemeringkatan perguruan tinggi di dunia yang bisa dilihat dari skala global, region, maupun masing-masing negara. Pada prinsipnya 4ICU tidak mendasarkan pada kualitas akademik perguruan tinggi. Tetapi lebih kepada non-akademik.

Melihat perolehan prestasi ini, Sofyan Anif menyebut bahwa prestasi yang diraih UMS selama ini merupakan bukti bahwa perguruan tinggi ini benar-benar dikelola dengan tata kelola yang baik dan profesional serta dengan kesungguhan yang luar biasa.

“Prestasi itu juga sebagai balasan atas kepercayaan masyarakat terhadap UMS,” ujarnya.

Pencapaian UMS sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia dan masuk dalam jajaran 11 besar perguruan terbaik di Indonesia merupakan sebuah kebanggaan. “Pencapaian ini akan kami jadikan sebagai penyemangat untuk terus menjadikan UMS sebagai perguruan tinggi yang berkualitas, baik dari segi akademik maupun non akademik,” jelas dia.

Sumber: muhammadiyah.or.id

Masjid di Gaza Kembali Dibuka, Wajib Shalat Bermasker dan Jaga Jarak

GAZA(Jurnalislam.com)- Masjid-masjid kembali dibuka untuk salat jamaah dan anak-anak kembali ke sekolah pada Rabu (3/6) setelah pelonggaran pembatasan virus corona di Jalur Gaza.

Gaza mencatat 61 kasus infeksi corona, semua di fasilitas karantina, dan satu korban meninggal dunia selama pandemi Covid-19. Dua juta warga Palestina tinggal di Gaza.

Pada pekan lalu, otoritas Muslim di Gaza mengizinkan salat Jumat di masjid-masjid, setelah dua bulan penutupan.

Masjid-masjid kini dibuka untuk jamaah setiap hari. Direktur Kementerian Agama dan Waqf Gaza Abdel-Hadi Al-Agha menyatakan dia memerintahkan para pemimpin masjid berceramah dan khutbah secara singkat untuk langkah pencegahan penyakit.

Imam Gaza City Ahmed Al-Safadi menyatakan puluhan orang menghadiri salat subuh di masjidnya.

“Warga senang kembali ke rumah Tuhan yang merupakan berkah besar,” kata dia.

Langkah pencegahan dilakukan dengan para jamaah memakai masker, membawa sajadah sendiri dan menjaga social distancing.

Otoritas Gaza memerintahkan pembukaan lagi taman kanak-kanak untuk anak umur dua hingga lima tahun.

“Banyak keluarga adalah pekerja dan sejak mereka kembali bekerja di kantor, mereka membawa anak mereka kembali ke taman kanak-kanak,” ujar Hind Assousi, ketua taman kanak-kanak Beautiful Smile di Gaza City.

Sumber: sindonews.com

Pertumbungan Ekonomi Kuartal III dan IV Diprediksi Jeblok

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Pertumbuhan ekonomi di Indonesia hampir 90% berasal dari sektor konsumsi rumah tangga dan investasi. Dalam upaya menjaga ekonomi bisa tetap tumbuh, pemerintah akan fokus di dua sektor tersebut.

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, berbagai sektor perekonomian mengalami penurunan pada kuartal I-2020. Akibatnya pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 hanya mampu mencapai 2,9%.

“Terjadi penurunan, terutama dari sektor konsumsi. Di kuartal II akan turun sangat tajam sekali. Ini yang harus kita antisipasi bersama-sama, sehingga nanti untuk meng-coverage dalam satu tahun, kita harus memperbaiki perekonomian di kuartal III dan IV,” kata Susiwijono dalam video conference, Rabu (3/6/2020). Lebih lanjut Susiwijono mengatakan, menelisik data perekonomian yang ada saat ini, manufaktur sebagai penggerak ekonomi, dilihat dari purchasing managers Index (PMI) Indonesia untuk sektor manufaktur sudah diangka 27,5.

“Ini berarti sudah sangat riskan. Kemudian indeks untuk consumer, indeks untuk sentimen bisnis, retail, dan semuanya menurun,” ujarnya.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau atau kuartal I-2019, penurunannya di semua sektor industri mengalami penurunan 20% sampai 70%.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kemenko Perekonomian per tanggal 26 Mei 2020, riil seperti pariwisata, restaurant, dan transportasi turun mencapai 74%. Sementara di sektor lain seperti mice dan entertainment turun di atas 50%, jika dibandingkan dengan kuartal I-2019.

“Perlu pemikiran baru bagaimana kita juga mulai membuka aktivitas ekonomi di beberapa sektor ini. Sektor rill barang dan jasa terdampak luar biasa, turunnya bisa sampai di atas 70% dan bahkan perdagangan ritel diklaim turunnya mencapai di atas 90%. Ini luar biasa dampaknya,” kata Suswijono.

Karena sektor industri yang tertekan itu, pada akhirnya kata Suswijono berdampak terhadap banyaknya angka pengangguran dan kemiskinan diperkirakan akan meningkat di tahun ini.

Susiwijono menjelaskan 3,05 juta pekerja yang terdampak virus coroana tersebut bersumber dari data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sampai dengan Selasa 2 Juni 2020.

Kementerian yang dipimpin oleh Menaker Ida Fauziyah itu juga memperkirakan akan ada tambahan pengangguran sebanyak 5,23 juta jiwa apabila virus corona trus meluas.

“Dilihat dari kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga sharenya hampir 60% Sementara investasi memiliki share 31,9% kepada perekonomian di Indonesia. Artinya 90% pilar ekonomi Indonesia berasal dari konsumsi dan investasi. Jadi agar growth terjaga, akan berasal dari dua sektor ini,” jelas Suswijono.

Sumber: cnbcindonesia

Tahun Ajaran Baru  13 Juli, Jabar Tetap Gelar Pembelajaran Jarak Jauh

BANDUNG(Jurnalislam.com)– Pelaksanaan sekolah tahun ajaran 2020/2021 di satuan pendidikan SMA/SMK/SLB Jawa Barat (Jabar) akan dimulai pada minggu ketiga Juli 2020 atau Senin (13/7/2020). Hal tersebut sesuai dengan ketetapan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dewi Sartika menyatakan, pelaksanaan sekolah tahun ajaran 2020/2021 tetap dengan mekanisme pembelajaran jarak jauh (PJJ). Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah hal, seperti Surat Edaran Kemendikbud, dan arahan Gugus Tugas COVID-19, baik pusat maupun provinsi.

“Ada dua yang menjadi fokus Disdik Jabar. Pertama adalah bagaimana memastikan keamanan dan keselamatan peserta didik. Dan yang kedua adalah bagaimana memastikan peserta didik mendapatkan hak pendidikan. Hak pendidikan tetap dipenuhi selama pandemi COVID-19 dengan pembelajaran jarak jauh,” kata Dewi, Rabu (3/6/2020).

Sebelumnya, Gugus Tugas COVID-19 pusat memutuskan bahwa pembukaan sekolah atau proses belajar mengajar kembali dengan sistem tatap muka hanya dimungkinkan di kawasan zona hijau atau daerah dengan catatan nol kasus COVID-19.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kata Dewi, merekomendasikan kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan PJJ setidaknya hingga Desember 2020 sebagai mencegah sebaran COVID-19 pada anak, mengingat anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terinfeksi virus SARS-CoV-2.

Dewi mengatakan, hasil kajian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar terkait level kewaspadaan COVID-19 kabupaten/kota menjadi bahan pertimbangan Disdik Jabar dalam mengambil keputusan. Hasil kajian tersebut menunjukkan tidak ada satupun daerah di Jabar yang berada di level 1 atau zona hijau.

“Pertimbangan terakhir adalah masukan dari Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Dewan Guru, dan Komite Sekolah. Walaupun sekolah berada di zona hijau, tetapi misalnya sarana prasarana, dan keamanan di sekolah itu belum lengkap atau memadai, tidak boleh memaksakan untuk membuka kembali sekolah atau proses belajar secara tatap muka,” ucapnya.

Guna PJJ berjalan optimal, menurut Dewi, Disdik Jabar sudah menumpuh sejumlah upaya. Pertama adalah penguatan guru. Hal itu dilakukan supaya guru mampu memberikan materi pembelajaran secara interaktif. Dengan begitu, peserta didik akan lebih mudah mencerna.

“Yang menjadi tantangan adalah adanya masalah psikologis dari anak. Ketika mereka sekarang harus berada di rumah dalam waktu yang lama,” katanya. “Guru diberikan pelatihan secara daring agar mampu memberikan pembelajaran yang menarik, interaktif, ringan dan tidak terlalu berat,” tambahnya.

Dewi mengatakan, infrastruktur teknologi atau akses internet menjadi tantangan Disdik Jabar dalam penerapan pembelajaran jarak jauh. Sebab di Jabar tidak semua daerah mempunyai akses internet yang baik. Ia menegaskan, ada berbagai upaya yang diambil Disdik Jabar untuk menjawab tantangan tersebut.

“Kemendikbud memberikan pembelajaran melalui TVRI. Kemudian pembelajaran lewat radio. Atau sekolah menyiapkan modul-modul. Di daerah yang sulit akses internet, guru ada yang datang ke rumah peserta didik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Terdapat banyak upaya agar PJJ tetap berjalan baik,” katanya.

Sumber: cnbcindonesia

Soal Covid, Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah Agar Jangan Buat Gaduh

JAKARTA(Jurnalislam.Com) – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mewakili PP Muhammadiyah pada Selasa (2/6) menghadiri undangan Presiden Joko Widodo bersama ormas dan tokoh agama lainnya di Istana Presiden.

 

Mu’ti menjelaskan, pertemuan tersebut lebih banyak diisi dengan pembahasan mengenai penanganan Covid-19 oleh pemerintah.

Mu’ti menyebutkan bahwa belum adanya keputusan pemerintah tentang jadwal masuk sekolah, dan kebijakan pengelolaan pesantren di tengah pandemi. Untuk poin ketiga, Presiden Jokowi secara khusus meminta masukan dari para tokoh agama.

Dalam kesempatan tersebut, Mu’ti turut memberikan tiga masukan kepada pemerintah. Pertama, Muhammadiyah meminta pemerintah memperbaiki komunikasi politiknya.

“Terutama terkait pernyataan menteri yang tidak senada dan seirama,” tegas Mu’ti.

Masukan kedua, Muhammadiyah meminta pemerintah memperbaiki kerja sama dengan organisasi masyarakat (ormas), termasuk ormas keagamaan. Ketiga, permintaan agar pemerintah menjaga ketenangan dengan meminimalisir kegaduhan politik di tengah penanganan Covid-19.

Pertemuan siang tadi dihadiri oleh delapan tokoh keagamaan diantaranya Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Wakil Ketua MUI Muhyiddin Junaidi, Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia Kardinal Ignatius Suharyo, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen Purn Wisnu Bawa Tenaya, dan Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Budi Tanuwibowo.

sumber: muhammadiyah.or.id

 

Terus Bertambah, Angka Corona Global Tembus 6,5 Juta Kasus, 386 Ribu Kematian

INTERNASIONAL(Jurnalislam.com)—Virus Corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 6,5 juta orang secara global dan menyebar di 213 negara dan teritori di seluruh dunia serta 2 alat angkut internasional.

Menurut Worldometers, per Kamis (4/6/2020) pukul 06:00 WIB sudah ada 6.554.161 orang yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus tersebut. Di mana 386.278 orang di antaranya telah meninggal dunia.

Meskipun virus ini dapat menyebabkan kematian bagi sebagian orang, namun kebanyakan dari mereka yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan dan sembuh. Sejak awal pencatatan untuk penyakit ini, 3.157.323 orang telah pulih dari epidemi ini secara global.

Sementara itu, total kasus aktif saat ini ada sebanyak 3.010.560, dengan perincian 2.956.213 (98%) orang sakit dalam kondisi ringan dan 54.347 (2%) dalam kondisi serius atau kritis.

Negara-negara Eropa dan Amerika saat ini menjadi wilayah yang paling parah dilanda wabah.

Sumber: cnbcindonesia

Shalat Jumat Harus Tetap Jaga Jarak, Sekjen MUI: Aula Jadikan Masjid

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Ketua PP Muhammadiyah sekaligus Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, MUI sebelumnya telah mengeluarkan fatwa terkait tidak diperbolehkannya sholat secara bergelombang.

Pasalnya, tidak ada alasan syari atau yang kuat yang membolehkan umat Islam untuk melakukannya.

“Di dalam Alquran, kita telah disuruh dan diperintah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk bersegera ke masjid bila telah dipanggil bagi melaksanakan sholat Jumat dan kalau kita berusaha untuk  melambatkannya dari waktunya maka berarti kita telah melalaikannya,” kata Anwar, Rabu (3/6).

Anwar melanjutkan, apabila Muslim sengaja memperlambat sholat, perbuatan ini merupakan perbuatan tercela dalam agama. Ia juga menekankan tidak diperbolehkannya kembali sholat Jumat di tempat yang sudah digelar sebelumnya.

Namun, di tengah pandemi Covid-19 apabila orang tidak dapat sholat karena ruangannya terbatas akibat penerapan physical distancing, hal ini dianggap sebagai alasan yang tidak kuat. Jamaah dapat memanfaatkan tempat lain untuk digunakan sholat.

“Kita bisa dan dibolehkan oleh agama untuk menyelenggarakan sholat Jumat tersebut di luar masjid yang ada seperti di mushala atau di aula atau ruang-ruang pertemuan atau sekolah atau bangunan-bangunan yang ada di sekitar masjid tersebut yang diubah menjadi tempat sholat Jumat. Begitu jamaah selesai melaksanakan sholat Jumat maka ruangan atau tempat itu dirapikan dan dikembalikan kepada fungsinya semula,” kata Anwar.

Anwar mengungkapkan, kecuali kalau seandainya di daerah tersebut memang tidak ada lagi ruang yang bisa dipakai untuk sholat Jumat atau karena di negara tersebut terdapat hukum dan ketentuan yang melarang orang beribadah di luar tempat ibadah. Untuk itu, keadaanlah yang memaksa untuk melakukannya secara bergelombang.

“Tetapi, di negeri kita keadaannya kan tidaklah seperti demikian sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk melakukannya dengan secara bergelombang,” kata dia.

Dalam Musyawarah Nasional VI Majelis Ulama Indonesia yang
berlangsung pada 23-27 Rabiul Akhir 1421 Hijriyah atau 25-28 Juli 2000, yang membahas tentang pelaksanaan sholat Jumat dua gelombang, MUI memutuskan beberapa hal sebagai berikut.

  1. Pelaksanaan sholat Jumat dua gelombang (lebih dari satu kali) di tempat yang sama pada waktu yang berbeda hukumnya tidak sah walaupun terdapat uzur syar’i (alasan yang dibenarkan secara hukum).
  2. Orang Islam yang tidak dapat melaksanakan sholat Jumat disebabkan suatu uzur syar’i hanya diwajibkan melaksanakan sholat Zhuhur.
  3. Menghimbau kepada semua pimpinan perusahaan atau industri agar sedapat mungkin mengupayakan setiap pekerjanya yang Muslim
    dapat menunaikan sholat Jumat sebagaimana mestinya.
  4. Fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Agar setiap Muslim yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan fatwa ini.

Sumber: republika.co.id

 

Close X