Dakta Peduli dan DDII Berangkatkan Truk Kemanusiaan untuk Lombok

Dakta Peduli dan DDII Berangkatkan Truk Kemanusiaan untuk Lombok

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dakta Media Network melalui Dakta Peduli bersama Tata Motors dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) melepas truk armada kemanusiaan berisi bantuan logistik bagi korban gempa Lombok di halaman Tata Motors, Kramat Raya, Jakarta Pusat pada Senin (27/08/2018).

“Bencana Lombok mengakibatkan dampak kerusakan yang sangat signifikan bagi kehidupan masyarakat disana,” ungkap Direktur Utama Dakta Media Network, Andi Kosala dalam sambutannya.

Dakta Peduli, lanjut Andi, sudah seringkali membuat program bantuan kemanusiaan sejak tragedi tsunami Aceh, konflik Palestina, Suriah, hingga Rohingya sehingga kali ini mereka langsung tergerak ketika terjadi bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Alhamdulillah kami juga mendapatkan support yang begitu besar dari Tata Motors dan Dewan Dakwah sehingga sinergitas yang terbentuk dari kami ini diharapkan berkelanjutan karena penanganan korban gempa Lombok ini tidak cukup satu dua kali,” imbuhnya.

Dakta Peduli, Tata Motors, dan DDI dalam pelepasan Truk Kemanusiaan untuk korban gempa Lombok

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Ustadz Muhammad Sidik juga mengapresiasi truk bantuan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Dakta Peduli ini. Menurutnya, hal ini sejalan dengan program mereka yang fokus di bidang kemanusiaan.

“Karena kami mengetahui jika negara ini memang rawan dengan bencana alam. Maka dari itu, Dewan Dakwah telah melakukan bantuan kemanusiaan hingga ke pelosok tanah air. Dan bantuan ini sejalan dengan program kami,” tuturnya.

Armada truk kemanusiaan ini dilepas langsung oleh Direktur Utama Dakta Media Network, Andi Kosala, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Ustadz Muhammad Siddik, dan Presiden Direktur Tata Motors Indonesia, Biswadev Singupta.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses