Komunitas ‘Bike to Work Cilegon’ Gelar Aksi Solidaritas Palestina

CILEGON (jurnalislam.com)- Sejumlah anggota komunitas sepeda bernama ‘Bike To Work Cilegon’ melakukan aksi solidaritas untuk Palestina pada Jum’at, (27/10/2023).

Kegiatan bertajuk ‘Bike to Work Bela Palestina’ tersebut diikuti berbagai peserta di sekitar Cilegon dan Serang, mereka berkumpul di Tugu Simpang 3 Cilegon sejak pukul 06.10 WIB kemudian membentangkan syal dan poster poster dukungan terhadap Palestina.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan kita terhadap Palestina yang saat ini sedang dibombardir oleh Zionis Israel.Sebagai sesama Muslim kita harus saling membantu dan mendukung Kemerdekaan Palestina,” kata Prayuda perwakilan komunitas Bike to Work Cilegon

Menurut Prayuda, kegiatan ‘Bike to Work Bela Palestina’ tersebut, merupakan inisiatif beberapa penggiat sepeda Bike To Work Cilegon yang berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu Palestina.

”Kegiatan ini kita laksanakan pada hari Rabu 25 Oktober 2023 dan hari Jumat 27 Oktober 2023 bertepatan dengan jadwal rutin Bike To Work kita. Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap saudara saudara kami di Palestina. Aksi kecil dan nyata tentu lebih berarti dibanding diam, dan tidak melakukan apa-apa dan sekaligus membuktikan kita berada di pihak mana,” tegasnya.

Sementara salah satu peserta, Jajat mengajak kedepan komunitas komunitas lain untuk ikut peduli dengan warga Palestina yang saat ini terus di bombardir oleh tentara zionis ‘Israel’.

”Aksi ini Hanya sebagai pemantik agar lebih banyak lagi kegiatan bela Palestina khususnya di Cilegon umumnya di Banten. Untuk menunjukkan kepedulian terhadap Palestina bisa lewat penggalangan dana ataupun hal lainnya seperti ini. Dan semoga bisa dilanjutkan oleh komunitas komunitas lainnya karena masalah Palestina bukan hanya tentang agama tapi juga keadilan dan kemanusiaan,” ungkapnya.

“Momen “Bike to Work Bela Palestina” ini bukan hanya tentang bersepeda menuju tempat bekerja, tetapi juga mengenai membangun kesadaran dan solidaritas dengan saudara saudara kita di Palestina. Ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam upaya mempromosikan perdamaian dan keadilan di seluruh dunia. Berbagai individu ataupun komunitas sudah selayaknya menyuarakan tentang keadilan di Palestina yang dijajah oleh Israel,” pungkasnya.

Reporter: Abu.M.Akhdan

Tawanan Perang Israel-Palestina, Hamas: Serangan Ngawur Israel Bunuh 50 Tawanan

GAZA (jurnalislam.com)- Dalam tayangan video yang diunggah oleh Al Jazeera Arabic pada 28 Oktober 2023, juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah, membuat pernyataan mengenai tawanan perang dalam perang Israel-Palestina.

Abu Ubaidah mengungkapkan bahwa telah ada komunikasi berkali-kali mengenai tawanan perang dan kesempatan untuk mencapai kesepakatan sangat terbuka,

“Tapi musuh ini tidak serius untuk menolong masyarakatnya sendiri. Bahkan serangan ngawur mereka menyebabkan kematian 50 tawanan itu.” katanya.

Dalam pernyataannya, Abu Ubaidah dengan tegas menyatakan bahwa pihak Palestina ingin tukar tawanan dengan Israel dengan syarat bersihkan semua penjara Israel dari seluruh tawanan Palestina,

“Jumlah besar tawanan perang di kami, tukarannya adalah bersihkan semua penjara zionis dari seluruh tawanan. Jika mereka mau menyelesaikannya ini sekaligus, kami sangat siap. Atau mau bertahap, kami pun siap. Mereka harus membayar harga yang telah mereka ketahui.” pungkasnya.

Sumber: Al Jazeera Arabic

Reporter: Bahri

Brigade Al Qassam: Ancaman Musuh Tak Goyahkan Kami, Kehancuran Zionis Sudah Dimulai

GAZA (jurnalislam.com)- Juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah, mengeluarkan pernyataan merespons ancaman dari Israel yang akan melakukan serangan darat di Gaza. Dalam video pernyataannya sebagaimana diunggah oleh Al Jazeera Arabic, (28/10/223) menegaskan akan keteguhan Hamas untuk menghadapi musuh dengan kekuatan dan pengorbanan.

“Kami katakan kepada musuh yang tiap hari mengancam kami untuk melakukan serbuan darat, kami terus menunggu kedatangan mereka agar kami bisa berikan kepada mereka jenis kematian baru dan agar kami ajarkan kepada mereka dan kepada seluruh dunia makna kepahlawanan dan arti pengorbanan,” tegas Abu Ubaidah.

Seraya memohon pertolongan dengan kekuatan Allah, ia mengatakan akan menimpakan kepada tentara Israel kekalahan yang lebih parah dari yang mereka duga dan mereka takuti.

“Dan kami umumkan berakhirnya kebohongan tentang pasukan yang tak terkalahkan, Tank Merkava yang punya kemampuan hebat dan intelijen yang ahli. Kami telah hancurkan di depan mata dunia di wilayah sekitar Gaza dan di seluruh Palestina,” terangnya.

Lebih lanjut, Abu Ubaidah menungkap akan kehancuran zionis Israel sudah dimulai,

“Kutukan sepuluh tahun ke delapan sudah datang, silakan mereka buka Kitab Taurat dan Talmud mereka dan bacalah dengan seksama. Dan tunggulah masa kehinaan itu datang dengan sabar.” tegasnya.

Pernyataan Brigade Al Qassam ini dikeluarkan setelah perang berlangsung selama 22 hari dari sejak dimulai dengan keberhasilan serangan Brigade Al Qassam, sayap Hamas ke Israel pada 7 Oktober lalu. 

Sumber: Al Jazeera Arabic

Reporter: Bahri

Kritik Tajam dari Al Qassam, Pemimpin Arab Diingatkan untuk Berani Mengirim Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

GAZA (jurnalislam.com)- Dalam sebuah tayangan video yang diunggah oleh kanal YouTube Al Jazeera Arabic (28/10/2023), Brigade Al Qassam menyampaikan pesan tegas kepada para pemimpin Arab.

Dalam video tersebut, Abu Ubaidah, Jubir Al Qassam menyatakan bahwa mereka tidak meminta bantuan militer, yang mereka minta adalah bantuan kemanusiaan dari para pemimpin Arab,

“Kami tidak meminta anda bergerak untuk membela anak-anak Arab dan Islam di Gaza dengan cara menggerakkan tank-tank dan pasukan kalian,” kata Abu Ubaidah.

“Kami juga tidak meminta kalian menjaga tempat suci kalian ini yang telah dikotori kehormatannya oleh masyarakat kelainan, kami juga tidak meminta kalian untuk marah ketika Nabi kalian dilecehkan di tempat Isra dan Mi’raj beliau,” imbuhnya.

Abu Ubaidah menekankan bahwa mereka telah mengambil tanggung jawab atas tugas tersebut dengan sumber daya yang mereka miliki, namun mereka tidak memahami mengapa para pemimpin Arab tidak mampu atau tidak mau memberikan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan di Gaza,

“Tapi apakah kalian selemah ini hingga tidak sanggup mengirimkan sekadar kendaraan-kendaraan pertolongan dan bantuan kemanusiaan ke secuil tanah Arab dan Islam ini. Hal inilah yang tidak bisa kami pahami dan tafsirkan.”

Pesan Abu Ubaidah dalam video tersebut mencerminkan keheranan atas ketidakmampuan para pemimpin Arab untuk sekedar memberikan dukungan kemanusiaan yang dibutuhkan oleh masyarakat di Gaza, dimana wilayah tersebut sudah 22 hari tanpa henti dibombardir oleh Israel mengakibatkan banyak korban terbunuh atau terluka.

Sumber: Al Jazeera Arabic

Reporter: Bahri

Doa, Dzikir dan Sholawat Menggema di Aksi Midnight For Palestine

SOLO (jurnalislam.com)- Dewan Syariah Kota Surakarta kembali mengadakan acara solidaritas Palestina, kali ini acara tersebut dikemas dalam bentuk Midnight For Palestine. Acara tersebut diselenggarakan di Masjid Kotabarat, Laweyan, Ahad (29/10) dini hari.

Sebelumnya acara tersebut bakal digelar di pintu masuk Stadion Manahan, namun karena terkedala ijin maka dipindah di Masjid Kotabarat.

“Acara hari ini kita adakan malam, karena perangnya orang zionis Israel juga tidak hanya siang tapi juga malam hari. Maka hari ini kita juga berjuang untuk membela saudara di Palestina dengan doa, jangan remehkan dengan doa,”ujar Koordinator DRT DSKS, Ustadz Syhabuddin Abdul Muiz.

Dalam tausiahnya pimpinan Ponpes Isykarima tersebut meminta agar seluruh umat Islam memberikan doanya kepada saudara di Palestina.

“Saat ini kita mendoakan bangsa Indonesia dan Palestina. Kita akan terus berdoa setiap malam agar Palestina bisa memenangkan dan merdeka,”ungkapnya.

Dengan doa Sholawat Asyghil semoga saudara di Palestina tetap teguh kuat dan orang-orang yang memusuhi biar saling membunuh stres dan kaget.

Lanjut Ustadz Shyhab, maka wasilah membaca Al quran dan sholawat dulu juga dibaca para ulama dan santri di Indonesia saat melawan penjajahan. Para Ulama terus berdoa membaca shlawat asyghil dan para penjajah Belanda, Amereika dan Jepang saling serang dan hancur.

Bahkan doa itu menempati yang pertama dalam ibadah jihad fi sabilillah, karena inti semua amal adalah dzikir. Kegiatan Midnight For Palestine selain mendengarkan tausiah juga diisi dengan pembacaan al quran, dzikir, munajat dan tahajud.

Meski diselenggarakan dini hari antusias masyarakat dalam mengikuti cukup besar, hal ini juga dibuktikan dengan melubernya peserta hingga ke trotoar depan Masjid Kotabarat.

DSKS terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada bangsa Palestina lewat aksi-aksi simpatik. Kedepan akan diadakaan acara dalam bentuk lain seperti konser Nasyid, acara di CFD ataupun membuat lukisan mural.

Ustadz Zaitun Rasmin Berharap Indonesia Pimpin Negara-Negara di Dunia dalam Memperjuangkan Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)– Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA selaku Steering Commitee Aksi Damai Sumpah Pemuda Indonesia lawan Pembantaian di Palestina menegaskan bahwa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk perlawanan terhadap kebiadaban Israel kepada Palestina.

“Kita berterima kasih kepada Allah, dan seluruh kita yang terlibat hari ini, sejenak eleman bangsa dari masyarakat hingga pihak keamanan. Kebiadaban dan kebrutalan Israel dan sekutu-sekutunya bisa kita lawan dari sini dengan perang narasi,” kata Ustaz Zaitun di hadapan satu juta lebih peserta aksi di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2023).

Ustaz Zaitun Rasmin menyampaikan terima kasih kepada Gaza, kepada Palestina, dan para pejuang yang telah menjaga izzah Islam. Tidak takut kepada apapun yang dimiliki Zionis tak beradab.

“Jumlah yang hadir sekarang belum bisa kita hitung. Dari perhitungan kasar, insya Allah hadir 1 juta! Kita juga sampaikan hormat kepada Presiden dan Menlu RI yang dengan tegas tetap membela Palestina. Kita berharap Indonesia menjadi pemimpin negara Islam dan bangsa-bangsa di dunia untuk terus memperjuangkan Palestina,” pungkasnya.

Dalam Aksi Bela Palestina tersebut, turut hadir Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ia mengatakan bahwa perjuangan para pejuang Palestina untuk mengabarkan kepada dunia bahwa Palestina masih ada. Bahwa Palestina harus dibebaskan. Seperti yang terjadi di Indonesia pada 1949, yakni perlawanan rakyat Indonesia kepada Belanda untuk mengabarkan pada dunia bahwa Indonesia masih ada.

“Penjajahan Israel terhadap Palestina mengabarkan kepada dunia bahwa mereka selalu melanggar hukum internasional. Sesungguhnya yang kita lakukan hari ini adalah melanjutkan yang telah dilakukan bapak-bapak bangsa kita. Mereka melakukan diplomasi dan penggalangan internasional. Ini juga yang harus kita lakukan sampai Palestina merdeka,” ujar Hidayat.

Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitulmaqdis (KIBBM), Ustaz Bachtiar Nasir mengatakan, fokus aksi massa hari ini adalah untuk mendesak penghentian genosida di Palestina.

“Tuntutan yang paling utama adalah penghentian genosida kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Begitu juga tuntutan khusus bahwa dunia internasional segera bergerak,” kata Ustaz Bachtiar Nasir.

Organisasi Kepemudaan diantaranya KAMMI, HMI, LIDMI, Prima DMI, Pemuda Al Irsyad, Pemuda Persis, Pemuda Wahdah dan Pemuda Hidayatullah, menyatakan tiga ikar Pemuda Indonesia atas Palestina yang dibacakan oleh Ahmad Afandi selaku ketua umum HMI.

“Ikrar Pemuda Indonesia, satu, Kami pemuda Indonesia menjunjung kemerdekaan Palestina, dua, Kami pemuda Indonesia memperjuangkan kedaulatan Palestina, tiga, Kami pemuda Indonesia menuntut keadilan bagi Palestina, empat, Kami pemuda Indonesia memuliakan kemanusiaan bangsa Palestina, takbir, takbir, merdeka,” tuturnya dengan suara lantang.

Lawan Pembantaian di Palestina, 1 Juta Massa Bela Palestina Padati Gedung Kedubes AS Jakarta

JAKARTA (jurnalislam.com)- Sekitar 1 juta lebih umat Islam Indonesia mengepung kedutaan besar Amerika Serikat di jalan Merdeka Jakarta Pusat sebagai bentuk protes terhadap Amerika atas bantuanya terhadap Israel dalam membantai rakyat Palestina, Sabtu (28/10/2023)

Aksi Damai Sumpah Pemuda Indonesia ini dilakukan oleh KIBBM bersama para tokoh dan masyarakat, sebagai bentuk dukungan kepada Palestina dan pelawanan terhadap Israel atas pembantaian yang dilakukan kepada penduduk di Gaza.

Hingga hari ini tercatat sekitar 7000 ribu lebih korban jiwa di Gaza yang mayoritas adalah anak-anak dan perempuan.

Sekjen MUI Pusat Buya Amirsyah dalam orasinya di hadapan seluruh peserta aksi menyampaikan bahwa Palestina adalah sama seperti tubuh kita.

“Ditubuh kita ini mengalir darah saudara-saudara kita di Palestina, karena itu kita tidak rela melihat saudara-saudara kita dizhalimi, dibantai dan ditindas oleh Israel,” ujarnya.

Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitulmaqdis (KIBBM) KH. Bachtiar Natsir mengungkapkan data peserta aksi kita hari ini sekitar 1 juta orang lebih. UBN sapaan akrabnya menyerukan kepada para pemuda dan peserta aksi untuk terus menyuarakan pembelaan terhadap Palestina lewat media.

“Betapa banyak orang yang mati hari ini, jangan sampai kita juga menjadi pembunuh. Ketika melihat anak-anak Gaza sedang kelaparan, karena tidak membantu mereka disaat orang tua mereka telah mati. Wahai anak muda, jangan sampai kita berhenti berjuang. Walau mereka terus membungkam dan membatasi suara kita di media. Jadikan terus media kita sebagai senjata bagi kita semua,” terang UBN.

Selaku Stering Commite Aksi Bela Palestina, Kyai Zaitun Rasmin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak baik dari keamanan TNI/PORLI serta seluruh peserta aksi yang telah tergerak untuk datang menyuarakan kemerdekaan dan lawan pembantaian di Palestina.

“Kita berterima kasih kepada Allah, dan seluruh kita yang terlibat hari ini, sejenak eleman bangsa dari masyarakat hingga pihak keamanan. Bahwa kebiadaban, penistaan Israel dan sekutu-sekutunya di Palestina, sesungguhnya bisa kita lawan disini, dengan perang opini dan dukungan kita. Tentu saja kita berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang terus konsisten mendukung kemerdekaan Palestina,” tegas Ustaz Zaitun.

Aksi Bela Palestina ini sengaja dilakukan di depan Kedubes AS, untuk menunjukkan kepada Amerika, bahwa rakyat Indonesia terus mendukung kemerdekaan Palestina, dan mendukung para pejuang Palestina dalam memperjaungkan kemerdekaan.

JSIT Jawa Tengah Adakan Olimpiade Sains dan Workshop Guru Pelatih OSN

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah menyelenggarakan Olimpiade Sains 2023 dan Workshop Guru Pelatih OSN di Graha Yunita Kartasura, Sabtu (29/10/2023).

Kegiatan diikuti oleh 713 peserta, yang terdiri dari 524 peserta olimpiade dan 182 peserta Workshop Guru Pelatih OSN.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Siswa JSIT Jawa Tengah, Hendro Gunawan, S.Pd. dalam laporan panitia menyampaikan selamat datang kepada para peserta olimpiade dan workshop.

“Selamat datang ahlan wa sahlan kepada peserta lomba Olimpiade Sains dan Workshop Guru Pelatih OSN. Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas antusiasme peserta,” sambut Hendro.

“Selamat berlomba penuh kegembiraan dan ukhuwah. Semoga kegiatan ini bermanfaat. Semakin memantik budaya berliterasi, berkompetisi, dan berprestasi untuk Sekolah-sekolah Islam Terpadu (SIT) di Jawa Tengah,” sambung Hendro.

Dalam sambutannya, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Zaenal Abidin, S.Pd. menyampaikan bahwa diperlukan sarana untuk berkompetisi secara sehat untuk mengukur kemampuan murid-murid dalam bidang pengetahuan masing-masing.

“Olimpiade Sains yang digelar oleh JSIT Jawa Tengah menjadi ajang silaturahmi sekaligus mengasah kemampuan murid-murid dalam bidang pelajaran/pengetahuan masing-masing. Khususnya dari Sekolah Islam Terpadu (SIT) yang ada di Jawa Tengah,” ucap Zaenal.

Ada dua mata olimpiade untuk jenjang SD yakni Matematika dan IPA. Adapun untuk jenjang ada tiga mata olimpiade, yakni Matematika, IPA, dan IPS.

Sementara untuk jenjang SMA ada sembilan mata olimpiade, yakni Astronomi, Biologi, Ekononi, Fisika, Geografi, Informatika, Kebumian, Kimia, dan Matematika.

Selain itu, para guru dari masing-masing SIT akan mengikuti Workshop Guru Pelatih Olimpiade bertajuk “Pembentukan Tim Olimpiade yang Solid, Produktif, dan Penuh Prestasi”.

“Kita berharap melalui Workshop ini akan menjadi pemantik di masing-masing Sekolah Islam Terpadu (SIT) memiliki Tim Olimpiade yang solid. Sehingga murid-murid SIT akan dapat perpartisipasi dan berprestasi dalam olimpiade maupun yang diselenggarakan oleh JSIT, dinas, maupun lainnya,” harap Zaenal.

Workshop Guru Pelatih OSN menghadirkan narasumber Faizul Munif, S.Si. Kepala SMAIT Al Irsyad Al Islamiyah Purwokerto. Sekolah yang sukses melahirkan murid-murid pemenang olimpiade. Nara sumber lainnya, Faisal Imam Prasetyo, S.Pd., Gr. salah satu Guru SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo.

Aksi ASWAJA Surabaya, Ribuan Umat Muslim Mengecam Penjajahan Israel di Palestina

SURABAYA (jurnalislam.com)- Ribuan umat muslim dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi yang tergabung dalam ASWAJA (Arek Surabaya Wani Jaga Al Aqsa) menggelar aksi bela Palestina, di Tugu Pahlawan Surabaya tepatnya didepan gedung Gubernur Jawa Timur jl. Pahlawan no. 110 kota Surabaya, pada Sabtu pagi (28/10/2023).

Aksi dimulai pukul 08.00 pagi diawali dengan long march ditengah kota Surabaya. Tampak peserta membawa bendera Palestina, poster, hingga spanduk berisi pembelaan dan dukungan bagi warga Palestina.

“Hari ini kita adalah pembela ummat Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam, membela saudara-saudara kita yang hari ini tertindas, mereka yang dijajah oleh teroris Israel, saudara-saudari kita yang hari ini diperlakukan dengan hina oleh Israel,” kata ustadz Hamzah Baya, M.Pd didalam orasinya.

Lebih lanjut ustadz Hamzah Baya mengatakan bahwa ASWAJA bersama-sama menyuarakan kepedulian mereka terhadap kesucian Al Aqsa dan menegaskan bahwa mereka tidak akan diam terhadap penindasan yang sedang terjadi di Palestina.

“Kami menunjukkan kepada dunia bahwa umat Islam adalah umat terkuat, umat Islam mempunyai kejayaan, dan hari ini kami melawan kekejaman Israel di Palestina. Yang bisa kami lakukan hanyalah mendoakan saudara-saudara kami,” tegasnya.

Mereka berharap bahwa upaya ini dapat menjadi pembelaan mereka di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam aksi ini tampak panitia juga menggalang donasi yang akan disumbangkan sebagai bukti komitmen mereka untuk melawan kekejaman Israel di Palestina.

“Hari ini kita membela saudara kita di Palestina meskipun dengan keringat, air mata, dan donasi yang sedikit, mungkin inilah yang akan bisa menjadi pembela kita dihadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Inilah yang bisa menjawab bahwa hari ini kita tidak diam, tidak membisu, kita menjadi pembela saudara-saudara kita di Palestina,” pungkasnya.

Reporter: Bahri

Aksi Bela Palestina, Ketua Umum PP Lidmi Sebut Demokrasi dan HAM Telah Musnah di Tangan Amerika

JAKARTA (jurnalislam.com)– Ketua Umum Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (Lidmi), Asrullah, S.H., M.H. menyatakan bahwa dukungan Amerika dan negara-negara Eropa terhadap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel adalah bukti telah musnahnya demokrasi dan HAM yang selalu digaungkan negara barat.

“Amerika dan negara-negara barat yang dikompori oleh Eropa yang selalu mengkampanyekan raja demokrasi dan Hak Asasi Manusia hari ini telah mati dan dusta karena perbuatan mereka”, kata Asrullah dihadapan satu juta lebih peserta aksi di depan Kedubes AS Jakarta, Sabtu (28/10/2023).

Asrullah menekankan bahwa memperjuangkan Palestina merupakan bagian dari jihad fii sabilillah umat Islam di Indonesia, sehingga ia menyeru umat islam Indonesia agar bersatu untuk tetap memperjuangkan Palestina.

“Palestina adalah tanah kita, Palestina adalah aqidah kita, dan Palestina adalah kebersamaan kita. Maka memperjuangkannya adalah bagian dari jihad fii sabilillah,” ucap Asrullah.

Menurut Asrullah, kehadiran dan berkumpulnya kaum muslimin hari ini adalah bentuk memenuhi panggilan moral, panggilan keagamaan dan panggilan dunia dan menegaskan kecaman kaum muslimin atas kejahatan kemanusian yang dilakukan Zionis Israel.