Hamas Tolak Ambil Bagian dalam Pertemuan PNC

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Gerakan perlawanan Islam Palestina Hamas tidak memiliki rencana untuk mengambil bagian dalam pertemuan persiapan yang akan diselenggarakan sebelum sidang Dewan Nasional Palestina (the Palestinian National Council-PNC) mendatang, seorang juru bicara Hamas mengatakan, Selasa (27/12/2016), lansir World Bulletin.

“Posisi kami dalam masalah ini jelas,” kata juru bicara Hamas Hazim Qasim.

“Sebelum pertemuan PNC diadakan, kami ingin mengadakan pertemuan kerangka kepemimpinan Organisasi Pembebasan Palestina [Palestine Liberation Organization-PLO] yang akan mencakup para pemimpin dari semua faksi Palestina,” katanya.

“Hamas menentang sesi atau konferensi yang diselenggarakan tanpa konsensus nasional Palestina,” kata Qasim.

Dua sesi terakhir PNC – yang berfungsi seperti parlemen untuk PLO – masing-masing diadakan di Jalur Gaza dan Ramallah pada tahun 1996 dan 2009.

Kodekteran Forensik Kota Aleppo Bantah Klaim Rezim Assad Terkait Kuburan Massal Sipil

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Direktorat Kedokteran Forensik Gratis di kota Aleppo mengeluarkan pernyataan menanggapi klaim rezim Assad tentang keberadaan kuburan massal warga sipil yang dibunuh oleh para pejuang Suriah, ElDorar AlShamia melaporkan, Selasa (27/12/2016).

Direktorat membantah keras klaim rezim Pemerintah Assad dan menegaskan bahwa kuburan yang telah ditemukan adalah nyata, tetapi mereka tewas akibat pembantaian yang dilakukan oleh rezim Assad melalui bombardir udara yang dilakukan secara brutal saat serangan udara rezim Suriah dan Rusia di Aleppo.

“Kuburan massal ini benar ada, tetapi kematian mereka akibat serangan udara setiap hari dan terus menerus hingga menyebabkan puluhan tewas pada warga sipil, setelah serangan reda, warga beranjak keluar untuk mengubur para korban yang meninggal di kuburan massal,” tegas Direktorat.

Perlu diketahui bahwa rezim Syiah Assad setelah mengusai kendali penuh lingkungan timur Aleppo, mereka mulai menggali kuburan korban sipil yang terkubur kemudian dengan sengaja menggambarkan kuburan massal tersebut dihasilkan dari operasi pembunuhan yang dilakukan oleh para pejuang di Aleppo.

Israel Ngambek pada Negara-negara yang Berikan Dukungan Resolusi PBB

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Kementerian luar negeri zionis kesal dan mengatakan pada hari Selasa bahwa negara Israel akan “mengurangi” hubungan dengan negara-negara yang memberikan suara untuk resolusi Dewan Keamanan PBB pekan lalu menuntut penghentian pembangunan permukiman di wilayah Palestina.

“Sampai pemberitahuan lebih lanjut, kami akan membatasi kontak kami dengan kedutaan Negara-negara tersebut di Israel dan menahan diri melakukan kunjungan pejabat Israel ke negara-negara tersebut, serta kunjungan pejabat negara-negara tersebut ke sini,” katanya, lansir World Bulletin, Selasa (27/12/2016).

Pemeritah zionis telah kembali memanggil duta besar untuk Selandia Baru dan Senegal untuk konsultasi, dan membatalkan program bantuan dengan negara Afrika.

Pada hari Selasa, pemerintah zionis memberitahu Angola bahwa mereka akan membekukan program bantuan di sana, kata Nahason.

Media Yahudi melaporkan bahwa Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu, yang juga menjabat sebagai menteri luar negeri, telah meminta para pejabat untuk sesedikit mungkin saat ini mengunjungi negara-negara yang memberikan suara bagi resolusi.

Sedikitnya dua perjalanan telah dibatalkan atau ditunda, termasuk kunjungan Perdana Menteri Ukraina Volodymyr Groysman ke Israel pekan ini dan kunjungan menteri luar negeri Senegal yang akan datang.

Juga ada laporan bahwa zionis Netanyahu membatalkan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) bulan depan di Davos, namun belum ada konfirmasi resmi.

Wakil menteri luar negeri Tzipi Hotovely pada hari Selasa menyatakan kekhawatirannya bahwa Israel akan kehilangan kesempatan untuk menjelaskan posisinya dengan membatalkan kunjungan.

Netanyahu dan pejabat Israel lainnya merespon terutama dengan bahasa yang keras atas disepakatinya resolusi Dewan Keamanan Jumat kemarin setelah Amerika Serikat abstain dari pemungutan suara.

Netanyahu menuduh bahwa Presiden AS Barack Obama “berkolusi” untuk terciptanya resolusi “memalukan” tersebut menjelang berakhirnya pemerintahannya.

Dengan memutuskan untuk tidak memveto langkah tersebut, Amerika Serikat memberi jalan bagi adopsi resolusi PBB pertama tersebut sejak tahun 1979 untuk mengutuk Israel atas kebijakan pemukiman illegal di tanah Palestina.

Mujahidin di Daraa Desak Faksi Perlawanan Wilayah Horan Hadang Pasukan Assad

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi jihad di kota “Mahaja” di pedesaan Daraa menuntut faksi perlawanan daerah Horan untuk mengambil tindakan segera membantu pejuang Suriah di kota dan melawan pasukan rezim Syiah Assad.

Koresponden ElDorar AlShamia melaporkan, Selasa (27/12/2016) bahwa faksi jihad menuntut segera bentuk formasi militer daerah Horan untuk bergerak melawan pasukan rezim Assad dan memberikan bantuan demi menyelamatkan kawasan itu, terutama setelah kota itu menunda pelucutan senjata dan menyerahkannya dengan tujuan rekonsiliasi hingga Rabu pagi. Jika tidak, operasi militer besar-besaran akan terjadi di kota.

Rezim Syiah Nushairiyah Assad telah memberikan waktu beberapa jam kepada kota utara “Mahaja” untuk menyerahkan kota dan melakukan rekonsiliasi dan menyerahkan senjata mereka, setelah rezim mengirimkan pasukan militer ke daerah itu untuk meneror rakyat.

Kota dengan populasi hampir 23 ribu orang, yang dikelilingi oleh pasukan rezim Assad, juga dikendalikan oleh beberapa faksi jihad dan kelompok perlawanan, terutama faksi jihad Ahrar al-Sham.

Kotak Hitam Pesawat Militer Rusia Ditemukan

ANKARA (Jurnalislam.com) – Salah satu kotak hitam pesawat militer Rusia dengan 92 orang penumpang yang jatuh di Laut Hitam pada hari Ahad, ditemukan Selasa pagi, menurut sumber keamanan Rusia, lansir Anadolu Agency, Selasa (27/12/2016).

“Salah satu kotak hitam itu ditemukan di bawah kabin pesawat selama operasi pencarian,” kata sumber yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip oleh kantor berita resmi negara TASS.

Kotak hitam pesawat Tu-154 itu ditemukan sekitar 1,6 kilometer di lepas pantai kota resor Sochi pada kedalaman 17 meter, kata sumber itu.

Kotak akan segera diamankan dan dibawa ke Moskow. Dua kotak lainnya terletak di bagian ekor pesawat, tambahnya.

Setelah kecelakaan itu – yang menewaskan semua penumpang, termasuk perwira dan pasukan Rusia juga semua musisi Red Army Choir – Putin menyatakan 26 Desember sebagai hari berkabung nasional.

Putin mengatakan kepada wartawan pada hari Ahad di St. Petersburg bahwa komisi yang dipimpin oleh Menteri Transportasi Maxim Sokolov akan menyelidiki kecelakaan itu.

“Sebuah penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan pesawat dan segala upaya dilakukan untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban,” kata Putin.

Pesawat itu sedang dalam perjalanan ke Latakia Suriah untuk ambil bagian dalam konser Tahun Baru ketika menghilang dari radar setelah lepas landas dari Sochi.

Selain 64 anggota Paduan Suara Tentara Merah (Red Army Choir atau Alexandrov Ensemble), 92 korban kecelakaan ini termasuk sembilan wartawan, delapan tentara, dua pejabat Kementerian Pertahanan, dan salah satu anggota sebuah LSM.

Faksi Perlawanan Suriah Pukul Mundur Pasukan Assad di Hosseinieh, 15 Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi perlawanan Wadi Barada di provinsi Rif Dimash pada hari Selasa memaksa pasukan rezim Syiah Assad untuk meninggalkan beberapa daerah setelah serangan mematikan di Hosseinieh.

Faksi oposisi di desa Wadi Barada melakukan serangan sengit di basis pasukan rezim Assad dan milisi Syiah Hizbullah hingga menewaskan hampir 15 pasukan rezim, serta merebut kontrol atas dua bukit di posisi strategis daerah Husseiniya, sumber lapangan mengkonfirmasi kepada ElDorar AlShamia, Selasa (27/12/2016).

Rezim Nushairiyah Assad meluncurkan operasi militer disertai dengan serangan udara di desa Wadi Barada untuk memaksa mereka tunduk kepada rekonsiliasi atau pemindahan paksa, sedangkan serangan darat berkonsentrasi pada wilayah “Deir Kanoun, Ard al-Dahra, Jabal Habil dan Basimah.”

Serangkaian kota-kota di Rif Dimashq mengumumkan pembentukan komando militer yang bersatu beberapa hari yang lalu, dengan nama “Aliansi Pertahanan Gabungan (Joint Defense Alliance)” untuk mencapai beberapa tujuan terutama menghentikan pemindahan paksa dan mencegah pasukan rezim Assad membuat kemajuan di daerah “Wadi Barada”.

Raja Salman Luncurkan Bantuan Kemanusiaan 100 Juta Riyal ke Pengungsi Aleppo

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Misi kemanusian ini dimulai pada hari Selasa dan akan meminta bantuan dari seluruh kerajaan, menurut pernyataan dari Arab Saudi Royal Court.

“Mengingat apa yang terjadi pada saudara-saudara kita di Suriah dan mereka yang menderita, terutama yang mengungsi dari Aleppo dan yang terdampar karena keadaan sulit dan peristiwa menyakitkan di tempat tinggal mereka, Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud – atas ijin Allah – telah memerintahkan pelaksanaan misi bantuan kemanusiaan yang akan mencakup seluruh wilayah Kerajaan mulai besok, “pernyataan Saudi Press Agency mengumumkan, Selasa (27/12/2016).

Badan itu mengatakan Raja Salman juga menyumbangkan 20 juta riyal dari uangnya sendiri untuk misi tersebut, Putra Mahkota Mohammed bin Nayef telah menyumbangkan 10 juta, dan Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman memberikan kontribusi 8 juta.

Pusat Kemanusiaan dan Bantuan Raja Salman (The King Salman Humanitarian and Relief Centre) akan mendukung sebagian besar pekerjaan dan akan berkoordinasi dengan LSM lain di kerajaan untuk membantu tercapainya tujuan dan sasaran misi.

Misi, yang dikenalkan secara aktif di Twitter, mengumumkan bahwa sumbangan dapat dilakukan melalui SMS dari Arab Saudi. 10, 20, atau 30 riyal Saudi dapat dikirim melalui pesan ke 5565. Atau, uang dapat dikirim melalui transfer bank ke Ahli Bank menggunakan nomor rekening SA2310000020188888000100.

Pasukan Pro-Yaman Mulai Merengsek ke Sanaa, 2 Markas Militer Houthi di Nahm Direbut

SANAA (Jurnalislam.com) – Pasukan pro-pemerintah Yaman pada hari Senin merebut kembali dua markas militer di timur direktorat Nahm di Sanaa dari pemberontak Syiah Houthi dan sekutu mereka, menurut pernyataan oleh tentara Yaman, lansir Anadolu Agency, Senin (26/12/2016).

“Pasukan kami maju ke Nahm dan membebaskan desa Sarhan dan kawasan Gunung Qarn Wadaa,” kata militer dalam sebuah pernyataan yang diposting di halaman Facebook resmi.

“Koalisi pimpinan Saudi juga melakukan dua serangan udara terhadap sasaran-sasaran pemberontak Houthi, menghancurkan tiga kendaraan Houthi,” kata pernyataan itu tanpa memberi informsi korban tewas.

“Serangan udara kedua oleh pesawat koalisi menghancurkan beberapa kendaraan dan peralatan Houthi lain,” tambahnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Kepemimpinan Syiah Houthi dan sekutu pasukan mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh belum mengeluarkan komentar terhadap klaim tentara tersebut.

Yaman telah dilanda perang sejak akhir 2014, ketika Houthi dan sekutu mereka menyerbu ibukota Sanaa dan bagian lain dari negara.

Konflik meningkat di pertengahan 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan operasi udara utama untuk membalikkan keuntungan militer pemberontak Houthi dukungan Iran dan menopang pemerintah Yaman yang diperangi yang didukung Arab Saudi.

Dua putaran pembicaraan damai yang didukung PBB telah gagal menyelesaikan konflik, dimana ribuan warga Yaman diyakini telah tewas dan sekitar 2,5 juta lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Dukungan Ronaldo untuk Anak-anak Suriah yang Diunggah di Youtube Menjadi Viral

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sebuah pesan menghangatkan hati dari seorang pemain sepak bola terkenal di dunia untuk anak-anak yang hancur akibat perang yang merobek Suriah menjadi viral melalui media sosial.

Bintang Real Madrid Portugal striker Cristiano Ronaldo pada hari Jumat mengeluarkan sebuah pernyataan video mengungkapkan dukungannya bagi anak-anak Suriah yang terkena dampak perang selama enam tahun.

Pesannya “Kamu adalah pahlawan sejati” telah menarik jutaan pengguna media sosial di seluruh dunia dan mendapatkan reaksi positif besar.

Dalam waktu kurang dari tiga hari, sekitar 15 juta orang telah menonton video tersebut dan lebih dari 2 juta “menyukai” nya.

Pesan harapan bagi anak-anak Suriah telah dilihat 10,5 juta kali melalui Facebook saja. Video ini meraih 750.000 “jempol/like,” sedangkan 150.000 pengguna berbagi video di dinding mereka. Sekitar 30.000 pengguna dari jaringan media sosial populer lainnya juga mengomentari pesan positif Ronaldo itu.

Dalam akun resmi Ronaldo di Instagram, jaringan media sosial populer lain, pesan itu ditonton oleh 4,1 juta pengguna. Sekitar 1,4 juta orang menyukai video, dan 50.000 mengungkapkan pkalianngan mereka tentang hal itu.

Ronaldo, Global Artist Ambassador untuk LSM Save the Children, juga berbagi video melalui akun Twitter-nya, di mana 60.000 pengguna menyukainya dan 50.000 retweeted itu.

Dalam video tersebut, superstar Real Madrid itu mengatakan, “Ini untuk anak-anak Suriah. Kami tahu bahwa kalian telah banyak menderita. Saya adalah pemain yang sangat terkenal, tetapi kalian adalah pahlawan sejati.”

Dia menambahkan, “Jangan kehilangan harapan. Dunia ini bersama dengan kalian. Kami peduli kalian. Saya bersama kalian.”

Ronaldo juga mengumumkan bahwa ia akan menyumbangkan makanan, pakaian, dan perlengkapan medis untuk keluarga Suriah.

Nick Finney, direktur badan amal anak-anak global, mengatakan bahwa bantuan Ronaldo akan “mengubah hidup” warga sipil Suriah.

Sejak 2011, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya menjadi pengungsi di seluruh negeri yang babak belur akibat perang tersebut, menurut PBB.

Namun, Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah organisasi non pemerintah yang berbasis di Beirut, mencatat total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah sebanyak lebih dari 470.000.

Serangan Bom Barel Assad Kembali Targetkan Warga Sipil di Pinggir Damaskus, 14 Tewas

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 14 warga sipil telah tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan bom barel di wilayah yang dikuasai mujahidin Suriah di dekat Damaskus pada hari Senin, menurut aktivis lokal kepada Middle East Eye, Senin (26/12/2016).

Serangan udara oleh rezim Nushairiyah Assad menargetkan kota Wadi Barada, barat laut ibukota, dan melukai puluhan wanita dan anak-anak, kata aktivis.

Video yang diposting di media sosial oleh berbagai kelompok oposisi menunjukkan pasukan pro-rezim Assad mengintensifkan serangan mereka di kota.

Tim penyelamat Helm Putih (the White Helmets), yang membantu orang-orang yang terjebak di rumah-rumah yang terkena bom barel, mengatakan banyak orang terjebak di bawah reruntuhan setelah pemboman berat.

Bom barel telah banyak dikritik di PBB dan oleh para pemimpin dunia karena sifat sembarangan mereka menimbulkan korban massal sipil dan perusakan properti yang besar.

Bom biasanya dibuat dari drum minyak besar yang penuh dengan bahan peledak, paku dan besi tua. Mereka sering dijatuhkan dari helikopter pemerintah Suriah di atas daerah pemukiman dan dikenal memiliki dampak maksimum.

Aktivis mengatakan kepada Middle East Eye bahwa serangan pemerintah Suriah terhadap faksi jihad Jaish al-Islam, yang mengontrol Wadi Barada memasuki hari ketiga.