DPR Setujui Komjen Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

JAKARTA(Jurnalislam.com)–DPR RI bakal menggelar Rapat Paripurna terkait pengesahan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, Kamis (21/1).

Sebelumnya, seluruh fraksi di Komisi III DPR sudah menyetujui Listyo menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.

Agenda Rapat Paripurna itu diketahui dari surat undangan yang beredar dan sudah dikonfirmasi langsung oleh Sekjen DPR, Indra Iskandar.

“Iya benar, pukul 14.00 Rapat Paripurna,” kata Indra saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (21/1).

Agenda Rapat Paripurna yakni mendengarkan laporan Komisi III DPR terkait uji kepatutan dan kelayakan Listyo yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Sebelumnya, seluruh fraksi di Komisi III DPR RI menyetujui pencalonan Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Idham Azis.

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry menyatakan seluruh fraksi di Komisi III sudah menyetujui secara mufakat Listyo untuk menjadi Kapolri.

“Menyetujui pengangkatan Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri yang selanjutnya ditetapkan dalam rapat paripurna DPR RI terdekat dan diproses sesuai aturan perundang-undangan,” kata Herman.

Listyo merupakan calon tunggal Kapolri yang dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi lantas menyerahkan nama mantan ajudannya itu kepada DPR pekan lalu.

Sumber:cnnindonesia

 

Satgas Covid: Angka Kesembuhan Meningkat, Tapi Masih Tak Sebanding dengan Angka Kematian

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, pada pekan ini jumlah kasus kesembuhan kembali mencatatkan kenaikan sebesar 8,2 persen. Namun, angka kenaikan kasus sembuh ini masih tak sepadan dengan angka kenaikan kenaikan kasus meninggal pada pekan ini sebesar 37,4 persen.

Selain itu, angka kenaikan kasus sembuh ini masih tak sepadan dengan kenaikan kasus positif yang mencapai 27,5 persen pada pekan ini. “Kenaikan kasus sembuh hanya sepertiga dari kenaikan kasus positif pada minggu ini,” ujar Wiku saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (19/1).

Selain itu, kenaikan kasus kesembuhan pada pekan ini juga tak lebih tinggi dari kenaikan kasus sembuh pada pekan sebelumnya yang sebesar 9,5 persen. Wiku berharap, tren peningkatan kasus sembuh selama enam pekan berturut-turut tak menjadikan seluruh pihak berpuas diri dan menjadi lengah.

“Hal ini harus menjadi motivasi kita bersama untuk terus meningkatkan kesembuhan lebih tinggi daripada peningkatan kasus positif dan kematian,” kata Wiku.

Satgas mencatat, kenaikan kasus sembuh tertinggi terjadi di DKI Jakarta yang naik 3.119 kasus, Jawa Barat naik 1.524 kasus, Jawa Tengah naik 597 kasus, Kalimantan Timur naik 491 kasus, dan Sulawesi Utara naik 334 kasus.

Wiku mengatakan, tingginya kasus aktif saat ini harus menjadi motivasi bagi seluruh daerah untuk meningkatkan angka kesembuhan pekanan. Yakni dengan memberikan perawatan kepada pasien Covid-19 sesuai dengan standar.

“Koordinasikan juga dengan Satgas Penanganan Covid-19 di pusat apabila terdapat kendala,” tambah dia.

Sumber: republika.co.id

Bank Digital Harus Dikontrol untuk Keamanan Nasabah

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Digitalisasi pada layanan perbankan tidak bisa ditolak lagi. Perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi (fintek) dan bank konvensional perlahan-lahan menciptakan layanan keuangan secara digital.

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan bank digital atau neo bank ini tidak bisa dihindari sebagai bagian dari perkembangan teknologi informasi (TI).

Dia menyatakan pemerintah harus menyiapkan lembaga pendidikan formal, seperti akademi perbankan, fakultas ekonomi, informasi (pelatihan dan kursus), untuk era menghadapi era teknologi digital.

Dalam perkembangan layanan digital ini, tentu memerlukan payung hukum yang jelas dan rigid. Aturan tersebut harus melindungi perbankan dan konsumen. Dunia digital merupakan ranah tak berbatas yang memerlukan kehati-hatian untuk menghindari kejahatan siber. Maka, pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus segera merespon kecepatan perkembangan ini.

“(Harus ada) Peraturan yang mewajibkan perbankan digital melaporkan sejak perencanaan. Tujuannya, agar OJK dan pemerintah bisa melakukan kontrol yang baik. Tentu OJK dan pemerintah juga harus selalu meningkatkan keahlian personalnya,” ujarnya, Rabu (20/1/2021).

Berkembangnya bank digital dan fintek ini menjadi tantangan bagi bank-bank konvensional. Mereka harus cepat beralih dan beradaptasi dengan era baru ini.

Sumber: sindonews.com

Bisa Polisikan Warga, Perpress Terorisme No 7/2021 Berpotensi Timbulkan Polarisasi

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Pakar Hukum Pidana asal Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar menyatakan, keamanan dalam negeri merupakan kebutuhan semua pihak tidak hanya pemerintah, aparatur keamanan, tetapi juga masyarakat pada umumnya.

Hal ini dikatakan Fickar merespons terbitnya Perpress Nomor 7 Tahun 2021 yang salah satunya mengatur tentang pemolisian masyarakat terhadap dugaan ekstremisme mengarah pada terorisme.

Dia melanjutkan, demikian halnya dalam konteks bernegara dan bermasyarakat ada pembagian tugas yang didasarkan pada pembagian kekuasaan, di mana keamanan dalam negeri merupakan tanggung jawab dalam konteks kekuasaan eksekutif dalam hal ini aparatur keamanan.

Fickar menuturkan, demikian juga tugas dan fungsi badan-badan intelijen negara (BAIS, BAKIN) yang dalam tugas fungsi dan struktur organisasinya juga menangani terorisme.

”Artinya apa? Menurut dia, berarti kita di semua lini telah mempersiapkan dan mengerjakan penanggulangan terorisme dengan berbagai program dan organisasi kelembagaan yang melaksanakannya baik preventif pencegahan maupun represif melalui penegakan hokum,” katanya. Jadi jika lembaga lembaga yang sudah ada dioptimalkan maka hak warga masyarakat menikmati hak atas keamanan hidupnya akan terjamin,” paparnya.

Di sisi lain, kata Fickar, penerbitan perpres yang programnya melibatkan masyarakat dalam konteks pemolisian masyarakat selain akan mengeluarkan anggaran baru yang dianggarkan APBN, dan ini berpotensi terhadap pemborosan anggaran, secara sosilogis-politis juga dikhawatirkan dapat melahirkan pertentangan dan pembelahan dalam masyarakat dengan program tersebut.

“Optimalisasi program pencegahan dalam penanggulangan terorisme akan lebih bermanfaat ketimbang melibatkan program yang melibatkan masyarakat yang berpotensi melahirkan polarisasi dalam masyarakat,” tandasnya.

sumber: sindonews.com

Greenpeace Minta Jokowi Tak Hanya Salahkan Hujan, Harus Evaluasi Penggunaan Lahan Kalsel

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Arie Rompas meminta, pemerintah tak hanya menyalahkan hujan sebagai penyebab banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Menurut dia, pemerintah seharusnya mengevaluasi penggunaan lahan yang tentu juga menjadi faktor penyebab banjir.

“Ketegasan pemerintah dan paradigma bagaimana hutan itu tidak dieksploitasi lagi. Dan sekali lagi jangan kemudian menggunakan hujan sebagai salah satu faktor dan menyalahkan curah hujan,” ujar Arie, Selasa (19/1).

Dia mengatakan, hitung-hitungan untuk mengantisipasi banjir antara curah hujan, debit air, dan kapasitas sungai, tidak akan menjamin suatu daerah bebas banjir, ketika hutan-hutan tak bisa lagi menampung air. Sebab, penggunaan lahan hutan akan mengubah bentang alam, struktur hidrologi, dan fungsi hutan itu sendiri yang berpengaruh terhadap banjir.

Menurut dia, peningkatan deforestasi dan tutupan hutan yang turun drastis, membuat wilayah Kalsel tidak mampu lagi menampung curah hujan tinggi. Selain sebabkan daya tampung air yang berkurang, deforestasi di Kalimantan juga mendorong terjadinya krisis iklim yang berpengaruh besar pada curah hujan ekstrem di musim penghujan.

Sumber: republika.co.id

Satgas Covid-19: Jumlah Kematian Naik Drastis, Kondisi Memburuk

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti mengatakan angka kematian akibat covid-19 di Indonesia naik drastis pada pekan ini. Jika pada minggu sebelumnya kasus kematian mengalami penurunan 1,7 persen, pekan ini naik lebih dari 30 persen.

Bahkan menurutnya kasus kematian karena covid-19 dalam sehari mencapai jumlah tertinggi selama pandemi pada 13 Januari 2021 dengan 306 orang. Wiku menyebut kondisi penanganan covid-19 saat ini menuju ke arah yang buruk.

“Jumlah kematian akibat covid-19 kembali meningkat bahkan dengan peningkatan yang cukup drastis menjadi 37,4 persen,” katanya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Dia mengatakan terdapat lima provinsi dengan kasus kematian tertinggi pada pekan ini. Di antaranya Jawa Tengah naik 209, DKI Jakarta naik 106, Jawa Barat naik 87, Yogyakarta naik 27, dan NTT naik 18.

Apabila dibandingkan dengan minggu lalu maka DKI Jakarta dan Jawa Barat kembali masuk ke dalam lima provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi. Ini menjadi peringatan yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Sumber: inews.id

Erupsi Merapi, Warga Diminta Waspada Awan Panas

SLEMAN(Jurnalislam.com) – Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan, meski saat ini aktivitas Merapi ada penuruan, namun masyarakat diminta tetap waspada, terhadap erupsi Merapi.

 

Terutama awan panas. Gunung Merapi sendiri per 4 Januari 2021 sudah masuk fase erupsi, yaitu dengan keluarnya gugran lava pijar dan awan panas guguran.

Untuk awan panas, hingga Selasa 19 Januari 2021 sudah terjadi 10 kali, yaitu pada tanggal 7 Januari 2021 sebanyak 4 kali , tanggal 16 Januari 2 kali serta masing-masing tanggal 9 , 13, 18, dan 19 Januari 2021 satu kali. Dengan jarak luncur antara 600 meter -1.800 meter.

“Dilihat dari jarak luncurnya, awan panas ini termasuk pendek atau kecil, namun begitu karena ini awan panas, masyarakat tetap harus waspada,” kata Hanik di Sleman.

Mengenai mengapa jarak luncur awan panas semakin panjang, terakhir mencapai 1,8 km dari sebelumnya 1,5 km, Hanik menjelaskan karena sebelumnya sudah pernah ada jalur yang dilewati awan panas.

Untuk potensi bahaya awan panas dan lava pijar saat ini di sektor selatan barat daya di lerang Lava 1997, meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau sejauh maksimal 3 km dari puncak.

Soal pertumbuhan kuba lava saat ini rendah, yaitu 85 ribu m3 dengan percepatan 8 ribu m3 per hari. Mengenai munculnya kubah lava yang ada di tengah, dari pemantauan sudah berhenti dan tidak berkembang. Namun begitu tetap melakukan pemantauan.

“Penuruan Merpai juga terjadi pada intensitas kegempaan internal dan defromasi. Kegempaaan sebelumnya mencapai ratusan per hari per 12 januari2021 menurun drastis,. Deformsi per 1 Januari 2021 mencapi 21 cm per hari, sekarang kurang dari 2 cm per hari,” jelasnya.

Sumber:okezone.com

Khawatir Kebijakan Whatsapp, Masyarakat Ramai-ramai Pindah ke BIP

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Gara-gara rencana WhatsApp melakukan kebijakan privasi terbaru, membuat masyarakat Indonesia pengguna ponsel pintar mulai melirik aplikasi baru. Meski WhatsApp akhirnya menunda kebijakan privasi dari 8 Februari menjadi 15 Mei 2021, namun sebagian masyarakat sudah mulai mencoba aplikasi lain pengiriman pesan dan chatting yang dianggap cocok.

Selain Telegram dan Signal, warga Indonesia juga mulai melirik BiP buatan perusahaan telekomunikasi Tuki, yaitu Turkcell. Pengguna ponsel pintar yang ingin menggunakan BiP bisa langsung mengunduhnya di Google PlayStore atau AppStore sebagai pengganti WhatsApp.

Republika menengok PlayStore, aplikasi ini diluncurkan pada 4 November 2013 yang sudah diunduh 50 juta lebih pengguna. Pun pengguna yang memberikan komentar mencapai lebih sejuta, yang sebagian besar merasa puas menggunakan BiP.

Salah satu guru di Kota Malang, Jawa Timur, Daris mengaku, mulai menggunakan BiP mulai beberapa hari terakhir. Dia menjelaskan alasan menggunakan BiP, lantaran memiliki fitur yang tidak dipunyi di Whatsaap, yaitu bisa rapat dengan menggunakan video secara ramai-ramai.

“Cuma di sekolah disarankan, karena melihat keunggulan aplikasi ini. Orang-orang di sekolah ramai memakai ini,” kata Daris kepada Republika, Rabu (20/1). Dia malah tidak tahu BiP aplikasi pesan buatan Turki. Daris ikut mengunduh lantaran guru lain mulai memakainya sebagai media alternatif untuk mengajar selama era pandemi Covid-19.

Karyawan swasta di Kota Depok, Jawa Barat, Mirza mengaku, secara terus terang mengunduh BiP lantaran khawatir dengan kebijakan privasi di WhatsApp. Apalagi, ia mendapat pesan berantai yang berisi kengerian menggunakan Whatsaap terkait kebocoran atau penyalahgunaan data.

“Apalagi tersiar kabar ada aturan terbarunya, WhatsApp akan membagi datanya ke Facebook. Namun, aturan ini tidak perlaku bagi pengguna Inggris Raya dan Uni Eropa, ini tentu cara kapitalis menguasai dunia,” ucap Mirza.

Dia merasa, setelah mencoba BiP memang ada beberapa fitur unggulan yang tak dipunyai WhatsApp. Di antaranya, aplikasi ini bia memuat 1.000 anggota, dan kalau WhatsApp maksimal hanya 265 anggota. Pun dengan video call bisa digunakan 10 orang langsung, dan WhatsApp maksimal hanya empat orang.

“Kelebihan fitur video call, suaranya jernih, bisa 50 kali sebulan webinar, bisa buat kirim HD foto dan video panjang, pesan bisa diterjemahkan ke lebih 100 bahasa di dunia, dan ini memberi manfaat ke banyak orang,” kata Mirza.

Sumber: republika.co.id

LAZNAS Chevron dan DD Bantuk Masyarakat Terdampak Covid-19

BEKASI(Jurnalislam.com)-LAZNAS Chevron bersama Dompet Dhuafa konsisten  mewujudkan kepeduliannya kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19, dengan membagikan 80 paket sembako kepada para pedagang asongan, janda, Lansia, pemulung,dan pekerja harian di Kampung Sawah, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

 

Kepala Lembaga Pelayan Masyarakat Dompet Dhuafa M. Noor Awaluddin Asjhar mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) dalam membantu meringankan kesulitan masyarakat di tengah pandemi dan masa new normal dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali.

 

“Sebanyak 80 paket bantuan sembako tersebut dibagikan kepada masyarakat di Kampung Sawah Kelurahan Bintara Jaya dan Kampung Pangkalan Bambu, Kelurahan Margajaya, Kota Bekasi,” Kata Awaluddin di sela-sela pendistribusian bantuan, pada hari Senin (18/01/2021).

 

Salah seorang warga penerima bantuan Rukmayanti mengatakan akibat merebaknya Covid-19, saya dan warga Kampung Sawah lainnya tidak dapat bekerja seperti biasa.

 

“Dengan kondisi seperti ini, saya tidak bisa berkegiatan, tidak bisa jalan ekonomi keluarga, pabrik sudah banyak yang tutup. Akibatnya, tidak lagi mendapatkan pemasukan sementara kebutuhan hidup sehari-hari harus dipenuhi. Untuk itu, saya merasa berterima kasih sebesar-besarnya karena sudah di bantu,”ungkap Rukmayanti

 

Sementara itu, Ketua RT. 001 / RW 008 Khoiruddin menyampaikan apresiasi atas kepedulian Laznas Chevron dan Dompet Dhuafa yang telah membantu meringankan beban warganya di Kampung Sawah Kelurahan Bintara Jaya. Bantuan Sembako ini sangat membantu sekali. “Saya selaku Ketua RT disini, sangat berterima kasih kepada Laznas Chevron dan Dompet Dhuafa yang telah hadir, berkunjung dan peduli  terhadap warga yang terdampak ekonomi di tengah pandemi Covid-19 . Bantuan ini sangat tepat dan membantu sekali. Kami ucapkan terima kasih sekali lagi”.

 

 

Hujan Intensitas Tinggi Disertai Longsoran Sebabkan Banjir Bandang di Kabupaten Bogor

BOGOR(Jurnalislam.com)–Sebanyak 900 jiwa terdampak banjir bandang di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (19/1) pukul 10.00 WIB. Banjir bandang tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai longsoran dari gunung.

Lokasi tepatnya terjadi banjir adalah di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan, 900 jiwa terdampak banjir. Sementara ini warga diungsikan ke rumah kerabat dan sebagian menempati Wisma PTPN 8 Gunung Mas.

“Adapun kerugian materil yang ditimbulkan masih dalam pendataan BPBD Kabupaten Bogor,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati.

Kondisi di lokasi saat ini masih belum kondusif. Banjir susulan masih terjadi pada pukul 12.05 WIB.

“BPBD Kabupaten Bogor melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan lembaga juga instansi terkait untuk melakukan assesment, evakuasi, dan penanganan banjir bandang tersebut,” tambahnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, dalam tiga hari kedepan, wilayah Kota Bogor dan sekitarnya, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

 

BNPB selalu menghimbau kepada warga untuk selalu waspada dan siaga menghadapi musim hujan yang akan berlangsung hingga Februari 2021.

 

Warga bisa memantau prakiraan cuaca dan iklim di wilayahnya melalui laman BMKG. Selain itu, warga juga bisa melihat potensi bencana di wilayahnya melalui Inarisk.