20 Pemberontak Houthi Tewas saat Bentrok dengan Kelompok Suku di Ibb, Yaman

SANAA (Jurnalislam.com) – Setidaknya 24 orang tewas dalam bentrokan semalam antara militan Houthi dan suku bersenjata di provinsi Ibb tengah Yaman, sumber keamanan mengatakan pada Sabtu hari (11/04/2015).

"Dua puluh Houthi dan empat suku tewas dalam bentrokan yang meletus Jumat malam di distrik al-Makhadir," kata sumber, yang meminta anonimitas, mengatakan kepada The Anadolu Agency.

Enam anggota kelompok suku juga terluka dalam bentrokan itu, kata sumber tersebut.

Tidak ada komentar dari pemberontak Houthi mengenai laporan.

Yaman berada dalam kekacauan sejak September lalu, ketika kelompok Syiah Houthi menyerbu ibukota Sanaa, dan berusaha memperluas pengaruh mereka ke bagian lain negara tersebut.

Tetangga Yaman yang dipimpin oleh Arab Saudi telah meluncurkan kampanye militer melawan Houthi sejak 25 Maret.

Riyadh mengatakan kampanye anti-Houthi dilakukan untuk menanggapi seruan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi – yang saat ini berada di Riyadh – untuk "menyelamatkan rakyat [Yaman] dari milisi Houthi."

Beberapa negara Teluk menuduh Syiah Iran mendukung pemberontakan Houthi Yaman.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

Tentara Zionis Bunuh Pelempar Batu Palestina

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pasukan penjajah  Israel menewaskan seorang pelempar-batu Palestina dan melukai beberapa orang lain di Tepi Barat pada hari Jumat (10/04/2015) setelah sebuah acara pemakaman warga Palestina berubah menjadi bentrokan, petugas rumah sakit dan saksi mata mengatakan.

Mereka mengatakan bahwa pria berusia 27 tahun yang  dibunuh  tersebut dimakamkan di Beit Omar, dekat kota Palestina di Hebron.

Para pejabat Palestina mengatakan warga Palestina tersebut meninggal dunia akibat masalah kesehatan yang oleh keluarganya dikatakan memburuk selama ia berada di penjara Israel.

Sedangkan warga Palestina mengatakan, “Pasukan Israel menggunakan peluru api dan karet untuk membubarkan para pelempar batu”.

Militer Israel belum memberikan komentar atas insiden Jumat.

 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

40 Pasukan Pemberontak Syiah Houthi Tewas Dalam Serangan Bom Mobil di Shabwah, Yaman

SHABWAH (Jurnalislam.com) – Setidaknya 40 gerilyawan Houthi tewas dalam pemboman mobil hari Jumat (10/04/2015) di provinsi Shabwah selatan Yaman, kata sumber suku.

"Sebuah bom mobil meledak di kantor polisi Bejan di provinsi ini, menewaskan 40 Houthi" seorang sumber mengatakan kepada The Anadolu Agency.

Menurut sumber tersebut, beberapa orang dilaporkan terluka dalam serangan itu.

Syiah Houthi belum memiliki mengomentari serangan, dan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Yaman tetap berada dalam peperangan sejak September lalu, ketika pemberontak Syiah Houthi menyerbu ibukota Sanaa, dan telah berusaha untuk memperluas pengaruh mereka ke bagian lain negara tersebut.

Sejak 25 Maret, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arab telah meluncurkan serangan udara terhadap posisi para pemberontak Houthi di Yaman.

Riyadh mengatakan misi militer ini adalah dalam rangka menanggapi seruan Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi, yang saat ini berada di Arab Saudi, untuk "menyelamatkan rakyat Yaman dari milisi Houthi."

Beberapa negara Teluk mengatakan  Syiah Iran mendukung pemberontakan Syiah Houthi di Yaman.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

 

Bom Istisyhad Hantam Konvoi Militer AS di Kabul dan Jalalabad, 2 Kendaraan Lapis Baja Hancur, Lebih dari 16 Tentara AS – NATO Tewas dan Terluka

Nangarhar (Jurnalislam.com) –  Al-Emarah News melaporkan  Jumat (10/04/2015) penyerang syahid dengan mobilnya menargetkan konvoi militer penjajah AS di Afghanistan timur pada hari Jumat, menewaskan dan melukai hingga 16 penjajah Amerika dan menghancurkan dua kendaraan lapis baja.

Jumat pagi, Jawad yang berasal dari Kandahar, pahlawan unit syahid Imarah Islam membanting mobilnya yang telah dikemas dengan bahan peledak ke konvoi militer AS di sepanjang jalan raya Jalalabad-Torkham, dekat bandara di kota Jalalabad.

Serangan terhadap konvoi AS di kota Jalalabad terjadi sehari setelah 80 pejabat pengadilan dan pasukan keamanan tewas dalam operasi syahid di kota Mazar-i-Sharif Balkh di utara negara itu dan selanjutnya 18 tewas dalam serangan Mujahidin di provinsi Kunduz, di sebelah utara.

Sedangkan di Kabul pada hari yang sama sebuah konvoi militer AS di provinsi Kabul juga diserang, ketika seorang syuhada Mujahid menghantamkan mobilnya yang penuh dengan bahan peledak ke arah konvoi musuh di jantung kota Kabul, ibukota Afghanistan, menewaskan sejumlah Pasukan US-NATO, Al-Emarah News melaporkan Jumat.


 
Laporan awal menunjukkan bahwa dua tank lapis baja hancur, menewaskan semua penjajah militer asing yang berada di dalamnya.

Ini adalah serangan kedua pada hari Jumat terhadap militer  AS yang menyerang pasukan di seluruh negeri, bertepatan dengan serangan  pertama di Jalalabad yang menewaskan atau melukai sekitar 16 tentara AS.

Eskalasi serangan Mujahidin dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan jumlah korban yang fatal di pihak militer gabungan, Afghanistan dan pasukan aggressor AS.

Jumlah personil militer lokal dan asing dan pejabat pemerintah yang tewas dalam 24 jam terakhir mencapai 100 orang.

Secara terpisah, 4 pejabat AS tewas dalam kota Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar timur pada Rabu setelah seorang tentara Afghanistan berbalik mengarahkan pistolnya pada penjajah Amerika selama pertemuan.

 

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Parlemen Pakistan Tetap Dukung Sekutu Arab Tapi Tidak Secara Militer

Lahore  (Jurnalislam.com) –  Parlemen Pakistan dengan suara bulat telah mengeluarkan resolusi yang menegaskan "netralitas" mereka dalam konflik Yaman, dalam sebuah langkah yang menunjukkan bahwa negara Asia Selatan tersebut tidak akan bergabung dengan koalisi militer yang dipimpin Saudi yang saat ini tengah memerangi pemberontak Houthi di Yaman.

Sebuah sidang gabungan parlemen telah memperdebatkan masalah ini di ibukota Islamabad selama seminggu, dan dengan suara bulat mengeluarkan resolusi, yang disajikan oleh menteri keuangan Ishaq Dar, pada hari Jumat sore (10/04/2015).

Resolusi itu menyatakan "keinginan bahwa Pakistan harus menjaga netralitas dalam konflik Yaman," sambil menegaskan kembali "dukungan tegas Pakistan untuk Kerajaan Arab Saudi."

Anggota parlemen sepakat bahwa Pakistan akan "berdiri bahu-membahu" dengan Arab Saudi dalam kasus pelanggaran integritas teritorial negara itu, dan juga ancaman terhadap tempat-tempat suci Muslim di Mekkah dan Madinah.

Pemungutan suara pada hari Jumat dilakukan di tengah kegiatan diplomatik yang ingar-bingar, dengan kedatangan Mohammad Javad Zarif, menteri luar negeri Iran, di Islamabad untuk kunjungan dua hari yang berakhir pada Kamis, menyusul pertemuan pemimpin Pakistan Nawaz Sharif di Turki dengan pemimpin Iran dalam masalah ini.

Pemimpin Pakistan juga telah bertemu pejabat senior Saudi di Riyadh dalam dua minggu terakhir, sementara pimpinan militer negara itu telah melakukan pembicaraan dengan Iran dan Mesir.

Pakistan, bersama sekutu regionalnya Turki, telah menempatkan diri mereka sebagai penengah perdamaian dalam konflik, menyerukan agar PBB dan Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengambil peran lebih pro-aktif dalam mendorong dialog untuk mengakhiri konflik.

Resolusi parlemen tidak mengikat eksekutif, tapi fakta bahwa teks tersebut diusulkan oleh anggota kabinet senior Dar, yang merupakan anggota partai berkuasa, PML-N, dan disahkan dengan suara bulat menunjukkan bahwa sangat tidak mungkin pemerintah akan menentang itu.

Resolusi disahkan pada Jumat yaitu "menyerukan kepada faksi-faksi yang bertikai di Yaman untuk menyelesaikan perbedaan mereka secara damai melalui dialog."

Anggota kedua majelis parlemen telah memperdebatkan masalah ini sejak Senin, ketika pemerintah mengadakan sesi bersama untuk merumuskan posisi bersama mengenai konflik.

Pada hari Senin, Khawaja Asif, menteri pertahanan Pakistan, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan dengan pimpinan Pakistan, Arab Saudi telah menyampaikan permintaan untuk jet tempur, pasukan darat dan kapal perang angkatan laut untuk disumbangkan bagi Operasi Badai Tegas pimpinan Arab Saudi.

Operasi militer tersebut telah berlangsung sejak 25 Maret ketika Arab Saudi memulai serangan udara terhadap posisi-posisi pemberontak Houthi di Sanaa atas permintaan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang oleh masyarakat internasional diakui sebagai presiden negara yang sah.

Hadi telah berlindung di Arab Saudi sejak 27 Maret setelah pemberontak Syiah Houthi, yang melakukan kudeta militer mereka terhadap negara sejak akhir tahun lalu, mulai maju menuju Aden, yang merupakan basis Hadi sejak Februari.

 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Masih Diblokir, 12 Pengelola Situs Media Islam Desak Kemkominfo Normalisasi 1 x 24 Jam

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pemimpin Redaksi Hidayatullah.com Mahladi sebagai perwakilan 12 situs media Islam yang diblokir Kemkominfo atas tuduhan situs radikal mengungkapkan, pihaknya belum menerima surat resmi dari Kemkominfo terkait normalisasi situs mereka yang sempat diberitakan pada hari Kamis, (9/4/2015) kemarin. Karenanya, pihak pengelola menuntut Kemkominfo untuk menormalisasi situs-situs tersebut dalam hitungan waktu 1 x 24 jam.

Berikut pernyataan selengkapnya :

Situs media Islam yang diblokir meminta normalisasi akses dalam 1 x 24 jam

12 media Islam yang diblokir BNPT dan Kemenkominfo karena dituduh sebagai media radikal, menuntut agar ke-12 situs segera dinormalisasi (dibuka) dalam hitungan waktu 1 x 24 jam dari pernyataan ini dikeluarkan.

Tuntutan ini layak dikeluarkan dengan alasan:

  1. Karena nama situs kami sampai Kamis (9/4/2015), Pukul. 20.45 WIB, masih tercantum dalam daftar Trustpositif.kominfo.go.id.
  2. Hingga saat ini, belum ada surat resmi yang kami terima, baik dari BNPT maupun Kemenkominfo, sejak kami mulai dituduhkan sebagai situs radikal, hingga diumumkan melalui media massa bahwa situs kami telah dinormalisasi pada Kamis (9/4/2015), Pukul. 13.00 WIB.

 

Demikian siaran pers ini kami sampaikan, dan ditandatangani oleh:

  1. Mahladi (Hidayatullah.com)
  2. Agus Soelarto (aqlislamiccenter.com)
  3. A.Z. Muttaqin (Arrahmah.com)
  4. M. Ubaydillah Salman (salam-online.com)
  5. Budi Marta Saudin (gemaislam.com)
  6. Zulfikri (muslimdaily.net)
  7. Slamet Urip (an-najah.net)
  8. Agus Abdullah (kiblat.net)
  9. Widiyarto (panjimas.com)
  10. Desvanto (Voa-Islam.com)
  11. Samin Barkan (Dakwatuna.com)
  12. Abdul Fattah (Eramuslim.com)

 

Hormat Kami

Jurubicara Perwakilan Situs Islam

 

TTD

(Mahladi)

Ally | Jurniscom

 

Syiah Ancam Keutuhan NKRI, ANNAS Audiensi ke Kemenpolhukam

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) melakukan audiensi ke Kemenkopolhukam untuk membahas permasalahan Syiah sebagai ancaman nasional.

“Kita sampaikan kepada perwakilan dari Kemenkopolhukam bahwa ajaran Syiah memiliki aqidah iman imamah yang hanya mengakui kepemimpinan terpusat, dalam hal ini Iran,” kata Ketua Umum ANNAS KH Athian Ali M, Dai, MA usai rapat di gedung Kemenkopolhukam Jakarta, Kamis (09/04/2015).

Diberitakan Islampos, KH Athian berpendapat bahwa pemahaman tersebut dapat menjadi ancaman bagi keutuhan negara kesatuan Indonesia, dirinya juga mencontohkan beberapa kasus dimana Syiah memberontak jika sudah memiliki kekuatan.

“Kita tidak ingin Indonesia bernasib seperti Bahrain, Suriah dan Yaman,” ungkapnya.

Sementara itu Asisten Deputi Kemenkopolhukam bidang Kerukunan Bangsa, Andi Damisnur menyatakan bahwa selaku koordinator, pihak kementerian menampung semua aspirasi yang masuk.

“Kami dari kementerian mengucapkan terimakasih atas masukan dari teman-teman ANNAS dalam audiensi ini,” ucapnya.

Ally | Islampos | Jurniscom

Setidaknya 80 Staf Pengadilan Afghanistan Tewas Dalam Operasi di Balkh

BALKH (Jurnalislam.com) – Sebanyak 80 jaksa, staf pengadilan, polisi dan pasukan keamanan tewas dalam operasi syahid Kamis, Al-Emarah News mengatakan.

Laporan yang baru datang dari Balkh menyebutkan sebuah tim beranggotakan empat Mujahidin dari  unit syahid  Imarah Islam, yaitu Ahmad Mahmoud dan Ahmad Shoaib Wali yang berasal dari provinsi Kandahar dan Najibullah Hammas dan Hamidullah Hikmat dari provinsi Wardak, menyerbu kantor pengacara dan Pengadilan Banding tingkat provinsi di kota Mazar-i-Sharif provinsi Balkh pada tanggal 9 April 2015, pukul 12:00, yang kemudian memicu ledakan besar, tembakan dan serangan penembakan langsung yang berlangsung sekitar 6 jam.

Setidaknya 80 staf pengadilan tingkat tinggi dan rendah, hakim, jaksa, polisi dan pasukan keamanan tewas dalam operasi yang berlangsung selama 6 jam. 44 korban adalah staf kantor pengacara dan sisanya, 36 orang, adalah staf Pengadilan Banding, polisi dan penjaga keamanan.

Osman, kepala jaksa agung; hakim Syed Murad Sharifi; kepala pengadilan banding, Amir Syed Inayat Agha; kepala distrik kepolisian 6, Agha Raza; kepala keamanan Maulddin beserta wakilnya; kepala distrik kepolisian 9, Gen Asif; kepala Nazm-e-Ama (polisi ketertiban sipil) juga polisi berpangkat tinggi dan rendah lainnya serta petugas keamanan termasuk di antara mereka yang tewas atau terluka.

 

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Tentara Afghanistan Bunuh Tentara Amerika dalam Serangan Insider

JALALABAD (Jurnalislam.com) – Seorang tentara Afghanistan menembaki pasukan AS di Afghanistan timur hari Rabu, menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya. Insider atau penyerang green-on-blue (penyusup) tersebut adalah seorang anggota pasukan keamanan Afghanistan yang membunuh personil Koalisi. Ini  adalah yang serangan kedua dari insider (penyusup) yang tercatat tahun ini.

Serangan insider terjadi di Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar Rabu (08/04/2015), saat pejabat NATO dan empat gubernur Afghanistan timur bertemu di pusat pemerintahan, ATN News melaporkan.

Setidaknya seorang tentara Afghanistan menembaki tentara AS yang ditugaskan untuk Operation Resolute Support, misi NATO di Afghanistan. Tentara AS membalas tembakan, membunuh penyerang dan melukai tentara Afghanistan lainnya.

NATO mengkonfirmasi kematian seorang tentaranya tetapi tidak mengungkapkan kebangsaan tentara itu dalam sebuah pernyataan yang diperoleh The Long War Journal.

"Sebuah insiden di Jalalabad hari ini mengakibatkan kematian salah satu anggota layanan Resolute Support," kata pernyataan itu.

Para pejabat Afghanistan dan AS menegaskan kepada CBS News bahwa seorang tentara AS tewas dalam serangan itu. Tentara AS mengirimkan sejumlah besar pasukan dalam Operation Resolute Support di Afghanistan timur.

Bentrokan hari rabu di Nangarhar adalah serangan insider kedua yang dilaporkan tahun ini yang mengakibatkan korban di pihak Koalisi. Pada 30 Januari lalu, tiga kontraktor AS tewas dan seorang lainnya terluka ketika seorang polisi Afghanistan menembaki sekelompok orang di Bandara Internasional Kabul. Taliban mengklaim serangan itu adalah salah satu karya "penyusup" mereka .

Namun Taliban belum mengklaim serangan insider hari Rabu tersebut.

 

Deddy | TLWJ | Jurniscom

 

Ansharusyariah Libya Rilis Kembali Situs Media Sosial

LIBYA (Jurnalislam.com) – Anshar Syariah Libya, faksi jihad al Qaeda yang terkenal karena perannya di serangan 11 September 2012 di Benghazi, meluncurkan kembali media sosial Anshar Syariah pada akhir Maret.

Anshar Syariah mengeluarkan beberapa Twitter feed resmi untuk mempromosikan situs media sosialnya, termasuk pesan dari petinggi  Anshar Syariah yang baru. Feed ini membentuk jaringan "koresponden" atau "wartawan", mirip dengan yang digunakan oleh faksi  jihad lainnya, termasuk Jabhah Nusrah, cabang resmi Al Qaeda di Suriah.

Tagline  Anshar Syariah juga di-retweeted oleh situs lain, termasuk feed Twitter yang terkait dengan Al-Qaeda di Maghreb Islam (AQIM), cabang resmi al Qaeda yang secara terbuka menyatakan setia kepada Syeikh Ayman al Zawahiri..

Salah satu Twitter feed baru mereka dikhususkan untuk stasiun radio Ansar al Syariah, yaitu, 96,9 FM pada tombol radio di Benghazi.  Klip audio pendek dari siaran stasiun radio diposting online dalam feed Twitter ini.

Banyak tagline Anshar Syariah berfokus pada perang yang sedang berlangsung dengan pasukan Jenderal Khalifa Haftar. Sebagai contoh, beberapa foto menunjukkan bangunan yang telah rusak oleh pengeboman sembarangan yang diduga dilakukan oleh Haftar. Video dan foto-foto lain berfokus pada jihad dalam pertempuran melawan pasukan Haftar. Anshar Syariah berupaya menguasai  wilayah mereka.

Pada akhir Maret, mujahidin Anshar Syariah telah membuka kantor layanan umum di Benghazi. Anshar Syariah memuat photo – photo tentang  kendaraan konstruksi dan kendaraan dinas lainnya berkeliling di jalan-jalan, truk bahan bakar, truk yang sedang mengirim tepung, serta bahan makanan lain yang sedang diberikan kepada rakyat, beberapa foto menggambarkan kotak-kotak rokok yang dibakar, tentang penyitaan pamflet Kristenisasi, buku-buku, dan alat-alat yang digunakan oleh para misionaris juga diposting.

Anshar Syariah telah lama mensosialisasikan Hukum Syariah kepada warga, menentang kebiasaan buruk warga,  melanjutkan kampanye dengan tema tema yang merupakan perpanjangan hukum syariah.

PBB  mengakui hubungan operasional antara Anshar Syariah dan AQIM  telah lama beroperasi sebagai  bagian dari tandzim jihad  global Al-Qaeda.

 

Deddy | TLWJ | Jurniscom