Serangan Bom Targetkan Pasukan Irak di Utara Baghdad, 20 Tewas

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Lebih dari 20 orang tewas pada hari Senin (04/04/2016) di Irak, sebagian besar serangan tersebut menargetkan pasukan militer Irak dan anggota milisi Syiah, kata beberapa pejabat keamanan, Al Arabiya News Channel melaporkan, Senin.

Salah satu bomber menargetkan polisi gabungan dan tentara pos pemeriksaan di utara Baghdad, sementara dua penyerang lainnya menyerang paramiliter pro-pemerintah di sebuah jalan di Mishahada, di utara ibukota, dan di sebuah restoran di Nasiriyah di Irak selatan.

IS (Islamic State), yang mengontrol wilayah di utara dan barat Irak, mengklaim beberapa serangan tersebut dalam laporan di kantor berita Amaq miliknya, yang juga melukai lebih dari 60.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalisla

Dalam Sebulan 343 Personil Militer Afghanistan Bergabung ke Taliban

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Al-Emarah News pada hari Senin (04/04/2016) melaporkan bahwa sebanyak 343 personel militer termasuk tentara ANA (Afghanistan National Army), polisi dan Arbakis telah beralih ke Imarah Islam Afghanistan (Taliban) dan bergabung dengan Mujahidin dari berbagai provinsi di Afghanistan pada bulan lalu.

Itu adalah hasil kerja Komisi Dawat-wal-Irshad (Dakwah dan Bimbingan) dan Mujahidin regional sehingga 343 personil militer dari antek rezim memutuskan hubungan mereka dengan pemerintah Kabul dan menggabungkan kekuatannya dengan Mujahidin Imarah Islam.

Berikut laporan Al-Emarah News, total 343 personil militer yang menyerahkan diri lalu bergabung pada Imarah Islam di seluruh negeri per provinsi tercantum di bawah ini:

Provinsi dan Jumlah tentara yang menyerah

    Uruzgan          : 72 tentara

    Helmand         : 17 tentara

    Sar-e-Pul         : 5 tentara

    Zabul                : 8 tentara

    Daykundi        : 4 tentara

    Ghazni             : 6 tentara

    Wardak           : 1 tentara

    Kandahar        : 27 tentara

    Ghour              : 1 tentara

    Hirat                : 10 tentara

    Farah                : 2 tentara

    Balkh                : 13 tentara

    Badakhshan   : 31 tentara

    Laghman         : 65 tentara

    Logar                : 3 tentara

    Kunar               : 2 tentara

    Khost               : 1 tentara

Personil musuh tersebut diatas, telah disambut hangat dan disediakan kebutuhan dasar dan fasilitas oleh Imarah Islam, telah bergabung dengan Mujahidin selama satu bulan terakhir.

Pasukan yang menyerah kepada Mujahidin terus bertambah di seluruh negeri hingga saat ini.

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

Setiyardi, Orang yang Siapkan Rumah untuk Suratmi Datang dan Penuhi Janjinya

KLATEN (Jurnalislam.com) – Beberapa waktu lalu, seorang pengguna Facebook bernama Setiyardi menghebohkan media sosial. Pasalnya, ia menulis status di Facebook bahwa ia akan memberikan rumah bagi Suratmi, istri Siyono jika diusir oleh warga pasca autopsi jenazah Siyono.

Setiyardi didampingi oleh PD Muhammadiyah Klaten dan sejumlah aktivis Islam Yogyakarta menyambangi kediaman Suratmi di Dusun Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, pada Senin, (4/4/2016).

Dengan membawakan dua karung beras dan sekardus jajanan untuk anak-anak, di hadapan keluarga besar Siyono, pengusaha properti yang tinggal di Jakarta ini menyampaikan maksud kedatangannya.

Setiyardi bercerita, ia membuat status di media sosial tersebut didorong oleh perasaan haru ketika mendengar kabar pengusiran keluarga Siyono jika jika jenazah Siyono diotopsi.

"Saya sempat kaget dengan kematian Siyono, padahal statusnya masih terduga. Yang lebih membuat saya terkejut, ketika saya mendapat kabar bahwa jika istri meminta otopsi, mereka sekeluarga akan diusir," kata Setiyardi saat diwawancara Jurnalislam di depan rumah Siyono.

Setiyardi yang saat ini ia sedang merintis usaha properti di Bogor, berbincang dengan rekan kerjanya, jika keluarga Siyono sampai diusir mereka akan menghibahkan sebuah rumah di Bogor.

"Oke deh, jika bener diusir, kita siapkan satu rumah baru buat beliau. Tapi jika tetap mau tinggal di Klaten, akan kita bangunkan rumah di tempat yang lingkungannya lebih bersahabat," imbuhnya.

Ia mengaku sepenuhnya sadar, bahwa membantu orang seperti Suratmi bukannya tanpa resiko. Apalagi, ia secara terang-terangan membuat status tersebut sehingga menjadi viral dan tersebar ke mana-mana. Status Facebook Setiyardi telah dibagikan oleh ribuan orang dan dilihat oleh sedikitnya ratusan ribu pembaca.

Menurutnya, ia bisa saja memberikan bantuan secara diam-diam kepada Suratmi. Namun, untuk kasus kezaliman seperti Suratmi, ia mengaku perlu ada upaya terbuka supaya bisa menggerakkan orang lain untuk berbuat baik.

"Itu saya lontarkan terbuka sengaja supaya viral dan menimbulkan semangat warga untuk membantu. Saya yakin bangsa ini masih banyak orang yang mau tergerak harinya," ungkapnya.

Setiyardi juga menjelaskan bahwa ia tidak punya hubungan keluarga apapun dengan keluarga Siyono. Jangankan hubungan keluarga, kenal pun tidak. "Tapi kita kan masyarakat madani, menggalang dana untuk membantu sesama. Itu kan ideologi kita untuk membantu sesama," jelasnya.

Sejak awal, Setiyardi yang sama sekali tidak mengetahui alamat rumah Siyono pun merasa yakin. Jika niatnya baik, ia percaya pasti ada jalan untuk bisa sampai ke tujuan.

"Saya tidak tahu alamat sini, tapi begitu saya landing di Adi Sucipto sudah ada yang jemput. Sebelumnya saya memang buat status mau pergi ke rumah Siyono. Saya juga tidak kenal dengan saudara-saudara baru yang menjemput saya," ulasnya.

Suratmi dan keluarga besar Siyono pun menyambut kedatangan Setiardi dan rombongan dengan hangat. Mereka menerima Setiardi di ruang tengah yang dahulu jadi tempat belajar Raudhatul Atfal Amanah Ummah.

Suratmi mengaku terharu atas kedatangan Setiardi. “Saya mengucapkan banyak terimakasih atas kedatangan bapak. Dari kemarin, orang terus berdatangan ke sini, padahal sebelumnya saya tidak mengenal mereka. Mudah-mudahan Allah memberikan rezeki yang terus berlipat kepada bapak,” ujar Suratmi sambil mengelus salah seorang putranya yang duduk di pangkuannya.

Pada kesempatan itu, Setiardi memberikan satu gepok uang kepada Suratmi. Setiardi enggan menyebutkan berapa nominalnya, namun ia menegaskan bahwa bantuan ini bukanlah yang terakhir dan akan terus berkesinambungan.

"Ini yang pertama tapi insyaallah bukan yang terakhir. Karena masih ada orang di belakang saya yang ingin membantu keluarga Siyono, " tuturnya.

Terakhir,  ia berharap dengan ini semua warga indonesia bisa tergerak untuk membantu sesama.

"Mudah mudahan ini memancing yang lain. Makanya, kita mengumumkan hal baik tidak apa-apa, supaya membangkitkan semangat orang lain," pungkasnya.

Reporter : Taufiq Ishak, Tommy Abdullah | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurniscom

Tentara Irak Mulai Merangsek Rebut Desa di Selatan Mosul dari IS

Mosul (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak pada hari Senin (04/04/2016) merebut kembali sebuah desa dekat distrik Makhmour – yang terletak di sebelah selatan Mosul di provinsi Nineveh di utara Irak – dari Islamic State (IS), menurut juru bicara militer.

Perebutan desa tersebut terjadi dalam konteks operasi militer yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk merebut kembali Mosul, kota terbesar kedua Irak, yang dikuasai IS sejak  pertengahan 2014.

"Pasukan Irak telah merebut kembali desa Al-Nasr dari Daesh, membunuh sejumlah besar pasukan IS," Feras Bashar al-Sabri, juru bicara Komando Operasi Gabungan Khusus tentara Irak (the Iraqi army’s Joint Special Operations Command) di Niniwe, mengatakan kepada Anadolu Agency, Senin.

Dia menambahkan bahwa IS telah melakukan beberapa serangan bom mobil – dan telah menanam bahan peledak di pinggiran desa yang mereka kosongkan – dalam upaya untuk menghentikan langkah pasukan Irak.

Juru bicara itu menambahkan bahwa pasukan Irak sekarang maju ke kota terdekat Al-Qayyarah, yang menghubungkan distrik Makhmour dengan kota Mosul.

IS, saat ini menggunakan Al-Qayyarah sebagai basis untuk mempertahankan Mosul dari serangan tentara Irak.

Pada tanggal 24 Maret, Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan peluncuran serangan yang bertujuan untuk merebut kembali Mosul dari IS.

Sejak itu, tentara Irak telah menyerang Kecamatan Mahmour di Mosul dari tiga arah.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Anak Tertua dari Syeikh Mullah Muhammad Umar Diangkat sebagai Pimpinan Militer Taliban

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Sebuah laporan terbaru oleh wartawan kami mengatakan bahwa hari ini, Senin 26 Jumadilakhir 1437 Hijriah atau 04/04/2016, pertemuan khusus diselenggarakan oleh Imarah Islam Afghanistan di mana pemimpin, anggota dewan, pejabat tinggi dan kepala militer berpartisipasi, Al Emarah News melaporkan, Senin.

Menurut informasi yang dirilis, pemimpin Imarah Islam dan anggota (dewan) Syura mengangkat saudara dan anggota dewan kepemimpinan pendiri Imarah Islam, Amirul Mukminin Mullah Muhammad Umar Mujahid (semoga Allah merahmatinya), Al-Haj Mullah Abdul Manan Akhund sebagai kepala Komisi Dawat wal Irshad (Dakwah dan Bimbingan) dan anak tertuanya, Mawlawi Mohammad Yaqoub (Mujahid) sebagai anggota dewan pimpinan serta kepala militer dari 15 provinsi di Komisi Militer.

Kedua pejabat baru Imarah Islam tersebut bersumpah tulus dalam bekerja dan secara resmi memulai tugasnya.

Kedua pejabat baru Imarah Islam itu diberi saran oleh Amirul Mukminin yang kemudian berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala untuk keberhasilan mereka dalam tugas mereka saat ini.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan doa.

 

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

Serangan Artileri Armenia Hantam Warga Sipil Azerbaijan

BAKU (Jurnalislam.com) – Azerbaijan pada hari Senin (04/04/2016) memperingatkan Armenia karena menargetkan warga sipil dalam salah satu pertempuran paling mematikan di negara bekas republik Soviet tersebut sejak perjanjian damai 1994, lansir Anadolu Agency.

Seorang warga sipil Azerbaijan dibunuh dalam penembakan artileri yang dilakukan Armenia di distrik Aghdam Azerbaijan pada hari Senin, kantor berita negara Azerbaijan melaporkan Senin.

Menurut laporan APA, warga desa, yang diidentifikasi sebagai Garash Dadashov, 62 tahun, meninggal ketika pasukan Armenia menyerang sebuah desa di Aghdam dengan artileri berat.

Dalam insiden penembakan artileri terpisah, dua warga sipil terluka di distrik Tartar pada haric Senin, APA menambahkan.

"Jika pasukan Armenia terus menargetkan pemukiman dan warga sipil, Armenia akan merasakan balasan tentara Azerbaijan, yang akan menjamin keamanan warga sipil," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Hikmet Hajiyev dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan Armenia terus menghantam posisi Azerbaijan dengan "intensif" meskipun Azerbaijan mendeklarasikan gencatan senjata pada hari Ahad.

Pada akhir pekan, 12 tentara Azerbaijan dan lebih dari 100 tentara Armenia tewas dalam pertempuran di Karabakh, yang diduduki oleh separatis etnis Armenia di awal 1990-an.

Dalam pernyataan terpisah, Departemen Pertahanan Azerbaijan mengatakan bahwa sebuah pos komando Armenia dan tiga tank telah hancur.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Soal Siyono, Mantan Ketua PBNU Apresiasi Perjuangan Muhammadiyah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mantan Ketua PBNu, KH Hasyim Muzadi mengapresiasi sikap Muhammadiyah mencari keadilan untuk keluarga Siyono.

"Saya hormat kepada perjuangan Muhammadiyah meminta/mengawal otopsi Siyoni," katanya dalam rilisnya kepada Jurnalislam, Senin (4/4/2016).

Dia memandang, Otopsi perlu dilakukan untuk mengukur seberapa jauh tindakan Densus 88 terhadap Almarhum Siyono.

Menurutnya, langkah Muhammadiyah itu bisa disebut mewakili umat Islam Indonesia dan rasa keadilan Indonesiawi.

"Sesuatu yang sudah sulit diharapkan dari PBNU (yang sekarang), karena lilitan liberalisasi dan parpolisasi," tutur Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu.

Kyai Hasyim menilai, pola pemberantasan terorisme di Indonesia harus untuk kepentingan dan keselamatan Indonesia.

"Jangan menggunakan pola americana atau westernisasi," cetusnya.

Sebab, lanjut dia, perang terhadap terorisme oleh pihak barat sebenarnya bukan hanya masalah bangsa, tapi lebih luas dan komprehensif.

"Maka dalam hal ini Muhammadiyah perlu diapresiasi agar tetap ada unsur keadilan dalam masalah Siyono," ujarnya.

Proses otopsi jenazah Siyono dilakukan oleh 9 dokter forensik Muhammadiyah dan 1 dari Polda Jateng pada Ahad (3/4/2016). Proses otopsi berlangsung selama tiga jam setengah.

 

 Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Malam Sebelum Otopsi, Lurah Pogung Tolak Temui Rombongan Komnas HAM

KLATEN (Jurnalislam.com) – Sebelum proses autopsi dilakukan, rombongan Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) yang diwakili oleh Siane Indriani dan Maneger Nasution serta ditemani Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, pada Sabtu (2/4/2016) malam berkunjung ke rumah Almarhum Siyono. Kunjungan tersebut untuk meminta persetujuan pihak keluarga agar proses autopsi bisa dilakukan besok pagi.

"Saya sudah sholat istikharah dan mantap memutuskan suami saya untuk diautopsi," kata Suratmi, istri Siyono.

Siane menegaskan, orang yang melarang proses autopsi sama saja dengan melanggar hak asasi manusia. Selain itu, dia meminta kepada elemen umat Islam Klaten dan sekitarnya untuk menjaga proses autopsi yang diprediksi dapat memakan waktu sekitar 6-7 jam.

Setelah selesai memberitahu rencana autopsi, rombongan Komnas HAM dan Muhammadiyah beranjak ke rumah Kepala Desa Pogung, Djoko Widoyo.

Diikuti puluhan anggota Kokam, rombongan tiba di rumah lurah yang berjarak 500 meter dari rumah Almarhum Siyono. Sesampainya di depan rumah yang didominasi warna hijau itu, rombongan dikejutkan dengan lampu ruang tamu yang tiba-tiba padam. "Tadi pas saya sampe duluan, langsung ada yang matiin lampu ruang tamu," tutur salah satu anggota Kokam kepada wartawan anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU) yang turut mengiringi rombongan.

Rombongan pun memutuskan untuk menunggu di luar pagar, mereka berharap Djoko atau keluarganya keluar menemui mereka. Sejatinya, tujuan kedatangan Komisioner Komnas HAM ke rumah Kepala Desa Pogung adalah untuk memberikan surat berisi pemberitahuan akan ada autopsi besok pagi pada jenazah Siyono.

Setelah 10 menit menunggu, akhirnya lampu dari dalam rumah pun dinyalakan. Pintu rumah dari kayu jati Kepala Desa (Lurah) pun terbuka. Sesosok wanita dan seorang pria pun menghampiri rombongan di luar pagar dan mempersilahkan masuk.

"Aduh maaf bapak dan ibu, pak lurahnya tidak ada," kata wanita yang mengaku sebagai istri Djoko Widoyo. "Perkenalkan ini kakaknya pak lurah," lanjutnya sambil menunjuk lelaki berbadan tambun di sebelahnya. Bapak itu pun mengulurkan tangan untuk memperkenalkan diri.

Tanpa basa-basi, Siane pun memberikan amplop cokelat berukuran A4 kepada istri Kepala Desa. "Ini bu, saya dari Komnas HAM menitipkan surat berisi pemberitahuan akan ada autopsi besok pagi terhadap jenazah Siyono." Setelah memberikan surat, Siane langsung pamit kepada istri dan kakak dari Djoko Widoyo.

"Mari bu, saya dan teman-teman pamit pulang," tutup Siane.

Penulis: Tommy Abdullah/JITU | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Syeikh Abu Firas al-Suri Gugur dalam Serangan Udara di Provinsi Idlib

SURIAH (Jurnalislam.com) – Juru bicara afiliasi Al-Qaeda di Suriah, Jabhah Nusrah, anaknya dan mujahidin lainnya gugur, syahid, dalam serangan udara hari Ahad (03/04/2016) di timur laut negara itu, sebuah lembaga monitor berbasis di Inggris mengatakan, Ahad.

"Abu Firas al-Suri, anaknya dan sejumlah mujahidin Jabhah Nusrah dan Jund al-Aqsa serta mujahidin  dari Uzbekistan terbunuh dalam serangan di sebuah posisi di provinsi Idlib," kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (Syrian Observatory for Human Rights -SOHR), Rami Abdel Rahman mengatakan kepada AFP.

Tidak jelas apakah serangan itu dilakukan oleh pesawat-pesawat tempur rezim Suriah atau sekutu Rusia mereka.

Abdel Rahman mengatakan Syeikh Suri bertemu dengan mujahidin terkemuka lainnya di Kafar Jakes saat serangan terjadi dan bahwa dua target Jabhah Nusrah dan Jund al-Aqsa lainnya juga diserang.

Deddy | SOHR | Jurnalislam

Gedung Kementerian Pertahanan Rusia di Moskow Dilahap Jago Merah

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Api mengoyak bangunan Kementerian Pertahanan Rusia di pusat Moskow, hari Ahad (03/04/2016), menimbulkan gumpalan asap tebal di atas ibukota Rusia saat pemadam kebakaran berusaha memadamkan kobaran api, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad.

Sekitar 50 orang dilaporkan telah dievakuasi dari gedung administrasi, bangunan yang berasal dari akhir abad kedelapan belas. Tidak ada yang dilaporkan terluka.

Foto dari tempat kejadian menunjukkan pemadam kebakaran menggunakan tangga untuk mengakses lantai atas bangunan melalui selang dengan mesin pompa air yang ditempatkan di lantai dasar. Lalu lintas melalui pusat kota Moskow dialihkan.

Mayor Jenderal Igor Konashenkov, di tempat kejadian, mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa api telah dipadamkan, namun pekerjaan masih terus berlangsung untuk memadamkan bagian bangunan yang masih menghasilkan asap dan api membara.

Sebuah sumber mengatakan kepada Interfax bahwa api kemungkinan terjadi akibat hubungan pendek yang melibatkan kabel listrik tua. Kementerian Situasi Darurat (The Emergency Situations Ministry) mengatakan kebakaran itu menghanguskan area seluas minimal 50 meter persegi.

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam